Wakaf Daarut Tauhiid

Berita Terbaru

Update! Korban Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera Capai 836 Jiwa

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengumumkan pembaruan data korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Hingga Kamis (4/12/2025) sore pukul 16.00 WIB, jumlah total korban meninggal dunia telah mencapai 836 jiwa.

Peningkatan Terbanyak di Aceh: Penemuan korban meninggal terbanyak pada hari itu ada di Provinsi Aceh, yaitu 48 korban baru yang tertimbun longsor. Dengan penambahan ini, total korban meninggal di Aceh naik menjadi 325 jiwa.

Perkembangan di Sumut dan Sumbar: Di Sumatera Utara, ditemukan 12 jenazah baru di Adiankoting, sehingga total korban meninggal di Sumut mencapai 311 jiwa.

Sementara di Sumatera Barat, penambahan 6 korban baru menjadikan total korban meninggal di Sumbar sebanyak 200 jiwa.

Sebelum pembaruan ini (per Rabu, 3/12), total korban meninggal adalah 807 jiwa, dengan 647 orang hilang dan 2.600 korban luka.

Saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan karena total korban hilang di ketiga provinsi masih berjumlah 518 jiwa. Korban hilang paling banyak berada di Sumatera Barat (221 jiwa), diikuti Aceh (170 jiwa), dan Sumatera Utara (127 jiwa).

Abdul Muhari menegaskan bahwa BNPB akan terus melanjutkan operasi pencarian korban hilang tanpa batas waktu yang ditentukan.(WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Update! Korban Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera Capai 836 Jiwa Read More »

TK DT Lebak Gelar Kajian Parenting: Menekankan “Cinta Sebelum Mendidik”

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Senin, (24/11/2025), para orang tua siswa TK Daarut Tauhiid (DT) Lebak berkumpul di Masjid Al Ikhlas CMR untuk mengikuti Kajian Parenting dengan antusias. Acara ini diselenggarakan dengan mengangkat tema sentral “Mencintai Sebelum Mendidik.”

Sebagai pembicara, hadir Evie Dewi Susantiany, CH., CHT., Konsultan Biro Psikologi Sekolah Daarut Tauhiid Indonesia, yang menyambut hangat sambutan dari pihak sekolah dan orang tua.

Dalam sesinya, Evie menekankan bahwa cinta adalah fondasi utama dalam pendidikan anak. Ia menjelaskan bahwa sebelum menyampaikan nilai-nilai atau mengarahkan karakter, orang tua harus terlebih dahulu memberikan cinta.

Menurutnya, pendekatan emosional seperti pelukan, perhatian, dan komunikasi yang hangat jauh lebih efektif daripada sekadar memberikan perintah.

Anak yang hatinya dipenuhi cinta akan merasa aman dan dihargai, sehingga lebih mudah diarahkan dan belajar dengan gembira.

Kepala Sekolah TK DT Lebak, Muhammad Iqbal Tawakal, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat sekitar.

Selain itu, kegiatan ini merupakan upaya untuk menyelaraskan pola asuh dan pendidikan, dengan fokus pada prinsip mencintai anak sebelum mendidik, demi mendukung tumbuh kembang mereka.

Secara keseluruhan, Kajian Parenting ini menjadi wadah kolaborasi penting bagi sekolah dan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh kasih bagi anak-anak. (WIN/NOV)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

TK DT Lebak Gelar Kajian Parenting: Menekankan “Cinta Sebelum Mendidik” Read More »

Tiga Santri SMP DTBS Putri Sabet Juara Nasional di Ajang Civil Education II

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — SMP Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Putri meraih prestasi gemilang di tingkat nasional. Pada hari Senin, (24/11/2025), tiga santri mereka berhasil memenangkan kompetisi Civil Education II yang diselenggarakan oleh HIMA PPKn STKIP Pasundan.

Tim debat DTBS Putri yang terdiri dari Gherisa Hanifa, Naura Khansa, dan Shafiya Azzahra sukses menunjukkan penampilan terbaik mereka.

Berkat argumen yang kuat, analisis isu yang tajam, dan kerja sama tim yang solid, mereka berhasil menyabet Juara 1 Debat Tingkat Nasional.

Selain itu, salah satu anggota tim, Gherisa Hanifa, juga diakui sebagai Best Speaker atas kemampuan berpikir yang jernih dan retorika yang meyakinkan.

Menurut Fitri Iswari, Staf Humas Media dan Desain SMP DTBS Putri, prestasi ini adalah hasil dari pembinaan holistik di pesantren.

Ia menekankan bahwa di DTBS Putri, pengembangan karakter, kemampuan akademik, dan bakat minat berjalan selaras, dengan nilai-nilai tauhid sebagai dasar.

Kemenangan ini membuktikan bahwa para santri dibina untuk menjadi generasi yang unggul dalam prestasi, berakhlak mulia, dan bertauhid.

Keberhasilan ini diharapkan dapat memacu semangat seluruh santri DTBS Putri untuk terus berjuang, sekaligus mengajarkan pentingnya keberanian berpikir dan ketegasan dalam menyampaikan kebenaran, pelajaran yang akan berguna jauh melampaui kompetisi. (WIN/DS)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Tiga Santri SMP DTBS Putri Sabet Juara Nasional di Ajang Civil Education II Read More »

Di Balik Bangunan Setengah Jadi, Lantunan Ayat Suci Anak-Anak Memanggil Penyempurnaan Masjid DT Batam

WAKAFDT.OR.ID | BATAM – Ada pemandangan yang menggetarkan hati di lokasi pembangunan Masjid Daarut Tauhiid (DT) Rahmatan Lil Alamin, Batam.

Secara fisik, bangunan ini baru berdiri 50 persen. Tiang-tiang beton sudah kokoh menopang, namun dinding dan atapnya belum sepenuhnya menyelimuti.

Meski demikian, kehidupan di dalamnya sudah berdenyut kencang. Lantai satu masjid ini tidak pernah sepi. Suara riuh rendah tilawah Al-Qur’an dari anak-anak santri kini memenuhi setiap sudut ruangan yang belum rampung sempurna itu.

Gema suara mereka memantul di antara tembok-tembok setengah jadi, seolah melangitkan doa dan harapan agar lantai dua segera disempurnakan.

Kondisi ini menjadi ironi sekaligus motivasi. Di satu sisi, semangat para santri begitu membara; di sisi lain, sarana fisik masih harus menunggu kedermawanan hati para hamba Allah.

Sisa pembangunan ini bukan sekadar tentang semen dan batu bata, melainkan tentang “menunggu hati-hati yang tergerak” untuk mengambil peran dalam sejarah kebaikan ini.

Pertanyaannya kini sangat sederhana namun menukik tajam: Siapa yang akan melanjutkan perjuangan ini?

Masjid DT Rahmatan Lil Alamin memanggil Anda. Mari bersama kita tuntaskan pembangunan ini. Wakaf terbaik yang Anda berikan hari ini adalah atap bagi mereka yang mengaji, dan menjadi naungan bagi Anda di akhirat nanti. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Di Balik Bangunan Setengah Jadi, Lantunan Ayat Suci Anak-Anak Memanggil Penyempurnaan Masjid DT Batam Read More »

Duka Banjir Sumatera: Wakaf DT Hadirkan Solusi Berkelanjutan Lewat Program ‘Cash Wakaf for Humanity’

WAKAFDT.OR.ID | SUMATERA – Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir mengakibatkan sejumlah wilayah di Sumatera kembali dikepung banjir. Ribuan rumah terendam, akses jalan terputus, dan aktivitas ekonomi warga lumpuh total.

Bencana hidrometeorologi ini tidak hanya menyisakan kerugian materiil, tetapi juga menyisakan trauma mendalam bagi masyarakat yang harus berulang kali mengungsi.

Di tengah situasi darurat ini, bantuan pangan dan logistik memang sangat dibutuhkan. Namun, memikirkan pemulihan jangka panjang bagi para penyintas bencana juga tak kalah penting.

Menjawab tantangan tersebut, Wakaf Daarut Tauhiid (DT) menghadirkan terobosan filantropi Islam melalui program unggulannya, “Cash Wakaf for Humanity“.

Berbeda dengan donasi bencana pada umumnya yang bersifat sekali habis (charity), program ini menawarkan konsep keberlanjutan. Direktur Wakaf DT menjelaskan bahwa Cash Wakaf for Humanity mengusung skema Wakaf Produktif.

Artinya, dana wakaf tunai yang dihimpun dari masyarakat tidak langsung dibagikan habis begitu saja, melainkan dikelola dan diproduktifkan terlebih dahulu melalui berbagai instrumen investasi syariah yang aman dan menguntungkan.

