Merajut Asa dari Maulid Nabi: Kisah Inspiratif SMPN 31 Bandung untuk Palestina
WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Rabu (17/9/2025), suasana SMPN 31 Bandung tak seperti biasanya. Lapangan sekolah dipenuhi oleh ratusan siswa, guru, dan staf yang duduk bersimpuh, bukan untuk upacara rutin, melainkan untuk sebuah acara yang menyentuh hati: kajian Maulid Nabi Muhammad SAW.
Acara ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah wadah untuk meneladani akhlak Rasulullah dan menebar kebaikan.
Ustadz Mumuh Abdul Muhyi, dengan tutur katanya yang lembut namun penuh makna, membawa para hadirin dalam perjalanan spiritual menelusuri jejak kehidupan Nabi.
Ia mengajak mereka memahami betapa pentingnya mencontoh keteladanan Rasulullah dalam setiap langkah kehidupan. Di mata para siswa, sosok Nabi Muhammad SAW tak lagi hanya sebuah nama dalam buku sejarah, melainkan teladan hidup yang nyata dan relevan.
Semangat itu terasa begitu kental, apalagi saat acara memasuki sesi yang paling dinanti: pembagian doorprize. Sorak sorai riang siswa pecah, menyambut setiap hadiah kecil yang dibagikan. Momen ini menjadi selingan manis yang menunjukkan betapa kebahagiaan bisa hadir dalam kesederhanaan.
Namun, kebahagiaan terbesar datang dari sebuah aksi nyata. Di tengah-tengah kajian, panitia mengumumkan penggalangan dana bertajuk “Cash Wakaf for Palestine”.
Tangan-tangan mungil siswa, yang biasanya memegang pulpen dan buku, kini dengan tulus merogoh saku, menyumbangkan uang jajan mereka. Para guru dan staf pun tak ketinggalan, menunjukkan kepedulian yang mendalam.
Dalam waktu singkat, terkumpullah dana sebesar Rp. 3.254.700. Angka itu lebih dari sekadar jumlah uang; ia adalah bukti nyata empati dan solidaritas yang tumbuh subur di lingkungan sekolah.
Setiap lembar rupiah yang terkumpul adalah secercah harapan yang dikirimkan dari Bandung untuk saudara-saudari di Palestina yang sedang berjuang.
Di penghujung acara, Wakaf Daarut Tauhiid memberikan sebuah hadiah istimewa: wakaf mushaf Al-Qur’an. Mushaf-mushaf ini akan menjadi teman bagi para siswa dan guru dalam belajar dan mendalami agama, sekaligus menjadi pengingat bahwa kebaikan akan terus mengalir.
Ini adalah penutup yang sempurna, sebuah pesan bahwa semangat berbagi dan menuntut ilmu harus selalu berjalan beriringan.
Acara Maulid Nabi di SMPN 31 Bandung bukan hanya tentang memperingati masa lalu, tetapi juga tentang menciptakan masa depan yang lebih baik.
Melalui aksi nyata seperti ini, mereka membuktikan bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan bisa dimulai dari ruang kelas, dari hati yang paling tulus, dan dari sebuah niat baik yang ingin memberi manfaat bagi sesama. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
Merajut Asa dari Maulid Nabi: Kisah Inspiratif SMPN 31 Bandung untuk Palestina Read More »


