Wakaf Daarut Tauhiid

November 2023

Benarkah Pemeluk Islam Meningkat Dari Waktu ke Waktu?

WAKAFDT.OR.IDSebuah riset yang dirilis oleh Pew Research Center memproyeksikan pemeluk Islam meningkat dan menjadi kelompok agama dengan jumlah pertumbuhan tertinggi di dunia, dalam rentang 2010-2060 yang akan datang.

Hasil penelitian ini dilakukan Pew Research Center pada Proyek The Global Religious Futures (GRF). Sampel yang diambil dalam survei ini berjumlah 200 ribu orang yang berasal lebih dari 95 negara dan 130 bahasa.

Data yang dipublikasi oleh Pew Research Center terbaru pada bulan Desember 2022, jumlah golongan orang yang tidak percaya Tuhan atau tidak beragama diperkirakan akan terus mengalami penurunan dalam beberapa dekade terakhir.

Data tersebut menggambarkan di luar wilayah Amerika Serikat dan kawasan Eropa pemeluk Islam meningkat.

Sedangkan tingkat kelahiran dan data demografi di beberapa negara dunia lainnya menunjukkan adanya tren peningkatan populasi bagi kelompok orang yang memilih untuk memeluk suatu agama.

Dari data yang dirilis memperlihatkan bahwa sekitar 6 dari 10 orang di masa mendatang diprediksi akan memeluk agama Kristen atau Islam.

Sekitar 6 dari 10 (masyarakat dunia) akan memilih menjadi Kristen (31%) atau Islam (30%) pada tahun 2050. Hanya 13% yang diproyeksikan akan memilih tidak memiliki agama.

Di masa yang akan datang, umat Islam dijuga diperkirakan mengalami pertumbuhan jumlah pemeluk lebih cepat dibandingkan kelompok agama besar lainnya.

Data yang disampaikan oleh Pew Research Center menyebutkan bahwa pemeluk agama Islam akan menyaingi atau bahkan melampaui pemeluk agama Kristen, dan akan menjadi agama dengan pemeluk terbanyak di dunia saat ini.

Sedangkan negara penyumbang pertumbuhan populasi saat ini adalah penduduk dari wilayah Afrika Sub-Sahara. Wilayah ini memiliki tingkat kelahiran yang tinggi sehingga menjadikannya sebagai kontributor utama pertumbuhan populasi di dunia.

Jumlah umat Islam diperkirakan akan meningkat sebesar 70 persen. Sementara populasi dunia diproyeksikan tumbuh sebesar 32 persen di masa yang akan datang.

Mengapa Islam?

Alasan utama terjadinya peningkatan pada jumlah pemeluk agama Islam disebut karena faktor demografi.

Angka kelahiran pada umat Islam yang memiliki lebih banyak anak jika dibandingkan tujuh pemeluk agama besar lainnya. Setiap wanita muslim di dunia mempunyai rata-rata kelahiran anak sebesar 2,9 juta.

Tidak hanya sampai disitu, populasi muslim di dunia juga disebut sebagai populasi dengan rata-rata usia termuda di dunia.

Sebuah studi merilis bahwa populasi muslim memiliki usia rata-rata 7 tahun lebih muda dari rata-rata usia populasi agama lain, jadi wajar jika pemeluk Islam meningkat dari waktu ke waktu. (Arga)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Benarkah Pemeluk Islam Meningkat Dari Waktu ke Waktu? Read More »

Palestina Adalah Risalah Kenabian Bagi Umat Islam

WAKAFDT.OR.IDJika ditanya, apa alasan kita harus membela Palestina dari penjajahan Israel? Maka salah satu jawaban yang paling utama adalah kita menjalankan tugas sebagai muslim.

Perjuangan yang dilakukan oleh rakyat Palestina tidak hanya soal mempertahankan tanahnya dari Israel. Tapi perjuangan utama mereka adalah memperjuangkan tanah suci dan masjid seluruh umat Islam, Al Aqsa.

Kita sebagai umat muslim harus mengetahui dan memahami misi kenabian bagaimana Palestina dan Masjid Al Aqsa yang ada di dalamnya.

Dalam surah al-Isra ayat 1, Allah Ta’ala menyebutkan antara Masjid al-Haram di Makkah dengan Masjid Al Aqsa dalam satu ayat.

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

“Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”

Ayat ini memberikan gambaran tentang peristiwa agung, yaitu Isra’ dan Mi’raj Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, Allah Ta’ala memberangkatkan Nabi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa di Palestina.

Allah Ta’ala menaikkan Nabi ke Sidratul Muntaha, suatu tempat tertinggi yang tidak ada seorang pun sampai ke sana, baik dari kalangan malaikat maupun manusia, kecuali Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dalam peristiwa ini Allah Ta’ala menunjukkan Masjidil Aqsa dan Palestina bukan hanya bagian dari sejarah umat Islam, melainkan juga bagian dari iman, karena telah tergabung dalam satu ayat yang tidak mungkin terpisahkan.

Kata الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ (yang diberkahi sekelilingnya) maksudnya adalah Palestina dan wilayah Syam pada umumnya. Karena memang di sanalah tempat turunnya wahyu sepanjang sejarah kenabian.

Di sana pulalah para Nabi berdakwah. Hal ini sebagai bukti bahwa urusan Masjidil Aqsa dan Palestina merupakan amanah bagi umat Islam yang harus dijalankan.

Di saat yang sama pada malam Isra’, Masjidil Aqsa menjadi bagian perjalanan penting dalam sejarah isra’ dan mi’raj.

Mengapa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dimampirkan di Masjidil Aqsa, padahal bagi Allah sangat bisa mengangkatnya langsung ke langit?

Hal tersebut merupakan isyarat bahwa kaitan Masjidil Aqsa dan Palestina merupakan visi risalah perjuangan kenabian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Belum lagi perintah sholat yang kiblatnya menghadap ke Masjidil Aqsa.

Ini juga isyarat bahwa Masjidil Aqsa dan Palestina yang diberkahi adalah bagian dari ibadah umat Islam. Nabi memerintahkan umatnya agar melakukan ibadah di tiga masjid:

“Masjid al-Haram Makkah dengan pahala sekali sholat sama dengan 100 ribu kali, Masjid Nabawi Madinah dengan pahala sekali sholat sama dengan 1.000 kali, dan Masjid al-Aqsa dengan pahala sholat sama dengan 500 kali” (HR. Bukhari).

Palestina merupakan risalah Nabi yang harus kita lanjutkan sebagai umat Islam. Salah satu yang harus kita lakukan mendukung dan membantu perjuangan saudara kita saat ini di Palestina, melalui apapun yang kita bisa. (Wahid/Arga)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Palestina Adalah Risalah Kenabian Bagi Umat Islam Read More »

Bisakah Wakaf Atas Nama Orangtua yang Sudah Wafat?

WAKAFDT.OR.IDAda banyak orang yang selama hidupnya tidak punya kesempatan untuk berbakti kepada kedua orangtuanya karena telah meninggal dunia. Namun, bukan berarti kesempatan untuk berbakti kepada orangtua sudah tidak ada lagi. Bakti kepada orangtua dalam bentuk amal bisa dilakukan dengan cara wakaf atas nama orangtua.

Wakaf atas nama orangtua adalah kesempatan emas bagi anak untuk berbakti kepada orangtuanya. Bahkan bakti seorang anak sangat ditunggu oleh orangtua usai meninggal, baik bakti dalam bentuk doa maupun amal.

Karena berbakti dengan cara berwakaf akan mendapatkan pahala yang terus mengalir, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi yang berbunyi:

“Jika anak cucu Adam wafat, maka terputuslah semua amal perbuatannya, kecuali tiga hal. Sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan orangtuanya.” (HR. Muslim)

Sedekah jariyah seperti wakaf, pada dasarnya memberikan kepemilikan harta agar digunakan bagi kepentingan umat. Sehingga pahala dari wakaf akan terus mengalir, selama aset wakafnya dimanfaatkan dengan baik.

Wakaf adalah amalan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Seperti wakafnya Utsman bin Affan Radiyallah ‘anhu di Madinah. Kemudian wakaf dari para Sahabat Nabi lainnya, dalam jumlah yang sangat besar.

Begitu juga dengan Umar bin Khattab Radiyallahu ‘anhu yang mewakafkan setengah hartanya karena Allah, bahkan Abu Bakar Shiddiq Radiyallah ‘anhu mewakafkan seluruh hartanya di jalan Allah.

Jadi, wakaf merupakan sebuah konsep dalam Islam yang diharapkan dapat memberi solusi bagi permasalahan umat, lembaga Wakaf Daarut Tauhiid misalnya, menfasilitasi program wakaf bagi para jamaah, mulai dari wakaf masjid, Al-Qur’an, wakaf uang, wakaf produktif, dan lainya.

وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.” (QS. Luqman: 14)

Artinya adalah, amal yang mampu menembus ruang dan waktu. Wakaf atas nama orangtua adalah hadiah yang sangat istimewa, karena kita melakukannya untuk orang yang sangat kita cintai.

Jadi kita bisa berwakaf untuk pesantren yang akan dibangun, sekolah, rumah sakit, bangunan yang akan dimanfaatkan oleh orang banyak dan lainnya.

Wakaf atas nama orangtua bisa menjadi jalan pintas bagi seorang anak yang ingin membahagiakan orangtuanya kelak diakhirat, karena tabungan amalnya akan semakin banyak setiap ada yang merasakan wakafnya. Wallahu a’lam bishowab. (Arga/Wahid)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Bisakah Wakaf Atas Nama Orangtua yang Sudah Wafat? Read More »

Unik! Parkir di Pesantren Daarut Tauhiid Mulai Seragam

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Sejak hari Senin (13/11/2023) Petugas Parkir Manajemen Asset Lembaga Strategis Yayasan Daarut Tauhiid terapkan konsep BR-3T (Bersih, Rapi, Tertib, Teratur dan Terpelihara) terhadap kendaraan bermotor roda 2.

Aplikasi konsep BR-3T pada kendaaran bermotor tersebut dengan membuat area parkir yang disesuaikan dengan jenis, warna dan merk kendaraan.

Area parkir Ponpes DT terbagi menjadi dua bagian, bagian bawah dome central V merupakan parkir khusus civitas Daarut Tauhiid, sementara area parkir gedung pendidikan dikhususkan untuk para jamaah.

Riki Taufik Drajat Direktur Lembaga Strategis berharap civitas Daarut Tauhiid dapat Istiqomah memarkirkan kendaraannya sesuai dengan arahan petugas parkir dilapangan.

InsyaAllah kedepan area parkir motor tersebut akan dilengkapi tanda pembatas dengan mengecat ulang garis batas parkir kendaraan, sebagai marka pembatas setiap kendaraan,” ujar Riki.

Pesantren DT mulai menjalankan konsep BR-3T dari hal-hal yang sederhana sampai yang besar. Tujuannya agar lingkungan menjadi lebih baik dan sebagai sarana dakwah. (Ruli/Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Unik! Parkir di Pesantren Daarut Tauhiid Mulai Seragam Read More »

Akan Rampung, Ini Progres Terbaru Gedung Wakaf Produktif

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Progres terbaru pembangunan gedung Wakaf Produktif mencapai 98%. Gedung ini berlokasi di Geger Suni II, No. 2, Jalan Gegerkalong Girang, Sukasari, Bandung.

Memasuki pekan ke-36, kondisi bangunan saat ini dalam tahap perapihan arsitektur dan elektrikal.

“Sedikit lagi beres, sekarang sedang finishing, perapihan arsitektur, cat, lantai juga alhamdulillah sudah selesai,” ujar Jefri pengawas pembangunan, pada (14/11/2023).

Dibangun sejak Maret 2023, pembangunan ditargetkan usai pada akhir November 2023 mendatang. Gedung seluas 234 m2 ini memiliki 4 tingkat bangunan.

Lantai dasar diperuntukkan sebagai lahan parkir, lantai pertama sebagai usaha foodcourt, lantai kedua sebagai kantor, lantai tiga dan empat sebagai asrama/kost putri.

Memiliki panjang 18 m2 dan lebar 13 m2, bangunan ini berada di atas lahan wakaf yang diproduktifkan.

Berada di lokasi yang strategis, gedung ini akan menjadi lahan bisnis foodcourt yang mampu menampung sebanyak 24 gerai.

Selain itu, gedung ini juga akan berisi kost/asrama putri sebanyak 28 kamar, 14 kamar per lantainya.

Pembangunan foodcourt diperuntukkan bagi pelaku UMKM atau para pedagang yang ingin menjajakan usahanya.

Sementara itu, pembangunan kost putri sebagai sarana memudahkan masyarakat untuk tinggal di area pesantren Daarut Tauhiid, juga para mahasiswi yang membutuhkan tempat tinggal.

Mengingat, lokasi kost putri tersebut dekat dengan kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Diharapkan, adanya gedung Wakaf Produktif ini memberi banyak kemaslahatan bagi umat. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Akan Rampung, Ini Progres Terbaru Gedung Wakaf Produktif Read More »

Bersama Muwakif dan DT Peduli, Wakaf DT Terima Aset Wakaf Tanah di Cirebon

WAKAFDT.OR.ID | CIREBON – Lembaga Wakaf DT telah menerima aset wakaf berupa tanah di Cirebon pada (9/11/2023).

Hendri Rosmawan telah mewakafkan tanahnya seluas -+ 254 m2 yang berlokasi di Cimanuk, RT. 003, RW. 14, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh tim Media DT, serah terima aset wakaf tersebut dihadiri oleh Hendri Rosmawan Muwakif DT, Kepala DT Peduli Cirebon Muhammad Yusuf beserta staf serta pihak Wakaf DT Yana Nurjaman dan Irmansyah.

Irmansyah, tim survey Wakaf DT mengatakan, Hendri mewakafkan tanah tersebut atas dasar permintaan istrinya yang telah wafat 2 tahun lalu.

“Almarhumah istrinya, bu Erin yang sebenarnya ingin mewakafkan tanah tersebut. Karena beliau sudah meninggal, maka diwakili oleh suaminya, pak Hendri,” ujar Irmansyah.

Dalam keterangannya, muwakif berharap tanah yang telah ia wakafkan dapat menjadi pahala jariyah bagi istrinya.

Irmansyah juga menyampaikan, kesepakatan wakaf tanah tersebut akadnya tidak bersyarat, sehingga dalam pengelolaannya dapat dialihkan ataupun diproduktifkan.

“Kalau tidak bersyarat, bisa dikelola jadi masjid, asrama santri ataupun diproduktifkan,” terangnya.

Ia berharap, Wakaf DT dapat mengelola tiap aset wakaf yang dipercayakan jamaah kepada Lembaga Wakaf DT dengan baik.

“Harapannya semua aset wakaf yang dititipkan ke lembaga Wakaf DT dapat kita kelola dengan baik, dimakmurkan. Agar bermanfaat untuk orang banyak dan untuk orang yang mewakafkannya,” ungkap Irmansyah. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Bersama Muwakif dan DT Peduli, Wakaf DT Terima Aset Wakaf Tanah di Cirebon Read More »

Tanda Tangani Prasasti Pembangunan Masjid Eco 3 Kuningan, Aa Gym: Alloh yang Membangun

WAKAFDT.OR.ID | KUNINGAN – KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) tanda tangani prasasti awal pembangunan Masjid Rahmatan Lil’alamiin Eco 3 Kuningan pada (11/11/2023).

Acara penandatangan tersebut berlangsung di Kawasan Wakaf Eco Pesantren 3 Kuningan yang berlokasi di Dusun Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.

Kegiatan itu di hadiri 150 orang meliputi instansi pemerintahan, mitra DT Peduli Kuningan, dan MQEF yang merupakan bagian pelopor hadirnya Eco Pesantren 3 Kuningan.

Hadir pula nazhir Wakaf DT, ustadz Fahrudin beserta Ketua Yayasan DT Peduli Iskandar dalam kegiatan tersebut.

