Wakaf Daarut Tauhiid

8 September 2025

Wakaf On Demand: Niat Baik Kini Tersedia dalam Layanan Antar Jemput

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Pada masa ketika semua serba instan, termasuk urusan pahala, kita disuguhkan kisah heroik dari tim Wakaf Daarut Tauhiid (DT). Mereka membuktikan bahwa niat baik tak boleh terhalang oleh macet, malas, atau bahkan ‘repot’.

Bayangkan, era di mana ponsel pintar bisa melakukan apa saja, dari memesan makanan hingga menemukan jodoh, masih ada segelintir manusia yang kesulitan menggunakannya.

Salah satunya adalah Ibu Ismayan Dewi (63), seorang filantropis yang terjebak dalam dilema abad ke-21: ingin berwakaf tapi tak bisa datang ke kantor.

Mungkin beliau khawatir emasnya “hilang” di dunia maya, atau mungkin juga beliau menganggap mengirim perhiasan lewat ojek online terlalu berisiko.

Untungnya, tim Wakaf DT, yang rupanya memiliki kemampuan super dalam membaca pikiran, segera mengambil tindakan.

Pada Selasa (2/9/2025), mereka memutuskan untuk menjadi pahlawan super penjemput wakaf. Bak kurir ekspres dengan misi suci, mereka meluncur ke rumah Ibu Ismayan.

Ibu Ismayan pun menyambut mereka dengan senyum canggung, “Maaf ya de kalau direpotkan, soalnya ibu bingung gimana caranya buat ke sana…”. Tentu saja, para “kurir” ini tak merasa direpotkan. Mereka tahu, di balik kerumitan ini, ada pahala besar yang menanti.

Emas yang diwakafkan Ibu Ismayan, yang mungkin sudah lama terpendam di brankasnya, kini akan disulap menjadi ruang kelas di Eco Pesantren DT 2.

Ruang kelas ini akan menjadi saksi bisu betapa niat baik, meskipun dijemput sampai ke rumah, bisa berbuah manis. Kisah ini mengajarkan kita satu hal: niat baik memang harus segera ditunaikan.

Kalau tidak bisa datang ke kantor, tim Wakaf DT akan datang menjemput. Jadi, tidak ada alasan untuk menunda. Mari berwakaf, sebelum tim DT datang ke rumah Anda. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Wakaf On Demand: Niat Baik Kini Tersedia dalam Layanan Antar Jemput Read More ยป

Memupuk ย Cinta Nabi di SMPN 20 Bandung: Maulid dan Kepedulian untuk Gaza

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Lapangan SMP Negeri 20 Bandung pada Kamis (4/9/2025) tak hanya dipenuhi sorak-sorai, melainkan juga gema shalawat dan khidmatnya lantunan tausiyah.

Ratusan siswa dan guru, berjumlah lebih dari 900 orang, berkumpul bukan untuk pelajaran biasa, melainkan untuk sebuah acara yang lebih dalam maknanya: peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara yang diinisiasi oleh pihak sekolah bekerja sama dengan Wakaf Daarut Tauhiid ini mengambil tema yang menarik: Kajian Sirah Nabi Bersama Ustadz H. Mumuh Abdul Muhyi, M.Pd., dari Pesantren Daarut Tauhiid.

Pada momen itu, Ustadz Mumuh memaparkan kisah teladan Nabi, menanamkan kembali cinta pada sosok agung yang menjadi rahmat bagi semesta alam.

Namun, peringatan Maulid kali ini terasa berbeda. Di tengah hangatnya cerita tentang kehidupan Nabi, para siswa dan guru diajak merenung tentang isu kemanusiaan yang sedang terjadi, khususnya nasib saudara-saudara di Palestina.

Gaza, sebuah nama yang kini identik dengan penderitaan dan juga perjuangan, menjadi topik yang disisipkan dengan penuh hikmah.

“Palestina memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan Rasulullah,” jelas Ustadz Mumuh. “Dulu, Al-Aqsa adalah kiblat pertama kita. Tempat itu juga menjadi saksi perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi.”

Momen ini menjadi jembatan yang menghubungkan kecintaan pada Nabi dengan kepedulian terhadap sesama muslim. Setelah pemaparan, inisiatif penggalangan dana pun dilakukan melalui program cash wakaf for Palestine.

Antusiasme siswa dan guru begitu luar biasa. Terkumpul dana sebesar Rp 3.306.500 yang nantinya akan disalurkan melalui DT Peduli untuk membantu warga Gaza.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga edukasi karakter,” ungkap salah satu guru. “Kami ingin menumbuhkan empati dan kesadaran sosial pada siswa. Maulid Nabi adalah momen tepat untuk itu.”

Kerja sama antara SMPN 20 Bandung dan Wakaf DT ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Pihak sekolah berharap bisa terus berkolaborasi untuk mengenalkan ilmu keislaman yang lebih mendalam kepada para siswa, menjadikannya bekal tak hanya untuk hidup di dunia, tetapi juga di akhirat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Memupuk ย Cinta Nabi di SMPN 20 Bandung: Maulid dan Kepedulian untuk Gaza Read More ยป