Sentuh Tiga Desa Terpencil, Wakaf DT Salurkan Al-Qur’an bagi Penyintas Banjir Aceh Tamiang
WAKAFDT.OR.ID | ACEH TAMIANG – Melanjutkan misi kemanusiaan yang dimulai dari Kota Medan, tim kolaborasi Wakaf DT dan DT Peduli secara resmi menyalurkan bantuan logistik bagi para penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Pendistribusian bantuan berlangsung selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis (21-22/1/2026).
Bantuan ini menyasar warga di tiga desa yang terdampak cukup parah, yaitu Desa Alur Jambu, Desa Batang Ara, dan Desa Sekumur. Akses menuju wilayah ini sempat terkendala akibat sisa-sisa material banjir, namun tim relawan berhasil menjangkau warga guna memastikan bantuan diterima secara langsung.
Mengganti Mushaf yang Terendam Lumpur
Selain menyalurkan kebutuhan pokok seperti bahan pangan dan pakaian layak pakai, tim juga membawa misi khusus berupa pengadaan Mushaf Al-Qur’an baru. Di lokasi pengungsian dan rumah-rumah warga, pemandangan menyedihkan terlihat dari tumpukan kitab suci yang rusak total akibat terendam lumpur pekat.

“Kondisi Mushaf Al-Qur’an di sini sudah tidak layak lagi digunakan karena terkena air dan lumpur saat banjir menerjang. Padahal, bagi warga, mengaji dan berdoa adalah penguat utama mereka di tengah ujian ini,” ujar perwakilan tim pendistribusian di Desa Sekumur.
Kehadiran Al-Qur’an baru ini disambut haru oleh warga. Kini, anak-anak dan orang dewasa di Desa Alur Jambu, Batang Ara, serta Sekumur bisa kembali menjalankan aktivitas ibadah dan pengajian dengan mushaf yang bersih.
Kolaborasi untuk Pemulihan
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari proses pengemasan bantuan yang dilakukan di kantor DT Peduli Medan sehari sebelumnya. Sinergi antara lembaga wakaf, lembaga zakat, dan relawan lokal ini menunjukkan betapa krusialnya kolaborasi dalam percepatan penanganan pascabencana.
Bahan pangan yang dibagikan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi warga selama masa pemulihan, sementara bantuan pakaian membantu mereka kembali beraktivitas dengan nyaman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para muwakif (pewakaf) dan donatur. Bantuan ini bukan sekadar barang fisik, tapi juga suntikan semangat bagi saudara-saudara kita di Aceh Tamiang untuk bangkit kembali,” tambah tim relawan.
Hingga Kamis sore, tim masih berada di lapangan untuk memastikan seluruh titik distribusi di tiga desa tersebut telah terlayani dengan baik sebelum kembali ke posko utama. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan



