Wakaf Daarut Tauhiid

14 Desember 2025

Dua Hal Penyebab Orang Malas Berdo’a

WAKAFDT.OR.IDKenapa ada orang yang malas untuk berdoa? Bahkan ada banyak orang enggan berdoa seusai sholat. Padahal orang yang malas berdoa disebut-sebut sebagai manusia yang paling sombong dan lemah.

Dari Abu Hurairoh Radhiyallahu ‘anhu ia berkata bahwa Rasulullah bersabda:

“Manusia paling lemah adalah mereka yang paling malas berdoa (kepada Allah). Dan manusia paling pelit adalah manusia yang pelit memberi salam.” (HR. Thabrani).

Syaikh Abdul Qadir Jailani berpendapat dalam kitab Futuhul Ghaib mengapa orang malas berdoa. Di antaranya ialah:

Pertama, menganggap bahwa semua sudah dalam ketentuan Allah Ta’ala. Pemahaman bahwa segala sesuatu itu telah ditetapkan oleh Allah membuat seseorang tidak perlu lagi meminta atau berdoa kepada Alloh.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

“Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al Ghafir: 60)

Dari ayat diatas jelas kita diminta untuk memohon kepada Allah dengan penuh keyakinan, bahwa permohonan seorang hamba itu akan diterima oleh Allah.

Berdoalah kepada Allah dengan menengadahkan tangan dan penuh keyakinan. Tetaplah berdoa jangan berputus asa, karena doa itu pada hakekatnya merupakan refleksi dari penghambaan dan kehinaan seorang hamba.

Oleh karenanya, seseorang yang tidak mau berdoa adalah bentuk kesombongan dan melupakan jati dirinya sebagai hamba Allah.

Doa yang belum terkabul biasanya seseorang berkata: “Sesungguhnya aku telah meminta dan berdoa kepada Allah, tapi Dia tidak memperkenankan doaku, maka sekarang aku tidak mau lagi bedoa kepadaNya.”

Jika ada suatu hal yang kita minta, namun Allah belum memenuhinya berarti, belum saat yang tepat kita menerimanya atau boleh jadi Allah mengabulkannya dalam bentuk lain.

Tetaplah berprasangka baik atas takdir Alloh, karena ini akan melatih seorang untuk terus berdo’a hanya kepada Allah Ta’ala.

Kedua, melihat ada orang yang jarang berdo’a atau biasa-biasa saja, akan tetapi terlihat seperti mendapat karunia Allah semua keinginannya terpenuhi.

Maka dalam hal ini keliru cara berpikirnya, tidak semua keinginan kita harus dipenuhi dan tidak semua yang dimiliki orang harus kita miliki.

Yakinlah bahwa pasti Allah akan menggantikannya dalam bentuk lain kepada hambanya. Allah akan mengaruniakan rasa cukup, rasa gembira, dan rasa sehat.

Yakinlah bahwa Allah tidak menyia-nyiakan doa seseorang. Maka jangan sampai dua hal diatas terjadi, hingga membuat kita termasuk orang malas berdoa kepada Allah.

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Dua Hal Penyebab Orang Malas Berdo’a Read More »

Aa Gym: Mengenal Alloh yang Maha ‘Malik’

WAKAFDT.OR.IDSegala puji hanya milik Alloh Ta’ala. Dzat yang Maha Kuasa dan kekuasaanya tidak pernah bisa dibayangkan oleh pikiran manusia yang sangat terbatas. Hal ini karena salah satu asma wa sifat Alloh Al Malik, yang memiliki arti Alloh Yang Maha Raja atas segala sesuatu.

Di dalam Al Quran kata Al Malik disebutkan dibeberapa bagian, yaitu sebanyak lima tempat. Alloh merupakan Malikul Mulki, Yang menguasai segala kerajaan.

Alloh juga dipanggil dengan Malikul Muluk, yang artinya raja diatas segala raja. Alloh-lah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi.

Alloh Ta’ala disebut dengan Maha Raja karena Alloh memiliki kekuasaan mutlak atas apa yang ada di seluruh semesta ini, tanpa membutuhkan apapun dan siapapun untuk mengurusnya.

Segala yang ada di dalam alam semesta ini mutlak ciptaan Alloh dan Alloh juga yang mengaturnya.

Alloh juga yang menciptakan semuanya tanpa membutuhkan pertolongan siapapun, justru manusialah yang selalu membutuhkan pertolongan Alloh Ta’ala.

Ketaatan seorang hamba kepada Alloh, bukan berarti Alloh membutuhkan sebuah ketaatan dari makhluknya, karena ketaatan makhluk tidak akan menambah kemuliaan Alloh, atau sebaliknya kemaksiatan seorang hamba juga tidak akan mengurangi kekuasaan-Nya.

Kita membutuhkan Alloh karena kita sangat bergantung kepada-Nya. Karena segala keperluan kita berada dalam genggaman Alloh.

Kita hanya manusia lemah, di mana untuk menumbuhkan sehelai rambut pun kita tidak akan mampu. Kita juga tidak bisa menahan tumbuhnya uban meski hanya sehelai rambut.

Sungguh betapa lemahnya diri kita dan betapa besarnya kekuasaan Alloh Ta’ala. Alloh Ta’ala berfirman dalam Al Quran:

قُلِ اللهم مٰلِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِى الْمُلْكَ مَنْ تَشَاۤءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاۤءُۖ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاۤءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاۤءُ ۗ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۗ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Katakanlah (Muhammad), “Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS. Ali ‘Imran: 26)

Harapannya adalah, kita semakin yakin akan kekuasaan Alloh Ta’ala. Kita merasa semakin kecil di hadapan Alloh, sekalipun ada beberapa kewenangan diberikan oleh Alloh. Alloh adalah tempat kita kembali dan Alloh yang memberikan berbagai karunia kepada kita. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Mengenal Alloh yang Maha ‘Malik’ Read More »