Wakaf Daarut Tauhiid

23 Agustus 2025

Balasan Bagi Orang Bakhil yang Enggan Bersosial

WAKAFDT.OR.IDOrang bakhil adalah orang yang tidak mengeluarkan hartanya untuk membantu orang lain, bahkan untuk diri sendiri saja kecenderungannya sangat begitu pelit. Padahal dalam harta yang didapatkan tersebut ada bagian yang menjadi hak orang lain.

Sifat bakhil muncul dalam diri manusia karena didasari oleh kecintaanya terhadap harta begitu tinggi, menganggap bahwa harta yang disimpan akan bertambah terus bertambah dan merasa takut hartanya hilang.

Orang bakhil tidak disukai oleh Allah Taโ€™ala dan seluruh manusia. Hal ini disebutkan dalam sabda Nabi Muhammad Shallallahu โ€˜alaihi wasallam yang artinya:

โ€œOrang yang kikir jauh dari Allah, jauh dari surga dan jauh dari manusiaโ€. (HR. Tirmidzi).

Istilah lain dari bakhil adalah kikir, orang yang kikir menurut Sahabat Abu Bakar Assiddiq akan mendapatkan satu dari tujuh balasan orang yang kikir. Di antaranya ialah:

  1. Orang kikir akan akan mati sementara ahli warisnya adalah orang yang suka menghambur-hamburkan harta. Dan juga ahli warisnya orang yang suka menghabiskan harta untuk tujuan selain yang Allah perintahkan.
  2. Orang kikir akan dipimpin oleh penguasa yang zalim sehingga harta benda yang dimiliki akan dikuasi pemerintah.
  3. Orang kikir akan digerakkan syahwatnya sehingga akan menghabiskan harta benda yang dimiliki.
  4. Dibangunkan pikiran untuk membangun sebuah gedung atau rumah nan megah yang berada ditanah sengketa. Sehingga hanya kerugian yang didapatkan.
  5. Ditimpa musibah seperti tenggelamnya harta benda atau terbakar atau dicuri dan sebagainya.
  6. Ditimpa penyakit abadi yang hartanya habis untuk pengobatannya tersebut.

Ada doa agar tidak menjadi orang kikir. Banyak akibat berbahaya yang didapatkan apabila menjadi orang yang pelit.

Oleh karenanya kita wajib meminta perlindungan kepada Allah Taโ€™ala agar dijauhkan dari sifat kikir dan orang pelit.

Selain meminta perlindungan, kita sebagai umat Islam juga dianjurkan untuk berdoa agar dijauhkan dari sifat pelit. Berikut doa Rasulullah agar diajuhkan dari sifat kikir:

โ€œYa Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa prihatin dan susah, dari sifat lemah dan malas, dari sifat kikir dan pengecut, dari belitan utang dan tunduk pada seseorangโ€. (HR. Bukhari, Muslim).

(SA/WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Balasan Bagi Orang Bakhil yang Enggan Bersosial Read More ยป

Ketika Ibadah Terasa Hambar, Mungkin Hati Sedang Berjarak

Tak semua musibah datang dalam bentuk kehilangan yang nyata. Ada musibah yang datang diam-diamโ€”tanpa suara, tanpa isyaratโ€”namun merusak paling dalam. Ia hadir saat hati mulai hampa, ketika doa tak lagi menggugah, dan zikir tak lagi menggetarkan dada. Inilah musibah yang paling halus: ketika kedekatan kita dengan Allah mulai memudar perlahan.

Aa Gym pernah berkata, โ€œSehalus-halus musibah adalah ketika kedekatan kita dengan Allah perlahan-lahan tercabut. Dan itu biasanya ditandai dengan menurunnya kualitas ibadah.โ€

Sering kali kita sibuk mencari solusi dari luar, padahal yang rusak adalah dalam. Kita merasa letih, tapi tak tahu arah. Kita merasa kosong, tapi tak tahu mengapa.

Di saat seperti inilah, kita butuh sesuatu yang bisa menjadi penanda, penopang, sekaligus pengingat: bahwa hidup bukan tentang pelarian, tapi tentang kembali. Salah satu cara untuk kembali adalah dengan memberi. Dan salah satu bentuk pemberian yang paling abadi adalah wakaf.

Jejak Cinta Saat Langkah Mulai Goyah

Wakaf bukan hanya untuk orang-orang yang berlimpah harta. Ia adalah tanda cinta dari hati yang ingin tetap hidup, meski kadang terasa lelah. Wakaf adalah amalan yang terus mengalir, bahkan saat tubuh tak lagi kuat bersujud atau lisan tak sanggup lagi melafazkan doa panjang.

Ketika kita mewakafkan sebagian dari yang kita punyaโ€”baik harta, ilmu, atau tenagaโ€”kita sedang meninggalkan jejak cinta kepada Allah. Kita sedang berkata dalam diam, โ€œYa Allah, aku mungkin sedang lelah, tapi aku tak ingin jauh dari-Mu.โ€

Wakaf adalah investasi keabadian. Ia mengalirkan pahala bahkan ketika kita tertidur, ketika kita sakit, ketika kita tidak lagi sanggup berdiri dalam tahajud. Dan di situlah keindahannya: ketika kita berhenti, amal itu tetap berjalan.

Bentuknya bisa beragam: wakaf untuk sumur, madrasah, mushaf, rumah tahfiz, atau alat kesehatan. Tak perlu menunggu kaya, cukup mulai dari niat yang tulus. Karena wakaf adalah bukti bahwa kita masih ingin dekat, masih ingin memberi, masih ingin hidup di jalan-Nyaโ€”meski hati sedang berjuang untuk tetap kuat.

Jadikan wakaf sebagai pelita dalam gelap. Sebagai langkah kecil saat kaki berat melangkah. Sebagai pelukan kepada Allah, saat dunia terasa sunyi. Karena sebaik-baik bekal bukan hanya amal yang besar, tapi yang terus mengalirโ€ฆ bahkan ketika hati mulai lelah. (wakafdt)

Ketika Ibadah Terasa Hambar, Mungkin Hati Sedang Berjarak Read More ยป