Wakaf Daarut Tauhiid

Wakaf

sedekahjariyah.id wakaf dt

Wakaf Makin Mudah dengan Sedekahjariyah.id

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Era digital membuat kehidupan makin cepat dan mudah. Wakaf Daarut Tauhiid (DT) sebagai salah satu lembaga wakaf profesional di Indonesia memanfaatkan teknologi digital untuk memberikan kemudahan berwakaf. DI Bulan Ramadhan ini, Wakaf DT meluncurkan sedekahjariyah.id untuk memudahkan wakaf secara digital.

Wahyudi, Kepala Bagian Digital Marketing Wakaf DT menjelaskan, sedekahjariyah.id memiliki beberapa keunggulan, yakni tampilan mobile (mobile view) untuk memudahkan penggunanya (user-friendly), bisa menampilkan program sebanyak mungkin, dan menyediakan beragai metode pembayaran, termasuk QRIS.

“Sedekahjariyah.id dibuat tampilannya begitu agar kalau dibuka di HP jadi lebih nyaman dan mudah digunakan. Program yang bisa dimasukan juga banyak dan metode pembayarannya banyak, termasuk QRIS,” jelas Yudi.

Yudi berharap dengan kemudahan wakaf melalui sedekahjariyah.id, siapapun bisa berwakaf dimanamun dan kapanpun, termasuk saat mudik atau berkumpul bersama keluarga di rumah. Jika ingin berwakaf, tinggal masuk ke https://sedekahjariyah.id kemudian pilih program wakaf, kemudian pilih metode pembayaran sesuai dengan keinginan.

“Kapanpun, dimanapun, semua bisa berwakaf. Semoga ini makin memudahkan siapapun untuk berwakaf,” kata Yudi. (AID)

Wakaf Makin Mudah dengan Sedekahjariyah.id Read More »

Penyerahan Sertifikat Wakaf di Jakarta selatan

Menteri ATR/BPN Serahkan Tanah Wakaf Masjid dan Mushala di Jakarta Selatan

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan sebanyak lima sertifikat tanah wakaf untuk rumah ibadah yang terdiri dari masjid dan mushala di Jakarta Selatan.

“Bahwa dengan sertifikat tanah wakaf ini rumah ibadah yang dikelola sudah berkekuatan hukum,” kata Menteri AHY di Jakarta, Rabu (3/4/2024), saat menyerahkan sertifikat tanah wakaf di Masjid Sabilul Huda Menteng Atas.

AHY mengatakan bahwa penyerahan sertifikat tanah wakaf kepada pengelola rumah ibadah tersebut bertujuan memberikan kekuatan hukum kepada mereka agar rumah ibadah ini tidak bersengketa di kemudian hari.

Ia menjelaskan, penyerahan sertifikat tanah wakaf tersebut, merupakan langkah pemerintah dalam melayani masyarakat dan diharapkan sertifikat tersebut bisa digunakan dengan baik.

“Mudah-mudahan bisa digunakan dengan sebaik-baiknya dan bisa dijaga. Karena masih banyak yang harus dikerjakan untuk diserahkan, mudah-mudahan menjadi amal ibadah untuk semua,” tuturnya.

Hingga saat ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menerbitkan 21 ribu sertifikat tanah wakaf setiap tahun, sebagai upaya memberikan kepastian hukum serta melindungi aset keagamaan di Indonesia.

Proses sertifikasi tanah wakaf kini lebih mudah sejak diberlakukan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Partisipasi Masyarakat (PTSL-PM), bahkan peningkatannya mencapai 800 persen.

“Sampai tahun 2016 pelayanan sertifikat wakaf setahunnya hanya 2.500. Namun sejak ada program PTSL-PM yang kita kawinkan dengan sertifikasi rumah ibadah, sekarang sudah 21 ribu per tahunnya. Ada kenaikan 800 persen,” kata Wakil Menteri (Wamen) ATR/Wakil Kepala (Waka) BPN Raja Juli Antoni.

Ia menyebut hal ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah, agar tanah wakaf yang digunakan oleh masyarakat terhindar dari konflik pertanahan atau tidak menjadi objek sengketa ke depannya.

Menurut dia, dengan sertifikat tersebut tanah yang diwakafkan sudah memiliki legalitas hukum dan terdaftar secara sah di Kantor BPN setempat.

