Wakaf Daarut Tauhiid

Admin WakafDT

Objek Wakaf dalam Islam, Apa Saja?

Wakaf adalah salah satu amal jariyah yang sangat dianjurkan dalam Islam yakni ketika seseorang menyumbangkan sebagian hartanya untuk kepentingan umum dan kebaikan umat. Wakaf juga bisa diartikan sebagai tindakan menyerahkan harta milik seseorang kepada pihak yang berhak untuk dikelola dan dimanfaatkan dalam jangka panjang untuk tujuan yang baik sesuai dengan ajaran Islam.

Karena merupakan amal jariyah, maka harta yang diwakafkan akan terus memberikan manfaat jangka panjang, bahkan setelah orang yang mewakafkan harta tersebut meninggal dunia. Adapun harta yang diwakafkan menjadi milik umat. Tidak boleh diperjualbelikan atau diwariskan, tetapi hanya digunakan untuk tujuan yang telah disepakati.

Objek-objek Wakaf

Wakaf dapat berupa berbagai jenis harta, baik berupa tanah, bangunan, uang, maupun barang lainnya. Berikut ini beberapa objek yang dapat dijadikan wakaf menurut syariat Islam:

1. Tanah.

      Tanah merupakan objek wakaf yang paling umum dan memiliki manfaat yang sangat besar. Tanah yang diwakafkan bisa digunakan untuk berbagai kepentingan umum, seperti pembangunan masjid, sekolah, rumah sakit, panti asuhan, atau fasilitas publik lainnya yang bermanfaat bagi umat. Tanah yang diwakafkan untuk masjid, misalnya, akan digunakan untuk tempat ibadah, yang akan memberikan manfaat spiritual bagi umat Islam.

      Wakaf tanah ini tidak hanya bermanfaat bagi generasi sekarang, tetapi juga akan terus memberikan manfaat kepada generasi mendatang. Oleh karena itu, wakaf tanah memiliki dampak sosial yang sangat besar dalam membantu masyarakat dalam berbagai bidang.

      2. Bangunan.

      Selain tanah, bangunan juga merupakan objek wakaf yang sering digunakan, terutama untuk keperluan sosial dan pendidikan. Bangunan yang diwakafkan bisa berupa masjid, madrasah, sekolah, rumah sakit, panti asuhan, atau tempat-tempat lainnya yang berguna untuk umat. Misalnya, seseorang dapat mewakafkan bangunan untuk digunakan sebagai sekolah atau universitas untuk melanjutkan pendidikan anak-anak yang kurang mampu.

      Bangunan yang diwakafkan ini akan terus digunakan selama bangunan tersebut masih dapat dimanfaatkan. Selain memberikan manfaat praktis bagi masyarakat, bangunan yang diwakafkan juga akan mendapatkan pahala jariyah bagi orang yang mewakafkannya, selama fasilitas tersebut digunakan untuk tujuan yang bermanfaat.

      3. Uang atau dana wakaf (wakaf uang).

      Selain harta benda seperti tanah dan bangunan, uang atau dana juga dapat dijadikan objek wakaf. Ini dikenal dengan istilah wakaf uang. Wakaf uang dapat digunakan untuk mendanai berbagai proyek sosial, seperti pembangunan sekolah, masjid, rumah sakit, atau untuk program-program kemanusiaan lainnya.

      Dalam beberapa tahun terakhir, wakaf uang semakin populer karena kemudahan dan fleksibilitasnya. Dana wakaf yang terkumpul bisa dikelola oleh lembaga atau badan wakaf yang berkompeten untuk disalurkan ke berbagai kebutuhan masyarakat. Keuntungan dari wakaf uang ini adalah dana yang terkumpul dapat digunakan untuk investasi. Hasilnya kemudian digunakan untuk kegiatan sosial berkelanjutan.

      4. Peralatan dan barang berharga.

      Selain tanah, bangunan, dan uang, barang-barang berharga juga dapat dijadikan objek wakaf. Barang berharga yang dapat diwakafkan antara lain emas, perak, kendaraan, atau peralatan lainnya yang memiliki nilai ekonomis. Misalnya, seseorang dapat mewakafkan kendaraan untuk digunakan dalam operasional sosial, seperti mobil ambulans untuk panti asuhan atau rumah sakit.

      Peralatan dan barang berharga yang diwakafkan dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan umat. Dalam hal ini, barang tersebut bisa dijual untuk mendapatkan dana yang kemudian digunakan untuk tujuan yang lebih luas.

      5. Hak milik atas properti atau kekayaan intelektual.

      Selain harta fisik, wakaf juga dapat mencakup hak milik atas properti atau kekayaan intelektual, seperti hak cipta, paten, atau hak merk dagang. Hak milik tersebut dapat digunakan untuk kepentingan sosial dan pendidikan, seperti mendanai penelitian ilmiah atau memberikan manfaat kepada masyarakat melalui pelatihan dan pengembangan.

      Misalnya, jika seseorang memiliki hak cipta atas sebuah buku atau karya seni, ia bisa mewakafkan hak cipta tersebut sehingga hasil dari royalti atau penjualannya dapat digunakan untuk kegiatan amal atau pendidikan.

      6. Hewan dan ternak.

      Beberapa jenis hewan juga bisa dijadikan objek wakaf, seperti ternak (sapi, kambing, domba) yang hasilnya dapat digunakan untuk kepentingan umat. Hewan ternak ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian, untuk disembelih dan dibagikan kepada yang membutuhkan, atau dijual untuk memperoleh hasil yang bisa digunakan untuk program-program sosial.

      Sebagai contoh, dalam beberapa budaya atau komunitas Islam, wakaf ternak digunakan untuk mendanai kegiatan berbagi daging kepada fakir miskin, terutama pada hari raya seperti Idulfitri atau Iduladha.

      7. Pendidikan dan beasiswa.

      Pendidikan merupakan salah satu objek wakaf yang memiliki dampak jangka panjang yang luar biasa. Wakaf untuk pendidikan bisa berupa pendanaan untuk beasiswa bagi siswa atau mahasiswa yang kurang mampu, atau pendirian sekolah dan universitas.

      Melalui wakaf pendidikan, seseorang dapat memberikan kontribusi bagi masa depan generasi muda dan meningkatkan kualitas pendidikan di komunitas atau negara.

      Beasiswa yang didanai dengan uang wakaf dapat memberikan kesempatan belajar bagi banyak orang, terutama mereka yang tidak mampu secara finansial. Ini membantu menciptakan generasi yang lebih terdidik dan memiliki keterampilan untuk membangun masyarakat yang lebih baik.

      8. Buku dan sumber daya ilmu.

      Wakaf juga dapat berupa buku atau sumber daya ilmu lainnya yang disumbangkan untuk perpustakaan atau lembaga pendidikan. Buku yang diwakafkan akan bermanfaat bagi para pelajar, mahasiswa, atau masyarakat umum yang membutuhkan literasi untuk pengembangan diri.

      Bahkan, koleksi buku yang diwakafkan bisa mencakup buku-buku agama, ilmu pengetahuan, atau literatur lainnya yang dapat meningkatkan pengetahuan umat Islam dan masyarakat secara umum.

      Manfaat Berlimpah dari Wakaf

      Ternyata ada banyak objek dapat dijadikan wakaf, baik berupa harta benda seperti tanah, bangunan, atau uang, maupun barang berharga lainnya. Karenanya, wakaf memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan umat Islam dan memberikan manfaat yang berkelanjutan untuk kepentingan sosial, pendidikan, kesehatan, dan ibadah.

      Dengan berwakaf, seseorang dapat berkontribusi menciptakan perubahan positif dalam masyarakat dan membantu mereka yang membutuhkan, sekaligus mendapatkan pahala tidak terputus karena berwakaf termasuk amal jariyah. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan melaksanakan wakaf sebagai bagian dari ibadah dan kontribusi sosial yang penuh berkah.

      Objek Wakaf dalam Islam, Apa Saja? Read More »

      Orang Cerdas Cirinya Senang Berwakaf

      Orang cerdas bukanlah mereka yang memiliki titel berderet dari sarjana, master, hingga profesor. Orang cerdas bukan pula mereka yang berhasil menjadi inventor atau penemu kelas wahid. KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Pembina Wakaf Daarut Tauhiid (DT) menjelaskan, orang yang cerdas bukanlah mereka yang memiliki pendidikan tinggi, terkenal, atau punya harta berlimpah.

      Aa Gym menyebutkan orang cerdas itu memiliki dua ciri, yakni orang yang selalu mengingat kematian dan mempersiapkannya. Rasulullah saw bersabda, Orang mukmin yang paling utama adalah orang yang paling baik akhlaknya. Orang mukmin yang paling cerdas adalah orang yang paling banyak mengingat kematian dan paling bagus persiapannya untuk menghadapi kematian. Mereka semua adalah orang-orang cerdas.” (HR At-Tirmidzi)

      Menurut Aa Gym, kematian itu memiliki tiga rahasia. Pertama, waktunya. Kedua, tempatnya. Ketiga, caranya. Manusia tidak pernah tahu kapan, di mana, dan bagaimana nyawa terlepas dari raga. Itu semua menjadi rahasia Allah SWT. Alasannya agar manusia senantiasa mempersiapkan diri menghadapi kematian.

      Aa Gym pun menuturkan jika orang cerdas itu sadar bahwa hidup di dunia hanyalah sementara. Ada kehidupan abadi di akhirat. Makanya, mereka sangat memperhatikan bekal kehidupan setelah mati.

      Amalan yang Rasulullah Cintai

      Ada satu amalan untuk menjadi bekal bagi mereka yang cerdas tersebut. Amalan itu merupakan amal jariyah yang terus mengalirkan pahala hingga hari kiamat. Itulah wakaf, amalan orang-orang cerdas.

      Karena selain mengingat kematian, Seseorang juga harus mempersiapkan kehidupan sesudah mati. Nah, salah satu amal yang pahalanya mengalir tidak berhenti sampai kiamat adalah wakaf.

      Amalan wakaf ini sangat dicintai oleh Rasulullah saw. Beliau sendiri yang menjadi pelopor wakaf dalam sejarah Islam. Rasulullah saw juga mengajak kepada para sahabat dan umat Islam melaksanakan amalan yang disyariatkan sejak tahun kedua hijriah ini.

      Rasulullah saw menegaskan dalam hadis riwayat Muslim, Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang saleh. Imam Ash-Shan’ani dalam Kitab Subul As-Salam, menyebutkan bahwa para ulama menafsirkan sedekah jariyah dengan wakaf. Masya Allah!

      Orang Cerdas Cirinya Senang Berwakaf Read More »

      Sanlat Ramadhan Berkahi Blue Mosque Daarut Tauhiid

      Pesantren kilat atau disingkat Sanlat biasa berlangsung pada bulan Ramadhan. Aktivitas ini tentu bermanfaat. Apalagi ketika dilakukan di masjid hasil wakaf umat, yakni Blue Mosque Daarut Tauhiid. Tentu mengundang berkah berlimpah.

      Masjid yang baru sepekan lalu diresmikan, pada 3 Maret hingga berakhir 9 Maret 2025 mendatang, menjadi tempat berlangsungnya Sanlat. Kegiatan diikuti 53 santri yang merupakan anak-anak dari warga sekitar masjid berkubah biru tersebut.

      “Alhamdulillah para santri sangat senang bisa belajar di sini. Semoga ke depan kami (Daarut Tauhiid-red) bisa memberikan manfaat lebih luas, termasuk kepada warga sekitar,” ujar Olis Abdul Kholis, penanggung jawab kegiatan Sanlat.

      Kholis percaya untuk mengundang keberkahan, salah satu caranya dengan memakmurkan masjid. Untuk itulah, Sanlat ini dilakukan agar Blue Mosque Daarut Tauhiid menjadi tempat penuh berkah dengan berbagai kegiatan keislaman.

      “Keberadaan Blue Mosque Daarut Tauhiid harapannya bisa memberikan manfaat. Tidak hanya bagi santri program Pendidikan Diniyah Formal atau PDF, warga sekitar juga bisa memakmurkan masjid ini,” kata Kholis.

      Keberadaan Blue Mosque Daarut Tauhiid memang digagas untuk menjadi masjid yang sarat dengan kegiatan bermanfaat. Tidak hanya menjadi pusat keagamaan, tapi juga pusat pendidikan, sosial, dan ekonomi sebagai bagian dari program Kawasan Wakaf Terpadu Daarut Tauhiid.

      Sejak diresmikan pada Jumat (28/2/2025) lalu, KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) selaku Pendiri dan Pembina Pesantren Daarut Tauhiid menegaskan komitmennya untuk memakmurkan masjid wakaf ini.

      “Doakan ya, Aa bisa begini syariatnya adalah hasil pendidikan dari orang tua dan guru-guru. Mudah-mudahan masjid ini diniatkan wakaf untuk orang tua. Semoga setiap ada yang menyebut nama Allah, bersujud, baca Quran, doa, dan kebaikan apapun bisa mengalir pahalanya kepada ibu-bapak, orang tua, juga pada guru-guru,” ujar Aa Gym saat peresmian masjid yang berlokasi di Jalan Tugu, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. (Cahya)

      Sanlat Ramadhan Berkahi Blue Mosque Daarut Tauhiid Read More »

      Aa Gym: Dahsyatnya Bulan Ramadhan

      “Kalau ada orang meninggal kemudian diberi kesempatan hidup sehari saja, amal apa yang paling diiinginkan?” tanya KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) kepada jemaah Kajian Kitab Al-Hikam di Masjid Daarut Tauhiid Bandung, Kamis (6/3/2025).

      Sontak berbagai jawaban mengemuka. Ada yang ingin salat, bersedekah, berbuat baik kepada orang tua dan keluarga. Ada juga yang ingin terus-menerus membaca Al-Quran. Namun, Aa Gym hanya menggeleng pelan. Bukan itu jawabannya.

      “Kalau dikasih satu sehari saja, amal apa yang paling menyelamatkan? Minta hidup satu hari saja pada bulan Ramadhan,” ujar Aa Gym.

      “Mengapa? Karena saking dahsyatnya Ramadhan itu. Sehari saja tapi bisa menyelamatkan,” lanjutnya.

      Dahsyatnya Ramadhan karena Allah ciptakan sangat spesial. Siangnya penuh ampunan, malamnya pun serupa. Berlimpah ampunan yang tidak bisa kita temui pada bulan selain Ramadhan.

      “Allah menyediakan Ramadhan yang hari demi harinya beda. Jam demi jamnya beda. Detik demi detiknya beda. Kalau dimanfaatkan sebaik-baiknya, insya Allah dihapuskan dosa-dosa kita,” kata Aa Gym.

      Aa Gym kemudian mengutip perkataan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari, “Man shama Ramadhana iymanan wahtisaban ghufira lahu ma taqaddama min zanbih (Barang siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ampunan Allah, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya di masa lalu).”  

      Hadis ini menurut Aa Gym adalah dasar bagi kita untuk optimal beribadah. Memohon ampun atau bertobat dengan sungguh-sungguh. Karena yang paling membahayakan hidup kita adalah dosa-dosa yang tidak ditobati.

      “Hal yang membahayakan hidup adalah dosa kita sendiri. Kita tidak akan celaka kecuali oleh dosa kita,” kata Aa Gym.

      Oleh karenanya, Aa Gym menasihati bagi siapa saja yang menginginkan ampunan Allah pada bulan Ramadhan, mestilah minimal berpuasa penuh sebulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan harapan ampunan Allah. Menghidupkan puasa Ramadhan dengan berbagai amalan-amalan sunnah, dan berusaha keras untuk dapat beribadah dan memohonkan ampunan Allah pada malam lailatul qadar.

      Kajian yang berlangsung hingga pukul 5 sore itu, dipadati ratusan jemaah. Alhamdulillah tidak ada satu detik pun waktu di masjid hasil wakaf umat ini yang berlalu tanpa amal ibadah. Makmurnya Masjid Daarut Tauhiid Bandung, insya Allah mengalirkan pahala bagi siapa saja yang turut serta dalam berwakaf untuk masjid kebanggaan warga Jawa Barat ini. (Cahya) 

      Aa Gym: Dahsyatnya Bulan Ramadhan Read More »

      Alhamdulillah! Kualitas Audio Masjid Eco Pesantren 2 Disebut yang Terbaik

      Ternyata hanya 10% masjid-masjid di Jawa Barat memiliki kualitas audio yang tergolong baik. Sisanya atau sekitar 132.000 masjid memiliki kualitas seadanya. Jadi tidak mengherankan ketika kita mendengar adzan dari speaker masjid, suaranya kurang menggugah atau mendatangkan kesyahduan.

      Fakta menarik ini terungkap saat peresmian Masjid Eco Pesantren 2 Daarut Tauhiid (DT) atau Blue Mosque, Jumat (28/2/2025). Saat itu, Harry Kiss diminta pandangannya oleh KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) terkait sistem audio di masjid hasil wakaf umat tersebut.

      Pemilik event organizer Harry Kiss Production yang merupakan sound system rental terbesar di Indonesia itu, mengatakan jika kebanyakan kualitas audio atau speaker masjid tergolong buruk.

      “Jawa Barat itu ada 142.000 masjid. Kata Profesor Sugianto dari ITB, risetnya itu 90 persen audio dan akustiknya buruk,” kata Harry.

      Realita ini amatlah menyedihkan. Kualitas audio atau sound system yang buruk tidak hanya membuat suara dari masjid menjadi bergaung, tapi juga pesan dakwahnya tidak tersampaikan dengan baik.

      “Bayangkan betapa delivery message itu tidak pernah sampai. Karena rata-rata masjid menimbulkan gaung,” ujar ayah dari penyanyi pop Vidi Aldiano itu.

      Lalu, bagaimana dengan kualitas audio di Masjid Eco Pesantren 2 DT? Alhamdulillah, masjid wakaf ini memiliki speaker pro-audio berkualitas sangat baik. Setara dengan merek-merek besar dunia.

      “Jadi kalau speaker-speaker yang biasa kita lihat itu made in Jerman atau buatan negara luar, maka speaker di masjid ini made in Ciputat Timur. Kualitasnya sama seperti yang digunakan di istana dan kementerian. Saya sudah benahi sehingga akustiknya bagus banget. Boleh dirasakan,” kata Harry.

      Tertarik ingin mendengar audio dan akustik kelas dunia? Silakan berkunjung ke masjid yang terletak di Parongpong, Kabupaten Bandung Barat ini. Sekadar menunaikan salat sunnah sembari menanti suara adzan yang insya Allah akan menghadirkan kerinduan kepada-Nya. (Cahya)

      Alhamdulillah! Kualitas Audio Masjid Eco Pesantren 2 Disebut yang Terbaik Read More »

      Ini Nasihat Anies untuk Umat

      “Kunci kemajuan umat itu pada keterdidikan. Tanpa ada pendidikan, tidak mungkin umat akan maju dan berkembang,” ujar Anies Rasyid Baswedan ketika menghadiri acara peresmian Masjid Eco Pesantren 2 Daarut Tauhiid (DT) atau Blue Mosque di Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (28/2/2025).

      Lalu, apa keterkaitan umat yang terdidik dengan kondisi bangsa terkini yang seakan sulit untuk berubah lebih baik?

      Anies yakin walau bagaimana pun kondisi ekonomi dan politik di Indonesia, kuncinya ada pada kualitas manusia. Dan umat yang dalam hal ini diwakili oleh pesantren, menjadi ujung tombak dalam upaya mengubah masa depan bangsa Indonesia.  

      “Bangsa pun begitu. Kekuatan kita ada pada kualitas manusianya yakni dari pendidikan. Karena itu kalau mendirikan pesantren sebagai tempat untuk pembelajaran, maka bekal keterdidikan inilah yang akan mengubah masa depan,” lanjutnya.

      Anies menghadiri hajatan dari DT karena memperoleh undangan dari KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), selaku pendiri dan pembina Pesantren DT. Aa Gym mengundang berbagai ulama, pejabat, dan tokoh masyarakat. Salah satunya adalah Anies Rasyid Baswedan yang merupakan sosok pemimpin bangsa dan harapan umat untuk masa depan.   

      Adapun Masjid Eco Pesantren 2 atau Blue Mosque yang diresmikan ini, dibangun dari hasil wakaf umat. Tidak hanya untuk pelaksanaan salat lima waktu berjemaah, masjid juga menjadi pusat pendidikan umat (pesantren).

      Ada program Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Daarut Tauhiid yang para santrinya bermukim di sini. Ada pula berbagai kajian keagamaan yang melibatkan warga sekitar. (Cahya)

      Ini Nasihat Anies untuk Umat Read More »

      Bismillah! Sambut Ramadhan, Aa Gym Resmikan Masjid Blue Mosque

      Ada yang berbeda pada Jumat (28/2/2025) di kawasan pembangunan Masjid Eco 2 (Blue Mosque), di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Biasanya, lahan wakaf untuk pembangunan masjid tersebut ramai dengan riuh para pekerja. Telah dua tahun rutinitas seperti itu berlangsung.

      Namun pada pagi hari terakhir bulan Syaban ini, lokasi sekitar masjid dipenuhi lebih dari 3.000 orang. Mereka berduyun-duyun memenuhi area lapangan di samping masjid berkubah biru tersebut.

      Kehadiran ribuan orang itu bukan tanpa sebab. Ada hajatan besar yang dilaksanakan oleh Pesantren Daarut Tauhiid (DT), yakni acara Tarhib Ramadhan 1446 H sekaligus peresmian Masjid Eco 2 atau Blue Mosque.

      KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) selaku pendiri dan pembina Pesantren DT meresmikan masjid hasil wakaf para santri, donatur, dan jemaah. Selain Aa Gym, turut hadir para undangan dari ulama, aparat pemerintah, serta tokoh masyarakat lokal maupun nasional.       

      “Bismillahirrahmanirrahim, Blue Mosque Daarut Tauhiid kita resmikan bersama-sama. Ya Allah semoga masjid ini benar-benar membawa keberkahan bagi kita semua. Khususnya bagi para guru, orang tua, dan bagi yang memakmurkannya. Mudah-mudahan lingkungan ini menjadi penuh cahaya dari rumah Allah ini,” ujar Aa Gym.

