Wakaf Daarut Tauhiid

3 September 2025

Pasca Panen, Paranje Wakaf DT Kembali Terima 6000 Anak Ayam

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT — Lahan Wakaf Produktif Daarut Tauhiid (DT) terima ribuan anak ayam untuk usaha peternakan. Lahan ini berlokasi di Kandang Ayam Paranje, Kampung Cijanggel, RT. 05, RW. 11, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat.

Lahan wakaf produktif seluas 10×30 m2 di kelola menjadi lahan peternakan ayam.

Pengelola lahan Wakaf Farm DT, telah menerima sebanyak 6000 ekor anak ayam dari PT. Aretha Nusantara Farm, pada hari Sabtu (30/8/2025) dini hari.

Ribuan anak ayam tersebut akan diternakkan dengan sistem kandang tertutup atau close house.

Sistem yang digunakan ini, yakni dengan menutup kandang secara keseluruhan, sedangkan untuk sirkulasi udara berasal dari blower.

Kandang peternakan ayam wakaf farm terdiri dari 2 lantai, sehingga jumlah blower yang digunakan sejumlah enam blower. Tiga blower untuk setiap lantainya.

Hal ini bertujuan untuk menjaga suhu tubuh anak ayam agar tetap stabil dan menunjang kesehatan ayam ternak.

Mengingat ribuan hewan ternak ini memerlukan suhu udara yang harus senantiasa terjaga, yakni maksimal 37 derajat dan minimal 23 derajat.

Peternakan ayam ini membuka peluang kerja bagi warga sekitar, sehingga menambah keberkahan dan kebermanfaatan lahan wakaf produktif.

“Mudah-mudahan dengan adanya peternakan ini bisa menambah keproduktifkan lahan wakaf, dan insyaAllah menambah pahala jariyah bagi para wakif dan pengelola,” tutur Zaenal, pengelola Wakaf Farm. (Nov/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Pasca Panen, Paranje Wakaf DT Kembali Terima 6000 Anak Ayam Read More »

Belajar Hadapi Anak, Orang Tua TK DT Lebak Ikut Kajian Parenting

WAKAFDT.OR.ID | LEBAK — Halaman TK Daarut Tauhiid (DT) Lebak terasa berbeda. Udara sejuk berpadu dengan langkah penuh semangat para orang tua yang disambut hangat oleh guru-guru di depan aula pada hari Sabtu (30/8).

Di dalam aula sederhana, para wali murid duduk melingkar setelah registrasi. Kajian parenting pun dimulai dengan materi “Mengatasi Masalah Perilaku Anak” yang disampaikan oleh Ketua Pengurus Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan Lil ‘Alamiin, Gatot Kunta Kumara.

“Setiap anak memiliki perilaku unik. Kuncinya bukan marah atau melabeli, tapi mendampingi dengan ikhlas dan sabar,” pesannya.

Gatot juga membagikan empat prinsip mendidik anak: memberi teladan akhlak, menerapkan disiplin konsisten, menumbuhkan kasih sayang tulus, serta menghindari label negatif.

Suasana cair ketika beliau mencontohkan kasus sehari-hari. Tawa seketika terdengar, lalu hening kembali saat peserta merenungkan maknanya. “Anak belajar bukan dari kata-kata, tapi dari contoh nyata setiap hari,” tegasnya.

Kajian ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus penyegar energi bagi para orang tua, bukan hanya penyampaian materi.

Mereka pulang membawa catatan berharga, senyum lega, dan semangat baru untuk mendampingi buah hati dengan lebih sabar, tulus, dan penuh cinta. (Nov/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Belajar Hadapi Anak, Orang Tua TK DT Lebak Ikut Kajian Parenting Read More »