Wakaf Daarut Tauhiid

25 November 2025

Belajar Kehidupan di Balik Jeruji: Santri SMA DTBS Putra dan Jejak Manfaat Wakaf DT

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — (14/11/2025) Suasana berbeda menyelimuti para santri SMA Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Putra. Bukan menuju ruang kelas seperti biasa, mereka melangkahkan kaki menuju Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Arcamik, Bandung, untuk sebuah perjalanan edukasi yang menyentuh sisi kemanusiaan dan hukum.

Kunjungan ini bukan sekadar wisata, melainkan sebuah studi lapangan untuk memahami konsekuensi nyata dari sebuah tindakan. Irfan, Humas SMA DTBS Putra, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membuka mata para santri.

Mereka tidak hanya belajar teori hukum di kelas, tetapi melihat langsung bagaimana negara membina karakter anak-anak yang sempat tersandung masalah hukum.

Di sana, sekat-sekat sosial runtuh. Para santri duduk bersama anak-anak binaan, mendengarkan kisah penyesalan, konsekuensi pahit, hingga harapan baru yang tumbuh di balik tembok pembinaan.

Muhammad Rayhan Alfajr, salah satu santri kelas X, menuturkan bahwa interaksi ini memberinya pelajaran berharga tentang kedisiplinan dan ketaatan aturan sebagai pelindung diri, bukan sekadar pengekang kebebasan.

Di balik karakter disiplin dan akhlak mulia yang ditunjukkan para santri SMA DTBS Putra selama kunjungan, terdapat peran krusial dari pengelolaan Aset Wakaf Daarut Tauhiid.

SMA DTBS sendiri merupakan salah satu wujud nyata dari Aset Wakaf Produktif di sektor pendidikan. Gedung sekolah tempat mereka menimba ilmu, asrama yang membentuk kemandirian, hingga sarana transportasi yang mengantarkan mereka ke lokasi studi seperti LPKA ini, adalah buah dari dana wakaf yang dikelola secara profesional oleh DT.

Pemanfaatan aset wakaf ini tidak hanya berhenti pada penyediaan fisik bangunan, tetapi bertransformasi menjadi nilai manfaat (mauquf ‘alaih) berupa:

Kurikulum Berbasis Karakter: Lingkungan wakaf yang kondusif memungkinkan penerapan kurikulum khas DT (BAKU: Baik dan Kuat) yang membentuk santri tidak hanya cerdas akademis, tapi juga peka sosial.

Fasilitas Penunjang Dakwah: Kendaraan operasional sekolah yang merupakan aset wakaf memudahkan mobilitas santri untuk melakukan kegiatan edukatif di luar sekolah, memperluas wawasan mereka tentang realitas masyarakat.

Kunjungan ke LPKA Arcamik menjadi bukti bahwa pendidikan di lingkungan aset Wakaf DT tidak hanya melahirkan siswa yang paham agama, tetapi juga warga negara yang taat hukum.

Aturan dipahami sebagai benteng keselamatan, dan fasilitas wakaf menjadi jalan untuk menghantarkan generasi muda ini menjemput hikmah di mana pun berada. (WIN/NOV)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Belajar Kehidupan di Balik Jeruji: Santri SMA DTBS Putra dan Jejak Manfaat Wakaf DT Read More »

Kajian Qurani Baitul Quran DT di Masjid Daarul Ihsan Telkom Tuai Apresiasi Peserta dan Pihak DKM

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Adab bukan sekadar pelengkap ilmu. Ia adalah pintu kemuliaan.” Kalimat itu menjadi pembuka yang menggugah dalam gelaran Kajian dan Mabit Qurani bertema Taqdimul Adab ’Alal ’Ilm: Ketika Adab Lebih Utama dari Ilmu.

Sebuah pengingat bahwa sebelum seseorang ditinggikan dengan ilmu, adab-lah yang terlebih dahulu menjadikan ia layak dimuliakan.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 22 November 2025, pukul 20.00 — selesai ini terasa begitu istimewa karena perdana diselenggarakan di luar kawasan Daarut Tauhiid, tepatnya di Masjid Daarul Ihsan, Telkom Corporate University, Gegerkalong.

Antusiasme santri begitu terasa, sejalan dengan sambutan hangat dari pihak DKM yang mengaku terkesan dengan suasana kajian yang penuh keteduhan dan kerapian khas Baitul Quran.

Kajian utama dibersamai oleh Ustadz Agus Subagio, S.Pd.I., Al-hafidz, Founder Yayasan Sahabat Al Quran (SAHAL), yang menyampaikan urgensi menata adab sebagai fondasi sebelum memperdalam ilmu

Tausiyah yang mengalir lembut membuat para santri, assatidz, dan jamaah larut dalam suasana muhasabah. Bahkan secara daring, tercatat sekitar 1449 orang ikut menyimak jalannya kajian.

Salah satu santri menyampaikan kesan mendalamnya: “Biasanya kalau bahas adab itu berat, tapi malam ini terasa sangat dekat.

Rasanya seperti diajak bercermin dengan lembut, tapi tetap menampar hati.” Testimoni serupa bergema dari banyak peserta, menandakan bahwa pesan malam itu benar-benar menyentuh dan relevan.

Acara ditutup dengan sesi diskusi, di mana jamaah bisa bertanya langsung seputar materi maupun pengalaman mengamalkan adab dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan suasana yang hangat dan penuh keberkahan, Kajian dan Mabit Qurani kali ini menjadi pengingat bersama bahwa kemuliaan selalu berawal dari adab yang dijaga.

Bagi Ayah Bunda yang ingin putra-putrinya tumbuh dalam lingkungan Qurani yang terarah, dan bagi para calon santri yang rindu belajar dalam suasana yang menumbuhkan jiwa, saat ini BQ Daarut Tauhiid telah membuka Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027.

Kesempatan ini menjadi pintu awal untuk bergabung dalam keluarga besar para penjaga Al Quran dan penempuh jalan adab. Semoga menjadi langkah terbaik menuju masa depan yang diberkahi.

(ATS)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kajian Qurani Baitul Quran DT di Masjid Daarul Ihsan Telkom Tuai Apresiasi Peserta dan Pihak DKM Read More »