Wakaf Daarut Tauhiid

Sambut Ramadhan, Baitul Quran DT Ajak Jamaah Selami Makna ‘Mindful Fasting’

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Baitul Quran Daarut Tauhiid (DT) Bandung kembali menggelar program spiritual unggulannya, Kajian & Mabit Qurani.

Acara yang berlangsung pada Sabtu (14/2) malam ini memadati Masjid Daarut Tauhiid, Jl. Gegerkalong Girang No. 38, Kota Bandung.

Mengangkat tema besar “Mindful Fasting untuk Hati yang Bertaut dengan Quran”, kegiatan ini bertujuan mengubah perspektif umat dalam menjalankan ibadah puasa.

Panitia menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga secara fisik, melainkan sebuah latihan kesadaran hati agar lebih peka terhadap petunjuk Allah SWT yang terkandung dalam Al-Quran.

Hadir sebagai pembicara utama, Ustadz Imam Nuryanto, Pembina Mahad Al-Mujaddid Bandung. Dalam pemaparannya yang mendalam, beliau menyoroti pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai Syahrul Quran (Bulan Al-Quran) dengan kesadaran penuh atau mindfulness.

“Puasa adalah instrumen untuk memperhalus hati dan memperbaiki niat. Kita ingin keterikatan dengan Kalamullah tidak berhenti di lisan saja, tetapi meresap ke dalam sikap dan amal nyata sehari-hari,” pesan Ustadz Imam di hadapan para jamaah.

Agenda yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB ini tidak hanya diisi dengan ceramah. Para peserta diajak untuk hanyut dalam kekhusyukan melalui rangkaian tilawah bersama dan ditutup dengan ibadah qiyamul-lail yang syahdu pada dini hari.

Antusiasme peserta terlihat jelas dari suasana majelis yang hangat namun penuh perenungan. Salah satu jamaah yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.

“Kajian ini menjadi pengingat berharga bahwa puasa bukan sekadar rutinitas tahunan. Saya merasa lebih tenang dan termotivasi untuk menjadikan Al-Quran sebagai pedoman utama dalam memperbaiki diri,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan Mabit ini, Baitul Quran DT berharap pesan-pesan Al-Quran dapat membumi dalam keseharian masyarakat luas. Selain dihadiri langsung oleh jamaah di lokasi, acara ini juga disiarkan secara live streaming bagi mereka yang berhalangan hadir secara fisik.

Pihak penyelenggara menutup kegiatan dengan doa dan harapan agar Allah SWT senantiasa melembutkan hati umat, mengokohkan niat ibadah, serta menautkan setiap langkah hidup manusia dengan cahaya Al-Quran, baik dalam ucapan maupun akhlak mulia. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID