Yayasan Daarut Tauhiid

Search
Close this search box.

Aa Gym: Pentingnya Akhlak Mulia Bagi Manusia

WAKAFDT.OR.IDPentingnya akhlak mulia bagi manusia, Alloh Ta’ala mengutus Nabi Muhammad Shallallohu ‘alaihi wasallam untuk mendakwahkan akhlak mulia kepada seluruh umat manusia.

Tiada pernah bisa akhlak mulia hadir pada diri seseorang kecuali lahir dari tauhiid yang bersih, iman yang kokoh kepada Alloh Ta’ala.

Rasulullah Shallohu ‘alaihi wasallam bersabda dalam sebuah hadits: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia.” (HR. Bukhari)

Ada orang yang sangat keras bekerja, tidak ada hari baginya melainkan diisi dengan bekerja, ibaratnya kaki jadi kepala dan kepala jadi kaki, banting tulang bekerja dengan keras.

Ada juga orang yang sangat tekun belajar hingga menjadi orang yang cerdas, lulus mendapatkan gelar S1, kemudian melanjutkan S2, dan melanjutkan gelar S3. Tentu semua ini adalah sesuatu yang baik.

Akan tetapi, ada juga orang yang bekerja keras, belajarnya rajin sekali, ikhtiarnya maksimal, namun tidak dilandasi dengan akhlak yang mulia.

Maka tidak heran kalau kita melihat ada orang yang sukses, menikmati penghasilan tinggi karena pekerjaannya, namun akhlaknya tidak jujur, tega menipu orang lain demi keuntungan yang besar.

Disisi lain ada pula orang-orang yang sukses meraih banyak gelar, namun kepintarannya ia manfaatkan untuk memperdaya orang lain, membodohi orang-orang yang miskin dan bodoh.

Kemudian apa sebenarnya arti karir tinggi bagi diri? Penghasilan yang besar, gelar yang banyak, kalau tidak punya akhlak yang baik.

Semua itu sama sekali tidak akan memberi manfaat dan keberkahan untuk diri, sesungguhnya inilah yang kita butuhkan sebagai manusia.

Bukan sekedar tingginya pangkat atau jabatan, bukan sekedar besarnya penghasilan, bukan sekedar berbicara tentang raihan gelar, melainkan keberkahan dan manfaatnya. Tentunya akhlak mulia merupakan jalan meraih keberkahan.

Rasullullah Shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Kaum mukminin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya di antara mereka..” (HR. Tirmidzi)

Oleh karenanya, marilah kita bersama-sama senantiasa memupuk keimanan di hati masing-masing, selalu memeriksa ke dalam hati agar senantiasa lurus, sehingga kita termasuk orang-orang yang berakhlak mulia dan mendapatkan limpahan berkah dari Alloh Ta’ala. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *