Wakaf Daarut Tauhiid

Aa Gym

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan dalam Wakaf

WAKAFDT.OR.IDWakaf bisa dipahami sebagai sebuah upaya menyerahkan sebagian harta benda untuk dimanfaatkan, baik sementara atau selamanya, sesuai kepentingan guna keperluan ibadah atau kesejahteraan umum menurut syariat.

Harta benda yang diwakafkan tidak hanya berkutat pada wakaf tanah, namun kini sudah berkembang ke wakaf tunai seperti uang, logam mulia, dan saham.

Perkembangan itulah yang harus dipahami wakif, pihak pengelola wakaf, dan masyarakat umum yang ingin berwakaf supaya nantinya bisa meminimalisir permasalahan wakaf.

Potensi permasalahan wakaf bisa muncul jika syarat-syarat wakaf dilanggar, semisal tidak ada ikrar wakaf.

Ikrar wakaf bukan hanya wajib dihadiri saksi yang memenuhi syarat, tetapi juga harus dituangkan dalam dokumen hukum bernama Akta Ikrar Wakaf.

Dalam ketentuan UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Ada sejumlah perbuatan hukum yang dilarang. Pasal 40 UU Wakaf mengatur secara khusus perubahan status harta benda wakaf.

Ada tujuh perbuatan hukum yang dilarang dilakukan di antaranya ialah: Dijadikan jaminan, disita, dihibahkan, dijual, diwariskan, ditukar, atau dialihkan dalam bentuk pengalihan lainnya.

Beberapa pengecualian diatur dalam Pasal 41 UU Wakaf dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 42 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.

Misalnya, perbuatan menukar harta benda wakaf dapat dikecualikan jika harta benda wakaf yang telah diwakafkan digunakan untuk kepentingan umum, sesuai peraturan perundang-undangan dan tidak bertentangan dengan syariat.

Setidaknya ada dua syarat yang ditentukan jika terjadi penukaran harta benda wakaf. Pertama, penukaran hanya dapat dilakukan setelah mendapat izin tertulis dari Menteri Agama atas persetujuan Badan Wakaf Indonesia.

Kedua, harta benda pengganti harus punya manfaat dan nilai lebih atau setidak-tidaknya sama dengan harta benda wakaf yang ditukar.

Pasal 67 UU Wakaf memuat ancaman pidana bagi siapapun yang melakukan perbuatan terlarang sebagaimana dimaksud Pasal 40 UU Wakaf.

Tidak hanya mengancam warga, orang yang mengelola harta benda wakaf (nadzir) pun dapat dihukum jika melakukan perubahan peruntukan harta wakaf tanpa izin.

Mengingat persoalan hukum yang mungkin timbul, maka perubahan status harta benda wakaf juga dibuat ketat. Menteri Agama pun tidak dapat sembarangan memberikan izin perubahan status.

Setidaknya ada tiga hal yang harus dipertimbangkan Menteri Agama, selain pandangan Badan Wakaf Indonesia.

Pertama, Menteri harus bisa memastikan bahwa perubahan harta benda wakaf digunakan untuk kepentingan umum sesuai Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) sesuai peraturan perundang-undangan dan tidak bertentangan dengan syariah.

Kedua, apakah harta benda wakaf tidak dapat dipergunakan sesuai dengan ikrar wakaf. Ketiga, memastikan bahwa pertukaran dilakukan untuk keperluan keagamaan secara langsung dan mendesak.

Ini berarti bahwa perbuatan hukum yang mengakibatkan perubahan status hukum harta benda wakaf tidak bisa sembarangan dilakukan. Ada implikasi hukum perdata, agama, dan pidana jika larangan yang disebut dalam UU Wakaf diterobos. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan

(Sumber: BWI)


WAKAFDT.OR.ID

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan dalam Wakaf Read More ยป

Resmikan โ€˜Waktunya Indonesia Berwakafโ€™, Ratusan Peserta Diajak Syiarkan Semangat Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Potensi wakaf di Indonesia pada tahun 2025 diperkirakan mencapai Rp2.000 triliun dengan potensi wakaf uang per tahun mencapai Rp181 triliun, menurut Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Meskipun potensi ini sangat besar, realisasinya masih jauh dari angka tersebut. Dana wakaf yang terkumpul baru mencapai Rp3,5 triliun.

