Wakaf Daarut Tauhiid

4 Maret 2026

Wakili Indonesia di Dubai, Hafizah Cilik Aisyah Arrumi Banjir Dukungan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Nama Aisyah Arrumi kembali menjadi perbincangan hangat setelah ia dipastikan terpilih sebagai delegasi Indonesia dalam ajang bergengsi Dubai International Holy Quran Award 2026.

Kompetisi yang berlangsung di Uni Emirat Arab ini merupakan salah satu panggung paling prestisius bagi para penghafal Al-Qur’an dari seluruh dunia.

Kabar membanggakan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Aisyah melalui unggahan di media sosialnya. Selain membagikan momen persiapannya, ia juga mengetuk pintu hati masyarakat untuk memberikan doa restu.

“Allahumma baarik. Mohon doanya di hari Jumat yang berkah ini agar Aisyah diberikan kelancaran saat berkompetisi di @dubaiquranaward,” tulis Aisyah dalam keterangan fotonya.

Mengajak Dukungan Melalui Voting

Selain dukungan doa, Aisyah juga mengajak publik tanah air untuk berpartisipasi memberikan dukungan teknis melalui pemungutan suara resmi yang dibuka oleh panitia penyelenggara.

Situs Voting: Vote.quran.gov.ae

Target: Mengharumkan nama Indonesia di level internasional.

Dalam unggahan video singkatnya, Aisyah menunjukkan kemampuannya melantunkan ayat suci dengan makhraj yang fasih dan suara yang menenangkan. Penampilan tersebut memicu gelombang apresiasi dari warganet yang optimis ia mampu membawa pulang gelar juara.

Jejak Prestasi: Dari 5 Juz Menjadi 20 Juz

Perjalanan Aisyah di dunia tahfiz bukanlah hal baru. Sosok asal Malang ini mulai dikenal luas saat menjadi peserta di ajang Hafiz Indonesia 2024.

Jika pada saat mengikuti kompetisi di televisi dua tahun lalu ia baru menguasai hafalan 5 juz, kini progresnya sangat pesat. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Aisyah telah berhasil menghafal hingga 20 juz Al-Qur’an.

Pencapaian luar biasa di usia belia ini menjadi modal kuat baginya untuk bersaing dengan peserta dari berbagai negara di Dubai. Masyarakat berharap kehadiran Aisyah di panggung internasional dapat menjadi inspirasi sekaligus membuktikan kualitas generasi penghafal Al-Qur’an asal Indonesia. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Wakili Indonesia di Dubai, Hafizah Cilik Aisyah Arrumi Banjir Dukungan Read More »

Aula Daarul Hajj Jadi Saksi Kesuksesan RAT ke-31 Kopontren DT: Bukti Nyata Manfaat Aset Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Pemanfaatan aset wakaf di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid (DT) terus dirasakan manfaatnya secara luas. Hal ini terlihat jelas saat Aula Daarul Hajj, salah satu aset wakaf unggulan DT, terpilih sebagai lokasi utama perhelatan Rapat Anggota Khusus (RAK) dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-31 Kopontren DT.

Gedung yang dibangun dari dana wakaf jamaah ini bertransformasi menjadi pusat kegiatan ekonomi umat, menampung ribuan Santri Karya yang hadir secara langsung maupun melalui akses digital (daring) bagi anggota di luar Bandung.

Multifungsi dan Memberdayakan

Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Hj. Farida Farichah, M.Si. (Wakil Menteri Koperasi RI) dan KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) di Aula Daarul Hajj menegaskan fungsi gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat peradaban dan ekonomi.

“Aset wakaf seperti Aula Daarul Hajj ini adalah modal sosial yang luar biasa. Selain untuk ibadah dan pendidikan, manfaatnya nyata untuk penguatan ekonomi melalui koperasi,” ujar Aa Gym dalam arahannya.

Fasilitas Utama bagi Santri dan Masyarakat

Aula Daarul Hajj selama ini dikenal sebagai fasilitas yang sangat dinamis. Tidak hanya untuk agenda internal pesantren seperti RAT, gedung ini rutin digunakan untuk:

  • Kegiatan Santri: Kajian rutin, pelatihan skill, hingga pertemuan besar santri karya.
  • Kegiatan Masyarakat: Pernikahan, seminar nasional, hingga acara kemanusiaan.
  • Pusat Informasi: Titik temu strategis bagi tamu-tamu kedinasan dan tamu internasional yang mengunjungi Pesantren DT.

Sinergi Wakaf dan Koperasi

Amar Triwidodo, S.Pd. (Plh. Dinas Koperasi dan UKM Jabar) yang turut hadir, mengapresiasi bagaimana DT mampu mengintegrasikan pengelolaan wakaf dengan operasional koperasi.

Penggunaan Aula Daarul Hajj untuk RAT ke-31 ini menjadi contoh bagaimana aset wakaf dikelola secara profesional sehingga mampu mendukung kegiatan berskala besar dengan fasilitas yang representatif

Dengan kapasitas yang luas dan teknologi yang mendukung pelaksanaan acara secara hybrid, Aula Daarul Hajj terus membuktikan bahwa setiap butir pasir dan semen yang diwakafkan para donatur kini telah berubah menjadi manfaat yang terus mengalir (jariyah) bagi ribuan orang. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aula Daarul Hajj Jadi Saksi Kesuksesan RAT ke-31 Kopontren DT: Bukti Nyata Manfaat Aset Wakaf Read More »

Perkuat Ekonomi Umat, Kemenkop Pacu Ekspansi Koperasi Pondok Pesantren

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkomitmen mengakselerasi pengembangan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren), baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Langkah ini strategis guna menjadikan pesantren sebagai pilar kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan komunitas dan mendukung kemandirian umat.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Faridah Farichah, menyebut Kopontren sebagai motor penggerak ekonomi berbasis komunitas yang sangat potensial. Menurutnya, prinsip koperasi yang mengedepankan kekeluargaan dan gotong royong sangat selaras dengan nilai-nilai Islam.

“Nilai-nilai koperasi mencerminkan ajaran Islam dan konstitusi kita. Berdasarkan UUD 1945, ekonomi dibangun atas dasar usaha bersama melalui semangat kerja sama,” ujar Farida dalam agenda Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopontren Daarut Tauhiid di Bandung, Selasa (3/3/2026).

Tantangan Literasi dan Target Koperasi Merah Putih

Farida mengungkapkan tantangan besar yang masih dihadapi: dari sekitar 42.000 pondok pesantren di Indonesia, baru sekitar 6.000 pesantren yang memiliki badan hukum koperasi.

Pemerintah menargetkan integrasi Kopontren dengan program prioritas, yakni pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Farida menekankan beberapa poin kunci penguatan ke depan:

  • Adaptasi Teknologi: Kopontren wajib melakukan transformasi digital agar tetap kompetitif.
  • Akses Permodalan: Pemerintah akan mempermudah akses pembiayaan dan pendampingan bagi pengelola.
  • Edukasi & Sosialisasi: Meningkatkan literasi masyarakat pesantren mengenai manajemen koperasi modern.

Sinergi Ekonomi dan Akhlak di Daarut Tauhiid

Dalam kesempatan yang sama, Pendiri Pesantren Daarut Tauhiid, KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), memberikan perspektif berbeda mengenai tata kelola ekonomi. Ia menegaskan bahwa tujuan utama koperasi bukan sekadar profit, melainkan keberkahan (barokah).

“Koperasi bukan hanya soal pertukaran uang dan barang, tetapi media untuk membangun karakter. Esensinya adalah bagaimana aktivitas ekonomi ini mampu mengubah akhlak menjadi lebih baik,” jelas Aa Gym.

Ia berharap Kopontren Daarut Tauhiid, yang kini telah memasuki usia 31 tahun, terus menjadi teladan dalam menyelaraskan urusan muamalah (bisnis) dengan pembangunan karakter yang istiqomah. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Perkuat Ekonomi Umat, Kemenkop Pacu Ekspansi Koperasi Pondok Pesantren Read More »