Sumber: Antara

Menteri ATR/BPN Serahkan Tanah Wakaf Masjid dan Mushala di Jakarta Selatan Read More »

masjid DT eco 2 sebelum idul fitri

Inilah Progres Masjid DT Eco 2 Sebelum Libur Idul Fitri 1445 H

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT – Libur Idul Fitri telah tiba. Para pekerja akan libur Idul Fitri dari Jumat (5/4/2024) hingga Selasa (16/4/2024). Bagaimana progres pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin Eco Pesantren Daarut Tauhiid 2 (Masjid DT Eco 2)?

Pengawas Pembangunan Masjid DT Eco 2 Putri Berliana Mileni mengungkapkan, sampai pekan ke-29, hingga 2 April 2024, progres pembangunan Masjid DT Eco 2 mencapai 45,08%.

Memasuki pekan ke-30, sebelum libur Idul Fitri, Putri menjelaskan pekerjaan yang dilakukan adalah pengecoran balok dan plat lantai dak gedung penunjang, galian strauss pile area mihrab yang diikuti pembesian dan pengecoran, urugan tanah belakang dinding penahan tanah (DPT), dan pabrikasi bekisting balok area mezanin, serta pemasangan kepalaan rabat beton.

“Progres minggu ke-29 adalah 45,08%. Pekerjaan yang sedang dan akan dilakukan di minggu ke-30 meliputi pemasangan kepalaan rabat beton, pengecoran balok dan plat lantai dak gedung penunjang, galian strauss pile area mihrab, pembesian dan pengecoran straus pile mihrab, urugan tanah belakang DPT, dan fabrikasi bekisting balok area lantai mazanine,” kata Putri ketika ditemui di DT Eco 2, Kamis (4/4/2024).

Pembangunan Masjid DT Eco masih jauh dari rampung. Artinya, kesempatan untuk meraih rumah di surga dan pahala mengalir abadi dengan berwakaf untuk Masjid DT Eco 2 masih terbuka lebar. KH. Abdullah Gymanstiar (Aa Gym), Pembina Yayasan DT mengingatkan bahwa pembangunan Masjid DT adalah ladang amal bagai siapapun yang ingin mempersiapakan bekal terbaik untuk kelak di akhirat.

“Setiap orang sujud, pahalanya dapet. Setiap orang ngaji, pahalanya dapet. Setiap orang yang berwudu, pahalanya dapet. Makanya orang yang paling cerdas atau akyas adalah yang banyak mengingat mati dan mempersiapkan bekal untuk kematian tadi. Inilah salah satu bekal kepulangan nanti,” kata Aa Gym.

Bagi yang ingin berwakaf untuk pembangunan Masjid DT bisa datang langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Wakaf juga bisa ditransfer ke BSI 78221 78221 atau Bank Danamon Syariah 8800299615 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (AID)

Inilah Progres Masjid DT Eco 2 Sebelum Libur Idul Fitri 1445 H Read More »

Wakaf Korporasi

Ringkasan Perbedaan Zakat dan Wakaf

Zakat dan Wakaf adalah bentuk ‘memberi’ dan memberdayakan orang lain dalam Islam, tetapi tujuan, kerangka kerja, dan prinsip untuk masing-masing berbeda.

Tujuan


Tujuan zakat adalah untuk memenuhi kebutuhan mendesak mereka yang berada di ujung spektrum terendah. Zakat adalah jaring pengaman; Tak seorang pun di masyarakat harus tidur seadanya, tanpa makanan, tanpa tempat tinggal, berhutang, dan tanpa sesuatu untuk menjaga diri mereka sendiri.


Di sisi lain, tujuan wakaf adalah untuk menyediakan mekanisme bagi individu untuk menciptakan warisan dan terus mendapatkan imbalan jangka panjang. Wakaf jauh lebih merupakan keuntungan pribadi, dengan manfaat sekunder bagi orang lain. Sedangkan zakat terutama untuk memberi manfaat bagi orang lain, dan kedua untuk diri sendiri.

Wajib VS Sukarela

Zakat adalah pembayaran wajib yang harus diberikan. Itu adalah hak orang lain. Tidak memberikan zakat menyebabkan kekayaan dan kesalahan yang tidak murni. Sementara itu, wakaf adalah tindakan yang sangat dianjurkan dan diinginkan, meskipun tidak wajib.

Kepemilikan

Zakat harus melibatkan pengalihan kepemilikan kepada penerima zakat. Zakat ada untuk memberdayakan orang lain dengan kepemilikan. Itu membuat orang lebih kaya dan memberdayakan mereka.

Sedangkan, wakaf tidak melibatkan pengalihan kepemilikan; melainkan Wakaf melibatkan pembekuan transfer aset dan hak kepemilikan dalam suatu aset.

Penerima Manfaat

Penerima manfaat Zakat haruslah seseorang yang berada di bawah Nisab (ambang batas). Ini adalah seseorang yang secara finansial tidak sehat. Sedangkan, wakaf tidak memiliki kriteria khusus untuk penerima manfaat. Siapa pun dapat menjadi penerima manfaat dari wakaf, bahkan diri Anda sendiri selama hidup Anda!

Satu-satunya persyaratan adalah bahwa wakaf adalah ‘amal’ atau ‘Qurbah’, perbuatan baik. Oleh karena itu, penerima manfaat akhir harus menjadi yang membutuhkan. Wakaf tidak dapat dibuat murni dan semata-mata untuk orang kaya, karena ini tidak dianggap ‘amal’.

Aset

Zakat melibatkan transfer nilai. Idealnya, uang harus diberikan karena itu adalah yang paling efisien dan memberikan opsi maksimum kepada penerima. Namun, zakat dapat diberikan dalam bentuk lain, seperti paket makanan dan aset bermanfaat lainnya kepada penerima.

Sementara itu, wakaf harus menjadi sesuatu yang tetap abadi. Ide wakaf adalah aset tetap ada, sehingga terus memberikan manfaat bagi masyarakat secara terus-menerus. Oleh karena itu, makanan tidak dapat diberikan sebagai wakaf, karena dikonsumsi dan berkurang.

Demikian perbedaan zakat dan wakaf. Semoga dengan memahami keduanya, kita bisa lebih bersemangat untuk mengamalkan keduanya. Wallahu a’lam bishawab. (Eva Ps El Hidayah)

Ringkasan Perbedaan Zakat dan Wakaf Read More »

bwi jelaskan empat manfaat wakaf

Gelar Gebyar Wakaf Ramadhan 2024, BWI Jelaskan Empat Nilai Manfaat Utama Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Badan Wakaf Indonesia (BWI) menyelenggarakan Gebyar Wakaf Ramadhan 2024 untuk memperkuat perwakafan di Indonesia. BWI berharap perwakafan semakin dikenal oleh masyarakat luas dan menjadi bagian kebijakan utama pemerintah.

Kepala Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) Prof Mohammad Nuh menjelaskan empat nilai manfaat utama wakaf. Menurutnya wakaf bukanlah sekadar melepaskan kepemilikan seseorang untuk kepentingan umum yang sifatnya abadi.

“Yang pertama apa? The power of giving,” katanya dalam kegiatan Gebyar Wakaf Ramadhan 2024 di Jakarta, Rabu (27/3/2024).

Nuh menekankan kekuatan dari saling memberi saat ini dampaknya dapat dirasakan hingga masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Kekuatan tersebut, kata dia, juga memperkuat nilai manfaat kedua, yakni wakaf pasti produktif. Menurutnya, setiap benda yang diwakafkan dapat bertambah nilainya, sehingga nilai tambah tersebut dapat menjadi nilai manfaat ketiga, yaitu dapat bermanfaat bagi orang yang membutuhkan.

“Dan yang keempat, nilainya itu adalah semuanya dalam bingkai eternity (abadi),” ujarnya.

Nuh menekankan bahwa wakaf bukanlah sekadar investasi akhirat, tetapi wakaf juga dapat menjadi investasi yang manfaatnya bisa didapat di dunia dan akhirat, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat.

Ia memberikan contoh dengan wakaf tanah, yang dapat dimanfaatkan untuk mendirikan madrasah atau pondok pesantren, di mana yang mewakafkan boleh menyekolahkan anaknya di madrasah tersebut sebagai hasil investasi dunia, dan yang mewakafkan juga mendapatkan ganjaran di akhirat sebagai hasil investasi akhirat.

Untuk itu, Nuh mengajak masyarakat untuk berwakaf dan menjadikannya sebagai gaya hidup, karena dapat memberikan manfaat di dunia dan akhirat.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas yang turut hadir juga menyebutkan wakaf menjadi salah satu faktor penting perkembangan Indonesia hingga saat ini, salah satunya adalah pendirian Kantor Urusan Agama (KUA) yang banyak di antaranya didirikan di atas tanah wakaf.

“Saya kira tidak bisa men-denial satu dan lain hal, semua berjalan baik bersama-sama. Tentu wakaf produktif itu bisa jadi salah satu tulang punggung kita ke depan,” tutur Menag.