      Aa Gym berharap dengan diresmikannya Masjid Blue Mosque, masyarakat sekitar dan umat Islam secara keseluruhan dapat merasakan keberkahannya. Apalagi ini adalah masjid hasil wakaf yang dibangun dengan konsep berwawasan lingkungan (eco green). Di sini, insya Allah akan menjadi pusat kegiatan dakwah dan pendidikan Islam yang kondusif. Memadukan keasrian dan kesegaran alam untuk para penghafal Al-Quran.

      Aa Gym juga berpesan untuk tidak pernah lelah memakmurkan masjid ini. Salah satu caranya dengan rutin melaksanakan salat lima waktu secara berjamaah. Apalagi pahala salat berjamaah begitu luar biasa.

      “Kalau pahala salat Isya berjamaah, separuh malam dianggap salat terus-menerus. Salat Shubuh berjamaah, sepanjang malam dianggap salat terus-menerus,” katanya.    

      Khusus bagi laki-laki, Aa Gym sangat menekan kewajiban untuk salat berjamaah di masjid. Jika memungkinkan, laki-laki hendaknya tidak melewatkan salat 5 waktu kecuali di masjid.    

      “Lelaki dengan masjid seperti ikan dengan air. Jauh dari masjid seperti ikan jauh dari air. Tidak akan pernah tenteram hidupnya. Oleh karena itu, mudah-mudahan dalam situasi apa pun prioritaskan ke masjid,” pungkas Aa Gym. (Cahya)

      Bismillah! Sambut Ramadhan, Aa Gym Resmikan Masjid Blue Mosque Read More »

      Meraih Keberkahan Wakaf Masjid Lintas Batas di Perth, Australia

      Pembebasan Masjid Al-Latief di 214 Nicholson Road, Langford, WA 6147, Perth, Australia pada Oktober 2018 menjadi cikal bakal hadirnya Masjid Daarut Tauhiid (DT) di luar Indonesia. Masjid dengan lahan seluas 1.400 m2 dan bangunan seluas 750 m2 ini berhasil dibebaskan dengan dana wakaf.

      Masjid Al-Latief DT Center hadir untuk menebar rahmat tanpa batas, memenuhi kebutuhan umat Islam di Perth, Australia. Kehadirannya sangat dirasa manfaatnya untuk para muslim di sana.

      Masjid Al-Latief

      Pada Jumat, 26 Oktober 2018, KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) meresmikan Masjid Al-Latief Daarut Tauhiid Centre. Nama Al-Latief yang berarti lembut, dipilih langsung oleh Aa Gym. Aa Gym berharap, masjid ini dapat melembutkan hati nonmuslim di Australia, khususnya di Perth.

      Selain itu, nama Al-Latief juga diharapkan dapat melembutkan hati umat Islam di Perth untuk saling menguatkan dalam berdakwah, menjadi tempat berkumpul, berdiskusi, serta mempermudah nonmuslim dan umat Islam belajar keislaman.

      Kegiatan utama yang dilaksanakan adalah salat lima waktu, salat Jumat, pembelajaran Al-Quran, dan kegiatan Ramadhan. Untuk kegiatan lainnya, dilakukan perkumpulan sosial (open house Idulfitri), bazar, olahraga (pilates, pingpong), kegiatan muslimah, walimah, dan kamp pelatihan untuk anak-anak.

      Perluasan Masjid

      Hampir empat tahun berlalu, jumlah muslim di sekitar masjid dengan jarak sampai 5 km sudah mencapai 1.000 sampai 1.500 orang. Sedangkan bangunan masjid di sana, hanya mampu menampung maksimal 88 jemaah. Hanya terdapat satu ruangan untuk salat, satu toilet perempuan, satu toilet laki-laki, dan fasilitas wudu.

      Ketika salat Jumat, jumlah jemaah bisa mencapai 300 sampai 400 orang. Kondisi bangunan masjid yang tidak bisa menampung sekaligus, membuat pengelola masjid mengatur pelaksanaan salat jumat dengan beberapa sesi. Biasanya dua sesi, bahkan menjadi 3 sesi.

      Kabar baiknya, untuk memperluas lahan dan bangunan Masjid Al-Latief DT Center Australia, terdapat tanah dan bangunan di belakang masjid, tepatnya di 17 Prendiville Way dan 19 Prendiville Way yang bisa dibebaskan kembali. Butuh dana sebesar 350.000 dolar Australia atau 3,7 miliar rupiah untuk membebaskan tanah seluas 691 m2 dengan bangunan di atasnya.