Padahal, Indonesia termasuk salah satu negara paling dermawan di dunia. Meskipun tidak lg menduduki posisi pertama, namun potensi donasi untuk kebaikan masih cukup besar.

Atas dasar itulah, Wakaf Daarut Tauhiid (DT) bersama Indonesia Bertaโ€™awun menyelenggarakan seminar nasional Waktunya Indonesia Berwakaf (WIB) dengan tema โ€œWakif Bertaโ€™awun Membangun Negeriโ€.

Acara tersebut akan dilaksanakan pada hari Kamis (28/8/2025) di Aula Daarul Hajj, Kawasan Terpadu Pesantren Daarut Tauhiid.

โ€“ K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Pembina Yayasan Daarut Tauhiid & Indonesia Bertaโ€™awun,

โ€“ H. Feri Susanto, S.Mn., M.E., AWP, Direktur Eksekutif Indonesia Bertaโ€™awun,

โ€“ Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.Sc., tokoh ekonomi pesantren dan pembina Indonesia Bertaโ€™awun.

Acara ini juga dihadiri oleh Pengurus Yayasan Daarut Tauhiid. Ujang Karim sebagai Bendahara Yayasan dalam sambutannya menyampaikan: โ€œKami melihat ini merupakan suatu terobosan, karena melalui acara ini kita berupaya memperdalam ilmu wakaf dan dibalut dengan kolaborasi, juga kemudahan teknologi. Semoga setelah ini saudara kita yang lain bisa merasakan manfaat dari acara kita hari iniโ€.

Dalam senimar tersebut ratusan peserta diajak untuk menumbuhkan semangat berwakaf dan mengajak orang lain berwakaf, dengan menggunakan teknologi yang semakin memudahkan orang untuk melakukan transaksi wakaf.

Lutfi selaku Ketua Panitia acara tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari cara untuk memfasilitasi masyarakat atau ummat untuk mempermudah berwakaf.

โ€œHarapannya para peserta yang hadir mendapatkan penguatan pentingnya wakaf untuk memajukan ummat dan negara. Selain itu melalui acara ini bisa menjadi sarana mempermudah wakaf dan semakin meluaskan wakafโ€, ungkap Lutfi.

Melalui acara ini harapannya masyarakat semakin sadar akan pentingnya wakaf. Karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh orang berwakaf dengan mandapatkan pahala. Namun, masyarakat secara luas bisa mendapatkan manfaat dari harta yang diwakafkan.

Lebih jauh lagi, bahkan wakaf bisa memberi dampak yang sangat besar bagi kemajuan negara, melalui perkembangan wakaf di masyarakat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Resmikan โ€˜Waktunya Indonesia Berwakafโ€™, Ratusan Peserta Diajak Syiarkan Semangat Wakaf Read More ยป

Warga Sekitar Eco Pesantren DT 2 Senang dengan Keberadaan Blue Mosque DT

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT โ€“ Seperti biasa, Blue Mosque Daarut Tauhiid (DT) setiap harinya selalu dihiasi dengan aktivitas santri yang terus berlangsung silih berganti. Hampir bisa dibilang, masjid itu tidak pernah sepi dari aktivitas santri dan juga warga.

Setelah diresmikan pada jelang Ramadhan tahun ini, Blue Mosque DT terus mengalami peningkatan kunjungan. Santri sudah jelas selalu beraktivitas di sana. Warga sekitar yang turut serta memanfaatkan masjid untuk kegiatan-kegiatan mereka.