“Melalui skema Cash Wakaf for Humanity, pokok harta wakaf dijaga kelestariannya dan dikelola di sektor-sektor produktif.

Nah, hasil keuntungan atau surplus dari pengelolaan itulah yang kemudian kami salurkan secara rutin kepada masyarakat terdampak, termasuk korban banjir di Sumatera ini,” ujar perwakilan Wakaf DT.

Mekanisme ini memastikan bahwa satu kali berwakaf, manfaatnya akan terus mengalir tanpa henti.

Bagi korban banjir, ini berarti bantuan tidak hanya datang saat air pasang, tetapi juga akan terus ada untuk membantu fase recovery (pemulihan), seperti renovasi rumah, permodalan usaha kembali, hingga bantuan pendidikan anak-anak korban bencana.

Wakaf DT mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak sekadar bersimpati, tetapi beraksi nyata dengan cara yang cerdas dan berdampak luas.

Dengan berpartisipasi dalam Cash Wakaf for Humanity, donatur tidak hanya membantu meringankan beban saudara di Sumatera hari ini, tetapi juga menanam “pohon kebaikan” yang buahnya akan terus dinikmati oleh mereka yang membutuhkan di masa depan.

Banjir mungkin meluluhlantakkan harta benda, namun kepedulian melalui wakaf produktif akan membangun kembali harapan yang lebih kokoh dan berkelanjutan. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Duka Banjir Sumatera: Wakaf DT Hadirkan Solusi Berkelanjutan Lewat Program ‘Cash Wakaf for Humanity’ Read More »

Saat Mimpi dan Manfaat Bertemu: Kisah Nasibah Hidup di Tanah Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Siang itu, Kamis (26/11/2025), matahari menyinari halaman Kantor Pelayanan Wakaf dengan teduh. Nasibah (22) tahun, datang dengan semangat yang terasa sejak ia duduk berbincang.

Mahasiswi semester 5 STAI Daarut Tauhiid itu bercerita tentang harinya yang penuh aktivitas: mengajar di MDTA DT sejak 2024, membimbing anak-anak di Yayasan Yatim-Duafa selama tiga tahun, dan tetap hadir di kegiatan pesantren. Baginya, setiap langkah pengabdian adalah caranya bersyukur atas nikmat Allah.

“Aku bersyukur bisa jadi santri DT, dan kuliah lewat beasiswa yang dulu cuma bisa aku impikan,” ucapnya lembut.

Mimpi itu ia kejar selama satu tahun penuh, menunggu, berjuang, dan tidak menyerah hingga akhirnya pintu beasiswa terbuka. Kini, sambil menuntaskan semester lima, ia mengajar kelas 5 MDTA DT dan mendampingi anak yatim-duafa.

Aktivitas yang padat itu justru membuat hidupnya terasa lebih berarti, seolah produktif adalah cara terbaiknya menjaga rasa syukur.

Ketika bercerita tentang yayasan, suaranya berubah pelan. Ada haru yang tidak ia sembunyikan saat mengenang perjuangan anak-anak yang ia dampingi. Mereka, para guru, dan suasana pesantren menjadi alasan ia ingin terus belajar.

Ilmu yang ia dapat di bangku kuliah, bukan hanya untuk dirinya, tetapi untuk diamalkan di mana pun ia berada. Di sela kesibukan, ia tetap aktif di organisasi daerah Rongga. Itu membuktikan bahwa ruang kebaikan selalu ada selama seseorang mau hadir.

Lelah tentu pernah datang, begitu pula malas yang sesekali muncul. Perjalanan Pulang Pergi (PP) setiap hari, kendaraan yang kadang bermasalah, hingga hujan yang turun mendadak, semuanya pernah ia hadapi. Namun niat awalnya selalu menjadi penguat: ingin bermanfaat bagi banyak orang, meski langkahnya sederhana.

“Motivasi terbesar itu dari diri sendiri,” katanya sambil tersenyum. Terlahir bukan dari keluarga berada justru membuat tekadnya tumbuh lebih kuat.

Hidup di tanah wakaf membuat Nasibah memahami bahwa keberkahan hadir ketika seseorang menjadikan kebaikan sebagai tujuan. Dari mimpi yang dulu terasa jauh, kini ia melangkah di jalan yang Allah mudahkan.

