Wakaf Daarut Tauhiid

Langkah Tegap Zenadine, Pengibar Merah Putih di Hari Kemerdekaan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-80, Sang Merah Putih berkibar gagah di halaman RKB SMP-SMA Daarut Tauhiid Boarding School Putra, Senin (17/8/2025).

Momen sakral itu terasa semakin istimewa bagi Muhammad Zenadine Qianu Uswanas, santri kelas 9-E SMP DTBS Putra, yang dipercaya menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera.

Dengan langkah tegap dan penuh khidmat, Zenadine bersama tim Paskibra menunaikan amanah besar: mengibarkan bendera negara di hadapan seluruh peserta upacara.

Suasana lapangan mendadak hening ketika bendera perlahan naik, diiringi lantunan Indonesia Raya yang menggema penuh semangat.

Bagi Zenadine, kesempatan ini adalah pengalaman berharga sekaligus kebanggaan tersendiri.

“Makna kemerdekaan bagi saya adalah bebas dari penjajahan dan rakyat hidup makmur serta sentosa. Bisa ikut berkontribusi dalam upacara ini adalah kebanggaan besar, karena prosesnya tidak mudah dan penuh perjuangan,” ungkapnya dengan mata berbinar.

Tugas mulia itu memang lahir dari proses panjang. Berbulan-bulan Zenadine berlatih disiplin, menjaga fisik, dan mengasah teknik baris-berbaris dengan presisi.

Dukungan pelatih dan teman-teman menjadi energi tambahan yang meneguhkan langkahnya hingga hari pengibaran tiba.

Kebanggaan ini bukan hanya milik Zenadine, tetapi juga seluruh warga SMP DTBS Putra. Keikutsertaannya menjadi teladan tentang arti disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air.

“Semoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi saya dan teman-teman untuk terus berprestasi serta menjaga semangat kebangsaan,” tutupnya penuh harap.

Upacara HUT RI ke-80 pun berlangsung khidmat, meninggalkan kesan mendalam tentang arti kemerdekaan di hati generasi muda bangsa.

Hal ini juga sejalan dengan perjuangan para santri lainnya di Pesantren DT, yang dengan gigih memperjuangkan haknya untuk mendapatkan pengetahuan yang layak, guna mempersiapkan diri menjadi generasi berkualitas di kemudian hari.

Selain itu, proses belajar yang  dijalani di atas tanah wakaf, menjadi salah satu hal spesial, karena menjadi bagian yang ikut serta memakmurkan dan memproduktifkan harta milik Allah.

Semoga setiap perjuangan para santri di Pesantren DT terus mengalirkan pahala dan kebaikan bagi diri mereka dan juga lingkungannya. (Nov/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID