Wakaf Daarut Tauhiid

7 Desember 2025

Aa Gym: Ada 4 Jenis Orang Pemarah

WAKAFDT.OR.IDย — Segala puji milik Alloh, Tuhan semesta alam beserta isinya. Kita berdoa kepada Alloh semoga memasukan kita dalam golongan orang-orang yang istiqomah beribadah kepada Alloh.

Sholawat serta salam semoga tercurah kepada baginda nabi Muhammad Shallallahu โ€˜alaihi wasalam.

Ketahuilah, bahwa amarah adalah sesuatu yang harus bisa kita kendalikan dan kita redam. Jangan sampai marah yang mengendalikan kita, karena itu Rosululloh Shallallahu โ€˜alaihi wasalam memberikan contoh kepada kita bagaimana cara untuk mengendalikan amarah.

Ada beberapa jenis atau tipe orang marah yang perlu kita pahami, supaya bisa memeriksa diri kita termasuk tipe yang mana? Agar kita lebih terampil untuk mampu mengendalikan amarah.

Pertama, mudah marah dan apabila sudah marah maka membutuhkan waktu yang lama untuk meredanya. Ini merupakan tipe yang paling buruk jika marah.

Kedua, susah marah, namun kalau sudah marah maka akan susah juga redanya. Ini juga termasuk tipe marah yang buruk.

Ketiga, mudah marah tetapi mudah juga redanya. Ini tipe lebih baik dalam urusan marah.

Keempat, susah marah tetapi jika telah marah maka akan mudah redanya dengan cepat. Ini merupakan tipe yang paling baik dalam level marah. Sesungguhnya amarah merupakan bagian dari fitrah manusia yang dilengkapi hawa nafsu.

Namun, setiap manusia dituntut agar bisa atau terampil meredam, mengendalikan, dan menjauhkan rasa marah dari diri sendiri. Karena ada juga yang tidak terampil mengendalikannya.

Alloh Taโ€™ala berfirman yang artinya, โ€œ..dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.โ€ (QS. Ali Imron: 134)

Ketahuilah bahwa amarah itu adalah sesuatu yang akan membuat kita menyesal. Setelah marah biasanya kita merenung dan berpikir kenapa kita harus? Padahal marah itu menguras energi.

Belum lagi marah itu juga dapat menyakiti perasaan orang lain. Oleh karenanya mari berjuang sekuat tenaga untuk mengontrol marah, jangan biarkan iblis menjadi pemenang dalam menghasut amarah kita.

Semoga kita termasuk orang-orang yang berjuang keras untuk menjadi pribadi yang kuat dalam mengendalikan amarah.

Orang yang mampu mengendalikan amarah berarti telah mampu mengendalikan hawa nafsunya. Wallahu aโ€™lam bishowab. (KH Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Ada 4 Jenis Orang Pemarah Read More ยป

Mengapa Kita Harus Berwakaf? Memahami Manfaat Abadi Wakaf di Dunia dan Akhirat

WAKAFDT.OR.IDSetiap Muslim dianjurkan untuk memahami hakikat dan manfaat dari ibadah wakaf. Pemahaman yang mendalam tentang manfaat ini akan menumbuhkan motivasi kuat untuk menunaikan atau mengalokasikan sebagian harta di jalan Allah melalui wakaf.

Wakaf, secara hakikat, adalah mekanisme cerdas dari Allah Taโ€™ala dalam pengelolaan harta yang bersifat produktif dan berkelanjutan.

Berbeda dengan sedekah biasa, harta yang diwakafkan status kepemilikannya menjadi abadi dan tidak boleh dijual, diwariskan, atau dihabiskan zatnya.

Konsep inilah yang menjadikan wakaf sebagai investasi jangka panjang (amal jariyah), di mana pahalanya akan terus mengalir selama harta wakaf tersebut masih dirasakan dan digunakan manfaatnya oleh penerima (mauquf ‘alaih), bahkan hingga pewakaf (wakif) telah meninggal dunia.

Manfaat wakaf tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga secara langsung oleh kita sebagai pewakaf, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Pahala yang Terus Mengalir (Amal Jariyah)

Ini adalah manfaat utama wakaf di akhirat. Sebagaimana dijanjikan oleh Allah Taโ€™ala, harta yang diwakafkan akan terus melimpah pahalanya. Konsep pahala yang berlipat ganda ini dijelaskan dalam firman Allah SWT:

Sebagaimana perumpamaannya disebutkan dalam surah Al-Baqarah ayat 261, yang artinya:

โ€œPerumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.โ€ (QS. Al-Baqarah: 261)

Selama aset wakaf itu berdiri kokoh dan terus memberi manfaatโ€”misalnya sekolah, rumah sakit, atau sumurโ€”maka pahalanya akan terus mengalir kepada pewakaf tanpa terhenti.

Melatih Jiwa Sosial dan Kepedulian

Mengeluarkan harta dalam bentuk wakaf merupakan cara efektif untuk melatih jiwa sosial, menumbuhkan empati untuk membantu sesama yang tengah kesulitan, dan mempererat tali persaudaraan dalam masyarakat. Tindakan ini secara tidak langsung membantu mencegah kesenjangan sosial yang terlalu jauh.

Harta wakaf adalah solusi produktif untuk menunjang berbagai kebutuhan sosial dan kemaslahatan umum.

Dengan adanya wakaf, kegiatan sosial dan fasilitas publik dapat berjalan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada anggaran negara atau donasi insidental.

Tips Menunaikan Wakaf

Anda tidak perlu menunggu memiliki harta yang melimpah untuk berwakaf. Prinsip dalam berwakaf adalah semampu kita (istiแนญฤโ€™ah) dan yang terpenting adalah keikhlasan.

  • Niatkan dengan Ikhlas: Amalan wakaf hanya akan bernilai di sisi Allah Taโ€™ala jika niatnya murni hanya mengharap ridha-Nya.
    • Tidak Harus Bernilai Besar: Wakaf dapat ditunaikan dengan nilai yang kecil sekalipun, selama dilakukan secara rutin atau bahkan melalui skema wakaf kolektif atau gotong royong untuk melengkapi kebutuhan aset.
    • Pilih Aset yang Produktif: Pastikan aset yang diwakafkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

    Semoga dengan memahami manfaat wakaf yang abadi ini, kita memiliki keinginan yang kuat untuk mewakafkan sebagian harta kita di jalan Allah, dengan niat yang tidak lain dan tidak bukan hanya mengharap ridha Allah Taโ€™ala. (WIN)

    Redaktur: Wahid Ikhwan


    WAKAFDT.OR.ID

    Mengapa Kita Harus Berwakaf? Memahami Manfaat Abadi Wakaf di Dunia dan Akhirat Read More ยป