Makmurkan Masjid DT, Baitul Quran DT Gelar Kajian & Mabit Qurani
WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Baitul Quran Daarut Tauhiid kembali menggelar Kajian & Mabit Qurani yang dilaksanakan rutin setiap bulan pada pekan ketiga. Pada edisi September 2025 ini, kegiatan bertajuk “Quran Lovers, Rasulullah Followers” menghadirkan Ustadz Fitrian Kadir, Lc., M.Si., hafidzahullah, sebagai narasumber utama.
Acara yang berlangsung pada Sabtu–Ahad, 20–21 September 2025 di Masjid Daarut Tauhiid Gegerkalong Girang, Bandung ini terbuka untuk jamaah umum dan diikuti dengan penuh antusias. Rangkaian kegiatan mencakup tasmi’ Al Quran, kajian tematik, hingga qiyamul lail bersama.
“Alhamdulillah, setiap ikut Mabit Qurani saya merasa iman kembali disegarkan. Bisa bermalam dengan Al Quran dan dibimbing ustadz membuat hati lebih tenang dan lebih semangat dalam menjalani hidup,” ungkap salah satu peserta dengan penuh rasa syukur.
Selain kajian utama, kegiatan ini juga diisi dengan tasmi’ Al Quran QS. An-Nisa ayat 88–113 oleh santri atas nama Ainun Hakim, serta qiyamul lail (juz 5–6) bersama Ustadz Dadan Hamdani, Ustadz Triona Ali Saputra, dan santri M. Suhail, hafidzahumullah.
Melalui kegiatan ini, Baitul Quran DT berharap semakin banyak jamaah yang dapat merasakan nikmatnya hidup mulia bersama Al Quran dan sunnah Rasulullah SAW.
Makmurkan Aset Wakaf Melalui Kegiatan Berkah
Keberhasilan penyelenggaraan Kajian & Mabit Qurani ini tak lepas dari peran aset wakaf DT, terutama Masjid Daarut Tauhiid.
Sebagai aset wakaf produktif, masjid ini menjadi tulang punggung yang memungkinkan berbagai kegiatan dakwah, pendidikan, dan sosial berjalan secara rutin dan berkelanjutan.
Wakaf Daarut Tauhiid (DT) sendiri memiliki strategi unik dalam mengelola wakaf, yang dikenal dengan konsep Kawasan Wakaf Terpadu.
Konsep ini mengintegrasikan berbagai aset wakaf—seperti masjid, pesantren, sekolah, hingga unit usaha—dalam satu kesatuan yang saling mendukung.
Hasil pengelolaan wakaf produktif, seperti kantin, toko buku, atau unit usaha lainnya di lingkungan DT, menghasilkan dana yang kemudian digunakan untuk membiayai operasional, pemeliharaan fasilitas, hingga program-program dakwah seperti kajian ini.
Dengan demikian, aset wakaf tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai sumber daya ekonomi yang mendukung kemandirian dan keberlanjutan dakwah.
Kajian & Mabit Qurani di Masjid DT adalah bukti nyata bahwa wakaf dapat dimakmurkan dan dioptimalkan manfaatnya untuk kesejahteraan umat, sesuai dengan tagline Wakaf DT: Makmur dan Produktif. (ATS/WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
Makmurkan Masjid DT, Baitul Quran DT Gelar Kajian & Mabit Qurani Read More »

