Wakaf Daarut Tauhiid

Berita Terbaru

Peletakan Batu Pertama Jadi Awal Perjuangan di Batam

WAKAFDT.OR.ID | BATAM — Di bawah langit Tembesi yang cerah, satu batu pertama diletakkan. Namun bagi Daarut Tauhiid Batam, itu bukan sekadar batu—melainkan tanda dimulainya perjalanan baru.

Peletakan batu pertama Asrama Santri Daarut Tauhiid Batam pada (15/11/2025) menjadi langkah penting untuk melahirkan generasi muda Batam yang lebih baik akhlaknya.

Gedung berukuran 19 x 8 meter ini insya Allah akan menampung 75 santri tambahan, memperluas ruang pembinaan dan pendidikan Islam yang selama ini berjalan.

KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Pembina Yayasan Daarut Tauhiid, menuturkan dengan lirih namun penuh makna. “Alhamdulillah, semoga apa yang kita lakukan ini betul-betul menjadi amal sholeh yang akan mengumpulkan kita di dalam surga.”

Baginya, pembangunan ini bukan hanya proyek fisik—tetapi perjalanan ruhani yang digerakkan oleh niat ikhlas.

Ujang Karim, Bendahara Yayasan Daarut Tauhiid, menambahkan harapan besar dalam pembangunan ini.

“InsyaAllah asrama untuk tambahan 75 santri ini selesai di tahun 2026, bersamaan dengan lanjutan pembangunan 50% Masjid Rahmatan lil ‘Aalamiin Batam. Semoga Allah mudahkan segala urusan.”

Pembangunan rencananya dimulai pada Desember 2025 dan ditargetkan rampung pada Mei 2026. Selain menyediakan tempat tinggal yang layak, asrama ini diharapkan menjadi ruang tumbuhnya akhlak, ilmu, dan karakter generasi muda Batam.

Dukungan juga datang dari wali santri. Reni Haryati, Ketua Komite Wali Santri. “Ini niat baik, niat bagus. Kami ingin bersinergi dalam mengembangkan dakwah di Batam. Semoga asrama baru ini menjadi ladang amal untuk semua wali santri.”

Pembangunan asrama ini juga selaras dengan semangat melanjutkan pembangunan Masjid Rahmatan lil ‘Alamiin Batam, yang saat ini telah berdiri 50%.

Masjid dan asrama menjadi dua pilar penting dalam ekosistem pembinaan Daarut Tauhiid—tempat lahirnya karakter, ilmu, dan nilai tauhid.

Dan seperti yang sering disampaikan Aa Gym; “Kebaikan tidak diukur dari siapa yang memberi, tapi dari siapa yang tergerak untuk melanjutkan perjuangan.” Satu batu sudah diletakkan. Perjalanan panjang kebaikan kembali dimulai. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Peletakan Batu Pertama Jadi Awal Perjuangan di Batam Read More »

Progres Pembangunan Gedung SSG DT Capai 66,85% di Minggu ke-24

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – (17/11/2025), Pembangunan Gedung Santri Siap Guna (SSG) Daarut Tauhiid (DT) terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Berdasarkan laporan progres pekerjaan terkini, pembangunan gedung tersebut telah mencapai 66,85% pada minggu ke-24.

Pencapaian ini menunjukkan efektivitas jadwal dan koordinasi tim konstruksi dalam menggarap berbagai tahapan proyek. Hal ini disampaikan oleh Putri selaku salah satu panitia pembangunan.

Sejumlah pekerjaan kunci telah diselesaikan dan sedang dalam tahap penyelesaian, yang menjadi kontributor utama terhadap persentase progres yang tinggi:

Tahap pekerjaan struktur bangunan telah rampung 100%. Ini menandakan kerangka utama gedung sudah berdiri kokoh, memberikan dasar bagi tahapan selanjutnya.

Fokus saat ini berada pada pekerjaan arsitektur yang mencakup penyelesaian interior dan eksterior. Pekerjaan yang sedang digarap meliputi:

– Pemasangan pasangan bata.

– Pekerjaan plester dan acian untuk dinding.

– Instalasi kusen pintu dan jendela untuk lantai 1.

– Penyelesaian pekerjaan tangga antar lantai.

