Dua Tahun Konflik: Gaza Hadapi Kehancuran Total dan Krisis Kemanusiaan Akut
WAKAFDT.OR.ID | GAZA — Kantor Media Pemerintah Gaza pada hari Minggu (5/10/2025) merilis laporan mengejutkan mengenai dampak dua tahun agresi Israel yang berkelanjutan.
Data terbaru ini mengungkap tingkat kehancuran masif, pengungsian besar-besaran, dan puluhan ribu korban sipil di wilayah kantong yang terkepung tersebut.
Angka Kematian dan Kehilangan:
Laporan tersebut menyatakan bahwa sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023, lebih dari 76.600 warga Palestina telah tewas atau dinyatakan hilang.
Dari angka itu, 67.139 kematian telah terkonfirmasi di rumah sakit, dan sekitar 9.500 orang diperkirakan masih terkubur di bawah reruntuhan.
Ironisnya, lebih dari separuh korban jiwa adalah kelompok rentan: anak-anak (lebih dari 20.000), perempuan (lebih dari 12.500), dan lansia.
Konflik ini telah menghapus seluruh silsilah keluarga dari catatan sipil; 2.700 keluarga telah musnah total, dan 6.000 lebih hanya menyisakan satu anggota.
Infrastruktur dan Bencana Kemanusiaan:
Serangan dan pengeboman Israel dituduh telah menghancurkan hampir 90 persen infrastruktur Gaza. Wilayah ini kini menghadapi keruntuhan kemanusiaan total, dengan perkiraan lebih dari 80 persen wilayah daratan berada di bawah pendudukan. Lebih dari dua juta warga sipil telah dipaksa mengungsi berulang kali.
Laporan tersebut juga menyoroti dugaan kampanye kelaparan dan pembersihan etnis, dengan lebih dari 200.000 ton bahan peledak dijatuhkan selama dua tahun, bahkan menargetkan “zona aman” kemanusiaan al-Mawasi lebih dari 130 kali.
Sistem kemanusiaan berada di ambang kolaps:
- 38 rumah sakit dan 96 klinik telah hancur atau tidak berfungsi.
- 197 ambulans diserang.
- Lebih dari 1.600 tenaga medis, 254 jurnalis, 140 anggota pertahanan sipil, dan 540 pekerja bantuan tewas.
Dengan lebih dari 169.000 orang terluka, rumah sakit Gaza tidak mampu memberikan perawatan memadai. Sebanyak 22.000 pasien yang seharusnya dirawat di luar negeri masih terperangkap di Gaza.
Kekurangan akut makanan, obat-obatan, dan susu formula bayi telah menyebabkan 650.000 anak-anak menghadapi kelaparan yang mengancam jiwa.
PBB memperingatkan bahwa 2,4 juta penduduk Gaza menghadapi tingkat kekurangan yang belum pernah terjadi, hampir seluruhnya bergantung pada bantuan luar. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
Dua Tahun Konflik: Gaza Hadapi Kehancuran Total dan Krisis Kemanusiaan Akut Read More »

