WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengumumkan pembaruan data korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Hingga Kamis (4/12/2025) sore pukul 16.00 WIB, jumlah total korban meninggal dunia telah mencapai 836 jiwa.
Peningkatan Terbanyak di Aceh: Penemuan korban meninggal terbanyak pada hari itu ada di Provinsi Aceh, yaitu 48 korban baru yang tertimbun longsor. Dengan penambahan ini, total korban meninggal di Aceh naik menjadi 325 jiwa.
Perkembangan di Sumut dan Sumbar: Di Sumatera Utara, ditemukan 12 jenazah baru di Adiankoting, sehingga total korban meninggal di Sumut mencapai 311 jiwa.
Sementara di Sumatera Barat, penambahan 6 korban baru menjadikan total korban meninggal di Sumbar sebanyak 200 jiwa.
Sebelum pembaruan ini (per Rabu, 3/12), total korban meninggal adalah 807 jiwa, dengan 647 orang hilang dan 2.600 korban luka.
Saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan karena total korban hilang di ketiga provinsi masih berjumlah 518 jiwa. Korban hilang paling banyak berada di Sumatera Barat (221 jiwa), diikuti Aceh (170 jiwa), dan Sumatera Utara (127 jiwa).
Abdul Muhari menegaskan bahwa BNPB akan terus melanjutkan operasi pencarian korban hilang tanpa batas waktu yang ditentukan.(WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
