Teh Tanti, Menemukan Rumah Kedua di Pujasera Wakaf Daarut Tauhiid
WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Kamis, (13/09/2025) di Pujasera Wakaf Daarut Tauhiid Bandung, suasana sore terasa hangat ketika tim wakaf berbincang dengan Teh Tanti, seorang pedagang muda berusia 22 tahun. Sejak awal pujasera ini berdiri, ia telah menjadi bagian dari lingkungan yang ia sebut “rumah kedua”.
“Lingkungannya enak, orang-orangnya baik, rasanya seperti keluarga sendiri. Vibes-nya positif banget, makanya saya betah,” tutur Teh Tanti dengan senyum yang tulus.
Teh Tanti memulai pekerjaannya di salah satu tenan pujasera sebagai pegawai. Meskipun pernah berpindah tempat karena tenan lamanya tutup, ia tetap memilih bertahan di kawasan ini.

“Saya merasa nyaman di sini, banyak pengalaman baru, teman baru, dan ilmu baru dari kajian yang sering diadakan,” ujarnya.
Dari tempat inilah ia belajar arti bekerja dengan hati dan menjaga nilai-nilai Islami dalam keseharian.
Kini, Pujasera Wakaf Daarut Tauhiid bukan hanya tempat mencari nafkah baginya, tapi juga tempat tumbuh.
“Alhamdulillah, dari sini ekonomi saya terbantu, bisa bantu orang tua juga. Tapi yang paling berharga itu rasa kekeluargaan dan kedamaian yang saya temukan,” lirihnya.
Dari kisah Teh Tanti, kita belajar bahwa wakaf produktif tak hanya menjalankan roda ekonomi, tapi juga menumbuhkan kehidupan, harapan, dan keimanan di dalamnya. (SSP)
Redaktur: Wahid Ikhwan