Prasasti Pembangunan Masjid Eco 3 Kuningan ditandangani langsung oleh; Pembina Pesantren Daarut Tauhiid, Aa Gym dan Bupati Kabupaten Kuningan, Acep Purnama serta muwakif Rokhmat Ardiyan.

Tangis muwakif dan keluarganya pecah sesaat setelah penandatanganan oleh Aa Gym berlangsung.

Suasana haru bercampur bahagia mewarnai moment bersejarah tersebut.  Sebelum menandatangi prasasti, Aa Gym menyampaikan tausiyah singkat kepada hadirin.

“Alloh yang punya tanah, Alloh yang membangun. Kami (DT) beruntung dipilih oleh Alloh, terutama pak Ardiyan yang dipilih dan dipercaya oleh Alloh menjadi jalan wakaf ini,” tutur Aa Gym.

Lebih lanjut, ia mengatakan lahan wakaf tersebut menjadi ladang amal bagi semua jamaah yang turut berkontribusi dalam membangun masjid dan pesantren Eco 3 Kuningan.

“Tempat ini bisa menjadi syariat kita bisa berkumpul di Surga nanti. Kalaupun belum sampai ke Surga, minimal dapat menjadi teman di kubur kelak.

Terakhir, Aa Gym berpesan untuk memanfaatkan dan menjaga dengan baik lahan wakaf tersebut.

“Manfaatkan sebaik-baiknya ladang amal ini, minimal do’a agar segera terwujud masjid Eco Pesantren 3,” pungkasnya.

Wahyu Nur Rahman Kepala KPP DT Peduli Kuningan melaporkan, acara tersebut berjalan dengan lancar dan penuh khidmat.

“Berjalan khidmat dimulai dengan tausiyah tauhiid dari Aa Gym agar semua peserta dapat menguatkan niat bersama dalam membangun masjid,” tulis Wahyu. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Tanda Tangani Prasasti Pembangunan Masjid Eco 3 Kuningan, Aa Gym: Alloh yang Membangun Read More »

Rakyat Palestina Melawan, Aa Gym: Ini Hikmahnya!

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – “Mari kita ambil hikmah dari rakyat Palestina yang diblokade habis-habisan ternyata bisa melakukan upaya membebaskan diri dari penjajahan.”

Tutur KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) pada kajian Ma’rifatullah Kamis (9/11/2023), di Masjid Daarut Tauhiid Bandung.

Dalam kajiannya, Aa Gym mengajak para jamaah untuk memetik hikmah dari perlawanan rakyat Gaza Palestina pada 7 Oktober lalu.

“Seperti halnya Indonesia dulu, akan melakukan apa saja supaya penjajah Indonesia minggat dari tanah air Indonesia, sama negara manapun,” terang Aa Gym.

Aa Gym mengatakan hikmah yang pertama, peristiwa yang terjadi di Palestina saat ini menjadikan Palestina sebagai pusat perhatian dunia.

Menurutnya, informasi yang mudah menyebar saat ini, menjadikan masyarakat dunia mengetahui akan penjajahan yang dialami oleh rakyat Palestina selama puluhan tahun lamanya.

“Ini nikmat besar, sekarang orang sedunia bisa melihat bahwa ada penjajahan yang dulunya orang tidak peduli (dengan Palestina). Asalnya tidak ada itu Israel, benar-benar tidak ada.”

“Untuk bisa memahami dan peduli terhadap Palestina tidak perlu pakai agama Islam, pakai hati yang punya nurani dan akal yang jernih saja bisa mempedulikan,” terang Aa Gym.

Hikmah yang kedua kata Aa Gym, seluruh dunia bisa melihat kekejaman dan kekejian zionis. Sepuluh ribu nyawa lebih telah syahid, hampir segala infrastruktur di Gaza hancur jadi korban bombardir zionis.

“Dan semua menyaksikan, ini sangat menggugah nurani masyarakat dunia yang masih punya hati,” tutur Aa Gym.

Selain mengundang nurani dunia kepada Palestina, pembantaian zionis kepada rakyat Palestina tersebut juga mengundang kebencian masyarakat dunia kepada zionis Israel.

Aa Gym menyebut, hikmah yang ketiga adalah dunia melihat ketidak-adilan kelompok yang selama ini berpihak kepada Israel.

