Wakaf Daarut Tauhiid

14 Oktober 2025

Kajian KKMT Daarut Tauhiid Menggema: Memadukan Akhlakul Karimah dan Kemandirian Ekonomi Umat

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Masjid Daarut Tauhiid (DT) kembali menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pemberdayaan umat melalui penyelenggaraan rutin Kajian Kelompok Kerja Majelis Ta’lim (KKMT) pada Sabtu (4/10/2025).

Acara bulanan ini sukses menarik antusiasme ratusan jemaah, yang bukan hanya hadir untuk memperkaya spiritual, tetapi juga menguatkan pondasi ekonomi syariah.

Lebih dari 550 jemaah, yang terdiri dari warga setempat dan peserta umum, memadati masjid sejak pagi hingga menjelang siang.

Data panitia mencatat, kehadiran tertinggi didominasi oleh warga dari Kelurahan Isola (162 orang) dan Gegerkalong (123 orang), menunjukkan tingginya minat masyarakat sekitar terhadap pembinaan akhlak dan ilmu terapan.

Dua Pilar Kebahagiaan: Lisan Terpelihara dan Ekonomi Syariah

Kajian kali ini menghadirkan dua materi utama yang disampaikan oleh tokoh inspiratif Daarut Tauhiid:

KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), dalam tausiyahnya yang bertema “Hidup Bahagia dengan Lisan yang Terpelihara,” Aa Gym menekankan bahwa menjaga ucapan adalah kunci fundamental untuk mencapai ketenangan hidup.

Beliau mengingatkan bahwa banyak konflik dan masalah berawal dari lisan yang tidak terkontrol. Oleh karena itu, setiap Muslim wajib berhati-hati agar lisannya senantiasa menjadi sumber kebaikan, bukan sumber fitnah atau keburukan.

H. Feri Risnandar, Ketua Koperasi BMT Daarut Tauhiid: Beliau membawakan materi “Ekonomi Keluarga Berbasis Koperasi Syariah.” H. Feri mengajak jemaah untuk memperkuat kemandirian finansial keluarga dengan memanfaatkan sistem koperasi syariah.

Menurutnya, koperasi adalah sarana yang ideal untuk menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, saling tolong-menolong (ta’awun), dan mencapai keberkahan dalam berusaha, sejalan dengan prinsip-prinsip Islam.

Misi Ganda: Dakwah dan Wakaf Produktif

Selain penyampaian materi, kegiatan KKMT ini turut dimeriahkan dengan aksi berbagi tahu gratis kepada seluruh jemaah, serta pengumpulan kencleng untuk program Cinta Masjid, sebuah inisiatif nyata dalam merawat keberlangsungan fasilitas ibadah dan kegiatan umat.

Kehadiran H. Feri Risnandar dalam kajian ini juga menggarisbawahi komitmen Daarut Tauhiid dalam pemanfaatan aset wakaf secara produktif.

Di Daarut Tauhiid, wakaf tidak hanya diwujudkan dalam bentuk tanah atau masjid, tetapi juga dikelola secara profesional—sebuah konsep yang dikenal sebagai Kawasan Wakaf Terpadu.

Aset wakaf ini dioptimalkan melalui unit-unit usaha seperti koperasi dan lembaga keuangan syariah (BMT) yang hasilnya digunakan untuk mendanai dakwah, pendidikan, kesehatan, dan sarana masjid.

Koperasi BMT DT sendiri merupakan salah satu wujud nyata wakaf produktif yang bertujuan memberdayakan ekonomi umat, menjadikannya pilar kemandirian yang berkelanjutan.

Melalui sinergi antara pembinaan spiritual dan pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf, Masjid Daarut Tauhiid berharap kegiatan KKMT ini dapat terus menguatkan persaudaraan (ukhuwah) dan menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat yang aktif, mandiri, dan berakhlakul karimah.

Jemaah pun pulang dengan ilmu agama yang lebih mendalam, motivasi untuk memperbaiki diri, dan wawasan tentang kemandirian ekonomi syariah. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kajian KKMT Daarut Tauhiid Menggema: Memadukan Akhlakul Karimah dan Kemandirian Ekonomi Umat Read More »

Gedung SSG Daarut Tauhiid: Wadah Kebermanfaatan untuk Santri dan Masyarakat Umum

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Pembangunan Gedung Santri Siap Guna (SSG) Daarut Tauhiid (DT) kini menjadi sorotan, membawa kabar gembira bagi para alumni dan juga masyarakat luas.

Gedung baru ini diharapkan menjadi pusat kegiatan yang lebih representatif, tidak hanya untuk mencetak santri yang berkarakter, tetapi juga membuka pintu belajar bagi publik yang ingin meningkatkan kualitas diri.

Salah seorang alumni SSG DT, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas berdirinya gedung ini.

“Saya sangat senang. InsyaAllah, gedung yang dibangun ini akan sangat bermanfaat, tidak hanya untuk kami para alumni SSG DT, tetapi juga masyarakat umum yang memiliki keinginan kuat untuk ikut serta belajar di pesantren DT,” ujarnya.

Dalam perjalanannya, program Santri Siap Guna Daarut Tauhiid telah dikenal sebagai kawah candradimuka yang melatih ribuan individu untuk menjadi pribadi yang lebih baik, dengan fokus pada pembentukan karakter Baik dan Kuat (BAKU): Ikhlas, Jujur, Tawadhu, Berani, Disiplin, dan Tangguh. Tujuannya tak lain adalah agar mereka dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“SSG DT telah melatih banyak orang untuk sama-sama belajar menjadi orang yang lebih baik lagi, InsyaAllah, guna memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat luas,” tambahnya, menegaskan misi sosial yang diemban oleh program ini.

Gedung baru SSG DT ini direncanakan akan menjadi fasilitas pendukung utama untuk menunjang proses pembinaan yang lebih intensif dan terstruktur.

Dengan adanya wadah yang lebih memadai, diharapkan semangat ‘Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar’ yang menjadi ciri khas Pesantren DT dapat terus berkobar dan meluas, menjadi motor penggerak kebaikan di tengah masyarakat.

Pembangunan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Daarut Tauhiid dalam berkhidmat dan menebarkan kebermanfaatan yang berkelanjutan. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Gedung SSG Daarut Tauhiid: Wadah Kebermanfaatan untuk Santri dan Masyarakat Umum Read More »