Sumber: Antara, BWI

Gelar Gebyar Wakaf Ramadhan 2024, BWI Jelaskan Empat Nilai Manfaat Utama Wakaf Read More »

Massjid DT Eco 2 Minggu Ketiga Ramadhan

Pekan Ketiga Ramadhan, Ini Progres Masjid DT Eco 2

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT – Ramadhan sudah memasuki pekan ketiga. Pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin Daarut Tauhiid (DT) Eco 2 (Masjid DT Eco 2) terus mengalami kemajuan. Putri Berliana Mileni, Pengawas Pembangunan Masjid DT Eco 2 menyebutkan, progres pembangunan masjid yang terletak di Parongpong, Bandung Barat tersebut sudah mencapai 43,63%.

Putri menjelaskan pekerjaan yang sedang dilakukan hingga Kamis (28/3/2024) adalah pengecoran rabat beton lantai basement 1/4 area, pemasangan besi balok atap area penunjang, setting bekisting balok area penunjang, galian strauss pile area mihrab, dan pembesian dan pengecoran straus pile 2-3 titik, pemadatan tanah area kamar mandi akhwat, dan urugan tanah belakang dinding penahan tanah (DPT).

“Progres minggu ke-28 : 43,63%. Pekerjaan yang sedang dan akan dilakukan di minggu ke-29 adalah pengecoran rabat beton lantai basement 1/4 area, pemasangan besi balok atap area penunjang, setting bekisting balok area penunjang, galian strauss pile area mihrab, dan pembesian dan pengecoran straus pile 2-3 titik, pemadatan tanah area kamar mandi akhwat, dan urugan tanah belakang DPT,” jelas Putri.

Selama bulan Ramadhan, para pekerja melakukan pekerjaan pembangunan Masjid DT Eco 2 seperti di luar Ramadhan, kecuali saat pengecoran. Putri mengatakan, pengecoran dilakukan saat malam hari untuk menghindari lelah berlebihan agar para pekerja tetap bisa berpuasa.

“Bulan Ramadhan, pekerjaan dilakukan seperti biasa. Kecuali, pengecoran dilakukan malam hari,” kata Putri.

Pembangunan Masjid DT menjadi ladang amal bagi siapa saja yang menginginkan pahala mengalir abadi dan rumah di surga. KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Pendiri sekaligus Pembina DT mengingatkan bahwa wakaf pembangunan Masjid DT adalah bekal untuk mempersiapkan kematian yang dilakukan oleh orang-orang cerdas.

“Setiap orang sujud, pahalanya dapet. Setiap orang ngaji, pahalanya dapet. Setiap orang yang berwudu, pahalanya dapet. Makanya orang yang paling cerdas atau akyas adalah yang banyak mengingat mati dan mempersiapkan bekal untuk kematian tadi. Inilah salah satu bekal kepulangan nanti,” kata Aa Gym.

Bagi yang ingin berwakaf untuk pembangunan Masjid DT bisa datang langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Wakaf juga bisa ditransfer ke BSI 78221 78221 atau Bank Danamon Syariah 8800299615 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (AID)

Pekan Ketiga Ramadhan, Ini Progres Masjid DT Eco 2 Read More »

BWI gelar Gebyar Wakaf 2024

Gaungkan Wakaf Lifestyle, BWI Gelar Gebyar Wakaf Ramadan 2024

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Badan Wakaf Indonesia (BWI) menyelenggarakan Gebyar Wakaf Ramadhan 2024 dalam rangka memperkuat perwakafan di Indonesia, pada Rabu (27/3/2024) di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta.

Acara Gebyar Wakaf Ramadhan 2024 yang dibuka Mentri Agama Yaqut Cholil Qoumas ini turut dihadiri Ketua BWI Prof Mohammad Nuh, Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa dan Gubernur BI yang diwakili oleh Ketua DESK Indonesia, Imam Hartono.

BWI bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) dan Kementerian Agama (Kemenag) RI mendorong kolaborasi zakat dan wakaf untuk pembangunan nasional dalam Gebyar Wakaf Ramadan 2024. BWI berharap perwakafan semakin dikenal oleh masyarakat luas dan menjadi kebijakan utama pemerintah.

Prof. Mohammad Nuh selaku ketua BWI dalam sambutannya menyampaikan, wakaf bisa dijadikan lifestyle oleh berbagai kalangan. “Wakaf sifatnya abadi, manfaatnya abadi, nilainya abadi. Perlahan kami ingin menjadikan wakaf sebagai lifestyle,” ujar M. Nuh.

Masyarakat bisa memanfaatkan Super Apps bernama Satu Wakaf Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia (BI). Super Apps ini bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan untuk berwakaf di manapun dan kapanpun dengan nominal pilhan.

“Melalui Super Apps Satu Wakaf Indonesia, bisa wakaf perorangan, mau mulai wakaf Rp 5000, atau Rp 10.000 atau Rp 50.000 bisa,” ujar M. Nuh.

M. Nuh menekankan pentingnya wakaf, sama halnya dengan zakat, infak dan juga sedekah.

    “Antara zakat, infak, sedekah, dan wakaf ini yang benar memang satu kesatuan. Tidak bisa dipisah-pisah. Jadi zakat, infak, sedekah, dan wakaf ini satu kesatuan orientasinya untuk kemaslahatan,” lanjutnya.

    Dengan adanya Gebyar Wakaf Ramadhan 2024, M Nuh berharap bisa menjadi langkah agar semakin banyak orang yang mengetahui dan mengerti pentingnya wakaf. “Semoga literasi wakaf semakin membuat banyak orang berniat untuk berwakaf,” pungkas M. Nuh.

    Sumber: BWI

    Gaungkan Wakaf Lifestyle, BWI Gelar Gebyar Wakaf Ramadan 2024 Read More »

    lomba hadrah dan bedug

    Lomba Bedug dan Hadrah Makmurkan Aset Wakaf

    WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT – Gelaran Kampoeng Tauhiid Ramadhan semakin meriah dengan perlombaan  bedug dan hadrah di Aula Eco Pesantren DT, pada Ahad (24/3/2024). Sebanyak 17 tim mengikuti perlombaan yang digelar dari setelah zuhur sampai magrib tersebut. Sebanyak 7 tim mengikuti lomba beduk dan 10 tim mengikuti lomba hadrah.

    Hamid Arif, Ketua Pelaksana Lomba Bedug dan Hadrah mengatakan, lomba tersebut memakmurkan aset wakaf dan memeriahkan bulan Ramadhan, sesuai dengan tujuan diselenggarakannya.

    “Total peserta yang hadir di kegiatan ini sekitar 7 tim lomba bedug dan untuk peserta hadrah, Insya Allah, sekitar 10 tim yang akan berikut memeriahkan di kegiatan Kampoeng Tauhid Ramadhan ini adalah untuk memakmurkan tanah wakaf dan meramaikan selama bulan Ramadan,” ungkap Hamid.

    Hamid menjelaskan, alasan memilih lomba bedug dan hadrah karena identik dengan pengingat sahur dan takbiran. Ia mengungkapkan hadrah biasa digunakan di Eco Pesantren dan sekitarnya untuk membangunkan sahur dengan berkeliling. Ia berharap, perlombaan serupa bisa diadakan kembali tahun depan dan lebih meriah.

    “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa maksimal dan bisa lebih meriah lagi untuk tahun yang akan datang dan untuk diketahui untuk lomba hadrah dan bedug ini disponsori oleh Cleo,” pungkasnya. 

    Bagi sahabat yang ingin mendapatkan pahala mengalir abadi dari makmurnya aset wakaf di Eco Pesantren bisa berwakaf untuk perluasan dan pengembangan Kawasan Wakaf Terpadu (KWT) Daarut Tauhiid (DT) Eco Pesantren 1..

    “Alhamdulillah, sekarang ada 13 ribu meter untuk membangun pesantren, sebelah eco pesantren 1. Jangan sampai ketinggalan kesempatan beramal ini. Bayangkan santri belajar, beamal, ibadah, ngaji, apapun kebaikan akan mengalir kepada yang berwakafnya,” kata KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Pembina Yayasan DT.

    Wakaf Perluasan dan Pengembangan KWT DT bisa langsung didonasikan di Kantor Wakf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung atau tranfer ke BSI 85002 85002 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. (AID)

    Lomba Bedug dan Hadrah Makmurkan Aset Wakaf Read More »

    kampoeng tauhiid

    Kampoeng Tauhiid Ramadhan: Penuh Berkah, Ramadhan Indah

    WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan sepesial di Daarut Tauhiid DT). Hal tersebut dikarenakan adanya Gelaran Kampoeng Tauhiid DT sepanjang bulan Ramadhan. Bazar Kuliner UMKM menjadi ciri khas dari acara tersebut. Selain bazar kuliner, ada juga talkshow, nobar dan kajian yang menjadi rangkaian acara Kampoeng Tauhiid Ramdhan. 

    Taufik Hidayat, Ketua Pelaksana Kampoeng Tauhiid mengungkapkan, semua acara digelar untuk menjemput keberkahan Ramadhan dan memakmurkan aset wakaf. Sesuai dengan taglinenya, Kampoeng Tauhiid, yakni Penuh Berkah, Ramadhan Indah.

    Dia mengatakan, hal utama yang dibangun untuk menjemput keberkahan itu adalah dengan membangun suasana hangat antara jamaah dengan DT, terutama warga sekitar.

    “Acara acaranya juga, acara-acara yang memang mengundang berkah lah dan kehangatan dengan warga,” katanya, saat ditemui di Kantor Wakaf DT, Senin (18/3/2024).

    Taufik mengatakan, melalui gelaran Kampoeng Tauhiid Ramadhan, DT juga mengajak jamaah dan warga sekitar, termasuk penjulan di bazar kuliner untuk lebih mengenal wakaf. Secara tidak langsung, mereka juga bisa berwakaf dengan membeli makanan di bazar kuliner.

    “Para penjual membayar sebesar rasa syukur dan sebagiannya juga diwakafkan. Masyarakat yang membeli juga ikut berwakaf,” jelas Taufik.

    Dia berharap, Kampoeng Tauhiid Ramadhan juga bisa menjadi conton bagaimana peradaban Islam terwujud. Karena di aset wakaf ada interaksi jual beli islami dan umat muslim saling berislaturahim.


    “Kesatu adalah hadirnya jual beli islami ya yang untuk menghancurkan riba itu ya. Yang ke-2 adalah hadirnya kesantunan Islam filantropi Islam dengan wakaf jadi bangun pasar rakyat dan juga berbasis wakaf jadi semuanya mendapatkan manfaat,” pungkasnya. (AID)

    Kampoeng Tauhiid Ramadhan: Penuh Berkah, Ramadhan Indah Read More »

    sertifikasi tanah wakaf

    Menteri ATR/BPN: Sertifikat Tanah Wakaf Gratis Tanpa Pungutan

    WAKAFDT.OR.ID | SURABAYA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan sertifikat tanah wakaf benar-benar gratis tanpa pungutan.

    “Untuk wakaf benar-benar gratis tidak ada pemungutan apa pun, jadi kalau ada di sekitar kita yang masih perlu diurus sertifikatnya, jangan ragu-ragu menyampaikan kepada kantor pertanahan setempat,” ujar AHY di Jakarta, Sabtu.

    Sertifikasi tanah wakaf merupakan bentuk komitmen Kementerian ATR/BPN dalam memberikan keamanan dan kenyamanan umat beragama dalam beribadah.

    Menteri AHY berharap, sertifikat yang diserahkan dengan peruntukan masjid, mushala, yayasan, sekolah, dan rumah sakit ini dapat menghadirkan kebaikan bagi masyarakat.

    “Ini bentuk dari keberpihakan negara dari pemerintah, utamanya dalam hal ini Kementerian ATR/BPN untuk terus hadir dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat juga untuk umat. Kita tahu keberadaan masjid ini sudah lama tentunya perlu kepastian hukumnya, dan di sini kita berharap dengan sudah ada kepastian hak atas tanah juga masjid ini bisa membawa keberkahan dan kebaikan untuk para jemaah dan juga masyarakat yang ada di sini,” katanya.

    Sebagai informasi, sebanyak 10 nazir atau pemilik tanah wakaf menerima sertifikat tanah wakafnya secara langsung dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono di Masjid Nashrulloh, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur

    Dalam momen ini Menteri AHY mengatakan, salah satu nazir mengaku telah menunggu sertifikatnya selama lebih dari 40 tahun.

    “Saya menyerahkan sertifikat tanah wakaf yang tadi beliau sampaikan sudah ditunggu sejak 1986, artinya sudah puluhan tahun, Alhamdulillah saya langsung sampaikan,” ujarnya.

    Kepada para nazir dan jamaah masjid, ia mengimbau agar memperluas informasi kepada masyarakat untuk mendaftarkan tanah wakafnya.

    “Ini demi menertibkan administrasi pertanahan dan tata ruang di Kota Surabaya,” kata AHY.

    Sumber: Antara

    Baca juga: BRIN Kaji Potensi Dana Wakaf untuk Alternatif Pembiayaan UMKM

    Menteri ATR/BPN: Sertifikat Tanah Wakaf Gratis Tanpa Pungutan Read More »