Bahkan tidak sedikit jamaah yang datang berkunjung dari luar kota hingga manca negara untuk turut serta memakmurkan rumah Allah ini. MasyaAllah, alhamdulillah, keberadaan Blue Mosque DT mampu memberikan manfaat yang luas bagi ummat.

Willi Ibrahim Ketua RT 01 di RW 15, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Saat ditemui oleh tim Wakaf DT ia menyampaikan kesan masyarakat sekitar selama beraktivitas di Blue Mosque DT.

โ€Alhamdulillah, keberadaan masjid ini sangat bermanfaat bagi warga sekitar. Warga beberapa kesempatan sering dilibatkan dalam kajian-kajian dan juga kegiatan lainnya. Jadi keberadaan masjid ini tidak terkesan eksklusif, tapi terbuka untuk siapapunโ€, ungkap Willi.

โ€œBahkan dari saat pengerjaannya, warga sekitar banyak dilibatkan dalam berbagai hal, seperti pekerja yang beberapa warga dipekerjakan, dan juga hal lainnya. Semoga Masjid ini bisa terus memberi dampak baik bagi masyarakat luas lainnyaโ€, tutup Willi.

Hal ini tentu sejalan dengan apa yang pernah Aa Gym sampaikan dalam peresmian Blue Mosque DT, โ€œBlue Mosque ini bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat dakwah dan pendidikan Islam. Semoga keberadaannya menjadi berkah bagi umatโ€.

Masjid ini juga merupakan hasil dari wakaf umat, menunjukkan bahwa semangat gotong royong dalam membangun fasilitas ibadah masih sangat kuat di masyarakat.

Daarut Tauhiid berharap masjid ini bisa menjadi pusat dakwah dan kegiatan sosial yang memberikan manfaat luas bagi umat Islam. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Warga Sekitar Eco Pesantren DT 2 Senang dengan Keberadaan Blue Mosque DT Read More ยป

Bersama Indonesia Bertaโ€™awun, Wakaf DT Akan Gelar Waktu Indonesia Berwakaf

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ Indonesia menjadi negara paling dermawan se-dunia. Hal ini menjadi kabar baik bagi warga Indonesia, karena negeri kita dikenal dengan orang-orangnya yang dermawan meskipun dengan kondisi ekonomi secukupnya.

Melihat hal tersebut, Wakaf Daarut Tauhiid (DT) bersama Indonesia Bertaโ€™awun menyelenggarakan seminar nasional Waktunya Indonesia Berwakaf (WIB) dengan tema โ€œWakif Bertaโ€™awun Membangun Negeriโ€.

Acara tersebut akan dilaksanakan pada hari Kamis (28/8/2025) di Aula Daarul Hajj, Kawasan Terpadu Pesantren Daarut Tauhiid.

Dalam seminar tersebut akan menghadirkan pembicara utama:

– K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Pembina Yayasan Daarut Tauhiid & Indonesia Bertaโ€™awun,

– H. Feri Susanto, S.Mn., M.E., AWP, Direktur Eksekutif Indonesia Bertaโ€™awun,

– Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.Sc., tokoh ekonomi pesantren dan pembina Indonesia Bertaโ€™awun.

H. Feri Susanto dalam wawancaranya saat ditanya soal kegiatan yang akan diselenggarakan nanti, menyampaikan ajakannya kepada seluruh masyarakat untuk bisa ikut serta dalam seminar nasional Waktu Indonesia Berwakaf.

โ€œWakaf adalah amal yang tidak hanya berdampak di akhirat, tetapi juga memberi solusi kesejahteraan umat di dunia. Jika dikelola dengan semangat bertaโ€™awun, wakaf akan menjadi kekuatan besar untuk membangun negeri,โ€ ungkapnya.

Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga menjelang Dzuhur ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam gerakan wakaf secara massif.

โ€œDengan pendekatan komunitas, acara ini juga harapannya bisa menjadikan ummat istiqomah untuk menggemakan wakaf, karena dengan istiqomah makan wakaf akan berdampak luas untuk kesejahteraan ummatโ€, tambahnya.

Sampai hari ini, panitia menyediakan fasilitas registrasi online bagi masyarakat yang tertarik mengikuti kegiatan diatas, bisa melalui https://s.id/wakafwib agar lebih banyak masyarakat bisa terlibat.

Dengan semangat kebersamaan, seminar ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran wakaf sebagai amal jariyah berkelanjutan sekaligus instrumen nyata untuk membangun negeri. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Bersama Indonesia Bertaโ€™awun, Wakaf DT Akan Gelar Waktu Indonesia Berwakaf Read More ยป

Pengerocan Lantai 4 & Rooftop, Pembangunan Gedung SSG DT Masuki Pekan 12

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ Memasuki pekan ke-12 pembangunan gedung Santri Siap Guna (SSG) semakin menunjukkan progresnya, sejumlah pekerjaan penting telah dilaksanakan dan akan dilanjutkan dengan pekerjaan selanjutnya.

Setelah sebelumnya dilakukan pengerjaan bagian lantai 3 dan pemasangan struktur baja, juga balok baja untuk lantai 4 sudah telah dipasang. Di lokasi proyek, bondeks plat lantai 2 telah terpasang.

Pada hari Selasa (26/8/2025), dilakukan pengecoran lantai 4 yang dilaksanakan dengan metode ready mix dengan pompa

Ghufron, selaku Pengawas Proyek pada proses pengecoran menyampaikan perkembangan dan progres pembangunan gedung SSG.

โ€œHari ini alhamdulillah telah dilaksanakan pengecoran lantai 4 dan juga rooftop, dengan kubikasi seluas 18 kubik. Setelah proses pengecoran ini, progres pembangunan gedung SSG sudah mencapai 45%โ€, ungkap Ghufron.

Seluruh progres ini menunjukkan satu hal yang pasti: pekerjaan berjalan sesuai rencana. Target penyelesaian akhir tahun, Desember 2025, bukan hanya menjadi catatan di atas kertas, tapi tujuan nyata yang dikejar dengan penuh kesungguhan oleh tim di lapangan.

Namun, pekerjaan ini bukan hanya milik para teknisi, mandor, atau manajer proyek. Gedung SSG adalah milik semua yang turut mengambil bagian dalam amal jariyah ini.

โ€œKami ucapkan terima kasih kepada para muwakif yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk pembangunan gedung SSG ini, semoga setiap harta yang dikeluarkan dihitung sebagai pahala jariyah. Kami juga mohon doa agar pembangunan gedung ini dilancarkan oleh Allahโ€, tutup Ghufron.

Di balik baja yang berdiri dan beton yang mengeras, ada uluran tangan para pewakafโ€”mereka yang percaya bahwa setiap rupiah yang dititipkan akan tumbuh menjadi manfaat yang tak putus. Gedung ini kelak bukan sekadar bangunan, tapi ruang ilmu, ruang dakwah, ruang perubahan.

Kini, pembangunan terus berjalan. Tapi untuk menyelesaikannya, dibutuhkan lebih dari sekadar tenaga teknisโ€”diperlukan hati yang tergerak untuk berwakaf.

Karena wakaf bukan tentang siapa yang memberi paling banyak, tapi siapa yang ikhlas menanam harapan, untuk dunia dan akhirat. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Pengerocan Lantai 4 & Rooftop, Pembangunan Gedung SSG DT Masuki Pekan 12 Read More ยป

Angka Kematian Terus Meningkat, Lahan Pemakaman Semakin Sulit, DTMP Solusikah?

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Setiap dari kita pasti akan meninggalkan dunia ini. Namun, sudahkah kita menyiapkan tempat peristirahatan terakhir yang menenangkan, sesuai syariat, dan terus mengalirkan pahala?

