Banjir Telah Menghanyutkan Harta Benda, Namun Tidak Dengan Iman
WAKAFDT.OR.ID | SUMATERA – Di tengah hamparan sisa lumpur dan dinding rumah yang masih basah akibat terjangan banjir yang melanda beberapa wilayah di Sumatera, ada pemandangan yang menyentuh hati.
Di antara tumpukan bantuan logistik berupa beras dan pakaian, para relawan DT Peduli tampak menggendong kotak-kotak kayu berisi “harta karun” yang sangat dinanti warga: Mushaf Al-Qur’an.
Hingga hari ini, Lembaga Wakaf DT bersama tim relawan lapangan masih terus menyisir titik-titik terdalam pemukiman warga untuk memastikan distribusi Al-Qur’an sampai ke tangan mereka yang membutuhkan.
Bukan Sekadar Pangan, Tapi Ketenangan Jiwa
Seringkali dalam masa darurat bencana, bantuan terfokus pada kebutuhan fisik seperti makanan, obat-obatan, dan pakaian. Namun, temuan tim di lapangan mengungkapkan fakta lain yang tak kalah menyentuh.

Banyak warga yang kehilangan harta bendanya, termasuk kitab suci Al-Qur’an yang rusak terendam air atau hanyut terbawa arus.
“Saat kami datang, banyak warga yang bercerita bahwa mereka ingin mengaji untuk menenangkan diri di pengungsian, tapi Al-Qur’an mereka sudah hancur tertutup lumpur. Ternyata, kebutuhan ruhani sama besarnya dengan kebutuhan jasmani,” ujar salah satu relawan di lokasi distribusi.
Langkah Kaki Relawan di Medan Sulit
Pendistribusian ini bukanlah perkara mudah. Dengan medan yang masih sulit dijangkau akibat akses jalan yang rusak, para relawan harus berjalan kaki melewati genangan air dan tanah licin demi mengantarkan amanah para muwakif.
Setiap mushaf yang dibagikan menjadi simbol harapan baru. Bagi anak-anak di pengungsian, kehadiran Al-Qur’an baru ini berarti mereka bisa kembali belajar mengaji di tengah keterbatasan. Bagi para orang tua, ini adalah teman setia untuk memanjatkan doa-doa kekuatan di masa sulit.
Amanah yang Terus Mengalir
Program pendistribusian ini merupakan bagian dari komitmen Wakaf DT untuk menyalurkan manfaat wakaf secara produktif dan tepat sasaran.
Melalui sinergi dengan DT Peduli, pendistribusian ini dipastikan menjangkau masyarakat (mauquf alaih) yang benar-benar membutuhkan dukungan moral pascabencana.
Banjir mungkin telah menghanyutkan harta benda, namun tidak dengan iman mereka. Dengan mushaf yang baru, semangat untuk bangkit kembali menyala di sanubari warga Sumatera. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
Banjir Telah Menghanyutkan Harta Benda, Namun Tidak Dengan Iman Read More »

