Wakaf Daarut Tauhiid

3 Februari 2026

Sedekah: Jembatan Ampunan dan Penggugur Dosa

WAKAFDT.OR.IDSebagai manusia, melakukan kekhilafan dan dosa adalah sebuah keniscayaan. Namun, Allah SWT yang Maha Pengasih tidak membiarkan hamba-Nya terjebak dalam rasa bersalah tanpa jalan keluar. Salah satu pintu ampunan yang dibuka lebar adalah melalui amalan sedekah.

Secara spiritual, sedekah diyakini memiliki kekuatan untuk “memadamkan” kemurkaan Allah, layaknya air yang memadamkan api. Selain menjadi penggugur dosa, para ulama juga menekankan bahwa sedekah membawa berbagai dampak positif lainnya, seperti:

  • Penyembuh Penyakit: Menjadi wasilah kesembuhan bagi fisik maupun batin.
  • Pembuka Pintu Rezeki: Mengundang keberkahan yang membuat harta berlipat ganda.
  • Penyucian Jiwa: Membersihkan noda-noda kecil akibat perbuatan buruk sehari-hari.

Kebaikan yang Menghapuskan Keburukan

Sekretaris Fatwa Dar Iftaa Mesir, Syekh Ahmed Mamdouh, menjelaskan bahwa konsistensi dalam bersedekah dapat menjadi sarana penghapus dosa yang efektif. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an:

“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan buruk.” (QS. Hud: 114)

Namun, perlu dicatat bahwa sedekah memiliki batasan fungsi dalam hal hukum tertentu. Syekh Mamdouh mengingatkan bahwa sedekah biasa tidak bisa menggantikan kafarat (penebus) sumpah.

Jika seseorang melanggar sumpah, aturannya tetap: memberi makan sepuluh orang miskin atau berpuasa selama tiga hari jika tidak mampu.

Senada dengan hal tersebut, Syekh Muhammad Abd al-Sami menekankan bahwa segala bentuk kebajikan—mulai dari memberi makan fakir miskin, membaca Al-Qur’an, hingga memohon ampunan (istighfar)—adalah paket lengkap untuk melunasi kesalahan-kesalahan kecil kita. Setiap pahala yang kita tabung akan menjadi penyeimbang yang meringankan beban dosa di hadapan Sang Pencipta.

Keutamaan Khusus: Bersedekah kepada Kerabat

Seringkali kita mencari sasaran sedekah yang jauh, padahal Islam sangat menganjurkan untuk memprioritaskan keluarga atau kerabat dekat yang membutuhkan. Dar Iftaa menjelaskan bahwa bersedekah kepada keluarga memiliki dua nilai pahala sekaligus:

  • Pahala Sedekah: Nilai ibadah dari harta yang dikeluarkan.
  • Pahala Silaturahmi: Nilai ibadah karena memperkuat ikatan kekeluargaan.

Hal ini disandarkan pada hadis Rasulullah SAW:

“Sedekah kepada orang miskin hanya mendapatkan pahala sedekah, sedang sedekah kepada kerabat akan mendapatkan dua pahala: pahala sedekah dan pahala silaturahmi.” (HR. Ahmad)

Sedekah bukan sekadar transaksi sosial, melainkan mekanisme pembersihan diri. Dengan mendahulukan mereka yang memiliki hubungan darah dengan kita, kita tidak hanya meraih ampunan-Nya, tetapi juga merajut kembali keharmonisan keluarga. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Sedekah: Jembatan Ampunan dan Penggugur Dosa Read More »

Pemerintah Cari Lahan Aman untuk Relokasi Warga Terdampak Longsor Cisarua

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT – Langkah penanganan pascabencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai memasuki fase krusial.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini tengah bersinergi dengan Pemkab Bandung Barat untuk mengidentifikasi lahan baru guna merelokasi para penyintas yang kehilangan tempat tinggal maupun mereka yang bermukim di kawasan rawan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah mengamankan lahan yang benar-benar layak dan bebas dari potensi bencana susulan.

“Kami sedang mendalami proses relokasi ini. Langkah pertamanya tentu memastikan lahannya tersedia terlebih dahulu,” ujar Herman pada Jumat (30/1/2026).