Masifnya gerakan aksi Bela Palestina hampir di seluruh dunia menunjukkan empati dan protes rakyat dunia terhadap ketidak-adilan yang dialami Palestina.

“Para pimpinan negara yang mendukung (Israel) lambat laun akan terpojok oleh rakyatnya sendiri (yang sebagian besar membela Palestina),” terang pendiri ponpes DT itu

Keempat, dunia sekarang bisa melihat bagaimana tangguh dan hebatnya orang-orang Gaza.

Tidak hanya itu, ketangguhan rakyat Gaza menimbulkan rasa ingin tahu tentang kandungan Al-Quran yang selama ini menjadi alasan rakyat Gaza tetap teguh dan tangguh.

“Ini adalah karunia yang sangat besar, seluruh dunia bisa melihat tangguhnya orang-orang beriman,” imbuhnya.

Hikmah kelima, duka Palestina juga menjadikan umat merasakan hal yang sama. Tiap hari, kata Aa Gym kita terus mengingat rakyat Palestina.

Hikmah terakhir yakni membuat Muslim dunia iri akan keimanan yang dimiliki rakyat Gaza. Bertubi-tubi ujian yang mereka hadapi tidaklah mudah, namun mereka tetap bersyukur kepada Allah, terang Aa Gym. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Rakyat Palestina Melawan, Aa Gym: Ini Hikmahnya! Read More »

Aa Gym: Pentingnya Akhlak Mulia Bagi Manusia

WAKAFDT.OR.IDPentingnya akhlak mulia bagi manusia, Alloh Ta’ala mengutus Nabi Muhammad Shallallohu ‘alaihi wasallam untuk mendakwahkan akhlak mulia kepada seluruh umat manusia.

Tiada pernah bisa akhlak mulia hadir pada diri seseorang kecuali lahir dari tauhiid yang bersih, iman yang kokoh kepada Alloh Ta’ala.

Rasulullah Shallohu ‘alaihi wasallam bersabda dalam sebuah hadits: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia.” (HR. Bukhari)

Ada orang yang sangat keras bekerja, tidak ada hari baginya melainkan diisi dengan bekerja, ibaratnya kaki jadi kepala dan kepala jadi kaki, banting tulang bekerja dengan keras.

Ada juga orang yang sangat tekun belajar hingga menjadi orang yang cerdas, lulus mendapatkan gelar S1, kemudian melanjutkan S2, dan melanjutkan gelar S3. Tentu semua ini adalah sesuatu yang baik.

Akan tetapi, ada juga orang yang bekerja keras, belajarnya rajin sekali, ikhtiarnya maksimal, namun tidak dilandasi dengan akhlak yang mulia.

Maka tidak heran kalau kita melihat ada orang yang sukses, menikmati penghasilan tinggi karena pekerjaannya, namun akhlaknya tidak jujur, tega menipu orang lain demi keuntungan yang besar.

Disisi lain ada pula orang-orang yang sukses meraih banyak gelar, namun kepintarannya ia manfaatkan untuk memperdaya orang lain, membodohi orang-orang yang miskin dan bodoh.

Kemudian apa sebenarnya arti karir tinggi bagi diri? Penghasilan yang besar, gelar yang banyak, kalau tidak punya akhlak yang baik.

Semua itu sama sekali tidak akan memberi manfaat dan keberkahan untuk diri, sesungguhnya inilah yang kita butuhkan sebagai manusia.

Bukan sekedar tingginya pangkat atau jabatan, bukan sekedar besarnya penghasilan, bukan sekedar berbicara tentang raihan gelar, melainkan keberkahan dan manfaatnya. Tentunya akhlak mulia merupakan jalan meraih keberkahan.

