Memetik Keteladanan, Merajut Kepedulian: Kisah Kajian Islami di Sekolah
WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Di tengah hiruk pikuk rutinitas belajar, sebuah suasana khidmat nan hangat menyelimuti aula sekolah. Ratusan pasang mata, mulai dari siswa hingga guru, tampak larut dalam Kajian Islami spesial yang digelar pihak sekolah.
Acara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah perjalanan rohani yang bertujuan utama: meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
Antusiasme peserta begitu terasa. Mereka duduk khusyuk, menyerap setiap poin inspiratif yang disampaikan oleh Ustadz Taufik Hidayat, M.Sos.
Dalam materinya, Ustadz Taufik tidak hanya mengupas teori, tetapi juga kisah-kisah praktis mengenai perilaku luhur Rasulullah yang relevan untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Fokus dan semangat para peserta menjadi cerminan bahwa nilai-nilai agama dan moral tetap menjadi prioritas utama di lingkungan pendidikan ini.
Dari Ilmu ke Aksi Nyata: Dana Kemanusiaan untuk Palestina
Namun, momen istimewa ini tak berhenti hanya pada penyerapan ilmu. Kajian ini juga diangkat menjadi sebuah platform kepedulian sosial. Pihak sekolah memanfaatkan momen berkah ini sebagai sarana penggalangan dana kemanusiaan.
Di tengah jeda, sebuah kotak amal diletakkan, mengalirkan sumbangan sukarela dari hati yang tergerak. Dan hasilnya sungguh mengharukan: dalam satu sesi, berhasil terkumpul dana “cash wakaf for Palestine” sejumlah Rp3.404.200.
Angka ini bukan sekadar nominal, melainkan bukti nyata bahwa semangat berbagi dan empati global telah tertanam kuat di sanubari para siswa dan guru.
Kebanggaan Kepala Sekolah dan Penutup Penuh Semangat
Di penghujung acara, Kepala Sekolah mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam. Dengan bangga ia menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.
“Kami sangat berterima kasih atas kerja samanya. Antusiasme siswa dan guru dalam menyimak kajian serta kepedulian mereka untuk Palestina sungguh membanggakan,” ujarnya, menyoroti bagaimana kegiatan ini berhasil menyatukan hati dalam ilmu dan aksi.
Untuk mengakhiri kebersamaan yang penuh makna ini, keceriaan kembali mewarnai ruangan. Pembagian doorprize menjadi penutup manis, memberikan refreshment dan semangat baru bagi seluruh peserta.
Kegiatan ini menjadi narasi kuat yang menunjukkan bahwa sekolah tersebut berkomitmen lebih dari sekadar nilai akademis.
Melalui Kajian Islami, sekolah ini berhasil menanamkan tiga pilar penting: nilai agama, moralitas, dan kepedulian sosial yang tinggi, membuktikan bahwa pendidikan sejati adalah tentang mencetak pribadi yang cerdas sekaligus berakhlak mulia. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
Memetik Keteladanan, Merajut Kepedulian: Kisah Kajian Islami di Sekolah Read More »

