Wakaf Daarut Tauhiid

29 Desember 2025

Aksi Nyata Akademisi STAI DT: Turun Tangan Pulihkan Wilayah Pasca-Bencana di Sumatra

WAKAFDT.OR.ID | SUMATRA โ€“ Krisis ekologis dan banjir besar yang melanda wilayah Aceh serta berbagai titik di Sumatra memicu gelombang solidaritas dari berbagai pihak.

Menanggapi situasi darurat ini, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Daarut Tauhiid menunjukkan komitmennya dengan mengirimkan delegasi untuk membantu proses pemulihan masyarakat terdampak.

Keterlibatan ini diwakili langsung oleh Jefry Aditya, M.Pd., selaku dosen STAI DT, serta Eko Saputra, mahasiswa prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam.

Keduanya terjun ke lapangan bersinergi dengan tim relawan DT Peduli sebagai bentuk implementasi konkret dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat.

Ilmu yang Menghadirkan Manfaat

Jefry Aditya menegaskan bahwa pengabdian tidak boleh terbatas pada ruang kelas atau tumpukan teori saja. Menurutnya, esensi dari pendidikan tinggi adalah sejauh mana ilmu tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh publik, terutama saat terjadi bencana.

“Kami memegang prinsip Tri Dharma. Mengabdi itu artinya hadir langsung di tengah masyarakat, membawa bekal keilmuan untuk membantu sesama, apalagi di bawah naungan lembaga Daarut Tauhiid,” tutur Jefry pada Jumat (19/12/2025).

Ia juga menambahkan bahwa para akademisi dan mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kelestarian alam. Baginya, sinergi antara ulama, pemimpin, dan kaum terpelajar adalah kunci agar kebijakan lingkungan tetap berpihak pada keselamatan rakyat.

Distribusi Mushaf Wakaf di Lokasi Banjir

Selain memberikan bantuan tenaga dan logistik melalui DT Peduli, program Wakaf Daarut Tauhiid juga mengambil peran penting dalam aspek spiritual pasca-bencana.

Mengingat banyaknya fasilitas ibadah dan rumah warga yang terendam banjir, banyak mushaf Al-Qur’an yang rusak atau hilang terseret arus.

Sebagai solusinya, Wakaf DT turut serta mendistribusikan ratusan mushaf Al-Qur’an wakaf ke berbagai titik pengungsian dan masjid yang terdampak banjir di wilayah Sumatra.

Langkah ini diambil agar kegiatan keagamaan dan pembinaan mental para penyintas tetap berjalan meski di tengah keterbatasan. Kehadiran mushaf ini menjadi dukungan moral bagi warga untuk tetap tegar dan kembali bangkit melalui kedekatan dengan kalam Ilahi. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aksi Nyata Akademisi STAI DT: Turun Tangan Pulihkan Wilayah Pasca-Bencana di Sumatra Read More ยป

Keteladanan dalam Berkuda: Kunjungan Inspiratif Aa Gym ke SMP DTBS Putri

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Suasana di SMP Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Putri pada Kamis pagi (11/12/2025) terasa sangat istimewa.

Kehadiran KH. Abdullah Gymnastiar, atau yang akrab disapa Aa Gym, membawa energi positif dan kesejukan bagi seluruh penghuni sekolah melalui kegiatan silaturahim yang penuh makna.

Ada pemandangan unik dalam kunjungan kali ini. Beliau hadir dengan menunggangi kuda, menunjukkan perpaduan antara keberanian dan ketenangan di atas pelana.

Kehadiran ini tak pelak menjadi pusat perhatian para santri yang menyaksikan langsung sosok teladan mereka mempraktikkan sunnah dalam berkuda.

Dalam kesempatan tersebut, Aa Gym berbagi wawasan mengenai keutamaan (fadhilah) berkuda. Beliau menekankan bahwa aktivitas ini bukan sekadar aktivitas fisik atau olahraga semata, melainkan sebuah metode untuk:

  • Melatih mental: Membangun keberanian dan keteguhan hati.
  • Keseimbangan Jiwa: Menjaga ketenangan di bawah tekanan.
  • Kepemimpinan: Mengasah kemampuan mengendalikan diri serta bertawakal sepenuhnya kepada Allah SWT.

Antusiasme para santri terlihat jelas saat mereka menyimak penjelasan beliau. Mereka belajar bahwa karakter tangguh dan adab yang baik tidak hanya lahir dari teori di kelas, tetapi juga dari latihan yang disiplin.

Fitri Iswari, selaku Staf Humas Media dan Desain SMP DTBS Putri, memberikan apresiasinya terhadap momen ini. Ia menyebutkan bahwa kehadiran Aa Gym membuktikan bahwa metode pendidikan yang paling efektif adalah melalui keteladanan langsung (uswah hasanah).

Selain itu, hal itu menjadi pentingnya santri menyadari bahwa mereka belajar di atas aset wakaf, sehingga semangat belajar harus dibarengi dengan rasa syukur dan tanggung jawab besar kepada para wakif (pemberi wakaf).

Kunjungan ini diharapkan mampu memperkokoh nilai-nilai tauhid bagi para santri. Melalui pengalaman berharga di pagi itu, mereka diajarkan bahwa untuk menjadi pribadi istikamah di atas bumi wakaf ini, diperlukan keberanian untuk memulai dan ketenangan jiwa untuk terus bertahan di jalan kebaikan. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Keteladanan dalam Berkuda: Kunjungan Inspiratif Aa Gym ke SMP DTBS Putri Read More ยป