Wakaf Daarut Tauhiid

Admin WakafDT

BWI Undang Perwakilan BWI Tangsel untuk Dalami Permasalahan Pergantian Nazhir

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Badan Wakaf Indonesia  mengundang Perwakilan BWI Tangsel  ke Kantor Badan Wakaf Indonesia di Jakarta, dalam rangka mencari solusi permasalahan pergantian Nazhir Wakaf Makam Guru Isa, pada Rabu (10/11/2024).

Badan Wakaf Indonesia (BWI) diwakili langsung oleh Ketua Divisi Hukum BWI Dendi Zuhairil Finsa, SH., M.H beserta jajarannya mendalami informasi terkait perkara Wakaf Makam Guru Isa dan sebagai tindak lanjut dalam mendengarkan klarifikasi terkait surat keberatan administratif yang masuk ke BWI.

“Tim Div Hukum menggali Informasi yang mendalam terkait Nazir di pemakaman Guru Isa, sebagai bagian dari tugas untuk mengamankan harta benda wakaf” kata, Ketua Divisi Hukum dan Pengamanan Aset BWI, Dendi Zuhairil Finsa, SH., M.H.

Sebelumnya, Perwakilan Kota Tangsel, telah mengeluarkan surat keputusan (SK) pergantian nazir Makam Guru Isa sesuai dengan Surat Rekomendasi dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Serpong Utara nomor 45/Kua.28.05/W.5/04/2024 perihal pergantian Nazir.

Hadir dalam pertemuan ini, sekretaris BWI, H. Anas Nasikhin, tim div. Hukum dan Pengamanan Aset BWI, Dendy Zuhairil Finsa, S.H., M.H. dan Aripudin, S.H., M.H., Ketua BWI Perwakilan Kota Tangsel, Ahmad Nurhakim, dan utusan lainnya.

Sumber: bwi.go.id

BWI Undang Perwakilan BWI Tangsel untuk Dalami Permasalahan Pergantian Nazhir Read More »

Wakaf Mushaf Al-Quran ke Majalengka

Wakaf DT Salurkan Wakaf Mushaf Al-Quran ke Majalengka

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Program Wakaf Mushaf Al-Quran Wakaf Daarut Tauhiid (DT) terus bergulir. Pada akhir Juni 2024 lalu, Wakaf DT menyalurkan Wakaf Mushaf Al-Quran ke Majalengka.

Pada Ahad (30/6/2024), Pesantren Hidayatul Barokah di Blok cikondang RT/RW: 02/03, Desa Mekarraharja, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka menerima sebanyak 32 Mushaf Al-Quran Wakaf dan 32 Sabiq yang dipaketkan beberapa hari sebelumnya dari kantor Wakaf DT di Bandung.

Staf Kemitraan Wakaf Produktif Wahid Ikhwanudin mengatakan, pengiriman Mushaf Al-Quran Wakaf dan Sabiq dengan dipaketkan dilakukan agar lebih efektif dan efisien. Selain itu, Wahid juga sudah memeriksa lemnbaga penerimanya dan hasilnya dapat dipercaya.

“Ini dipaketin agar lebih afektif. Secara biaya juga kan lebih efisien. Ini dilakukan juga karena keubutuhan mushaf yang dikirim juga tidak banyak. Kita juga kan sudah percaya kepada lembaganya,” ujar Wahid saat ditemui pada Senin (1/7/2024) di kantor Wakaf DT.

Wahid mengungkapkan, lembaga pendidikan atau masjid yang membutuhkan mushaf Al-Quran bisa mengajukan mushaf Al-Quran wakaf. Penngajuannya, lanjut Wahid, bisa menggunakan proposal atau surat permonhonan yang dilampiri dengan foto-foto kondisi mushaf yang ada dan kondisi lembaga atau masjidnya.

“Saya, sebagai Staf yang diamanahi nanti akan memeriksa, apakah memang layak mendapat penyaluran atau tidak. Kalau banyak penyalurannya dan memungkinan, Wakaf DT yag langsung menyalurkannya, seperti ke Indramayu kemarin,” jelasnya.

Manajer Wakaf Produktif Riyadi Suryana menjelaskan program Wakaf Mushaf Al-Quran merupakan program wakaf untuk membantu membasmi buta huruf Al-Quran dan menyediakan mushaf Al-Quran bagi mereka yang membutuhkan, seperti para warga binaan lapas dan pesantren, terutama pesantren tahfiz, serta masjid.

Riyadi mengajak masyarakat untuk medukung dan berpastisipasi dalam program tersebut. Untuk besar wakafnya bisa berapapun, namun untuk nilai satu mushaf sebesar Rp. 150.000.

“Ada 65% Muslim di Indonesia yang masih buta huruf Al-Quran. Program Wakaf Mushaf Al-Quran ini upaya kita semua untuk memberantas buta huruf Al-Quran. Untuk itu, ini merupakan peluang ikut berpatisipasi memberantas buta huruf Al-Quran dan pahala wakafnya juga mengalir terus sampai hari kiamat,” ujar Riyadi. (AID)

Wakaf DT Salurkan Wakaf Mushaf Al-Quran ke Majalengka Read More »

Pengecoran pondasi sumuran Masjid DT Eco

Pengecoran Pondasi Sumuran Selesai, Ini Progres Masjid DT Eco 3

WAKAFDT.OR.ID | KUNINGAN – Pengecoran pondasi sumuran lantai utama Masjid Rahmatan Lil Alamin Daarut Tauhiid (DT) Eco Pesantren 3 (Masjid DT Eco 3) sudah beres dilakukan pada Jumat (5/7/2024) dan Senin (8/7/2024).

Pengawas Pembangunan Masjid DT Eco 3 Sopyan menyebutkan, pengecoran dilakukan di 10 titik pondasi sumuran dengan kubikasi 51 meter kubik.

“Pekerjaan yang sudah beres; pengecoran pondasi sumuran tanggal 5 dan 8 Juli 2004, Pembongkaran backisting pondasi, urugan kembali pondasi. Pondasi sumuran Semua ada 10 titik dengan kubikasi sebanyak 51 meter kubik,” jelas Iyan, Selasa (9/7/2024).

Iyan mengungkapkan, pekerjaan yang sedang dilakukan dipekan kedua Juli 2024 di antaranya pengerjaan leveling tanah elevasi 0.000, perakitan pembesian pilecap, perakitan pembesian sloof.

Pembangunan Masjid DT Eco 3 masih jauh dari kata selesai. Iyan mengatakan, Masjid DT Eco 3 akan dibangun dua lantai dan tambahan lantai mezanin. Masih banyak kesempatan berwakaf untuk pembangunan Masjid DT yang terletak di Kuningan tersebut.

Pembina Yayasan DT KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengatakan, wakaf untuk pembangungan Masjid DT adalah bekal terbaik untuk kehidupan kelak di akhirat.

“Setiap orang sujud, pahalanya dapet. Setiap orang ngaji, pahalanya dapet. Setiap orang yang berwudu, pahalanya dapet. Makanya orang yang paling cerdas atau akyas adalah yang banyak mengingat mati dan mempersiapkan bekal untuk kematian tadi. Inilah salah satu bekal kepulangan nanti,” kata Aa Gym.

Wakaf untuk Masjid DT Eco 3 bisa diantarkan langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Wakaf juga bisa ditransfer ke BSI 78221 78221 atau Bank Danamon Syariah 8800299615 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (AID)

Pengecoran Pondasi Sumuran Selesai, Ini Progres Masjid DT Eco 3 Read More »

Berwakaf, Penyempurna Amal Jariyah yang Mabrur

Berwakaf, Penyempurna Amal Jariyah Haji yang Mabrur

WAKAFDT.OR.ID | Setiap Muslim pasti ingin segera menyempurnakan kelima rukun Islam sebagai bentuk ketaatannya pada Allah Taala. Sebagian dari kita mungkin mampu untuk berangkat umrah berkali-berkali setiap tahun. Tetapi, faktanya banyak juga yang meskipun mampu secara finansial namun sayangnya belum bisa segera memenuhi undangan khusus dari Allah padahal hanya sekali seumur hidup, yaitu berhaji.

Berbagai macam alasan bisa menjadi faktor penghalang keberangkatan haji seseorang. Ada yang memang masih menunggu antrian, tapi ada juga yang sebenarnya sudah bisa berangkat tapi ada keperluan biaya atau urusan lain yang cukup mendesak sehingga terpaksa menunda. Maka itu, bagi yang sudah memantapkan diri menerima panggilan berhaji dari Allah, ini adalah sebuah indikasi yang baik bahwa Allah telah membukakan jalan yang luas untuk kita bertobat dan berharap keridhoan-Nya.

Saat berhaji, bukan hanya kemampuan fisik setiap orang akan teruji, namun juga akan menunjukkan seberapa besar kesalehan kita dari dua sisi, yaitu kesalehan hablumminallah dan hablumminannas.

Boleh jadi kita sangat taat menjalankan semua rukun dan sunnah haji sebagai wujud Hablumminallah. Kita juga menjadi terbiasa menjalankan shalat wajib di masjid berjamaah di awal waktu setiap hari. Bahkan ada yang bisa khatam Al Qur’an lebih dari sekali. Namun sayangnya, terkadang kita lupa dengan yang dinamakan kesolehan Hablumminannas. Gampangnya untuk menilai seberapa besar level Hablumminannas, bisa kita lihat dari kondisi di sekitar kita, terutama pada saat berinteraksi antar sesama jamaah di tanah suci.

Misalnya saat tawaf, tanpa kita sadari kita akan lebih agresif melindungi diri sendiri dan keluarga dari dorongan dan himpitan jamaah lain. Bahkan sering kali kita tidak mau membuka jalan bagi jamaah lain yang ingin melintas memotong jalur kita. Yang penting tawaf kita sukses dengan cepat tanpa hambatan. Tidak peduli kalau harus mendorong, menggeser dan berebut tempat dengan jamaah yang sudah lanjut usia.

Saat harus menyelesaikan Sa’i kita mungkin akan berjalan meninggalkan jamaah lain meski berasal dari satu grup travel karena mereka berjalan sangat lamban. Kita berpikir nanti juga akan bertemu setelah tujuh putaran Sa’i.

Saat ada pembagian suvenir dan makanan yang berlimpah, kita ingin mendapatkan sebanyak-banyaknya untuk diri sendiri tanpa memikirkan bagian orang lain yang ada di antrian belakang atau mungkin sedang lelap beristirahat. Kita berpikir bukan salah kita kalau jamaah lain tidak kebagian makanan atau suvenir gratisan, mungkin bukan rejeki mereka.

Lebih buruk lagi mungkin saja tanpa kita sadari kita selalu berhitung-hitung dengan apa yang kita terima selama haji supaya tidak terlalu terasa rugi dengan biaya haji yang telah kita bayarkan. Tak ayal, ini adalah ujian yang mau tidak mau kita jalani saat menyelesaikan setiap prosesi haji. Menanggalkan sifat egois dan kurang peka terhadap sesama menjadi salah satu pembelajaran penting selama haji untuk menaikkan level Hablumminannas.

Sebenarnya prosesi puncak haji yang kita jalani selama enam hari bukanlah akhir dari ujian kesolehan kita di mata Allah. Justru setelah selesai berhaji, ujian yang lebih besar akan datang, yaitu di saat tidak ada lagi ustadz pendamping atau jamaah lain yang mengingatkan kita untuk menunjukkan akhlakul kharimah seorang Muslim.

Tabiat dan akhlak asli jamaah justru bisa terlihat setelah selesai menjalankan prosesi puncak haji namun masih harus menjalankan berbagai ibadah sunnah di tanah suci. Contohnya, sering kita lihat jamaah yang tidak segan menerobos antrian saat waktu makan atau menjalankan kegiatan bersama. Atau bahkan tidak malu lagi berdebat, padahal sudah menyerobot hak antrian orang lain. Tidak berkenan diingatkan dan mengambil sikap mengalah lagi, bahkan tidak bisa menjaga emosi dengan mengeraskan suara.

Di sinilah bagaimana akhlak seorang Muslim yang telah berhaji akan semakin diuji. Status “lulus haji” jangan hanya berhenti terpajang di sertifikat haji yang telah kita terima. Malahan, status ini menjadi pengingat sepanjang hayat bagaimana kita mempertanggungjawabkan “Ke-Islaman” kita pada Allah dan sesama.

Meski kenikmatan spiritual selama berhaji sangat berharga dan tak ada duanya, namun ibadah ini hanya diwajibkan oleh Allah satu kali seumur hidup. Kalau memang Allah memberikan kesempatan untuk berhaji kembali maka ini adalah nikmat yang sangat patut disyukuri. Bagaimanapun perlu kita resapi bahwa hikmah dari berhaji yang utama bukanlah Hablumminallah semata, namun juga Hablumminannas.

Jika kita mendapatkan kekayaan materi yang setara dengan mengulang berangkat haji khusus ataupun furadha yang ke sekian kali, ada baiknya kita berpikir untuk mengalihkannya ke dalam bentuk amal soleh yang menebar manfaat lebih banyak bagi kesejahteraan umat dan tentu pahalanya pun mengalir hingga akhir zaman, sebagaimana dicontohkan oleh sahabat Rasulullah, Utsman bin Affan, yaitu berwakaf.

Di tanah suci, aset wakaf Usman bin Affan bertebaran di mana-mana. Bukannya berkurang dengan berwakaf, justru kekayaannya selama 14 abad ini terus bertambah sepanjang zaman. Berawal dari wakaf sumur Utsman, kini bahkan harta wakaf Usman sudah merambah hingga ke bangunan komersial seperti hotel bintang lima di tanah haram.

Harta wakaf Utsman dan keluarganya InsyaaAllah menjadi bekal amal jariyah yang terus mengalir tanpa putus hingga hari kiamat. Untuk itu, berdoalah agar Allah juga mengabulkan cita-cita kita untuk bisa mendirikan masjid, rumah tahfidz, pesantren, atau rumah sakit untuk kaum dhuafa sebagai langkah berikutnya untuk menyempurnakan ibadah haji yang telah kita jalani.

Saat masih menjalankan ibadah haji, jarak kita berdoa dengan Allah terasa hanya sejengkal, terlebih saat wukuf di Arafah. Kalbu kita merasakan Allah berada sangat dekat. Sambil berlinang air mata, kita berharap agar setiap doa yang kita panjatkan didengar dan diijabah oleh Allah Taala karena para Malaikat turut menyaksikan dan mengaminkan doa kita.

Sumber: bwi.go.id

Berwakaf, Penyempurna Amal Jariyah Haji yang Mabrur Read More »

Flyer DT Memorial Park June 2024

Wakaf DT dan DSAS Segera Gelar Grand Opening DT Memorial Park

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) dan Yayasan Dunia Sementara Akhirat Selamanya (DSAS) sudah melakukan Soft launching DT Memorial Park pada Mei lalu.

Menjelang akhir Juli, kedua lembaga tersebut akan menggelar Grand Opening DT Memorial Park di DT Bandung. Wakaf DT dan DSAS mengundang kepada siapapun yang ingin tahu dan tertarik untuk membeli kavling pemakaman DT Memorial Park.

“Kita akan menggelar acara Grand Opening Pemakaman DT Memorial Park. Nanti acaranya tanggal 28 Juli 2024 dan tempatnya di Aula Daarul Hajj,” kata Kepala Sekretariat Wakaf DT Hafiizhullah, Senin (8/7/2024).

Manajer Wakaf Produktif Wakaf DT Riyadi Suryadi menjelaskan DT Memorial Park merupakan bagian dari program wakaf produktif dengan menyediakan pemakaman muslim, terutama bagi muslim di perkotaan yang memiliki masalah sempitnya area untuk pemakaman.

Dia menjelaskan, bagi saia yang memberi kavling pemakaman DT Memorial Park maka dia sudah berwakaf untuk 5 wakaf sekaligus, termasuk wakaf produktif. Adapun kelima wakaf tersebut adalah Wakaf Masjid Rahmatan Lil Alamin Alfian, Wakaf Pesantren Tahfiz, Wakaf Produktif Pertanian, Wakaf Produktif area rekreasi, dan Wakaf Pemakaman Sosial.

“Bagi siapa saja yang ingin lebih jelas lagi mengenai DT Memorial Park bisa langsung datang ke acara Grand Opening nanti. Insya Allah, yang datang juga bisa langsung membeli kavling di tempat. Nanti juga akan ada tausyiah dari asatiz DT,” ujar Riyadi.

Bagi yang ingin menghadiri acara Grand Opening bisa langsung menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123 atau langsung bisa mengisi form konfirmasi kehadiran: http://bit.ly/grandopeningDTMP

(AID)

Wakaf DT dan DSAS Segera Gelar Grand Opening DT Memorial Park Read More »

Sertifikat Wakaf

Kementrian ATR/BPN Mendata Tanah Wakaf Rumah Ibadah untuk Disertifikatkan

WAKAFDT.OR.ID | GRESIK – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pihaknya terus meningkatkan pendataan tanah wakaf rumah ibadah hingga makam untuk disertifikatkan agar memiliki kepastian hukum.

“Kami lagi terus menginventarisir (tanah wakaf). Saya juga tadi mendengar ada yang perlu kami urus di tempat yang lainnya, jadi saya berharap bisa kita percepat pengurusannya,” kata Menteri ATR/Kepala BPN AHY di Gresik, Jawa Timur, Jumat (5/7/2024).

Ia menyampaikan bahwa Kementerian ATR/BPN akan berupaya melakukan percepatan pengurusan penerbitan sertifikat tanah wakaf yang peruntukannya rumah ibadah hingga makam.

Ia menegaskan percepatan pengurusan penerbitan sertifikat tanah wakaf sebagai wujud kehadiran negara yang inklusif. Ia menjelaskan bahwa langkah itu tidak hanya mengutamakan penerbitan sertifikat bagi masyarakat, perorangan, lembaga, dan organisasi, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pengelolaan tanah wakaf dengan lebih baik.

Menurutnya, langkah itu sebagai upaya strategis dalam menciptakan keadilan sosial dan pemenuhan hak atas tanah bagi seluruh warga negara.

“Bagi kami, untuk urusan wakaf ini benar-benar harus diprioritaskan dan disegerakan,” ucap Menteri ATR.

Selain itu, AHY mengungkapkan bahwa sertifikat tanah wakaf benar-benar gratis tanpa pungutan. Hal itu merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan keamanan dan kenyamanan umat beragama dalam beribadah.

“Termasuk juga kami meyakinkan bahwa tidak ada biaya apapun (pengurusan sertifikat tanah wakaf). Jadi, harus bisa tuntas dan mudah-mudahan semakin banyak tanah wakaf yang bisa disertifikatkan,” ucap AHY.

Secara keseluruhan, Menteri ATR/Kepala BPN menyerahkan empat sertifikat di Kabupaten Gresik, yang terdiri atas sertifikat Yayasan Makam Sunan Giri Kebomas Gresik yang diperuntukkan bagi kegiatan sosial keagamaan.

Pertama, sertifikat masjid peninggalan Sunan Giri yang sudah ada sejak tahun 1.500-an. Kedua, sertifikat Masjid Ainul Yaqin Sunan Giri yang diperuntukkan untuk kegiatan ibadah umat Muslim setempat. Sementara, dua sertifikat lainnya adalah sertifikat Yayasan Pondok Pesantren Darul Insan Gresik yang diperuntukkan bagi sekolah keagamaan dan sertifikat Mushalla Baitur Rahman.

Ia berharap dengan diserahkannya sertifikat tanah wakaf, dapat memberikan rasa aman karena saat ini tanah wakaf/rumah ibadah memiliki kepastian hukum atau legalitas yang diakui secara sah, sehingga pengurus atau juga pembina yayasan.

Sumber: Antara

Kementrian ATR/BPN Mendata Tanah Wakaf Rumah Ibadah untuk Disertifikatkan Read More »

Pengecoran kolom lantai mezanin masjid eco 2

Terus Mengalami Progres, Pembangunan Masjid DT Eco 2 sampai ke Pengecoran Kolom Mezanin

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Semester pertama 2024 sudah berakhir. Pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin Daarut Tauhiid Eco Pesantren 2 (Masjid DT Eco 2) sudah memasuki ke pengecoran kolom mezanin lantai 2. Para pekerja mulai melakukan pengecoran pada Jumat (5/7/2024).

Tjiptadi Manajer Proyek Pembangunan Masjid DT Eco 2 menyebutkan, ada 12 kolom tiang mezanin yang sedang dalam proses pengecoran, dengan kubikasi sebanyak 9.72 meter kubik.

“Pekerjaan pekan ini, kita ngecor kolom lantai mezanin. Semua ada 12 tiang kolom dengan 9,72 meter kubikan,” jelasnya saat ditemui di Eco Pesantren 2.

Selaian pengecoran kolom, lanjut Tjiptadi, pada antara pekan pertama dan kedua Juli juga dilakukan pengecoran rooftop gedung penunjang bagian selatan dan penyelesaian pengerjaan area basement untuk Pesantren Diniyah Formal (PDF).

“Pengerjaan area basement untuk PDF meliputi pemasangan keramik WC, ruang kelas pdf; dinding dan kelistiriakannya, ruang asrama dan ME-nya, dan kantor PDF berikut ME. Mudah-mudah tahun ini bisa dipakai untuk pembelajaran,” kata Tjiptadi.

