Wakaf Daarut Tauhiid

6 Maret 2026

Optimalkan Aset Wakaf, Santri PDF Daarut Tauhiid Gelar Sanlat Ramadhan di Eco 2

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Mengisi momentum bulan suci Ramadhan 1447 H dengan aksi nyata, santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Daarut Tauhiid sukses menyelenggarakan Pesantren Kilat (Sanlat) bagi anak-anak di lingkungan sekitar kawasan Eco Pesantren 2.

Kegiatan yang berlangsung selama sepekan (22 Februari – 1 Maret 2026) ini menjadi bukti nyata bagaimana aset wakaf dikelola secara produktif untuk kemaslahatan umat.

Pemanfaatan Blue Mosque Sebagai Sentra Dakwah

Kegiatan bertajuk “Membentuk Generasi Qur’ani” ini dipusatkan di Blue Mosque Daarut Tauhiid, sebuah masjid ikonik yang dibangun dari dana wakaf jamaah. Pemanfaatan masjid ini menunjukkan bahwa aset wakaf di Daarut Tauhiid tidak hanya berdiri sebagai simbol fisik, tetapi berfungsi sebagai:

  • Pusat Pendidikan: Menampung 60 peserta untuk belajar Tahsin dan Iqro.
  • Laboratorium Akhlak: Tempat praktik ibadah harian dan kajian adab bagi generasi muda.
  • Ruang Interaksi Sosial: Menjadi jembatan silaturahmi antara pesantren dengan warga lokal.

Program Pembinaan Berbasis Pengabdian

Tidak hanya sekadar belajar teori, para peserta diajak mendalami Islam melalui metode yang menyenangkan, mulai dari permainan edukatif hingga diskusi santai.

Di sisi lain, para santri PDF DT berperan sebagai motor penggerak sekaligus panitia. Hal ini merupakan bentuk pengabdian santri dalam menjaga amanah wakaf melalui pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Aset wakaf seperti Eco Pesantren 2 dan Blue Mosque adalah amanah dari para muwakif. Melalui Sanlat ini, kami ingin memastikan manfaat wakaf tersebut mengalir deras untuk membina karakter masyarakat sekitar,” ujar salah satu perwakilan panitia.

Penutup yang Berkesan

Rangkaian acara ini dipuncaki dengan unjuk kreativitas antar kelompok, buka puasa bersama, serta tradisi tukar kado. Sebagai bentuk apresiasi, pihak Daarut Tauhiid juga memberikan bingkisan kepada seluruh peserta.

Melalui integrasi antara kurikulum pendidikan dan fasilitas wakaf yang mumpuni, diharapkan lahir generasi baru yang mencintai Al-Qur’an dan memiliki akhlakul karimah. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Optimalkan Aset Wakaf, Santri PDF Daarut Tauhiid Gelar Sanlat Ramadhan di Eco 2 Read More »

Strategi Cerdas Kelola THR 2026: Tips Jitu agar Dana Lebaran Tidak Numpang Lewat

WAKAFDT.OR.ID Tunjangan Hari Raya (THR) sering kali menjadi angin segar bagi dompet menjelang Idul Fitri. Namun, tanpa kendali yang ketat, bonus tahunan ini berisiko habis dalam sekejap tanpa sisa.

Perencana keuangan sekaligus pendiri Mitra Rencana Edukasi (MRE), Mike Rini Soetikno, menekankan pentingnya manajemen prioritas dalam mengalokasikan dana tersebut.

Menurut Mike, baik mereka yang sudah berkeluarga maupun yang masih melajang memiliki tantangan pengeluaran yang berbeda. Langkah awal yang wajib dilakukan adalah memetakan seluruh rencana pengeluaran khas hari raya.

“Setiap rencana belanja harus diurutkan berdasarkan tingkat urgensinya. Sangat penting bagi kita untuk mengenali apa saja kebutuhan lebaran, lalu menyusun skala prioritasnya,” ujar Mike (5/3/2026).

Berikut adalah panduan alokasi THR yang bijak agar kondisi finansial tetap stabil setelah perayaan usai:

Jadikan Pos Amal sebagai Prioritas Utama

Zakat fitrah dan zakat mal adalah kewajiban yang tidak boleh terlewatkan. Mike menyarankan agar pos ini—termasuk infak, sedekah, dan anggaran berbagi ke kerabat—dibatasi maksimal 20-25% dari total THR.

Contoh: Jika Anda menerima THR sebesar Rp10 juta, maka alokasi maksimal untuk kebutuhan sosial dan ibadah ini adalah Rp2 juta.

Atur Anggaran Jamuan dan Hidangan Lebaran

Bagi keluarga, menyiapkan makanan khas untuk tamu adalah tradisi penting. Namun, Mike mengingatkan agar anggaran makan-makan ini tidak membengkak. Alokasi idealnya adalah sekitar 20% dari THR.

Bagi mereka yang masih single, anggaran ini biasanya lebih fleksibel. Alih-alih memasak besar, dana tersebut bisa dialihkan untuk menambah uang saku orang tua atau membantu kebutuhan dapur di kampung halaman.

Bijak dalam Membeli Busana Baru

Membeli baju baru memang sudah menjadi tradisi, tetapi Mike menegaskan bahwa ini bukan sebuah keharusan. Untuk menjaga keseimbangan neraca keuangan, disarankan alokasi untuk pakaian baru hanya berkisar di angka 10% dari dana THR yang diterima.

Amankan Masa Depan dengan Tabungan dan Investasi

Jangan habiskan seluruh THR untuk konsumsi. Sisa dana yang ada sebaiknya digunakan untuk memperkuat fondasi keuangan, seperti:

  • Dana Darurat: Targetkan saldo sebesar 6 kali pengeluaran bulanan bagi yang berkeluarga, dan 3-6 kali bagi yang lajang.
  • Investasi: Mempertebal aset produktif untuk kebutuhan jangka panjang.

Kunci utama dari pengelolaan THR bukan pada seberapa besar nominal yang diterima, melainkan pada kemampuan kita menentukan prioritas. Dengan perencanaan yang matang, sukacita Lebaran dapat dirasakan tanpa harus mengorbankan stabilitas ekonomi di bulan-bulan berikutnya.


WAKAFDT.OR.ID

Strategi Cerdas Kelola THR 2026: Tips Jitu agar Dana Lebaran Tidak Numpang Lewat Read More »

Ramadhan Bulan Ampunan, Kesempatan Meraih Hayatan Thayyibah

WAKAFDT.OR.IDRamadhan selalu datang membawa harapan. Ia bukan sekadar bulan penuh ibadah, melainkan bulan ampunan, bulan kesempatan, dan bulan perubahan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Begitu pula dengan qiyam Ramadhan (shalat malam). Rasulullah menegaskan, siapa yang melakukannya dengan iman dan ihtisab, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Dua Kunci Sukses Ramadhan: Iman dan Ihtisab

Iman berarti yakin sepenuh hati bahwa puasa adalah perintah Allah. Kita tidak berpuasa karena ikut-ikutan, bukan karena tradisi, melainkan karena sadar bahwa shaum adalah jalan menuju takwa.

Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Takwa inilah kemuliaan sejati di sisi Allah (QS. Al-Hujurat: 13). Bahkan Allah menjanjikan jalan keluar dari kesulitan dan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka bagi orang yang bertakwa (QS. Ath-Thalaq: 2-3).

Ihtisab adalah tekad kuat untuk meraih kebaikan. Orang beriman menyambut Ramadhan dengan gembira, karena ia sadar dosa-dosanya berat seperti gunung yang bisa menimpanya (HR. Bukhari no. 6308). Ramadhan menjadi harapan: dosa berguguran, pintu taubat terbuka, dan peluang amal saleh semakin luas.

Ramadhan adalah Bulan Taubat dan Kehidupan yang Lebih Baik

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan: “Setiap anak Adam sering berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang sering berbuat salah adalah yang sering bertaubat.” (HR. Tirmidzi)

Ramadhan bukan hanya bulan penghapusan dosa, tetapi juga bulan harapan.

Allah berfirman: “Barangsiapa beramal saleh, baik laki-laki maupun perempuan, dalam keadaan beriman, maka Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik (hayatan thayyibah).” (QS. An-Nahl: 97)

Ramadhan adalah bulan Tarbiyah Tauhiid, Ibadah dan Akhlak.

Di Daarut Tauhiid, Ramadhan dipandang sebagai madrasah takwa. Ia bukan sekadar ritual, melainkan ruang belajar:

  • Menyucikan hati dengan tauhid.
  • Melatih akhlak dengan sabar, jujur, dan disiplin.
  • Menyambut hidup yang lebih berkah dengan amal saleh.

Ramadhan adalah momentum transformasi diri. Dengan tauhid sebagai fondasi, kita diajak menjadikan bulan ini sebagai titik balik menuju kehidupan yang lebih bermakna, penuh keberkahan, dan berakhlak mulia.

Penutup

Mari kita sambut Ramadhan dengan iman dan ihtisab. Jadikan setiap ibadah sebagai jalan menuju ampunan Allah, dan setiap amal sebagai bekal untuk menjemput hayatan thayyibah.

Ramadhan bukan sekadar datang dan pergi, ia adalah kesempatan emas untuk menjadi hamba Allah yang lebih bertakwa, lebih berakhlak, dan lebih siap menghadapi kehidupan dengan keberkahan.

Wallahu a’lam bishawab.

Ditulis Oleh :

Dr. Tedhi Abu Humam, S.Kom.I., M.Sos. | Dosen & Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Sekolah Tinggi Agama Islam Daarut Tauhiid


WAKAFDT.OR.ID

Ramadhan Bulan Ampunan, Kesempatan Meraih Hayatan Thayyibah Read More »