Banyak dari kita khawatir akan kondisi pemakaman yang kurang terawat dan jauh dari tuntunan. Kini, ada sebuah pilihan yang dirancang untuk ketenangan dunia dan kebaikan akhirat.

Hasil survei menunjukkan, kondisi ketersediaan lahan pemakaman di Kota Bandung, beberapa TPU sudah terisi penuh (kritis).

Meskipun masih ada potensi lahan untuk dimanfaatkan, beberapa TPU terancam habis masa pakainya karena tingginya angka kematian dan potensi pengalihfungsian lahan.

Tantangan lain adalah minimnya fasilitas dan pengelolaan yang kurang tertib di banyak TPU, yang menyebabkan kondisi tidak ideal untuk ruang terbuka hijau publik.

Daarut Tauhiid Memorial Park hadir sebagai program pemakaman syariah yang dikelola secara profesional dan amanah di bawah naungan Yayasan Daarut Tauhiid.

Di sini, setiap detailnya dijaga sesuai syariat Islam. Lingkungannya asri, bersih, dan aman 24 jam. Bukan sekadar tempat, tapi sebuah program persiapan meraih husnul khatimah.

Yang paling istimewa, pemakaman ini terintegrasi dengan program Wakaf Produktif 5 in 1, termasuk masjid dan pesantren tahfidz. Setiap doa dan lantunan ayat dari para santri, insya Allah, menjadi aliran pahala jariyah bagi yang berpulang.

Mempersiapkan kepulangan adalah bagian dari ikhtiar kita. Ini bukan tentang kemewahan, tapi tentang ketenangan, kepastian syariah, dan amal yang tak terputus. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Angka Kematian Terus Meningkat, Lahan Pemakaman Semakin Sulit, DTMP Solusikah? Read More ยป

Ingin Makamnya Berdekatan dengan Keluarga Lainnya, Keluarga Makamkan Almarhumah di DTMP

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG โ€“ Dibawah terik matahari yang agak tenang, terdengar sayup-sayup suara tangis memecah desiran angin diatas bukit yang menggoyangkan rumput dan pohon-pohon.

Orang-orang mulai mengerumuni lubang lahat, tempat orang tuanya disemayamkan sebelum bertemu penciptanya. Daarut Tauhiid Memorial Park (DTMP) menjadi saksi.

Alasan anak-anaknya dan keluarga lainnya menyemayamkan orangtuanya di DTMP cukup sederhana namun memiliki makna yang cukup dalam.

โ€œJika ada kesempatan dan rezekinya, kami ingin makam keluarga kami saling berdekatan. Karena sebelumnya sudah ada keluarga kami yang juga disemayamkan disini (DTMP)โ€, ungkap salah satu sanaknya.

Alhamdulillah, prosesi pemakaman almarhumah Yati Asmayati binti Soma telah berjalan lancar dan khidmat. Almarhumah telah dimakamkan di Daarut Tauhiid Memorial Park (DTMP), pada liang ke-12 pada hari Senin (25/8/2025).

Terlihat seluruh tim DTMP yang bertugas dilapangan, dengan khidmat membantu mengantar almarhumah ke tempat peristirahatan sementaranya.

Disana, makam akan dirawat dan dijaga 24 jam oleh petugas. Karena tempat tersebut merupakan amanah dari Allah dan dari keluarga yang menyemayamkan keluarga lainnya di DTMP. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Ingin Makamnya Berdekatan dengan Keluarga Lainnya, Keluarga Makamkan Almarhumah di DTMP Read More ยป

Demo Ekskul 2025, Hani: Tanpa Itu Semua, Prestasi Tidak Akan Tercapai

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Suasana semarak memenuhi Dome Central 5 pada Senin (18/8) dalam gelaran Demo Ekskul 2025 bertema โ€œExplore Your Passion, Embrace Your Talent.โ€

Mereka adalah santri SMA DT BS Putri. Ratusan santri larut dalam antusiasme, menyaksikan karnaval, penampilan, talkshow, hingga berkeliling ke berbagai stand ekstrakurikuler.

Setiap rangkaian kegiatan memberikan pengalaman berbeda. Dari riuh sorak sorai penampilan hingga interaksi langsung di stand, para santri diajak lebih dekat mengenal ragam pilihan ekstrakurikuler.

Tujuannya sederhana, namun bermakna: menjadi wadah untuk menumbuhkan minat, menggali potensi, serta mengasah bakat agar santri semakin percaya diri dan berprestasi.

Acara ini juga menghadirkan sosok inspiratif, Nadiyah Efi, atau akrab disapa Hani dari angkatan Hamarash. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus pesan untuk adik-adiknya.

โ€œSeru banget, dan aku harap acara seperti ini terus ada. Pesanku, apa pun ekskul yang kalian pilih, jalani dengan komitmen dan semangat. Tanpa itu semua, prestasi tidak akan tercapai,โ€ ujarnya penuh semangat.

Lebih dari sekadar perayaan, Demo Ekskul 2025 menjadi ruang belajar nyata bagi santri. Di sinilah mereka berani mencoba, menemukan passion, sekaligus melangkah menuju prestasi terbaik sesuai talentanya.

Semoga semangat yang tumbuh dari panggung Demo Ekskul 2025 terus terjaga, melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kreatif, berkarakter, dan percaya diri menghadapi masa depan.

Di sana, para santri sering memanfaatkan lokasi Dome Central 5 yang tepatnya berada dalam kawasan wakaf terpadu Pesantren Daarut Tauhiid, untuk melaksanakan banyak kegiatan, seperti: olahraga, diskusi, pagelaran seni, dan kegiatan lainnyaa.

Hal itu tentu saja menjadian keberadaan salah satu aset wakaf di sana menjadi produktif dan bermafaat bagi kegiatan santri. (DS/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Demo Ekskul 2025, Hani: Tanpa Itu Semua, Prestasi Tidak Akan Tercapai Read More ยป

Langkah Tegap Zenadine, Pengibar Merah Putih di Hari Kemerdekaan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-80, Sang Merah Putih berkibar gagah di halaman RKB SMP-SMA Daarut Tauhiid Boarding School Putra, Senin (17/8/2025).

Momen sakral itu terasa semakin istimewa bagi Muhammad Zenadine Qianu Uswanas, santri kelas 9-E SMP DTBS Putra, yang dipercaya menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera.

Dengan langkah tegap dan penuh khidmat, Zenadine bersama tim Paskibra menunaikan amanah besar: mengibarkan bendera negara di hadapan seluruh peserta upacara.

Suasana lapangan mendadak hening ketika bendera perlahan naik, diiringi lantunan Indonesia Raya yang menggema penuh semangat.

Bagi Zenadine, kesempatan ini adalah pengalaman berharga sekaligus kebanggaan tersendiri.

โ€œMakna kemerdekaan bagi saya adalah bebas dari penjajahan dan rakyat hidup makmur serta sentosa. Bisa ikut berkontribusi dalam upacara ini adalah kebanggaan besar, karena prosesnya tidak mudah dan penuh perjuangan,โ€ ungkapnya dengan mata berbinar.

Tugas mulia itu memang lahir dari proses panjang. Berbulan-bulan Zenadine berlatih disiplin, menjaga fisik, dan mengasah teknik baris-berbaris dengan presisi.

Dukungan pelatih dan teman-teman menjadi energi tambahan yang meneguhkan langkahnya hingga hari pengibaran tiba.

Kebanggaan ini bukan hanya milik Zenadine, tetapi juga seluruh warga SMP DTBS Putra. Keikutsertaannya menjadi teladan tentang arti disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air.

โ€œSemoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi saya dan teman-teman untuk terus berprestasi serta menjaga semangat kebangsaan,โ€ tutupnya penuh harap.

Upacara HUT RI ke-80 pun berlangsung khidmat, meninggalkan kesan mendalam tentang arti kemerdekaan di hati generasi muda bangsa.

Hal ini juga sejalan dengan perjuangan para santri lainnya di Pesantren DT, yang dengan gigih memperjuangkan haknya untuk mendapatkan pengetahuan yang layak, guna mempersiapkan diri menjadi generasi berkualitas di kemudian hari.

Selain itu, proses belajar yang  dijalani di atas tanah wakaf, menjadi salah satu hal spesial, karena menjadi bagian yang ikut serta memakmurkan dan memproduktifkan harta milik Allah.

Semoga setiap perjuangan para santri di Pesantren DT terus mengalirkan pahala dan kebaikan bagi diri mereka dan juga lingkungannya. (Nov/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Langkah Tegap Zenadine, Pengibar Merah Putih di Hari Kemerdekaan Read More ยป

Baitul Maal dan Relevansinya

WAKAFDT.OR.IDBaitul Maal secara bahasa berarti memiliki โ€œrumah hartaโ€. Baitul Maal adalah lembaga atau unit yang berurusan dengan pendapatan dan segala hal keekonomian negara.

Pada masa Nabi Muhammad Shallallahu โ€˜alaihi wassalam, tidak ada baitul Maal atau harta publik yang bersifat permanen, karena semua pendapatan yang diperoleh negara maka segera didistribusikan secara langsung.

Dalam bukunya Ahmad Ifham Sholihin yang berjudul Pintar Ekonomi Syariah, diterbitkan pada tahun 2010, menjelaskan istilah Baitul Maal adalah suatu lembaga atau pihak yang mempunyai tugas khusus menangani segala harta umat, baik berupa pendapatan maupun pengeluaran negara.

Baitul Maal dibentuk sebagai lembaga yang mengelola penerimaan dan pengeluaran negara yang bersumber dari zakat, kharaj (cukai atas tanah pertanian), jizyah (pajak yang dibebankan pada penduduk non-Muslim yang tinggal di negara Islam), kaffarat (denda), wakaf, ghanimah (rampasan perang) dan lain-lain yang ditasyarufkan untuk kepentingan umat.

Pada masa kekhalifahan Abu Bakar, pelembagaan baitul mal keberadaannya sangat dibutuhkan. Khalifah Abu Bakar menjadikan rumahnya sendiri untuk menyimpan uang atau harta kas negara, disimpan dalam karung atau kantong.

Kemudian pendistribusian harta dilakukan secara langsung seperti pada masa Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wassalam.

Berangkat dari sanalah konsep awal Baitul Maal dibangun, yang mengedepankan prinsip kesetaraan dan keadilan, serta kemaslahatan umat. Bangunan Baitul Maal baru ada pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab.

Baitul Maal juga dikenal sebagai lembaga keuangan non-pemerintah yang berfungsi menerima dan menyalurkan dana ummat.

Dari situ muncul satu perbedaan mendasar mengenai konsep penerapan baitul mal, yakni keterlibatan negara dalam pengelolaannya.

Pada masa khilafah, Baitul Maal merupakan sebuah lembaga pemerintah yang mengelola keuangan negara.

Sedangkan pada zaman modern hari ini, Baitul Maal menjadi lembaga swasta yang tidak saja berfungsi sebagai penerima dan penyaluran harta kepada yang berhak, selain itu juga agar mengupayakan pengembangan dari harta itu sendiri yang dilandasi prinsip-prinsip ekonomi Islam.

Jika dikelola dengan baik, keberadaan Baitul Maal masih relevan dan dibutuhkan hingga saat ini, sebagai upaya untuk memaksimalkan potensi pemberdayaan ekonomi ummat dan meningkat taraf kesejahteraan masyarakat. (SA/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Baitul Maal dan Relevansinya Read More ยป