Wakaf Daarut Tauhiid

24 Oktober 2025

Wakaf Masjid 5 in 1, Meski Bangunan Belum Tuntas, Manfaat Sudah Mengalir ke Umat

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Program Wakaf Masjid 5 in 1 yang digagas oleh Wakaf Daarut Tauhiid (DT) menjadi salah satu bukti nyata bahwa kebermanfaatan wakaf tidak harus menunggu rampungnya pembangunan.

Meskipun progres fisik masjid-masjid ini sempat terhenti, fungsi utamanya sebagai penunjang ibadah dan kegiatan dakwah sudah terasa oleh santri dan masyarakat di lima penjuru negeri.

Program ini bertujuan membangun lima masjid utama di lima lokasi Pesantren Daarut Tauhiid, yaitu di Lubuklinggau, Batam, Kuningan, Bandung Barat (Eco Pesantren 2), dan Jambi.

Masjid-masjid ini dirancang sebagai sarana vital yang tak terpisahkan dari denyut nadi pesantren.

Sentra Ibadah dan Pendidikan di Tengah Pembangunan

Saat ini, di setiap lokasi, pembangunan masjid terus diupayakan hingga tuntas. Namun, dengan memanfaatkan bagian yang telah selesai—bahkan kadang hanya berupa bangunan semi-permanen—masjid-masjid ini telah dimanfaatkan secara optimal.

Di daerah seperti Lubuklinggau dan Jambi, masjid-masjid tersebut telah menjadi pusat kegiatan harian bagi para santri Tahfidz Qur’an dan siswa yang berada di kawasan Daarut Tauhiid.

Mulai dari salat berjamaah lima waktu, pembelajaran Al-Qur’an, hingga majelis ilmu sederhana, semuanya sudah berlangsung.

“Meskipun belum 100% rampung, semangat ibadah dan belajar para santri tidak boleh menunggu,” jelas perwakilan dari Wakaf DT. “Masjid ini menjadi penunjang utama kegiatan mereka, memastikan ibadah dan pendidikan tetap berjalan lancar.”

Tak hanya untuk internal pesantren, keberadaan masjid-masjid wakaf ini juga langsung merangkul masyarakat sekitar. Di beberapa lokasi, masjid telah digunakan oleh jamaah setempat untuk salat Jumat dan kegiatan keagamaan lainnya, menjadikannya simpul silaturahmi antara pesantren dan warga.

Mengalirkan Pahala Jariyah Sejak Tahap Awal

Konsep Wakaf Masjid 5 in 1 ini membuka peluang amal jariyah yang besar bagi para muwakif. Setiap dana yang disalurkan tidak hanya berkontribusi pada penyelesaian bangunan fisik, tetapi secara langsung menghasilkan pahala dari setiap sujud, bacaan Al-Qur’an, dan ilmu yang didapatkan di sana—bahkan saat pembangunan masih berlangsung.

Program ini menegaskan visi Daarut Tauhiid dalam mengelola wakaf: mengubah aset menjadi fasilitas produktif yang memberikan manfaat secara cepat, luas, dan berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa pahala wakaf terus mengalir seiring dengan aktivitas kebaikan yang dilakukan di dalam masjid. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Wakaf Masjid 5 in 1, Meski Bangunan Belum Tuntas, Manfaat Sudah Mengalir ke Umat Read More »

majid dt lubuklinggau 60%

Sentuhan Spiritual dan Kedekatan Hati, Alasan Utama Seorang Muwakif Titipkan Harta Wakafnya ke Daarut Tauhiid

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Keputusan untuk mewakafkan sebagian harta seringkali didorong oleh panggilan jiwa yang mendalam. Bukan sekadar keinginan menyalurkan dana, tetapi juga mencari tempat yang tepat dan terpercaya untuk menitipkan harapan akan pahala jariyah yang berkelanjutan.

Inilah yang dirasakan oleh seorang muwakif (pihak yang berwakaf) yang pada hari Kamis (23/10/2025) menyerahkan asetnya melalui Wakaf Daarut Tauhiid (DT).

Bagi beliau, keputusan untuk berwakaf adalah puncak dari kesadaran spiritual yang terketuk. Setelah sekian lama mengumpulkan rezeki, hatinya merasa terpanggil untuk menyucikan dan memberkahinya melalui jalan wakaf.

“Harta yang selama ini telah dikumpulkan, kini saatnya diikhlaskan agar menjadi bekal di akhirat,” ungkapnya.

Namun, yang menarik adalah alasan kuat di balik pilihannya menjatuhkan amanah wakaf ke DT. Muwakif ini mengungkapkan bahwa faktor kedekatan dan rekam jejak yang panjang dengan ekosistem DT menjadi penentu.

“Saya memilih menitipkan harta wakaf saya melalui Wakaf DT karena sudah sering berinteraksi. Sejak dulu, saya sering hadir di majelis-majelis kajian di pesantren Daarut Tauhiid,” tuturnya.

Interaksi tersebut tidak hanya sebatas menghadiri ceramah. Bahkan, muwakif ini mengaku sering mengundang langsung KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) sebagai penceramah di tempatnya.

Kedekatan inilah yang membangun rasa percaya (tsiqah) terhadap profesionalisme dan akuntabilitas Wakaf DT sebagai nadzhir (pengelola wakaf).

Kepercayaan yang terbangun melalui interaksi intensif, baik secara spiritual maupun institusional, menjadi bukti bahwa wakaf bukan hanya transaksi materi, tetapi juga penyerahan amanah hati.

Hal ini sejalan dengan konsep Wakaf Daarut Tauhiid yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun hubungan batin dan kepercayaan umat.

Wakaf yang diserahkan ini bukanlah sekadar wakaf uang, melainkan aset produktif berupa dua bidang tanah di daerah Cileunyi, yang memiliki total luas 236 meter persegi (terdiri dari 84 m2 dan 152 m2).

Aset tanah ini secara khusus diniatkan untuk mendukung program pembangunan Masjid di lingkungan Pesantren Daarut Tauhiid. Muwakif berharap tanah ini kelak menjadi fondasi bagi rumah Allah yang akan menjadi pusat ibadah, pendidikan, dan syiar Islam.

Kisah muwakif ini menjadi inspirasi bahwa semangat berwakaf tidak harus menunggu kekayaan yang berlimpah, tetapi dapat dimulai dari hati yang tergerak dan dipercayakan pada lembaga yang sudah teruji akuntabilitasnya dalam mengelola aset wakaf untuk kemaslahatan umat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Sentuhan Spiritual dan Kedekatan Hati, Alasan Utama Seorang Muwakif Titipkan Harta Wakafnya ke Daarut Tauhiid Read More »