PDF merupakan salah satu lembanga pendidikan di DT yang visinya mencetak kader ulama di masa depan. Kawasan Wakaf Terpadu Eco Pesantren 2 akan menjadi “rumah” bagi para santri PDF untuk belajar dan menempa diri menjadi calon ulama di masa depan. Masjid DT Eco 2 menjadi jantung dari kawasan wakaf ini.

Secara keseluruhan, pembangunan Masjid DT Eco 3 masih jauh dari 100%. Masih banyak kesempatan berwakaf untuk pembangunannya. Pembina Yayasan DT KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengatakan, wakaf untuk pembangungan Masjid DT adalah bekal terbaik untuk kehidupan kelak di akhirat.

“Setiap orang sujud, pahalanya dapet. Setiap orang ngaji, pahalanya dapet. Setiap orang yang berwudu, pahalanya dapet. Makanya orang yang paling cerdas atau akyas adalah yang banyak mengingat mati dan mempersiapkan bekal untuk kematian tadi. Inilah salah satu bekal kepulangan nanti,” kata Aa Gym.

Wakaf untuk Masjid DT Eco 3 bisa diantarkan langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Wakaf juga bisa ditransfer ke BSI 78221 78221 atau Bank Danamon Syariah 8800299615 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (AID)

Terus Mengalami Progres, Pembangunan Masjid DT Eco 2 sampai ke Pengecoran Kolom Mezanin Read More »

Ketua-BWI-Prof.-Dr.-Phil-Kamaruddin-Amin-MA

Ketua BWI: KUA akan Menjadi Garda Terdepan Gerakan Indonesia Berwakaf

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI), Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, MA, mengungkapkan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA) akan menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan dan menggencarkan Gerakan Indonesia Berwakaf di masa depan. Saat ini, BWI tengah merancang platform “Gerakan Penghulu Berwakaf bersama Calon Pengantin (Catin)” sebagai bagian dari kolaborasi antara BWI dan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf.

“Sebagai Ketua BWI, kami sedang merancang program Gerakan Indonesia Berwakaf, dengan harapan KUA dapat berperan aktif sebagai wadah yang memberi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kamaruddin dalam acara Capaian Progres Pelaksanaan Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji melalui dana SBSN Tahun 2024 Semester I di Jakarta, Rabu (26/6/2024).

Kamaruddin menambahkan, KUA yang memiliki fungsi sebagai pemberi layanan Akta Ikrar Wakaf diharapkan dapat memainkan peran penting dalam gerakan ini. Program Gerakan Indonesia Berwakaf akan dilaksanakan secara masif, intensif, dan berkelanjutan, dengan target peluncuran di Istana Negara.

Selain platform Gerakan Penghulu Berwakaf bersama Catin, BWI juga tengah mengembangkan berbagai platform spesifik lainnya, seperti Gerakan Penyuluh Berwakaf bersama Majelis Taklim, Gerakan Pengusaha Berwakaf, Gerakan Selebritas Berwakaf, Gerakan Politisi Berwakaf, dan Gerakan ASN Berwakaf.

Berbagai data dan kajian dari lembaga otoritatif menunjukkan bahwa wakaf memiliki potensi besar di Indonesia. Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) Kementerian Agama mencatat sebanyak 440.512 titik lokasi tanah wakaf dengan luas mencapai 57.263,69 hektar. Potensi wakaf uang atau wakaf tunai di Indonesia juga menunjukkan proyeksi angka yang fantastis.

“Potensi wakaf uang di Indonesia mencapai sekitar Rp180 triliun per tahun. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, kita perlu menggencarkan program Gerakan Indonesia Berwakaf agar literasi dan kesadaran berwakaf di masyarakat semakin tumbuh, berkembang, dan tersebar ke seluruh penjuru negeri,” pungkas Kamaruddin.

Dengan upaya kolaboratif ini, diharapkan Gerakan Indonesia Berwakaf dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam berbagai sektor kehidupan dan memperkuat fondasi ekonomi umat di Indonesia.

Sumber: bwi.go.id

Ketua BWI: KUA akan Menjadi Garda Terdepan Gerakan Indonesia Berwakaf Read More »

Ketua-BWI-Prof.-Dr.-Phil.-Kamaruddin-Amin

BWI Jadikan Gerakan Indonesia Berwakaf Sebagai Program Strategis 2024

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI), Kamaruddin Amin mengungkapkan, BWI akan menggalakkan Gerakan Indonesia Berwakaf sebagai program strategis pada tahun 2024. Inisiatif ini ditujukan untuk memperluas kapitalisasi wakaf nasional. Menurut Kamaruddin, langkah tersebut memerlukan kolaborasi antar lembaga dan individu.