– Pemasangan plafond di area dalam ruangan.

– Pekerjaan beton praktis untuk elemen pelengkap seperti relung, kolom, dan lintel.

Proses instalasi dua jaringan utilitas penting juga sudah dilakukan secara paralel seperti pekerjaan instalasi listrik, pekerjaan instalasi plumbing (air bersih dan air kotor).

Dengan progres yang telah melampaui dua per tiga dari total pembangunan, Gedung SSG DT diharapkan dapat segera selesai sesuai target untuk mendukung kegiatan pendidikan di lingkungan Daarut Tauhiid. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Progres Pembangunan Gedung SSG DT Capai 66,85% di Minggu ke-24 Read More »

Dari Rumah Sederhana, Mengalir Wakaf yang Paling Tulus

WAKAFDT.OR.ID | CIMAHI — Di tengah hujan rintik Jumat sore (14/11/2025) itu, tim Wakaf Daarut Tauhiid (DT) melangkah menuju rumah kecil Ibu Ismayan Dewi (Usia 63 tahun).

Ia merupakan salah satu muwakif yang sudah beberapa kali menitipkan wakafnya melalui Wakaf DT. Ia menyambut dengan senyum tenang dan suara yang hampir berbisik, “Ini wakaf saya yang kedua untuk Palestina.”

Sejak kepergian suaminya, ia merawat rindunya lewat kebaikan sebuah cinta yang tetap hidup, meski sunyi sering datang bertamu.

Ia menuturkan bahwa wakaf ini dikumpulkan dari uang yang disimpan sedikit demi sedikit dari celengan kecilnya.

Setiap hari ditemani lantunan ceramah Aa Gym dari MQTV, hatinya menemukan jeda dari lelah dan sepi. Ketika menerima buku karya Aa Gym, matanya berkaca, rasa bahagia dengan sederhana, namun terasa dalam.

Kunjungan ini bukan yang pertama. Beberapa bulan lalu, tim pernah datang menjemput wakafnya karena kesehatannya yang belum stabil.

Wakaf kedua ini insyaAllah akan diteruskan melalui program cash wakaf for Palestine, agar menjadi bantuan bagi mereka yang sedang berusaha bertahan di Gaza.

Ia tersenyum kecil mendengarnya, “mudah-mudahan jadi amal untuk ayah saya”, ucapnya penuh haru.

Dari rumah yang sederhana ini, kita belajar bahwa kebaikan tak selalu lahir dari kelapangan harta, tapi dari hati yang tidak ingin berhenti memberi.

Langkahnya mungkin pelan, namun ketulusannya menjalar jauh menjadi cahaya bagi mereka yang membutuhkan, dan pelajaran bagi kita yang menyaksikannya. (SSP)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Dari Rumah Sederhana, Mengalir Wakaf yang Paling Tulus Read More »

Manfaat Wakaf untuk Semua Generasi: TK Daarut Tauhiid Bandung Sambut JSIT Bintan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Hangatnya pertemuan di Kota Kembang pada Kamis (16/10/2025), suasana di Taman Kanak-Kanak Daarut Tauhiid Bandung terasa begitu istimewa dan akrab.

Lembaga pendidikan yang terletak di kompleks Pesantren Daarut Tauhiid ini mendapat kehormatan dikunjungi oleh delegasi dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Kunjungan ini merupakan agenda studi banding yang sangat berharga, ditujukan untuk saling bertukar wawasan dan motivasi dalam menggerakkan pendidikan yang berlandaskan ajaran Islam.

Rombongan tamu disambut dengan sangat ramah, dan kemudian diajak berkeliling melihat secara langsung fasilitas kelas serta beragam program pembelajaran yang diterapkan sekolah.

Dari diskusi yang terjalin, terlihat jelas adanya satu visi yang sama: menghadirkan pendidikan Islam yang tidak hanya mencapai prestasi akademis, tetapi juga sukses menanamkan akhlak mulia dan membangun karakter unggul sejak masa kanak-kanak.

“Kami berharap, melalui pertemuan ini, kita bisa sama-sama memetik banyak pelajaran berharga,” tutur Sinsin Yasini Komara, yang menjabat sebagai Kepala Tata Usaha TK Daarut Tauutid.

“Kami berkesempatan untuk saling bertukar pengalaman dan ide-ide cemerlang agar kami semua dapat terus maju sebagai institusi yang berpegang teguh pada nilai-nilai ketauhidan.”

Ajang silaturahmi yang penuh kehangatan ini ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dan sesi doa bersama. Momen ini menjadi representasi nyata dari semangat persaudaraan (ukhuwah) dan kesediaan untuk terus bekerja sama dalam lingkup kebaikan. 

Kunjungan studi tiru JSIT Bintan ke TK Daarut Tauhiid adalah bukti nyata dari keberhasilan program pendidikan DT, yang secara fundamental ditopang oleh pengelolaan yang amanah dan produktif dari aset wakaf Daarut Tauhiid.

Tanpa infrastruktur yang didukung wakaf, sulit bagi DT untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang terpadu dan menjadi benchmark bagi sekolah Islam lainnya. (DS/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Manfaat Wakaf untuk Semua Generasi: TK Daarut Tauhiid Bandung Sambut JSIT Bintan Read More »

Kisah Inspiratif Ratih: Pengajar Al-Qur’an Disabilitas di Pelosok Sukabumi

WAKAFDT.OR.ID | SUKABUMI — Di salah satu sudut terpencil Kabupaten Sukabumi, sayup-sayup terdengar merdu lantunan ayat suci Al-Qur’an dari sebuah rumah yang bersahaja.

Tempat itu adalah kediaman Ratih Indriyani, seorang guru mengaji penyandang disabilitas yang kini mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan agama.

Sebagai alumni dari Rumah Tahfizh Quran DT Peduli Sukabumi, Ratih kini bersemangat membina lebih dari 40 anak di desanya setiap sore. Meskipun memiliki keterbatasan fisik, semangat Ratih untuk menyebarkan ilmu Al-Qur’an tidak pernah padam.

Selain mengubah rumahnya menjadi ruang belajar, ia juga dipercaya mengajar Al-Qur’an di Madrasah Tsanawiyah di lingkungan sekitar.

Perjalanan untuk mencapai tempat tinggal Ratih cukup menantang; dibutuhkan waktu kurang lebih dua jam dari pusat Kota Sukabumi, dengan kondisi jalan yang sulit, terutama saat hujan. Kendati demikian, hambatan geografis ini tidak sedikit pun mengurangi semangat dakwahnya.

Sebagai bentuk penghargaan dan dukungan atas dedikasi Ratih, pada Rabu, (29/10/2025), lembaga DT Peduli Sukabumi menyalurkan bantuan. Bantuan yang diberikan meliputi 34 meja belajar, dua karpet tebal, dan juga insentif (kafalah) yang berasal dari para donatur.

“Harapan terbesar saya adalah agar anak-anak di kampung ini dapat mengenal Al-Qur’an sejak usia dini. Meskipun tempat belajar ini sederhana, saya berharap ia bisa menjadi perantara bagi banyak kebaikan,” tutur Ratih.

Bantuan ini melambangkan komitmen dan dukungan nyata bagi perjuangan para guru ngaji di daerah pelosok.

Melalui inisiatif Program Peduli Guru Ngaji, DT Peduli Sukabumi menegaskan kesiapannya untuk terus memberikan bantuan kepada para pengajar Al-Qur’an, memastikan bahwa cahaya ilmu agama dapat terus menjangkau dan menyinari hingga ke wilayah terpencil. (DTP)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kisah Inspiratif Ratih: Pengajar Al-Qur’an Disabilitas di Pelosok Sukabumi Read More »

Pujasera DT Jadi Rumah Kedua Bagi Teh Tanti

Teh Tanti, Menemukan Rumah Kedua di Pujasera Wakaf Daarut Tauhiid

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Kamis, (13/09/2025)  di Pujasera Wakaf Daarut Tauhiid Bandung, suasana sore terasa hangat ketika tim wakaf berbincang dengan Teh Tanti, seorang pedagang muda berusia 22 tahun. Sejak awal pujasera ini berdiri, ia telah menjadi bagian dari lingkungan yang ia sebut “rumah kedua”.

