Estafet Kepemimpinan di SMA DTBS Putri, Pemanfaatan Aset Wakaf Jadi Pilar Utama Pendidikan
WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Kamis (4/9/2025), suasana khidmat menyelimuti acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sekaligus Pelantikan Kabinet Ameerah El Muzdahirah di SMA Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Putri.
Agenda yang menjadi momen penting untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dan menumbuhkan rasa tanggung jawab di kalangan santri.
Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh makna. Dengan semangat bertauhid, para pengurus baru dilantik untuk mengemban amanah, menjadi teladan, serta menghadirkan keberkahan bagi lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan pekan SMAPi Memilih telah terlaksana. Semoga pengurus kabinet baru dapat menjalankan amanahnya dengan baik,” ujar Anisa Humaira Nayla, Ketua Komisi Pemilihan Umum.
Bagi santri, momen ini jauh lebih besar dari sekadar acara pergantian jabatan. Sertijab menjadi wadah nyata pembelajaran kepemimpinan—tentang integritas, kerja sama, dan tanggung jawab.
“Saya bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Dari sini saya belajar bahwa memimpin bukan hanya soal jabatan, tapi juga tentang memberi teladan,” ungkap salah seorang santri.
Pelantikan ini diharapkan melahirkan kepengurusan yang berkarakter, berdaya guna, dan siap membawa kebermanfaatan. Dengan amanah yang diemban, para pemimpin muda SMA DTBS Putri dituntun untuk tumbuh sebagai pribadi istiqamah, visioner, dan bermanfaat bagi umat serta bangsa.
Pemanfaatan Aset Wakaf sebagai Pilar Pendidikan
Di samping agenda kepemimpinan, acara ini juga menjadi pengingat pentingnya pemanfaatan aset wakaf yang selama ini menjadi salah satu pilar utama berjalannya kegiatan di SMA DTBS Putri.
Aset-aset wakaf, baik berupa tanah, bangunan, maupun sarana prasarana lainnya, tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas fisik, tetapi juga sebagai sumber keberkahan yang menunjang seluruh proses pendidikan.
Dengan pengelolaan yang produktif, aset wakaf ini turut membiayai operasional sekolah, pengembangan program-program unggulan, serta memberikan beasiswa bagi santri yang membutuhkan.
Hal ini sejalan dengan visi DTBS untuk mencetak generasi pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademis dan karakter, tetapi juga memahami nilai-nilai keislaman, termasuk pentingnya wakaf sebagai instrumen ekonomi syariah untuk kemaslahatan umat.
Redaktur: Wahid Ikhwan