“Potensi wakaf uang sangat besar, namun belum terealisasi secara maksimal. Melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga dan individu, kami optimis dapat meningkatkan kontribusi wakaf dalam berbagai sektor kehidupan, untuk itu kami mencanangkan ‘Gerakan Indonesia Berwakaf’ sebagai program strategis,” ujarnya dalam rapat pleno pengurus BWI di Jakarta, Jumat (28/6/2024).

Kamaruddin menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi seperti Kementerian Agama, aparat hukum, Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN), dan pihak terkait lainnya. Menurutnya, koordinasi dan kolaborasi yang efektif merupakan kunci dalam menjaga aset wakaf.

“Dalam pengelolaan wakaf, sinergi antarpihak sangat vital. Kami tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Kami berkomitmen untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi yang efektif guna menjaga aset wakaf, baik secara fisik maupun fungsional,” jelas Kamaruddin.

Ia juga menyoroti perlunya pemahaman yang mendalam terkait regulasi pengelolaan wakaf, termasuk proses sertifikasi dan papanisasi tanah wakaf. Pemahaman yang baik mengenai hal ini dapat mendorong percepatan proses sertifikasi tanah wakaf untuk menjaga integritas fisik aset wakaf.

“Sertifikasi tanah wakaf menjadi fokus utama. Setelah penandatanganan MoU dengan Kementerian ATR BPN, percepatan proses sertifikasi menjadi prioritas kami. Namun, tantangan besar tetap ada dalam menjaga integritas fisik aset wakaf,” tambahnya.

Kamaruddin juga menegaskan pentingnya peningkatan literasi wakaf di kalangan masyarakat. “Kami akan menggelar berbagai forum, termasuk FGD, untuk meningkatkan pemahaman terkait regulasi ini serta menyelaraskan praktik pengelolaan wakaf,” tuturnya.

Dengan pendekatan ini, BWI berharap dapat mewujudkan pengelolaan wakaf yang lebih efektif dan optimal, sehingga kontribusi wakaf dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Sumber: bwi.go.id

BWI Jadikan Gerakan Indonesia Berwakaf Sebagai Program Strategis 2024 Read More »

Pembesian pondasi sumuran Masjid DT Eco 3

Akhir Juni 2024, Ini Progres Masjid DT Eco 3

WAKAFDT.OR.ID | KUNINGAN – Pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin Daarut Tauhiid Eco Pesantren 3 (Masjid DT Eco 3) terus mengalami progres setiap pekannya. Awal Juli 2024, pondasi sumuran lantai asjid DT Eco sudah masuk ke tahap pemasangan bekisting dan pembesian.

Pengawas pembangunan Masjid DT Eco 3 Sopyan menyebutkan, pengecoran pondasi sumuran akan dilaksanakan pada Jumat dan Sabtu pekan kedua Juli.

“Progres pondasi suburan adalah pembesian, setting bekisting, dan Insya Allah lanjut Jumat dan Sabtu depan ngecor semua,” kata Iyan, Ahad (30/7/2024)

Masjid DT Eco 3 merupakan bagian dari Kawasan Wakaf Terpadu DT yang berada di kaki Gunung Ceramai, Kuningan. Masjid DT Eco 3 diperoyeksikan menjadi pusat dakwan tauhid untuk wilayah Kuningan dan sekitarnya.

Pembina DT KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengatakan, wakaf untuk pembangungan Masjid DT, termasuk Masjid DT Eco 3 adalah bekal terbaik untuk kehidupan kelak di akhirat.

“Setiap orang sujud, pahalanya dapet. Setiap orang ngaji, pahalanya dapet. Setiap orang yang berwudu, pahalanya dapet. Makanya orang yang paling cerdas atau akyas adalah yang banyak mengingat mati dan mempersiapkan bekal untuk kematian tadi. Inilah salah satu bekal kepulangan nanti,” kata Aa Gym.

Wakaf untuk Masjid DT Eco 3 bisa diantarkan langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Wakaf juga bisa ditransfer ke BSI 78221 78221 atau Bank Danamon Syariah 8800299615 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (AID)

Akhir Juni 2024, Ini Progres Masjid DT Eco 3 Read More »