Wakaf Daarut Tauhiid

20 November 2025

Siswa SD DT Tampilkan Kreasi di Panggung โ€˜Unjuk Kabisaโ€™

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Pagi itu, halaman dan Sport Center Eco Pesantren 1 Daarut Tauhiid (DT) dipenuhi warna, suara, dan semangat. Aksi Hebat Pahlawan Cilik โ€“ Unjuk Kabisa PDS 2025 menghadirkan suasana yang merayakan potensi setiap anak.

Siswa-siswi SD DT terpilih tampil di hadapan guru dan orang tua pada Jumat, 14 November 2025, menunjukkan kreativitas dan kemampuan yang telah mereka asah selama satu tahun.

Tatapan bangga terlihat di wajah para orang tua saat putra-putri mereka mempersembahkan karya terbaik. Setiap tepuk tangan terasa seperti pelukan tak kasat mata, menguatkan langkah kecil yang penuh percaya diri.

Acara dibuka dengan sesi parenting bertema โ€œPelukan Sang Pahlawan: Saat Anak Belajar dari Hati Orang Tuanyaโ€, sebuah pengingat lembut bahwa kekuatan terbesar anak tumbuh dari dukungan rumah.

Setelah itu, panggung diisi penampilan PDS yang memperlihatkan beragam potensi. Mulai dari olahraga seperti futsal, silat, karate, hingga taekwondo; kreativitas seni seperti paduan suara; sampai keterampilan abad 21 seperti public speaking, robotic, coding, RAM, dan dokcil. Tiap anak tampil dengan usaha terbaik, membawa cerita kecil tentang disiplin dan proses.

Keke, Humas SD Daarut Tauhiid, berharap pengalaman ini menjadi pijakan penting bagi para siswa.

โ€œSemoga kegiatan ini menumbuhkan rasa percaya diri, kecintaan pada belajar, dan adab yang baik dalam diri mereka. Terima kasih kepada para coach, guru, dan orang tua atas dukungan luar biasa sehingga acara ini penuh makna,โ€ ujarnya.

Unjuk Kabisa sekali lagi membuktikan bahwa setiap anak membawa cahaya uniknya sendiri. Dan panggung ini menjadi tempat di mana cahaya itu diberi ruang untuk bersinar.

Eco Pesantren 1 menjadi salah satu pusat pendidikan di Pesantren DT, karena di sana terdapat satuan pendidikan dari tingkat TK/SPS sampai tingkat SMK/SMA.

Lokasi tersebut juga sedang dalam proses pengembangan area. karena kebutuhan fasilitas pendidikan dan dakwah yang semakin luas, sehingga are pendidikan diperlukan lebih banyak. (WIN/Nov)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Siswa SD DT Tampilkan Kreasi di Panggung โ€˜Unjuk Kabisaโ€™ Read More ยป

Sabian dan Inspirasi dari Palestina: Dua Juz Hafalan di Pelukan Masjid

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Selasa sore yang teduh di pertengahan November 2025 itu, rintik hujan lembut membasahi kompleks Masjid Daarut Tauhiid (DT) Gerlong, menciptakan suasana yang menenangkan. Di balik kesyahduan tersebut, tersimpan kisah inspiratif seorang anak laki-laki bernama Sabian.

Meski usianya baru 11 tahun dan baru duduk di bangku kelas 6, Sabian telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa terhadap Al-Qurโ€™an. Baru bergabung dengan MDTA DT Gerlong pada Juli 2025โ€”hanya berselang beberapa bulanโ€”ia sudah berhasil menuntaskan hafalan dua juz.

Capaian ini tumbuh subur dari kedekatannya dengan rumah Allah. Rumah Sabian memang berada tepat di belakang Masjid DT Gerlong, memberinya akses yang tak terbatas untuk mengisi waktu luang dengan murajaah (mengulang hafalan) dan menuntut ilmu.

Suara Hati yang Jernih

Ketika ditanya mengenai sumber semangatnya yang begitu besar, Sabian memberikan jawaban yang mengharukan dan penuh kesadaran. Bukan sekadar target pribadi, tetapi ada sebuah inspirasi yang datang dari jauh:

โ€œSaya terinspirasi anak-anak Palestina. Mereka saja tetap belajar di tengah keadaan sulit. Masa kita yang hidup nyaman tidak tersentuh?โ€

Kalimat sederhana dari seorang anak 11 tahun ini adalah pengingat yang menusuk: motivasi besar sering kali lahir dari hati yang jernih, bahkan di tengah kemudahan yang kita nikmati. Bagi Sabian, kondisi nyaman adalah alasan, bukan halangan, untuk lebih giat lagi.

Rutinitas dan Sahabat Baru

Dalam kesehariannya, Sabian memilih tempat yang tenang di sekitar masjid untuk berkonsentrasi menghafal. Rutinitasnya tertata rapi: ia rutin menyetorkan ayat-ayat yang ia jaga kepada wali kelas, lalu mengulanginya kembali di rumah atau di tempat mengaji. Proses pengulangan ini ia yakini dapat memastikan setiap ayat Al-Qurโ€™an melekat kuat di dalam hatinya.

Ia menjalani semua ini dengan tenang, seolah Al-Qurโ€™an adalah sahabat karib yang ingin ia kenal lebih dekat setiap hari, yang ayat-ayatnya selalu ingin ia bawa kemanapun ia melangkah.

Kisah Sabian menjadi bukti nyata bahwa memakmurkan Masjid DT Gerlong tidak hanya dilakukan oleh jamaah dewasa. Anak-anak pun dapat menghadirkan kehidupan, keberkahan, dan cahaya di dalamnyaโ€”melalui hafalan, adab, dan semangat menuntut ilmu.

Semoga langkah kecil Sabian ini terus menjadi inspirasi dan penuntun. Semoga semakin banyak hati yang tumbuh dekat dengan Al-Qurโ€™an, mengisi setiap sudut rumah Allah ini dengan kehidupan dan ketenangan. (WIN/SSP)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Sabian dan Inspirasi dari Palestina: Dua Juz Hafalan di Pelukan Masjid Read More ยป