“Lingkungannya enak, orang-orangnya baik, rasanya seperti keluarga sendiri. Vibes-nya positif banget, makanya saya betah,” tutur Teh Tanti dengan senyum yang tulus.

Teh Tanti memulai pekerjaannya di salah satu tenan pujasera sebagai pegawai. Meskipun pernah berpindah tempat karena tenan lamanya tutup, ia tetap memilih bertahan di kawasan ini.

“Saya merasa nyaman di sini, banyak pengalaman baru, teman baru, dan ilmu baru dari kajian yang sering diadakan,” ujarnya.

Dari tempat inilah ia belajar arti bekerja dengan hati dan menjaga nilai-nilai Islami dalam keseharian.

Kini, Pujasera Wakaf Daarut Tauhiid bukan hanya tempat mencari nafkah baginya, tapi juga tempat tumbuh.

“Alhamdulillah, dari sini ekonomi saya terbantu, bisa bantu orang tua juga. Tapi yang paling berharga itu rasa kekeluargaan dan kedamaian yang saya temukan,” lirihnya.

Dari kisah Teh Tanti, kita belajar bahwa wakaf produktif tak hanya menjalankan roda ekonomi, tapi juga menumbuhkan kehidupan, harapan, dan keimanan di dalamnya. (SSP)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Pujasera DT Jadi Rumah Kedua Bagi Teh Tanti Read More »

Kemenag RI Apresiasi Pengelolaan Aset Wakaf Produktif Daarut Tauhiid

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — (12/11/2025) Program inkubasi wakaf produktif di Pesantren Daarut Tauhiid (DT) mendapat supervisi langsung dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag).

Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag., selaku Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, menyempatkan diri berkunjung untuk melihat langsung pemanfaatan aset wakaf di kawasan DT Bandung.

Dalam kunjungannya, Prof. Waryono meninjau beberapa aset wakaf yang dikelola secara produktif oleh Wakaf DT, termasuk Pujasera Sahabat dan sejumlah ruko di kawasan tersebut.

Kedua aset ini menjadi contoh nyata bagaimana dana wakaf dikembangkan untuk menghasilkan manfaat berkelanjutan bagi umat.

Prof. Waryono menyatakan kekagumannya terhadap tata kelola aset yang dilakukan oleh Wakaf DT. “Hasil dari pengelolaan ruko-ruko ini ditata kelola dengan baik oleh Wakaf DT, sehingga mampu memberi dampak yang baik bagi penggunanya (penerima manfaat),” ujarnya.

Ia menambahkan harapannya agar model wakaf produktif yang diterapkan di DT dapat terus berkembang dan semakin baik ke depannya.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan DT, Agus Kurniawan, S.E., menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan apresiasi dari Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI.

“Alhamdulillah, kami selaku nazhir yang diamanahi oleh umat untuk mengelola aset wakaf, insyaAllah akan memaksimalkan setiap aset yang telah diamanahkan,” tutur Agus Kurniawan.

Ia menegaskan bahwa aset wakaf yang ada akan dimaksimalkan untuk kepentingan umat di berbagai sektor, khususnya ekonomi, pendidikan, dan bidang lainnya.

Kunjungan ini semakin memperkuat komitmen Daarut Tauhiid untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam mengelola amanah wakaf. “Semoga ke depan kami bisa terus lebih baik lagi dalam mengelola amanah ini dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” tutupnya. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kemenag RI Apresiasi Pengelolaan Aset Wakaf Produktif Daarut Tauhiid Read More »

Kemenag RI Supervisi Inkubasi Wakaf Produktif DT: Pujasera Sahabat Jadi Solusi UMKM Berkat Kolaborasi

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG  – Upaya Lembaga Wakaf Daarut Tauhiid (DT) dalam memaksimalkan aset umat mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Pada Rabu (12/11/2025), Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag., selaku Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), melakukan supervisi mendalam terhadap program inkubasi wakaf produktif di Pesantren DT.

Fokus utama kunjungan adalah melihat langsung implementasi pengelolaan aset yang produktif, seperti Pujasera Sahabat dan sejumlah ruko komersial di kawasan DT Bandung.

Aset-aset ini dikelola oleh Wakaf DT dengan tujuan menghasilkan keuntungan yang dialokasikan kembali untuk kepentingan umat.

Pujasera Sahabat, Solusi Nyata Kolaborasi Wakaf dan Kemenag

Riyadi Suryana, Manager Wakaf Produktif Wakaf DT, menjelaskan bahwa pengembangan Pujasera Sahabat merupakan hasil kolaborasi strategis antara Wakaf DT dengan Kemenag.

Keberadaan pujasera ini terbukti menjadi solusi efektif untuk menata dan memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Alhamdulillah, melalui program ini, kami bisa menjadi solusi bagi padatnya UMKM di jajaran jalan Gegerkalong,” ujar Riyadi Suryana.

Ia menambahkan bahwa lokasi yang disediakan telah terisi oleh sejumlah pelaku UMKM. Selain itu, fasilitas pendukung seperti lahan parkir yang memadai turut disediakan, memudahkan akses bagi pembeli.

“Tempat yang kami sediakan alhamdulillah telah diisi oleh beberapa UMKM, pembeli pun tidak sulit untuk parkir karena kami juga menyediakan lahan parkir yang cukup. Semoga ke depan pujasera ini bisa semakin memberi manfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Apresiasi Kemenag dan Komitmen Nazhir

Prof. Waryono dari Kemenag mengapresiasi tata kelola yang dilakukan Wakaf DT. Menurutnya, aset-aset produktif seperti ruko dan Pujasera Sahabat telah dikelola dengan baik, sehingga mampu memberikan dampak positif yang nyata (penerima manfaat). Ia berharap model wakaf produktif DT ini dapat terus ditingkatkan kualitasnya.

Menanggapi apresiasi tersebut, Agus Kurniawan, S.E., Sekretaris Yayasan DT, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Kemenag. Ia menegaskan kembali peran DT sebagai nazhir (pengelola wakaf).

“Alhamdulillah kami selaku nazhir yang diamanahi oleh umat untuk mengelola aset wakaf, insyaAllah akan memaksimalkan aset wakaf yang telah diamanahkan,” kata Agus.

Ia berkomitmen bahwa hasil pengelolaan aset akan dimaksimalkan untuk kepentingan umat di berbagai bidang, termasuk ekonomi (melalui pemberdayaan UMKM), pendidikan, dan bidang sosial lainnya. “Semoga ke depan kami bisa terus lebih baik lagi dalam mengelola amanah ini,” tutupnya. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kemenag RI Supervisi Inkubasi Wakaf Produktif DT: Pujasera Sahabat Jadi Solusi UMKM Berkat Kolaborasi Read More »

Belajar Tanpa Ruang Kelas, Santri PDF DT Sabet 5 Medali Kejuaraan Bela Diri Nasional

WAKAFDT.OR.ID | TANGERANG — (12/11/2025) Santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Daarut Tauhiid kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional.

Pada Kejuaraan Nasional Al-Azhar Seni Bela Diri (ASBD) Tahun 2025 yang berlangsung pada 7–9 November 2025 di GOR Indoor Kelapa Dua Sport Centre, Tangerang, para santri tampil penuh percaya diri dan menunjukkan kualitas terbaiknya.

Ajang ini menjadi wadah silaturahim sekaligus kompetisi bergengsi antar unit latihan ASBD seluruh Indonesia.

Selain mengasah teknik pencak silat, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk melestarikan budaya bangsa dan membentuk generasi muda yang tangguh, berakhlak, serta berprestasi.

Kegigihan di Balik Keterbatasan Ruang Kelas

Prestasi gemilang ini memiliki makna yang mendalam, mengingat kondisi belajar para santri PDF Daarut Tauhiid yang hingga saat ini masih dalam proses pembangunan fasilitas.

Selama ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) mereka berlangsung dengan memanfaatkan Masjid, teras masjid, dan asrama sebagai ruang kelas.

Kondisi ini menuntut kegigihan, kesabaran, dan semangat juang yang tinggi dari para santri dan pengajar untuk tetap fokus mencapai hasil terbaik, baik dalam bidang akademik, keagamaan, maupun non-akademik seperti seni bela diri.

Saat ini, pembangunan ruang kelas belajar khusus untuk santri PDF Daarut Tauhiid sedang berjalan sebagai upaya untuk menyediakan fasilitas yang lebih memadai dan mendukung proses pendidikan yang optimal.