      Pahala Tanpa Batas

      Wakaf untuk perluasan Masjid Al-Latief DT Center Australia menjadi peluang untuk meraih pahala tanpa batas. Sebagai wakaf yang merupakan sedekah jariyah, pahala yang diraih akan terus mengalir tanpa batas walau jasad sudah tak bernyawa.

      Hadis riwayat Muslim, Rasulullah bersabda, Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang saleh.” Sedekah dalam hadis ini adalah wakaf.

      Selain pahala tanpa batas, hadiah bagi mereka yang ikut “mendirikan” masjid adalah rumah di surga. Rasulullah bersabda, “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR Ibnu Majah)

      Masya Allah! Kini muwakif (pewakaf) memiliki peluang untuk menebar manfaat tanpa batas negara dan bahasa. Tugas sebagai muslim untuk menjadi rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi semesta alam) pun insya Allah terwujud. 

      Meraih Keberkahan Wakaf Masjid Lintas Batas di Perth, Australia Read More »

      Kenali Kelebihan Wakaf Produktif Daarut Tauhiid

      Wakaf produktif merupakan upaya transformasi pengelolaan wakaf (harta benda atau pokok tetap) secara profesional. Tujuannya meningkatkan atau menambah nilai manfaat tersebut sesuai dengan peruntukannya.

      Konsep wakaf produktif diwujudkan dalam Kawasan Wakaf Terpadu Daarut Tauhiid (DT), yakni pengelolaan wakaf dengan mengoptimalkan semua aset wakaf untuk memberikan manfaat lebih, termasuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan kesejahteraan umat.

      Aset wakaf dikelola secara produktif untuk menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan. Keuntungan wakaf produktif inilah yang menjadi dana pembiayaan kebutuhan umat (mauquf ‘alaih) sebesar 50 persen, pengembangan wakaf kembali sebesar 40 persen, dan dana pengelolaan sebesar 10 persen.

      Solusi Permasalahan Sosial

      Wakaf produktif dapat menjadi solusi dari berbagai masalah sosial, seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan, dakwah, dan penyediaan pangan berkelanjutan. Di sisi pengelolaan, wakaf secara produktif akan menghasilkan keuntungan jangka panjang yang lebih besar.

      Wakaf produktif yang sudah menjadi ciri khas DT, merupakan wakaf pembangunan dan pengelolaan aset wakaf secara komersil untuk memberdayakan ekonomi umat dan optimalisasi aset agar memiliki manfaat lebih. Selain di pusat (Kota Bandung), beberapa wakaf produktif juga sudah dilakukan di cabang-cabang lainnya.

      Beberapa contoh aktivitas wakaf produktif di DT, yakni:

      1. Pertanian hidroponik.
      2. Pertanian palawija.
      3. Perkebunan sayuran.
      4. Pengelolaan sawah.
      5. Peternakan madu.
      6. Peternakan lele.
      7. Peternakan bebek.
      8. Peternakan ayam broiler.
      9. Produksi makanan olahan kemasan.
      10. Penyulingan air minum Eco Fresh.
      11. Katering.
      12. Kantin.
      13. Angkringan.
      14. Mini market.
      15. Produksi boneka.
      16. Pengadaan barang.
      17. Camping ground.
      18. Cluster perumahan.
      19. Penyewaan gedung-gedung wakaf.
      20. Penyewaan area pertokoan DT.
      21. Penyewaan lahan Food Court.
      22. Penyewaan indekos.
      23. Penyewaan lahan parkir.
      24. Penyewaan lapangan futsal.
      25. Penyewaan tower operator.
      26. Penyewaan lahan untuk ATM.
      27. Penyewaan area ruang iklan untuk promosi produk dan jasa.
      28. Gedung wakaf serbaguna Food Court.
      29. Dan wakaf produktif lainnya.

      Kelebihan Wakaf Produktif

      Ketika wakaf sudah produktif, minimal ada dua pahala yang akan didapat. Pertama, pahala saat berwakaf. Kedua, pahala saat aset wakaf tersebut dimakmurkan dan diproduktifkan. Pahala akan didapat ketika berwakaf, dan semakin mendapat pahala yang berlipat ketika wakaf itu digunakan. Jadi semakin dimakmurkan dan diproduktifkan, maka semakin berlebih pahalanya.

      Apalagi prinsip wakaf adalah tahan pokoknya dan sedekahkan hasilnya. Sehingga, harta wakaf harus diupayakan memberikan kontribusi yang berkesinambungan bagi umat. Dengan demikian, hasilnya benar-benar dapat dipergunakan untuk mewujudkan kesejahteraan umat. Melalui wakaf produktif, kesejahteraan dapat dirasakan para penerima manfaat wakaf, terutama masyarakat yang tinggal di sekitar Kawasan Wakaf Terpadu DT. 

      Wakaf DT pun berkomitmen untuk istikamah mengembangkan wakaf produktif dan melakukan pengelolaannya sesuai aturan yang benar dengan berbagai inovasi. Berusaha menjadi wasilah menggerakkan roda perekonomian umat. Dengan bertambahnya aset Wakaf DT, keberkahan insya Allah terus mengalir kepada muwakif dan orang-orang yang memakmurkannya. (Cahya) 

      Kenali Kelebihan Wakaf Produktif Daarut Tauhiid Read More »

      pujasera sahabat wakaf produktif

      Makan Sambil Memberikan Manfaat Wakaf di Pujasera Sahabat

      WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Salah satu usaha wakaf produktif yang dijalankan Wakaf Daarut Tauhiid (DT) adalah pujasera Sahabat yang berada tepat di pinggir Masjid DT di Gegerkalong Girang, Bandung.

      Mulai buka dari jam 6 pagi, pujasera Sahabat yang bisa menjadi pilihan tempat makan, baik untuk makan pagi, makan siang, maupun makan malam, karena masih buka sampai jam 10 malam.

      Kepala Subbagian Retail Wakaf Produktif Mochammad Taufik Yanuar mengatakan, ada 10 tenant di Pujaera Sahabat yang semuanya sudah terisi. Kapasitasnya, sebutnya, bisa menampung sampai 70 orang yang bisa duduk di 17 meja.

      Menu yang disediakan pun sangat beragam, dari mulai makanan ringan hingga makanan khas bali bisa dinikmati. Berbagai dessert olahan eskrim pun bisa memanjakan lidah selepas makanan berat. Untuk minumnya, berbagi jus bisa menjadi pilihan. Harganya mulai dari 3.000 sampai 25.000 rupiah.

      “”Sahabat itu merupakan kepanjangan dari sehat, bergizi, dan terjangkau. Tenant satu, ada makanan Khas bali, kie ayam. dua, makanan western food, baso ikan. Tiga, Mpek-mpek, nasi bakar, batagor. Empat, olahan telur, oalahan eskrim dessert eskrim. Kelima, soto betawi, soto sulung, kuah-kuah, lotek, cuanki. Keenam, nasi rawon, seblak, ayam geprek. Tujuh, bebek kremes, ayam kremes, cacpai, nasi goreng, nasi cikur. Delapan, dimsum yang pake sambal itu, sambalnya beda, bukan sambal yang saos itu. Sembilan, belia. Dan sepuluh, ada lontong padang yang biasa buka di depan ketika pagi,” jelas Taufik, Rabu (19/2/2025).

      Dia mengungkapkan, masyarakat bisa menikmati makanan di pujasera Sahabat sekaligus memberikan manfaat wakaf, karena pujasera Sahabat berada di atas lahan wakaf.

      “Tanah wakaf bisa produktif. Jadi, selain konsumen membeli, ada pemberdayaan wakafnya,” ucapnya.

      Selain itu, lanjut Taufik, pujasera Sahabat sudah menerapkan konsep ramah lingkungan, dakwah, dan nilai-nilai DT. Para pembeli bisa menikmati tanaman dan membaca jargon dan ajakan dakwah yang dipajang.

      “Tanaman dan pemilahan sampa. Sampah sudah terpisah. Terus kan ada tulisan-tulisan yang mengajak kebaikan, yang dipajang. Pembeli yang datang bisa membacanya,” katanya.

      Baca juga: Capai 95%, Ini Progres Kandang Kambing Cijanggel

      Ia menegaskan, visi dari pujasera sahabat adalah menyediakan makanan dan minuman dengan konsep yang ramah lingkungan, dakwah, dan eddukasi nilai-nilai Lembaga, serta ikut andil dalam pergerakan ekonomi, aktivitas sosial, dan budaya bagi pengunjung masjid dan lingkungan sekitar.

      Ia berharap, pujasera Sahabat bisa memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat dan bisa diadopsi di tempat lain.

      “Harapannya, pujasera Sahabat bisa memberikan pelayanan maksimal. Terus, bisa mejadi inkubasi pengelolaan pujasera Sahabat. Jadi nanti ini bisa dibuka di tempat lain. Sistemnya, bisa franchise atau cabang,” pungkasnya. (AID)

        Makan Sambil Memberikan Manfaat Wakaf di Pujasera Sahabat Read More »