Wakaf Daarut Tauhiid

12 Desember 2025

Membangun Kemandirian: Pesantren Daarut Tauhiid Berdayakan 44 Difabel Lewat Program Pelatihan dan Magang

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ย Pesantren Daarut Tauhiid (DT) melalui lembaga Duta Transformasi Insani (DTI) secara aktif menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas (difabel).

Melalui sebuah program pelatihan intensif, DT berupaya membekali para difabel dengan keterampilan agar mereka mampu mencapai kemandirian ekonomi. Program pelatihan ini berhasil menjaring 44 peserta difabel yang siap untuk diberdayakan.

Setelah menyelesaikan sesi pelatihan, ke-44 peserta tersebut tidak langsung dilepas, melainkan ditempatkan untuk menjalani program pemagangan kerja selama tiga bulan penuh di berbagai lembaga yang ada di lingkungan Pesantren Daarut Tauhiid.

Program ini merupakan wujud nyata dari keberkahan aset wakaf yang dikelola oleh Daarut Tauhiid. Aset yang semula bertujuan untuk kepentingan umum kini diperluas manfaatnya, salah satunya untuk membuka peluang kerja dan pengalaman profesional bagi saudara-saudara difabel.

“Kami berharap inisiatif ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan membuktikan bahwa aset wakaf DT dapat memberikan manfaat yang sangat luas, menjangkau dan memberdayakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk para difabel,” ujar perwakilan DTI.

Para peserta magang ini ditempatkan sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan mereka, memastikan bahwa pengalaman kerja yang mereka dapatkan relevan dan maksimal.

Penempatan di seluruh lembaga di Pesantren DT menunjukkan keseriusan pihak Daarut Tauhiid dalam mengintegrasikan para difabel ke dalam ekosistem kerja yang nyata.

Inisiatif DTI dan Pesantren DT ini menjadi contoh inspiratif bagaimana sebuah institusi pendidikan dan dakwah dapat berperan aktif dalam isu sosial.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan, membuka jalan bagi para difabel untuk menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan berkarya.

Semoga program pemagangan selama tiga bulan ini memberikan bekal dan pengalaman yang solid, sehingga 44 peserta difabel ini dapat melanjutkan kiprahnya di dunia kerja setelah masa magang berakhir, baik di internal DT maupun di luar lembaga. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Membangun Kemandirian: Pesantren Daarut Tauhiid Berdayakan 44 Difabel Lewat Program Pelatihan dan Magang Read More ยป

Milad ke-35 DT: Masjid Daarut Tauhiid Sukses Gelar Khataman Al-Qur’an

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Masjid Daarut Tauhiid (DT) Bandung baru saja menutup rangkaian ibadah penuh berkah berupa Khataman Al-Qurโ€™an 30 Juz.

Acara ini diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang tercurah pada peringatan Milad Daarut Tauhiid yang ke-35.

Kegiatan mulia ini berlangsung selama empat hari berturut-turut, mulai dari Rabu, 03 Desember hingga Sabtu, 06 Desember 2025.

Pelaksanaannya merupakan hasil sinergi apik antara Masjid Daarut Tauhiid Bandung, Baitul Qurโ€™an Daarut Tauhiid, dan Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan Lil Alamin (termasuk Sekolah Daarut Tauhiid Indonesia).

Pelaksanaan Khataman Al-Qurโ€™an tahun ini istimewa karena dipandu langsung oleh para asatidz terbaik di lingkungan Daarut Tauhiid.

Para qari’ yang silih berganti melantunkan ayat-ayat suci Al-Qurโ€™an dalam suasana khusyuk dan mengharukan meliputi:

K.H. Abdullah Gymnastiar, K.H. Fahrudin, Ust. Ujang Jamaludin, Ust. Dadan Hamdani, Ust. Iwan Hidayat, Ust. Triona Ali, Ust. Jiwar Mustofa, Ustadz Aliyan Ibadu Rohman, Ustadz Jahid Muntafa, Ustadz Dede Nurhidayat, Ustadz Fauzan Abdul Aziz, Ustadz Ipan Setiawan, Ustadz Reksa Abdi Gautama, Ustadz Rinaldi Syahrul Fauzi, Ustadz Syahdan Ahmad F, Ustadz Aqil Dwipa, Ustadz Fakhrudin, Ustadz Fakhran, Ustadz Ahmad Nurauzan.

Suara merdu dan bacaan penuh penghayatan dari para qariโ€™ tersebut menciptakan atmosfer yang damai dan penuh keteduhan di Masjid Daarut Tauhiid Bandung.

Selama empat hari, jamaah dari berbagai wilayah hadir secara bergantian untuk mengikuti prosesi khataman. Selain ibadah inti, banyak jamaah memanfaatkan momen ini untuk:

– Mengirimkan doa bagi keluarga dan kerabat yang telah meninggal dunia.

– Bersedekah dengan niat tertentu, yang kemudian didoakan secara khusus oleh para asatidz.

Untuk menjangkau jamaah yang berada di luar kota bahkan luar negeri, seluruh rangkaian kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Masjid Daarut Tauhiid dan Baitul Qurโ€™an Daarut Tauhiid.

Hal ini memungkinkan khalayak luas untuk tetap berpartisipasi dan mendapatkan keberkahan secara daring.

Lebih dari sekadar syukuran milad DT ke-35, kegiatan ini juga menjadi pengingat dan pengamalan pesan penting dari Rasulullah mengenai amal yang pahalanya terus mengalir bahkan setelah seseorang wafat:

โ€œApabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.โ€ (HR. Muslim)

Melalui pembacaan dan doa khataman, jamaah diajak untuk senantiasa memelihara zikir, meningkatkan sedekah, dan mempererat hubungan mereka dengan Al-Qurโ€™an dalam setiap aspek kehidupan.

Besar harapan bahwa kegiatan ini akan menjadi jalan diturunkannya keberkahan bagi seluruh jamaah, keluarga besar Daarut Tauhiid, dan umat Islam seluruhnya.

Diharapkan juga, kegiatan khataman ini akan menjadi agenda tetap yang memperkuat budaya Qurโ€™ani, melahirkan generasi penerus yang mencintai Al-Qurโ€™an, dan memperluas daya tebar manfaat dakwah Daarut Tauhiid di tahun-tahun mendatang. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Milad ke-35 DT: Masjid Daarut Tauhiid Sukses Gelar Khataman Al-Qur’an Read More ยป