Wakaf Daarut Tauhiid

Kisah Inspiratif Ratih: Pengajar Al-Qur’an Disabilitas di Pelosok Sukabumi

WAKAFDT.OR.ID | SUKABUMI — Di salah satu sudut terpencil Kabupaten Sukabumi, sayup-sayup terdengar merdu lantunan ayat suci Al-Qur’an dari sebuah rumah yang bersahaja.

Tempat itu adalah kediaman Ratih Indriyani, seorang guru mengaji penyandang disabilitas yang kini mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan agama.

Sebagai alumni dari Rumah Tahfizh Quran DT Peduli Sukabumi, Ratih kini bersemangat membina lebih dari 40 anak di desanya setiap sore. Meskipun memiliki keterbatasan fisik, semangat Ratih untuk menyebarkan ilmu Al-Qur’an tidak pernah padam.

Selain mengubah rumahnya menjadi ruang belajar, ia juga dipercaya mengajar Al-Qur’an di Madrasah Tsanawiyah di lingkungan sekitar.

Perjalanan untuk mencapai tempat tinggal Ratih cukup menantang; dibutuhkan waktu kurang lebih dua jam dari pusat Kota Sukabumi, dengan kondisi jalan yang sulit, terutama saat hujan. Kendati demikian, hambatan geografis ini tidak sedikit pun mengurangi semangat dakwahnya.

Sebagai bentuk penghargaan dan dukungan atas dedikasi Ratih, pada Rabu, (29/10/2025), lembaga DT Peduli Sukabumi menyalurkan bantuan. Bantuan yang diberikan meliputi 34 meja belajar, dua karpet tebal, dan juga insentif (kafalah) yang berasal dari para donatur.

“Harapan terbesar saya adalah agar anak-anak di kampung ini dapat mengenal Al-Qur’an sejak usia dini. Meskipun tempat belajar ini sederhana, saya berharap ia bisa menjadi perantara bagi banyak kebaikan,” tutur Ratih.

Bantuan ini melambangkan komitmen dan dukungan nyata bagi perjuangan para guru ngaji di daerah pelosok.

Melalui inisiatif Program Peduli Guru Ngaji, DT Peduli Sukabumi menegaskan kesiapannya untuk terus memberikan bantuan kepada para pengajar Al-Qur’an, memastikan bahwa cahaya ilmu agama dapat terus menjangkau dan menyinari hingga ke wilayah terpencil. (DTP)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID