Wakaf Daarut Tauhiid

7 Oktober 2025

Menahan Diri dan Mengembangkan Wakaf: Pelajaran Pagi di Daarut Tauhiid dan Komitmen Kelola Aset Umat

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Suasana khidmat menyelimuti Eco Pesantren 1 Daarut Tauhiid usai azan Subuh berkumandang. Dinginnya udara tak menghalangi ratusan santri dari berbagai jenjang—mulai dari SMP, SMK, SMA, hingga Baitul Qur’an—untuk segera memenuhi Masjid Rahmatan Lil ‘Alamiin.

Pagi itu, Sabtu (4/10/2025), fokus mereka tertuju pada satu agenda istimewa: Kajian MQ Pagi bersama KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).

Dengan balutan gamis, syal, dan peci yang rapi, para santri duduk tertib di dalam masjid. Begitu Aa Gym menaiki mimbar, suasana seketika hening. Goresan pena di buku catatan menjadi bukti kesungguhan mereka menyerap setiap nasihat yang disampaikan guru mereka.

Dalam tausiyahnya, Aa Gym menyoroti nilai sejati dari kekuatan seorang mukmin: kemampuan mengendalikan amarah. Beliau menegaskan bahwa mudah marah bukanlah ciri sifat yang disukai oleh Allah.

“Orang kuat bukanlah yang mampu menundukkan lawan, tapi yang mampu menahan amarahnya ketika ingin marah,” pesan Aa Gym, yang nadanya lembut namun menghujam ke dalam hati para santri.

Pesan ini disambut dengan keheningan dan perhatian penuh, memperkuat landasan akhlak para penghafal dan penuntut ilmu di Daarut Tauhiid.

Sesi ditutup dengan doa kebaikan bagi seluruh umat muslim, khususnya bagi para santri dan rakyat Palestina yang tengah menghadapi kesulitan.

Komitmen Daarut Tauhiid dalam Pengelolaan Aset Wakaf

Semangat ketertiban dan kedisiplinan yang diajarkan dalam kajian akhlak sejalan dengan prinsip yang diterapkan Daarut Tauhiid dalam urusan pengelolaan aset keumatannya.

Sebagai lembaga yang aktif dalam menghimpun dan mengelola dana umat, Wakaf Daarut Tauhiid memainkan peran vital.

Wakaf, yang dalam Islam berfungsi sebagai instrumen ekonomi sosial untuk kemaslahatan umat, dikelola Daarut Tauhiid dengan prinsip amanah, profesional, dan berorientasi manfaat sebesar-besarnya.

Lembaga ini berupaya mengembangkan konsep Kawasan Wakaf Terpadu, di mana aset wakaf diolah secara produktif dan terintegrasi dalam satu kawasan.

Pengelolaan aset wakaf tidak hanya fokus pada pembangunan sarana ibadah, tetapi juga pengembangan aset yang menghasilkan nilai ekonomi (wakaf produktif).

Hasil dari pengembangan ini kemudian dialokasikan kembali untuk menunjang program pendidikan, dakwah, dan sosial di bawah naungan Wakaf Daarut Tauhiid.

Dengan demikian, aset wakaf yang terkumpul dapat terus berputar dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.

Penerapan prinsip manajemen yang baik—seperti transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas—menjadi kunci agar harta wakaf terhindar dari salah kelola (mismanagement) dan bisa menyejahterakan masyarakat luas, selaras dengan semangat kebaikan yang diajarkan Aa Gym. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menahan Diri dan Mengembangkan Wakaf: Pelajaran Pagi di Daarut Tauhiid dan Komitmen Kelola Aset Umat Read More »

Menanti Kelas Baru: Semangat Belajar Santri PDF Daarut Tauhiid di Tengah Keterbatasan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Semangat belajar santri program Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Daarut Tauhiid tak pernah surut, meskipun saat ini mereka harus beradaptasi dengan keterbatasan ruang kelas.

Bertempat di Eco Pesantren DT 2, para santri ini menunjukkan ketekunan luar biasa, memanfaatkan setiap sudut yang ada sebagai ruang belajar, mulai dari masjid, teras masjid, hingga asrama mereka sendiri.

Keterbatasan fasilitas ini tidak mengurangi keceriaan dan kebersamaan mereka. Muhammad Nur Ridwan, seorang santri PDF kelas 10, berbagi pengalamannya dengan antusias saat ditemui pada (3/10/2025).

“Alhamdulillah, selama ini kami belajar terus semangat, dan seru bersama teman-teman, meskipun saat ini kami masih belajar di ruang yang ada, seperti di masjid, teras, asrama,” ujarnya.

Kondisi ini memang menjadi tantangan sehari-hari. Masjid yang seharusnya menjadi tempat ibadah, kini berfungsi ganda sebagai ruang kelas. Teras yang sejuk menjadi tempat diskusi, dan asrama pun bertransformasi menjadi area belajar kelompok.

Tak hanya untuk kegiatan belajar-mengajar formal, area sekitar masjid dan asrama juga dimanfaatkan para santri untuk berolahraga.

Belum adanya lapangan khusus olahraga membuat mereka harus kreatif menggunakan ruang terbuka yang tersedia demi menjaga kebugaran.

Namun, secercah harapan kini membayangi. Pembangunan ruang kelas belajar baru untuk santri PDF Daarut Tauhiid sedang berjalan.

Ridwan menyampaikan harapan yang sama dengan rekan-rekannya: “Harapannya ruang kelas yang dibangun bisa segera selesai agar kami bisa segera menggunakannya dan belajar bisa lebih nyaman lagi.”

Ruang kelas yang baru ini diharapkan dapat memberikan fasilitas yang lebih layak dan mendukung proses belajar yang optimal, sehingga para santri PDF Daarut Tauhiid dapat meraih cita-cita mereka dengan lebih nyaman di masa depan. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menanti Kelas Baru: Semangat Belajar Santri PDF Daarut Tauhiid di Tengah Keterbatasan Read More »