Rasullullah Shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Kaum mukminin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya di antara mereka..” (HR. Tirmidzi)

Oleh karenanya, marilah kita bersama-sama senantiasa memupuk keimanan di hati masing-masing, selalu memeriksa ke dalam hati agar senantiasa lurus, sehingga kita termasuk orang-orang yang berakhlak mulia dan mendapatkan limpahan berkah dari Alloh Ta’ala. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Pentingnya Akhlak Mulia Bagi Manusia Read More »

Cara Nabi Menegur Sahabatnya yang Berbuat Salah

WAKAFDT.OR.IDDalam Islam, kita diajarkan bagaimana adab menegur teman atau orang lain jika melakukan kekeliruan. Hal tersebut agar dalam penyampaiannya tidak sampai membuat orang yang kita tegur merasa tersinggung.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menegur sahabat dengan tidak menyakiti hati sahabatnya. Beliau berulangkali menegur sahabatnya dengan menyindir hingga ia mengakui kesalahannya.

Diriwayatkan dari Khawat bin Jubair, bahwa ia dan sahabat lainnya bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berhenti di Marr adz-Dzahran.

Kemudian Khawat keluar dari tendanya dan tiba-tiba melihat para wanita yang sedang berbincang-bincang.

Wanita-wanita itu membuatnya terpesona, lalu ia pun segera kembali ke tenda dan mengambil tasnya.

Kemudian ia menggunakan pakaian yang bagus untuk dipakai, lalu ia menghampiri mereka dan duduk bersamanya.

Tiba-tiba Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam keluar dari tendanya, lalu bertanya, “Hai Abu ‘Abdullah, apa yang membuatmu duduk-duduk bersama mereka?”

Ketika Khawat melihat Rasulullah, ia merasakan kewibawaan beliau. Dengan rasa panik ia menjawab, “Wahai Rasulullah, untaku lepas. Aku sedang mencari tali kekangnya, tetapi untaku pergi maka aku pun mengikutinya.”

Lalu beliau melemparkan selendangnya pada Khawat dan masuk ke antara pepohonan arok (pohon arok merupakan pohon yang batangnya digunakan untuk siwak).

Khawat seperti bisa melihat putih perut beliau di antara hijaunya pepohonan Arok. Lalu, beliau pun membuang hajat kemudian berwudhu.

Tiba-tiba, Rasullullah kemudian bertanya kepada Khawat, “Hai Abu Abdullah, bagaimana kabar untamu yang lepas?”

Kemudian Rasulullah dan para sahabat termasuk Khawat pergi melanjutkan perjalanan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidaklah mengikuti Khawat di sepanjang perjalanan melainkan dengan berkata, “Assalamu‘alaikum, hai Abu Abdullah, bagaimana kabar untamu yang lepas?”

Saat Khawat merasakan ketidaknyamanan itu, ia segera memasuki kota Madinah dan menjauhi masjid untuk menghindari duduk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam.

Setelah beberapa saat berlalu ia melihat masjid sedang kosong, maka ia pun masuk ke masjid dan menunaikan shalat.

Tiba-tiba Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam keluar dari salah satu kamarnya, kemudian shalat dengan singkat.

Khawat berusaha menghindar dengan cara memperpanjang shalatnya dengan harap Nabi akan pergi dan meninggalkannya.

Lalu Nabi berkata, “Panjangkanlah (shalatmu) sesukamu, hai Abu Abdullah. Aku akan terus di sini hingga kamu pergi.”

Dalam hati Khawat berkata, “Demi Allah, sungguh aku meminta maaf kepada Rasulullah dan menyenangkan hati beliau (seusai shalat).”

Ketika beliau bertanya, “Assalamu ‘alaikum, hai Abu Abdullah, bagaimana kabar untamu yang lepas?”

Khawat pun menjawab, “Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, unta tidak pernah lepas sejak aku masuk Islam.”

Lantas Nabi berkata, “Semoga Allah merahmatimu, semoga Allah merahmatimu, semoga Allah merahmatimu.” Setelah itu beliau tidak pernah lagi membahas tentang unta tersebut. (HR. Ath-Thabrani).

Begitulah cara Rasullulah menegur sahabatnya jika berbuat salah. Pada dasarnya Rasul telah mengetahui kesalahan sahabatnya, namun Nabi tidak langsung menegurnya melainkan dengan cara bertanya, hingga sahabat mengakui kesalahan dan memperbaikinya. (Wahid/Arga)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Cara Nabi Menegur Sahabatnya yang Berbuat Salah Read More »