Wakaf Daarut Tauhiid

4 Januari 2026

Aa Gym: Menghadapi Aib, Antara Penilaian Makhluk dan Kasih Sayang Khaliq

WAKAFDT.OR.IDSahabat-sahabatku sekalian. Pernah tidak kita merasa gelisah, hati tidak tenang, hanya karena takut “borok” kita ketahui orang lain? Jujur saja, itu manusiawi.

Kita semua punya rasa malu, tidak mau kekurangan atau masa lalu kita yang kelam jadi tontonan orang. Rasanya kita ingin sekali menutup rapat-rapat pintu rahasia itu, supaya tetap terlihat “shaleh” atau “baik” di mata manusia.

Tapi coba kita tanya ke hati nurani yang paling dalam: Kalau aib itu akhirnya terbongkar, itu musibah atau karunia?

Fokus pada Penilaian Siapa?

Ternyata, masalahnya sering kali ada pada fokus kita. Kita ini terlalu sibuk memikirkan “Apa kata orang?” tapi lupa bertanya “Apa kata Allah?”. Kita takut dijauhi manusia, tapi tidak takut dijauhi rahmat Allah.

Ingatlah sahabatku, tidak ada manusia yang sempurna. Hanya para Nabi yang maksum, yang dijaga langsung oleh Allah dari dosa. Kita? Kita ini cuma hamba yang banyak salahnya.

Kalau sekarang kita masih terlihat terhormat, itu bukan karena kita hebat, tapi karena Allah masih sangat baik menutupi aib-aib kita. Kalau saja Allah buka satu saja kotoran hati kita, mungkin tidak akan ada yang mau duduk di dekat kita hari ini.

Allah Maha Menyaksikan

Hadirkan dalam hati, Allah itu Al-Alim, Maha Mengetahui. Mau kita sembunyikan di lubuk hati yang paling gelap sekalipun, Allah tahu. Setiap maksiat yang kita lakukan, tidak ada yang luput dari pengawasan-Nya.

Maka, daripada capek-capek bersandiwara di depan manusia, lebih baik kita sibuk memperbaiki diri di hadapan Allah Ta’ala.

Lalu, bagaimana kalau dosa kita sudah segunung? Bagaimana kalau aib kita sudah terlanjur banyak?

Sahabatku, jangan putus asa. Allah itu Maha Baik. Selama nafas masih ada, pintu taubat itu terbuka lebar, selebar-lebarnya.

Allah sudah berjanji dalam Al-Qur’an, siapa pun yang pernah berbuat zalim pada dirinya sendiri lalu mau sujud memohon ampun, Allah akan terima. Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang.

  • Jangan tunda lagi: Kita tidak tahu kapan jatah usia kita habis.
  • Segera bertaubat: Sebelum menyesal di saat waktu sudah berhenti.

Mari kita manfaatkan sisa umur ini untuk benar-benar pulang kepada-Nya. Jangan sampai kita mati dalam keadaan membawa topeng di hadapan manusia, tapi membawa tumpukan dosa di hadapan Allah. Wallahu a’lam bishowab.

(KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Menghadapi Aib, Antara Penilaian Makhluk dan Kasih Sayang Khaliq Read More »

DT Peduli Bersama Wakaf DT Salurkan Al-Qur’an ke Masjid dan Rumah Tahfidz Terdampak Banjir

WAKAFDT.OR.ID | SUMATERA BARAT — DT Peduli Sumatera Barat menyalurkan bantuan Al-Qur’an dari Wakaf DT ke sejumlah masjid dan rumah tahfidz yang terdampak banjir di berbagai wilayah Sumatera Barat.

Penyaluran ini merupakan bagian dari ikhtiar pemulihan sarana ibadah dan pendidikan Al-Qur’an pascabencana banjir yang melanda tiga wilayah di Pulau Sumatera.

Banjir yang melanda beberapa daerah di Sumatera Barat mengakibatkan kerusakan pada fasilitas masjid dan rumah tahfidz, termasuk mushaf Al-Qur’an yang rusak dan tidak dapat digunakan.

Melihat kondisi tersebut, DT Peduli bergerak cepat menyalurkan Al-Qur’an agar aktivitas ibadah dan pembelajaran tahfidz dapat kembali berjalan.

Penyaluran dilakukan secara bertahap ke masjid dan rumah tahfidz yang terdampak, dengan melibatkan relawan DT Peduli Sumatera Barat serta tokoh masyarakat setempat.

Al-Qur’an yang disalurkan diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi jamaah, santri, dan para penghafal Al-Qur’an untuk bangkit pascabencana.

Perwakilan pengurus masjid dan rumah tahfidz menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, bantuan Al-Qur’an ini sangat berarti bagi kami. Banyak mushaf yang rusak akibat banjir, dan bantuan ini sangat membantu keberlangsungan kegiatan mengaji dan tahfidz,” ujar salah satu pengelola rumah tahfidz.

DT Peduli Sumatera Barat menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan darurat, tetapi juga dalam pemulihan spiritual dan pendidikan keislaman.

Penyaluran ini dilakukan dibeberapa masjid dan rumah Tahfidz di Padang, Maninjau, dan Malalak pada tanggal 22-23 Desember 2025, 1 Januari 2026.

InsyaAllah DT Peduli Sumatera Barat dan Wakaf DT akan menyalurkan Mushaf Al Qur’an kembali ke daerah yang terdampak banjir lainnya.

Melalui dukungan para donator, mitra kebaikan, dan muwakif DT Peduli dan Wakaf DT akan terus berupaya menyalurkan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak bencana di Sumatera, agar mereka dapat bangkit dan kembali beraktivitas dengan lebih baik. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

DT Peduli Bersama Wakaf DT Salurkan Al-Qur’an ke Masjid dan Rumah Tahfidz Terdampak Banjir Read More »