Keberhasilan para santri meraih medali emas dan perak di tingkat nasional menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan sarana tidak menyurutkan semangat mereka untuk berjuang dan berprestasi.

Daftar Peraih Medali

Dengan penuh rasa syukur dan bangga, berikut daftar peraih medali dari PDF Daarut Tauhiid:

  • Farid – Emas Kelas B Tanding
  • Najib – Emas Kelas D Tanding
  • Dirly – Perak Kelas E Tanding
  • Carel – Perak Kelas D Tanding
  • Alif – Perak TGR Tunggal

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi lembaga, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus meningkatkan kemampuan, menumbuhkan sportivitas, dan meneladani nilai-nilai Bertauhiid, Berakhlakul Karimah, dan Berprestasi.

Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal lahirnya generasi muda yang unggul dan siap mengharumkan nama bangsa, dan semoga pembangunan ruang kelas dapat segera rampung untuk menunjang proses belajar yang lebih baik. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Belajar Tanpa Ruang Kelas, Santri PDF DT Sabet 5 Medali Kejuaraan Bela Diri Nasional Read More »

GenPres 2025 Resmi Dibuka di Eco Pesantren DT: Ajak Ribuan Peserta Jadikan Kompetisi sebagai Ibadah

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Suasana meriah dan penuh semangat memenuhi Kawasan Eco Pesantren 1 Daarut Tauhiid pada Senin (10/11/2025).

Ribuan pelajar dari berbagai tingkatan membanjiri lokasi tersebut untuk mengikuti Upacara Pembukaan Generasi Prestasi (GenPres) 2025, sebuah ajang kompetisi tahunan yang bertujuan memadukan semangat berprestasi akademik dan keunggulan ibadah.

Tercatat sebanyak 1.582 peserta dari jenjang TK hingga SMA/SMK hadir. Kehadiran kontingen dari berbagai sekolah ini disambut hangat oleh Sekolah Daarut Tauhiid Indonesia selaku penyelenggara dan tuan rumah acara.

Acara pembukaan diawali dengan tampilan arak-arakan yang memukau. Barisan peserta diperkenalkan dengan iring-iringan Pasukan Berkuda Daarus Sunnah DT, penampilan Drum Band, dan formasi Baris-Berbaris Daarut Tauhiid.

Setelah memasuki lapangan, seluruh peserta berbaris rapi, menunjukkan antusiasme yang tinggi. Seremoni sakral dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, yang memberikan nuansa keberkahan dan ketenangan di tengah hiruk pikuk kompetisi tingkat nasional tersebut.

Momen puncak upacara adalah sambutan dari Ketua Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan Lil ‘Alamiin (YDTR), Gatot Kunta Kumara. Dalam sambutannya, Ia menekankan kembali esensi sejati dari pelaksanaan GenPres.

“Bertepatan dengan Hari Pahlawan, hari ini Generasi Prestasi secara resmi kita buka. Niat utama kita adalah beribadah kepada Allah, hanya lillaahi ta’ala. Sukses yang hakiki adalah ketika kita telah diizinkan masuk surga,” tegas Gatot Kunta Kumara dengan suara lantang, disambut gemuruh tepuk tangan.

Di penghujung pidatonya, Gatot Kunta Kumara menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung acara.

Ia menutup dengan doa, “Semangat berjuang, selamat mempersembahkan karya terbaik. Semoga partisipasi dan kontribusi seluruh pihak diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semoga kita dapat berkumpul di dunia dan di akhirat.”

Usai sambutan, serangkaian atraksi spektakuler disajikan oleh tuan rumah, termasuk pertunjukan Bedug dan Kohkol yang meriah.

Sorak kagum peserta dan tamu undangan menandai dimulainya rangkaian perlombaan yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Pembukaan GenPres 2025 lebih dari sekadar upacara; ini adalah penanda dimulainya perjalanan para pelajar dalam mengukir prestasi. Tujuannya adalah menjadi insan yang berilmu, berakhlak mulia, dan senantiasa diridai Allah SWT. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

GenPres 2025 Resmi Dibuka di Eco Pesantren DT: Ajak Ribuan Peserta Jadikan Kompetisi sebagai Ibadah Read More »