WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Potensi wakaf di Indonesia pada tahun 2025 diperkirakan mencapai Rp2.000 triliun dengan potensi wakaf uang per tahun mencapai Rp181 triliun, menurut Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI).
Meskipun potensi ini sangat besar, realisasinya masih jauh dari angka tersebut. Dana wakaf yang terkumpul baru mencapai Rp3,5 triliun.
Padahal, Indonesia termasuk salah satu negara paling dermawan di dunia. Meskipun tidak lg menduduki posisi pertama, namun potensi donasi untuk kebaikan masih cukup besar.
Atas dasar itulah, Wakaf Daarut Tauhiid (DT) bersama Indonesia Berta’awun menyelenggarakan seminar nasional Waktunya Indonesia Berwakaf (WIB) dengan tema “Wakif Berta’awun Membangun Negeri”.
Acara tersebut akan dilaksanakan pada hari Kamis (28/8/2025) di Aula Daarul Hajj, Kawasan Terpadu Pesantren Daarut Tauhiid.
– K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Pembina Yayasan Daarut Tauhiid & Indonesia Berta’awun,
– H. Feri Susanto, S.Mn., M.E., AWP, Direktur Eksekutif Indonesia Berta’awun,
– Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.Sc., tokoh ekonomi pesantren dan pembina Indonesia Berta’awun.
Acara ini juga dihadiri oleh Pengurus Yayasan Daarut Tauhiid. Ujang Karim sebagai Bendahara Yayasan dalam sambutannya menyampaikan: “Kami melihat ini merupakan suatu terobosan, karena melalui acara ini kita berupaya memperdalam ilmu wakaf dan dibalut dengan kolaborasi, juga kemudahan teknologi. Semoga setelah ini saudara kita yang lain bisa merasakan manfaat dari acara kita hari ini”.
Dalam senimar tersebut ratusan peserta diajak untuk menumbuhkan semangat berwakaf dan mengajak orang lain berwakaf, dengan menggunakan teknologi yang semakin memudahkan orang untuk melakukan transaksi wakaf.

Lutfi selaku Ketua Panitia acara tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari cara untuk memfasilitasi masyarakat atau ummat untuk mempermudah berwakaf.
“Harapannya para peserta yang hadir mendapatkan penguatan pentingnya wakaf untuk memajukan ummat dan negara. Selain itu melalui acara ini bisa menjadi sarana mempermudah wakaf dan semakin meluaskan wakaf”, ungkap Lutfi.
Melalui acara ini harapannya masyarakat semakin sadar akan pentingnya wakaf. Karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh orang berwakaf dengan mandapatkan pahala. Namun, masyarakat secara luas bisa mendapatkan manfaat dari harta yang diwakafkan.
Lebih jauh lagi, bahkan wakaf bisa memberi dampak yang sangat besar bagi kemajuan negara, melalui perkembangan wakaf di masyarakat. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