Dari kelas kecil MDTA, dari wajah-wajah anak yatim, dari suasana pesantren yang hangat. Ia belajar bahwa perjuangan anak muda bukan sekadar mengejar mimpi, tetapi memastikan mimpi itu membawa manfaat bagi sesama, dan di sini, di tanah wakaf, mimpi itu menemukan tempat untuk tumbuh. (SSP)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Saat Mimpi dan Manfaat Bertemu: Kisah Nasibah Hidup di Tanah Wakaf Read More »

Kemenkop Dorong Koperasi Pesantren Garap Sektor Produktif, Peternakan Wakaf DT Jadi Bukti Potensi Ekonomi Umat

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA — Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) menegaskan target besar bagi Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) di Indonesia.

Tidak lagi sekadar bermain di wilayah perdagangan ritel, Kopontren kini didorong untuk masuk ke sektor riil dan produktif (produksi, distribusi, dan industri) serta membentuk holding (induk perusahaan) untuk memperkuat ekonomi umat.

Berikut adalah poin-poin utama dari kebijakan tersebut serta relevansinya dengan potensi aset umat saat ini:

1. Visi Ekonomi Konstitusi: Dari Desa hingga Industri

Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, menyatakan bahwa arah kebijakan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan peran negara dalam menata pasar agar lebih adil.

– Target: Pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

– Fokus: Menggarap sektor yang selama ini dianggap “tidak mampu” dilakukan oleh koperasi, seperti menjadi motor rantai pasok nasional dan pusat produksi.

2. Implementasi Nyata: Dari Al-Ittifaq hingga Wakaf DT

Menkop mencontohkan keberhasilan Koperasi Ponpes Al-Ittifaq Bandung dan Sidogiri yang sukses di sektor agrobisnis dan ritel modern.

Sejalan dengan semangat sektor produktif ini, Wakaf Daarut Tauhiid (DT) juga telah menunjukkan langkah konkret dalam mengelola aset umat untuk produktivitas pangan.

Di kawasan Cijanggel, Bandung Barat, Wakaf DT telah mengembangkan fasilitas peternakan yang produktif, meliputi:

– Kandang Kambing dan Domba: Dikelola secara modern untuk penggemukan dan pembibitan.

– Peternakan Ayam: Sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan protein hewani.

Keberadaan aset produktif seperti yang dimiliki Wakaf DT ini menjadi bukti nyata bahwa lembaga berbasis keumatan mampu mengelola sektor hulu (produksi) sebagaimana yang diharapkan oleh pemerintah.

3. Dukungan Dana Besar dan Tantangan Manajerial

Untuk memuluskan transformasi ini, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) telah menyalurkan dana sebesar Rp4,5 triliun (periode 2020–Oktober 2025) khusus untuk koperasi syariah dan sektor riil.

Namun, Ferry mengingatkan adanya “Pekerjaan Rumah” (PR) besar terkait tata kelola. Dari 2.347 Kopontren aktif, baru sekitar 28,5% yang rutin melaporkan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Pembenahan manajemen dan pelaporan ini menjadi syarat mutlak sebelum Kopontren melakukan ekspansi usaha lebih besar. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Kemenkop Dorong Koperasi Pesantren Garap Sektor Produktif, Peternakan Wakaf DT Jadi Bukti Potensi Ekonomi Umat Read More »

Serunya Trial Class di TK Daarut Tauhiid: Merajut Mimpi Anak di Atas Aset Wakaf Umat

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Halaman TK Daarut Tauhiid berubah menjadi panggung imajinasi yang penuh warna pada Sabtu pagi (25/10/2025).

Di bawah langit cerah, puluhan peserta cilik hadir dengan mata berbinar mengikuti kegiatan Trial Class bertajuk “Jika Aku Menjadi…”.

Gelak tawa riang terdengar bersahutan di setiap sudut kelas. Anak-anak tampil percaya diri dengan kostum profesi impian mereka—mulai dari dokter kecil yang siap memeriksa pasien hingga pemadam kebakaran yang gagah.

Melalui simulasi profesi ini, para guru TK Daarut Tauhiid tidak hanya mengajak anak bermain, tetapi juga menanamkan nilai empati, keberanian, dan tanggung jawab sejak dini.

Pemanfaatan Aset Wakaf untuk Generasi Rabbani Kenyamanan dan keceriaan yang dirasakan oleh para peserta Trial Class ini tidak terlepas dari peran vital Aset Wakaf Daarut Tauhiid.

Seluruh fasilitas yang digunakan, mulai dari gedung sekolah yang representatif, ruang kelas yang nyaman, hingga area bermain yang aman, merupakan wujud nyata dari pemanfaatan wakaf umat.

Di atas tanah wakaf inilah, mimpi-mimpi kecil dirawat dan ditumbuhkan. Aset wakaf ini tidak hanya berfungsi sebagai benda mati, melainkan menjadi “wakaf produktif” dalam bentuk layanan pendidikan yang melahirkan generasi berkarakter.

Setiap sudut sekolah menjadi saksi bagaimana dana wakaf dikelola secara profesional untuk memberikan lingkungan tumbuh kembang terbaik bagi anak-anak.

Apresiasi Orang Tua dan Pihak Sekolah Sinsin Yasini Komara, Kepala Tata Usaha PG&TK Daarut Tauhiid, menegaskan komitmen sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

“Kami percaya setiap anak berhak bermimpi menjadi versi terbaik dirinya. Senyum dan celoteh mereka hari ini adalah bukti bahwa proses belajar bisa sangat menyenangkan,” ujarnya.

Kepuasan juga dirasakan oleh para orang tua. Ahmad Fadil Fadulrahman, salah satu wali calon siswa, mengaku sangat puas dengan rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Senada dengan itu, Ibunda Khadijah menyampaikan rasa harunya melihat pola asuh para guru.

“Alhamdulillah, saya sangat senang. Para guru luar biasa dalam membimbing anak-anak untuk bermain sambil belajar. Terima kasih TK Daarut Tauhiid,” ungkapnya.

Kegiatan Trial Class ini menjadi bukti sinergi indah antara metode pendidikan yang tepat dan dukungan fasilitas wakaf yang memadai, menjadikan TK Daarut Tauhiid tempat yang subur untuk menyemaikan mimpi anak-anak sejak langkah pertama mereka. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Serunya Trial Class di TK Daarut Tauhiid: Merajut Mimpi Anak di Atas Aset Wakaf Umat Read More »

Panen Prestasi: Santri SMP DTBS Putra Borong Juara di Gebyar Civic II STKIP Pasundan

WAKAFDT.OR.ID | CIMAHI – Kecerahan mentari pagi pada Senin (24/11/2025) seakan merestui kebahagiaan yang menyelimuti SMP Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Putra.

Kegiatan apel pagi yang biasanya berjalan rutin, kali ini berubah menjadi momen penuh kebanggaan saat pengumuman pemenang lomba “Gebyar Civic II STKIP Pasundan Cimahi” dibacakan.

Suasana halaman sekolah seketika bergemuruh oleh tepuk tangan dan sorak-sorai saat satu per satu nama santri dipanggil ke depan.

Wajah-wajah tegang berubah menjadi senyuman lega dan bangga, menandai keberhasilan para santri menaklukkan berbagai kategori perlombaan.

Daftar Santri Berprestasi Dominasi santri SMP DTBS Putra terlihat jelas dalam ajang ini. Prestasi gemilang dipersembahkan oleh:

– Rafif Aldensyah: Juara 1 Lomba Photogenic.

– M. Faqih: Juara 2 Lomba Orasi.

Tak hanya kategori individu, kekompakan tim santri juga membuahkan hasil manis dengan menyabet dua gelar Juara 2 sekaligus, yaitu:

– Tim Lomba Cerdas Cermat (LCC): M. Dylan, M. Fikri, dan M. Raditya.

– Tim Debat: M. Nabil, El Nabigh Devan, dan Adrian M.

Tumbuh Berprestasi di Atas Aset Wakaf Capaian membanggakan ini tidak lepas dari ekosistem pendidikan yang kondusif di SMP DTBS Putra.

Perlu diketahui, lingkungan tempat para santri ini menimba ilmu, berlatih orasi, hingga mengasah ketajaman berpikir, berdiri di atas Aset Wakaf Daarut Tauhiid. Setiap sudut kelas dan fasilitas yang mereka gunakan merupakan buah dari kemuliaan wakaf umat.

Keberkahan dari aset wakaf inilah yang menjadi salah satu pendorong semangat para santri untuk tidak hanya belajar agama, tetapi juga mengukir prestasi akademis dan non-akademis sebagai bentuk pertanggungjawaban amanah umat.

Apresiasi Sekolah Hinda, selaku Humas SMP DTBS Putra, tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas pencapaian para santri.

“Alhamdulillah, selamat kepada ananda yang telah menorehkan prestasi. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberkahi capaian ini dan menjadikannya amal saleh. Kami berharap prestasi ini, yang lahir dari lingkungan wakaf yang berkah, menjadi motivasi bagi kalian untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan,” ungkapnya.

Apel pagi itu ditutup dengan suasana haru nan hangat. Pelukan sahabat dan ucapan selamat dari para guru menjadi penutup manis, membuktikan bahwa ikhtiar keras yang dibarengi doa di lingkungan yang penuh berkah, akan selalu membuahkan hasil yang indah. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Panen Prestasi: Santri SMP DTBS Putra Borong Juara di Gebyar Civic II STKIP Pasundan Read More »

Innalillahi, Ribuan Warga Terdampak Akibat Banjir di Sumbar

WAKAFDT.OR.ID | SOLOK – ( 25/11/2025)Hujan lebat dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak akhir pekan lalu mengakibatkan banjir meluas di empat wilayah Sumatera Barat, yakni Kota Solok, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kabupaten Padang Pariaman. Bencana ini tidak hanya merendam pemukiman, tetapi juga merusak infrastruktur dan lahan pertanian.

Di Kota Solok, meluapnya Sungai Batang Lembang merendam ratusan rumah di Kelurahan Tanah Garam, KTK, Koto Panjang, dan Sinapa Piliang. Dampak: Sebanyak 559 Kepala Keluarga (KK) atau 1.279 jiwa terdampak, termasuk 93 balita dan 62 lansia.

Kerusakan Lain: Selain banjir, terjadi pohon tumbang di Kelurahan Kampung Jawa dan Tanah Garam yang menimpa rumah warga serta menutup akses jalan. Satu rumah dilaporkan rusak berat dan satu rusak ringan.

Kebutuhan Mendesak: Hingga Selasa siang, banjir belum surut. Warga membutuhkan alat kebersihan, sembako, perlengkapan bayi (family kit), serta matras dan selimut.

Kabupaten Agam: ratusan warga mengungsi. Hujan deras sejak 22-25 November 2025 memicu banjir dengan ketinggian air 50 cm hingga 1,5 meter di empat kecamatan: Tanjung Mutiara, Ampek Nagari, Palembayan, dan Tanjung Raya.

Pengungsian: Sekitar 113 KK terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau tenda darurat.

Penanganan: BPBD Agam bersama Basarnas dan PMI terus melakukan evakuasi menggunakan perahu karet. Bantuan logistik mulai disalurkan, termasuk dari pihak swasta di Palembayan.

Kabupaten Pasaman Barat: pertanian lumpuh. Fokus dampak di Pasaman Barat memukul sektor pertanian. Dinas Tanaman Pangan Hortikultura mencatat kerusakan parah pada lahan sawah di Kecamatan Ranah Batahan, Talamau, Kinali, dan Lembah Melintang.

Kerugian: Total 121 hektare lahan sawah rusak dengan taksiran kerugian mencapai Rp363 juta.

Imbauan: Pemerintah setempat meminta petani mengamankan alat produksi dan mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berlanjut guna mencegah kerugian lebih besar.

Kabupaten Padang Pariaman: Infrastruktur Rusak. Berdasarkan data BNPB, banjir merendam 21 desa di delapan kecamatan. Sempat surut pada Minggu malam, air kembali naik pada Senin akibat hujan susulan.

Korban: Tercatat 9.228 warga terdampak, dengan 258 orang mengungsi di musala dan rumah kerabat.

Kerusakan Fisik: Sebanyak 3.076 rumah terendam (2 rusak), serta kerusakan pada jalan penghubung, dua jembatan, satu bendungan, dan dua saluran irigasi.

Pertanian: Sekitar 183 hektare lahan pertanian (sawah dan kebun) ikut terendam.

Secara umum, tidak ada laporan korban jiwa dalam rentetan bencana ini. Namun, BPBD di seluruh wilayah terdampak mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat curah hujan diprediksi masih tinggi.

Koordinasi lintas sektoral terus dilakukan untuk memastikan evakuasi dan penyaluran bantuan berjalan lancar. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Innalillahi, Ribuan Warga Terdampak Akibat Banjir di Sumbar Read More »