Wakaf Daarut Tauhiid

26 September 2025

Belajar Menguatkan Hati di Masjid DT Bandung

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Langkah yang ringan adalah langkah yang mengantarkan kita kepada kebaikan. Dalam Islam, Allah sangat menyukai setiap langkah seorang muslim menuju tempat penuh keberkahan, yaitu masjid. Di sinilah jiwa menemukan ketenangan, raga mendapatkan istirahat, dan pikiran kembali jernih.

Masjid bukan sekadar tempat sholat, melainkan juga pusat ilmu, pelajaran, pengabdian, sekaligus sumber jawaban bagi setiap kegelisahan.

Saat berada di dalamnya, hati lebih mudah tersentuh: Merasa bersalah, mengakui dosa, memohon ampun dengan penuh khidmat, serta merenungi betapa banyak nikmat Allah dibandingkan masalah yang kita hadapi.

Salah satu aktivitas utama di masjid adalah kajian. Dalam majelis ilmu, Allah mengangkat derajat hamba-Nya dan doa-doa mereka diaminkan oleh para malaikat. Fenomena ini dapat kita lihat dalam kajian Gurunda Aa Gym, yang dihadiri ribuan jamaah—dengan sebagian besarnya adalah Gen Z.

Mereka datang bukan hanya untuk berkumpul, tetapi untuk mencari ketenangan, menemukan jawaban atas kegelisahan hati, dan menguatkan diri melalui lingkungan yang mendekatkan kepada Allah.

Generasi muda yang merasakan nikmatnya berlama-lama di masjid berarti telah menapaki jalan keselamatan akhirat. Sebab, Allah mencatatnya sebagai bagian dari jihad fii sabilillah. Keutamaan ini menjadikan hati rindu untuk terus menghadiri kajian di masjid.

Dengan janji dan ridha Allah, masjid kembali menjadi pusat penyembuhan jiwa. Dari sanalah lahir kelembutan hati, prasangka baik, serta kekuatan untuk menjalani hidup dengan lebih bermanfaat.

Semoga Allah menjadikan hati kita selalu lembut, langkah kita ringan menuju masjid, dan amal kita diterima sebagai bekal menuju keselamatan akhirat. (Irwina)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Belajar Menguatkan Hati di Masjid DT Bandung Read More »

Makmurkan Aset Wakaf Sambil Berlatih Kepemimpinan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Derap langkah santri SMA DTBS Putra menggema di sekitar Masjid Al-Karim, Cijanggel. Pada 19-20 September 2025, para anggota OSIS mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang dipandu para pelatih berpengalaman.

Kegiatan dua hari ini dirancang untuk membentuk karakter kepemimpinan siswa kelas X dan XI masa khidmat 2025-2026. Para peserta mendapatkan materi mulai dari kepemimpinan modern, kreativitas dan inovasi, hingga simulasi team building yang menekankan kekompakan dan kerja sama.

Selain memahami konsep kepemimpinan, santri juga dilatih berpikir kritis, mengambil keputusan, dan menumbuhkan jiwa kolaboratif.

Kepala Sekolah SMA DTBS Putra berharap kegiatan ini menghasilkan generasi pemimpin muda yang visioner, inovatif, dan siap memberi kontribusi positif bagi sekolah maupun masyarakat.

Ibrahim Daffa Mukarom, ketua OSIS terpilih, berbagi kesannya. “Alhamdulillah, LDKS memberi banyak pelajaran. Mulai dari kebersamaan, kekompakan, etika, adab, hingga kepedulian terhadap lingkungan. Kami tidak hanya ditempa, tapi juga memperoleh bekal yang bisa diterapkan sehari-hari,” ujarnya dengan semangat.

Sebagai informasi, tempat yang biasa digunakan oleh para santri berlatih atau pun melaksanakan kegiatan lainnya di Cijenggel merupakan asrama dan masjid Al Karim.

Kawasan tersebut termasuk aset wakaf DT yang terdapat juga perkebunan dan juga peternakan kambing. Semoga dengan seringnya digelar kegiatan santri di sana, bisa memakmurkan aset wakaf DT. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Makmurkan Aset Wakaf Sambil Berlatih Kepemimpinan Read More »