WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Masjid Daarut Tauhiid (DT) Bandung baru saja menutup rangkaian ibadah penuh berkah berupa Khataman Al-Qur’an 30 Juz.
Acara ini diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang tercurah pada peringatan Milad Daarut Tauhiid yang ke-35.
Kegiatan mulia ini berlangsung selama empat hari berturut-turut, mulai dari Rabu, 03 Desember hingga Sabtu, 06 Desember 2025.
Pelaksanaannya merupakan hasil sinergi apik antara Masjid Daarut Tauhiid Bandung, Baitul Qur’an Daarut Tauhiid, dan Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan Lil Alamin (termasuk Sekolah Daarut Tauhiid Indonesia).
Pelaksanaan Khataman Al-Qur’an tahun ini istimewa karena dipandu langsung oleh para asatidz terbaik di lingkungan Daarut Tauhiid.
Para qari’ yang silih berganti melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dalam suasana khusyuk dan mengharukan meliputi:
K.H. Abdullah Gymnastiar, K.H. Fahrudin, Ust. Ujang Jamaludin, Ust. Dadan Hamdani, Ust. Iwan Hidayat, Ust. Triona Ali, Ust. Jiwar Mustofa, Ustadz Aliyan Ibadu Rohman, Ustadz Jahid Muntafa, Ustadz Dede Nurhidayat, Ustadz Fauzan Abdul Aziz, Ustadz Ipan Setiawan, Ustadz Reksa Abdi Gautama, Ustadz Rinaldi Syahrul Fauzi, Ustadz Syahdan Ahmad F, Ustadz Aqil Dwipa, Ustadz Fakhrudin, Ustadz Fakhran, Ustadz Ahmad Nurauzan.
Suara merdu dan bacaan penuh penghayatan dari para qari’ tersebut menciptakan atmosfer yang damai dan penuh keteduhan di Masjid Daarut Tauhiid Bandung.
Selama empat hari, jamaah dari berbagai wilayah hadir secara bergantian untuk mengikuti prosesi khataman. Selain ibadah inti, banyak jamaah memanfaatkan momen ini untuk:
– Mengirimkan doa bagi keluarga dan kerabat yang telah meninggal dunia.
– Bersedekah dengan niat tertentu, yang kemudian didoakan secara khusus oleh para asatidz.
Untuk menjangkau jamaah yang berada di luar kota bahkan luar negeri, seluruh rangkaian kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Masjid Daarut Tauhiid dan Baitul Qur’an Daarut Tauhiid.
Hal ini memungkinkan khalayak luas untuk tetap berpartisipasi dan mendapatkan keberkahan secara daring.
Lebih dari sekadar syukuran milad DT ke-35, kegiatan ini juga menjadi pengingat dan pengamalan pesan penting dari Rasulullah mengenai amal yang pahalanya terus mengalir bahkan setelah seseorang wafat:
“Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)
Melalui pembacaan dan doa khataman, jamaah diajak untuk senantiasa memelihara zikir, meningkatkan sedekah, dan mempererat hubungan mereka dengan Al-Qur’an dalam setiap aspek kehidupan.
Besar harapan bahwa kegiatan ini akan menjadi jalan diturunkannya keberkahan bagi seluruh jamaah, keluarga besar Daarut Tauhiid, dan umat Islam seluruhnya.
Diharapkan juga, kegiatan khataman ini akan menjadi agenda tetap yang memperkuat budaya Qur’ani, melahirkan generasi penerus yang mencintai Al-Qur’an, dan memperluas daya tebar manfaat dakwah Daarut Tauhiid di tahun-tahun mendatang. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