Prioritas Zona Merah

Herman menambahkan, pihaknya telah menjalin koordinasi intensif dengan Bupati dan Sekda Bandung Barat untuk memetakan titik mana saja yang memiliki risiko rendah. Proses penentuan “zona merah” (rawan) dan “zona hijau” (aman) akan diputuskan berdasarkan kajian teknis dari Badan Geologi.

Adapun warga yang akan dipindahkan mencakup dua kelompok utama:

  • Warga yang rumahnya rusak total akibat terjangan longsor.
  • Warga yang saat ini masih tinggal di area yang ditetapkan sebagai zona bahaya.

“Setelah lokasi dipastikan aman, baru kita lakukan sinkronisasi data warga yang akan dipindahkan. Target kami adalah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi agar masyarakat kembali memiliki kepastian tempat tinggal,” tambahnya.

Update Pencarian: 60 Jenazah Berhasil Dievakuasi

Di sisi lain, operasi kemanusiaan di titik nol bencana masih terus berlangsung hingga hari ketujuh. Tim SAR gabungan dilaporkan telah mengevakuasi total 60 kantong jenazah dari timbunan material longsor. Seluruh temuan tersebut kini telah diserahkan kepada Tim DVI Polda Jabar untuk proses identifikasi.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa tantangan di lapangan masih cukup berat. “Hingga hari ini, total korban yang ditemukan mencapai 60 orang. Personel kami masih berfokus melakukan pencarian terhadap 20 orang lainnya yang masih dinyatakan hilang,” pungkasnya. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Pemerintah Cari Lahan Aman untuk Relokasi Warga Terdampak Longsor Cisarua Read More »

Lautan Jamaah Padati Mabit Daarut Tauhiid Bandung: Bukti Nyata Kebermanfaatan Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Pesantren Daarut Tauhiid (DT) Bandung pada akhir pekan lalu (31 Januari – 1 Februari 2026). Sebanyak kurang lebih 3.500 jamaah dari wilayah Bandung Raya dan sekitarnya tumpah ruah menghadiri acara Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) yang menjadi agenda rutin pesantren binaan KH. Abdullah Gymnastiar ini.

Meluap Hingga Sudut Pesantren

Antusiasme masyarakat kali ini tergolong luar biasa. Kapasitas Masjid Utama DT yang biasanya menampung ribuan orang terpantau sudah penuh sesak sejak sore hari. Alhasil, panitia mengarahkan aliran jamaah ke berbagai titik pendukung di area pesantren.

Pemandangan jamaah yang memenuhi Aula Daarul Hajj, Dome Central 5, hingga sudut-sudut koridor pesantren menjadi bukti betapa rindunya umat akan siraman rohani. Meski tersebar di beberapa titik, teknologi sound system dan layar visual yang memadai membuat suasana tetap menyatu dan khusyuk.

Kebermanfaatan Wakaf yang Dirasakan Nyata

Membludaknya jumlah jamaah ini sekaligus menjadi potret nyata dari kebermanfaatan aset wakaf di Daarut Tauhiid. Gedung-gedung yang digunakan, mulai dari Masjid, Aula, hingga Dome, merupakan hasil dari donasi wakaf para muwakif (pewakaf) yang dikelola secara produktif.

“Mabit ini bukan sekadar kumpul-kumpul, tapi sarana kita menyaksikan bagaimana wakaf bekerja. Ruangan yang kita tempati, lantai yang kita sujud di atasnya, semuanya adalah aliran pahala jariyah yang manfaatnya dirasakan langsung oleh ribuan orang malam ini,” ujar salah satu pengurus pesantren di sela acara.

Pesan Sejuk dari Aa Gym dan Para Guru

Acara puncak dihadiri langsung oleh KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Dalam tausiyahnya, Aa Gym menekankan pentingnya menjaga hati dan meluruskan niat di tengah hiruk-pikuk dunia. Kehadiran pembicara tamu lainnya turut memperkaya khazanah keilmuan yang disampaikan, mencakup aspek fikih ibadah hingga motivasi spiritual untuk menghadapi tahun 2026 dengan lebih optimis.

Mabit ditutup dengan pelaksanaan salat Tahajud berjamaah dan doa bersama untuk keberkahan bangsa, tepat saat fajar mulai menyingsing di langit Bandung. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Lautan Jamaah Padati Mabit Daarut Tauhiid Bandung: Bukti Nyata Kebermanfaatan Wakaf Read More »