Wakaf Daarut Tauhiid

2 November 2025

Sering Ditimpa Musibah karena Bencana, Inilah Kewajiban Sesama Muslim

WAKAFDT.OR.IDSebagai seorang muslim hendaknya jika melihat orang lain yang tertimpa musibah bersikap sesuai dengan anjuran dalam Islam, karena hal berikut merupakan bagian dari kewajiban sebagai sesama muslim.

Pertama, medoakan orang yang sedang ditimpa oleh musibah. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

โ€œBarangsiapa melihat orang yang tertimpa musibah kemudian mengucapkan, โ€˜Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkanku dari musibah yang diberikan kepadamu dan melebihkanku atas kebanyakan orang yang Dia ciptakanโ€™, maka ia tidak tertimpa musibah tersebut.โ€ (HR. at-Tirmidzi).

Sepatutnya doa ini diucapkan secara pelan, sehingga yang mendengar hanyalah dirinya, agar orang yang tertimpa musibah tidak mendengarnya, dan agar tidak menyakiti hati orang yang tertimpa musibah.

Kecuali musibah tersebut berupa kemaksiatan, maka tidak mengapa memperdengarkan doa tersebut, sebagai bentuk peringatan baginya jika hal tersebut sekiranya tidak menimbulkan kemudharatan (bahaya).

Disebutkan dalam hadits At Tirmidzi dan Ibnu Majah, Rasulullah Shallahu โ€˜alaihi wassalam bersabda bahwa:

โ€œSiapa yang melihat orang tertimpa musibah kemudian mengucapkan doa tersebut, maka dengan izin Allah ia diselamatkan dari ujian tersebut, apapun itu selama ia masih hidup.โ€

Imam Tirmidzi menilai hadits tentang doa mendengar atau melihat orang tertimpa musibah tersebut hasan gharib, sedangkan Imam Suyuthi menilai hadits ini hasan.

Mengutip juga dari sebuah buku Doa Harian Pengetuk Pintu Langit yang ditulis oleh Hamdan. Ia menyampaikan bahwa hendaknya mengucapkan doa tersebut dalam hati dan tidak memperdengarkannya kepada orang yang tertimpa musibah atau cobaan.

Kedua, membantu saudara kita yang sedang merasa kesulitan, sesuai dengan kemampuan masing-masing. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa:

Dan barangsiapa yang memberikan kemudahan (membantu) kepada orang yang kesusahan, niscaya Allah akan membantu memudahkan urusannya didunia dan di akhirat. Dan barangsiapa yang menutup aib orang muslim, niscaya Allah akan menutup aibnya dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah akan selalu menolong seorang hamba selama dia gemar menolong saudaranya” (HR. Muslim).

Setiap orang sebenarnya senang untuk dibantu keperluannya, diringankan bebannya, dimudahkan urusannya, dibukakan jalannya.

Tetapi, tidak setiap orang memiliki keleluasaan untuk meminta bantuan kepada orang lain. Membantu orang lain tidak mesti dimintain tolong lebih dulu, boleh jadi ia tidak ingin merepotkan orang lain, atau boleh jadi ia ingin menjaga kehormatannya. (Arga)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Sering Ditimpa Musibah karena Bencana, Inilah Kewajiban Sesama Muslim Read More ยป

Aa Gym: Al-Quran Adalah Sumber Maka Pahami Artinya

WAKAFDT.OR.IDSalah satu kunci istiqomah adalah terus belajar mencari ilmu, dan salah satu sumber ilmu adalah Al-Qurโ€™an.

Oleh karenanya kita harus berupaya meluangkan waktu membaca Al-Quran dan memahami artinya. Sambil juga kita mempelajari bahasa arab agar kita memahami setiap bacaan Al-Quran.

Al-Quran merupakan sumber utama dalam belajar yang diturunkan oleh Alloh melalui malaikat Jibril kepada Rosullulah Shallallahu โ€˜alaihi wassalam, selain mendapat pahala dari membaca Al-Qura, kita juga akan mendapatkan hidayah dan petunjuk karena memahami isi Al-Quran.

Mendengarkan lantunan bacaan Al Quran merupakan amal sholeh dan akan diberikan hidayah juga taufik, sebagaimana yang pernah dialami sahabat Nabi Umar bin Khattab. Alloh Taโ€™ala berfirman yang berbunyi: 

โ€œSungguh, Alquran ini memberi petunjuk ke (jalan) yang paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang mukmin yang mengerjakan kebajikan, bahwa mereka akan mendapat pahala yang besar.โ€ (QS. Al Isra: 9).

Dengan Al Quran, kita bisa mengerti dan memahami hakekat kebatilan serta kejahatan. Pemahaman itu mengantar kepada kita untuk mau dan mampu membersihkan jalan yang akan kita lalui agar terhindar dari kejahatan dan kebatilan tadi.

Dengan demikian, Al Quran menjadi pengontrol pribadi agar selalu mawas diri ketika menjalani kehidupan ini.

Maka penting dalam hidup kita, sehari-harinya selalu diisi bersama Al Quran. Supaya kita istiqomah bersama Al Quran maka berkumpullah dengan orang-orang baik, orang yang punya kesukaan juga dalam membaca Al Quran.

Ibarat bergaul dengan penjual minyak wangi, maka kita juga akan kebagian wanginya, begitu juga kalau bergaul dengan tukang penempa besi maka kita akan mendapatkan percikan apinya.

Maka marilah kita menjadi orang yang senantiasa haus akan ilmu, terutama ilmu Al Quran yang isinya sangat luas dan penuh dengan petunjuk kehidupan. Wallahu aโ€™lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Al-Quran Adalah Sumber Maka Pahami Artinya Read More ยป