WAKAFDT.OR.ID | CIMAHI — Di tengah hujan rintik Jumat sore (14/11/2025) itu, tim Wakaf Daarut Tauhiid (DT) melangkah menuju rumah kecil Ibu Ismayan Dewi (Usia 63 tahun).
Ia merupakan salah satu muwakif yang sudah beberapa kali menitipkan wakafnya melalui Wakaf DT. Ia menyambut dengan senyum tenang dan suara yang hampir berbisik, “Ini wakaf saya yang kedua untuk Palestina.”
Sejak kepergian suaminya, ia merawat rindunya lewat kebaikan sebuah cinta yang tetap hidup, meski sunyi sering datang bertamu.
Ia menuturkan bahwa wakaf ini dikumpulkan dari uang yang disimpan sedikit demi sedikit dari celengan kecilnya.
Setiap hari ditemani lantunan ceramah Aa Gym dari MQTV, hatinya menemukan jeda dari lelah dan sepi. Ketika menerima buku karya Aa Gym, matanya berkaca, rasa bahagia dengan sederhana, namun terasa dalam.
Kunjungan ini bukan yang pertama. Beberapa bulan lalu, tim pernah datang menjemput wakafnya karena kesehatannya yang belum stabil.
Wakaf kedua ini insyaAllah akan diteruskan melalui program cash wakaf for Palestine, agar menjadi bantuan bagi mereka yang sedang berusaha bertahan di Gaza.

Ia tersenyum kecil mendengarnya, “mudah-mudahan jadi amal untuk ayah saya”, ucapnya penuh haru.
Dari rumah yang sederhana ini, kita belajar bahwa kebaikan tak selalu lahir dari kelapangan harta, tapi dari hati yang tidak ingin berhenti memberi.
Langkahnya mungkin pelan, namun ketulusannya menjalar jauh menjadi cahaya bagi mereka yang membutuhkan, dan pelajaran bagi kita yang menyaksikannya. (SSP)
Redaktur: Wahid Ikhwan
