Wakaf Daarut Tauhiid

Juli 2024

Evaluasi Semester 1 Wakaf DT

Wakaf DT Gelar Raker Semester Pertama 2024

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) menggelar rapat kerja (Raker) evaluasi semester pertama 2024 di Aula Daarul Hajj, Daarut Tauhiid (DT) Bandung. Kegiatan tersebut digelar selama dua hari, Selasa (13/7/2024) dan Rabu (14/7/2024).

Semua tim Wakaf DT, dari mulai Direktur hingga staf mengikuti kegiatan tersebut. Nazhir sekaligus Bendahara Yayasan DT Yunus Zainudin dan Pengawas Yayasan DT Feri Susanto juga hadir di Raker Wakaf DT tersebut di hari pertama.

Direktur Wakaf DT Doddy Ekapriades Topan mengatakan Raker Wakaf DT semester pertama bertujuan untuk mengevaluasi pencapaian di semester pertama dan merumuskan strategi untuk semester kedua.

“Tujuannya, pertama, evaluasi kinerja direktorat wakaf semester 1, baik kendala maupun masalah yg dihadapi. Kedua, ⁠memyusun strategi semester 2 dan merancang timeline pelaksanaan projek-projek yang akan dilaksanakan,” kata Doddy.

Doddy berharap pengelolaan wakaf menjadi lebih rapi dan bisa mencapai KPI yang sudah ditentukan dan berdampak kebaikan untuk umat.

“harapannya, manajemen pengelolaan wakaf menjadi pebih rapi, terukur dan berprogres dan berdampak terhadap pencapaian KPI direktorat dan funding,” pungkasnya. (AID)

Wakaf DT Gelar Raker Semester Pertama 2024 Read More »

penyaluran wakaf mushaf Al-Quran ke Garut

Wakaf DT Salurkan 256 Wakaf Mushaf Al-Quran ke Garut

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) menyalurkan sebanyak 256 Wakaf Mushaf Al-Quran ke Kota Garut pada Senin (15/7/2024). Staf Kemitraan Wakaf Produktif Wahid Ikhwanudin bersama tim wakaf mennyalurkan ratusan mushaf wakaf tersebut ke satu masjid dan 3 pesantren.

Tim Wakaf DT menyerahkan sebanyak 224 mushaf kepada Ikatan Mahasiswa Kota Intan (IMKAN) yang akan disalurkan ke 3 pesantren di Garut. Sisanya, sebanyak 32 mushaf diserahkan langsung ke Masjid Al-Barakah di Cibatu, Garut.

Mamat, Marbot Masjid Al-Barakah mengungkap rasa terima kasihnya. Menurutnya Wakaf Mushaf Al-Quran yang disalurkan akan sangat membantu proses belajar Al-Quran karena Al-Quran di Masjid Al-Barakah sudah tidak layak pakai sehingga tidak bisa digunakan lagi.

“Pengajian anak-anak, Al-Qurannya kurang. Terima kasih kepada yang sudah mewakafkan Al-Quran. Semoga bermanfaat dunia akhirat. Kami terima wakaf ini, semoga bermanfaat untuk semua,” ungkap Mamat.

Hal senadan juag diungkapkan oleh Galih, Ketua IMKAN. Dia mengucapakan terima kasih kepada Wakaf DT dan para wakif yang telah berwakaf. Dia menyebutkan ratusan Wakaf Mushaf Al-Quran yang diterimanya akan disalurkan ke dua pesantren tahfiz dan satu madrsah diniyah.

“Kami mengucapkan, terima kasih atas kontribusi dari Wakaf Daarut Tauhiid yang insya Allah ini akan menjadi amal jariyah untuk panitia dan juga Wakaf Daarut Tauhiid. Insya Allah ini akan dialokasikan kepada mereka yang menghafal Al-Quran di dua pesantren tahfiz dan di satu madrasah diniyah untuk anak-anak untuk belajar membaca Al-Quran,” tutur Galih.

Galih mengaku, dirinya yakin jika Wakaf Mushaf Al-Quran akan menjadi amal jariyah bagi para wakif yang pahalanya akan terus mengalir walaupaun yang bewakaf sudah meninggal.

“Untuk para muwakif kamu ucapkan jazakallah khairan katsira, berdasarkan hadist Rasulullah Saw bahwasanya jika manusia meninggal dunia, tiga amalan yang tidak diputus, yaitu salah satunya adalah sedekah jariyah. Insya Allah untuk para muwakif yang telah menyumbangkan sebagian hartanya ini akan menjadi sedekah jariyah,” pungkas Galih. (AID)

Wakaf DT Salurkan 256 Wakaf Mushaf Al-Quran ke Garut Read More »

masjid dt eco 3 pekan ketiga Juli 2024

Masuki Pekan Ketiga Juli 2024, Ini Progres Masjid DT Eco 3

WAKAFDT.OR.ID | KUNINGAN – Pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin Daarut Tauhiid Eco Pesantren 3 (Masjid DT Eco 3) terus mengalami progres. Memasuki pekan ketiga Juli 2024, pengerjaan berfokus di lantai utama, yakni pengerjaan pilecap, pembesian sloof, dan pembesian kolom.

Pengawas Pembangunan Masjid DT Eco 3 menyebutkan, progres masing-masing pekerjaan tersebut, yakni pembesian pilecap mencapai 40%, pembesian sloof mencapai 30%, dan pembesian kolom sudah mencapai 40%.

“Pogresnya pilecap 40%, pembesian sloof 30%, dan pembesian kolom sudah 40%. Itu lantai utama,” sebut Sopyan, Senin (15/7/2024).

Iyan mengatakan, Masjid DT Eco 3 akan dibangun dua lantai dan tambahan lantai mezanin. Masih banyak kesempatan berwakaf untuk pembangunan Masjid DT yang terletak di Kuningan tersebut karena masih jauh dari selesai.

Pembina Yayasan DT KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengatakan, wakaf untuk pembangungan Masjid DT adalah bekal terbaik untuk kehidupan kelak di akhirat.

“Setiap orang sujud, pahalanya dapet. Setiap orang ngaji, pahalanya dapet. Setiap orang yang berwudu, pahalanya dapet. Makanya orang yang paling cerdas atau akyas adalah yang banyak mengingat mati dan mempersiapkan bekal untuk kematian tadi. Inilah salah satu bekal kepulangan nanti,” kata Aa Gym.

Wakaf untuk Masjid DT Eco 3 bisa diantarkan langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Wakaf juga bisa ditransfer ke BSI 78221 78221 atau Bank Danamon Syariah 8800299615 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (AID)

Masuki Pekan Ketiga Juli 2024, Ini Progres Masjid DT Eco 3 Read More »

penyaluran mushaf wakaf mushaf al quran ke al-awsath

Wakaf DT Salurkan Wakaf Mushaf Al-Quran ke 9 Masjid di Soreang

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) menyalurkan sebanyak 160 Wakaf Mushaf Al-Quran ke Soreang, pada Senin (15/7/2024). Staf Kemitraan Wakaf Produktif menyebutkan, dirinya bersama tim wakaf lainnya menyalurkan mushaf-mushaf tersebut ke 9 masjid.

“Sebanyak 160 mushaf sudah diterima, dan insya Allah melalui Masjid Al-Awsath ini akan disalurkan ke 8 masjid lainnya di sekitar Masjid Al-Awsath,” jelas Wahid.

Masjid Al-Awsath menjadi masjid utama yang akan membantu menyalurkan ke 8 masjid di sekitarnya. Masjid ini merupakan bagian dari Pesantren Al-Awsath.

Ketua Yayasan Al-Awsath Ahmad Zaini berharap dengan ada mushaf Al-Quran baru dari Wakaf DT untuk jamaah dan para santri, proses belajar mengajar menjadi lebih mudah dan meningkat lebih baik.

“Sangat senang, mudah-mudahan apa yang dititipkan sebagai mushaf wakaf dari Daarut Tauhiid lebih bermanfaat dan lebih mempermudah cara belajar dan mengajar mengajinya sehingga kami lebih bisa meningkat lagi dalam belajar mengajinya. Insya Allah, ini sangat bermanfaat sekali. Terima kasih sekali lagi Daarut Tauhiid, khusunya kepada bagian Wakaf Daarut Tauhiid,” tutur Ahmad.

Ahmad juga mendoakan para wakif dan penerima manfaat wakaf memperoleh keberkahan. “Mudah-mudahan amalan dari para muwakif menjadi amal saleh yang memili nilai ke depannya nanti lebih maju lagi, lebih berkah lagi. Khususnya para muwakif, umumnya yang menerima wakaf juga,” ungkap Ahmad.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wahid. Ia berharap, Wakaf mushaf AL-Quran dapat mengalirkan pahala dan kebaikan kepada para wakif dan penerimanya.

“Semoga melalui wakaf ini, bisa mengalir pahala dan juga kebaikan dari mushaf ini bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, terutama masyarakat yang menerima wakaf mushaf ini,” pungkas Wahid. (AID)

Wakaf DT Salurkan Wakaf Mushaf Al-Quran ke 9 Masjid di Soreang Read More »

bwi bertemu dengab grand-syaikh al azhar

Kembangkan Perwakafan Indonesia, BWI Gelar Pertemuan dengan Grand Syaikh Al-Azhar

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Ketua Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kamaruddin Amin melakukan pertemuan langsung  dengan Grand Syekh Al Azhar Ahmed Al Tayeb pada Kamis (11/07/2024) di Jakarta. Pertemuan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya mengembangkan perwakafan nasional.

Kamaruddin memperkenalkan apa itu Badan Wakaf Indonesia, mengungkapkan potensi wakaf di Indonesia, menyampaikan informasi apa yang sedang dan sudah dilakukan BWI, serta menyampaikan perkembangan wakaf di Indonesia.

Ia menjelaskan kepada Grand Syekh Al Azhar bahwa wakaf tanah di Indonesia mencapai 500.000 titik dan pertumbuhan wakaf di Indonesia mencapai 8% per tahun.

“Wakaf Tanah Tanah di Indonesia mencapai 500.000 titik dan pertumbuhan wakaf mencapai 8% pertahun,” kata  Ketua BWI Prof. Kamar.

Mendengar hal itu, Grand Syekh Al Azhar mengapresiasi peran BWI dalam mengembangkan dan mengelola wakaf yang manfaatnya dapat dirasakan kaum duafa. Selain itu, Grand Syekh Al Azhar juga mendorong peran BWI lebih ditingkatkan dan diperluas lagi terutama untuk para pengurus masjid di Indonesia.

Kamaruddin juga menyampaikan hal-hal penting yang akan dicanangkan BWI, Di antaranya Program Strategis Gerakan Indonesia Berwakaf.

Menanggapi Ketua BWI,Grand Syekh Al Azhar berharap,wakaf berkontribusi untuk mensejahterakan masyarakat.

“Berikan perhatian khusus pada fakir miskin dan orang-orang yang mencari ilmu.Datangi mereka,jangan sampai mereka mengantri, muliakan mereka,” pesan Grand Syekh Al Azhar.

Sumber: bwi.go.id

Kembangkan Perwakafan Indonesia, BWI Gelar Pertemuan dengan Grand Syaikh Al-Azhar Read More »

Masjid DT Eco 2 12 Juli

Capai 57,31%, Ini Progres Masjid DT Eco 2

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG BARAT – Progres pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin Daarut Tauhiid Eco Pesantren 2 (Masjid DT Eco 2) mencapai 57,31% hingga minggu ke-43 di akhir pekan pertama Juli 2024. Pengecoran kolom lantai mezanin sudah selesai dan beksting-nya sudah dilepaskan.

“Pekerjaan yang sedang dikerjakan, di antaranya pemasangan dinding partisi lantai basement, pemasangan kramik dinding dan lantai kamar mandi lantai basement, pengecatan plafond lantai basement, pengecatan dinding lantai basement, dan pabrikasi besi dan bekisting balok lantai rooftop, dan pengecoran dak torn area kamar mandi akhwat,” jelas Putri Berliana Mileni, Jumat (12/7/2024).

Putri mengatakan, luas Masjid DT Eco 2 dengan basement keseluruhan adalah 1663,9 m persegi. Masih banyak pekerjaan yang masih harus dilakukan hingga Masjid DT Eco 2 rampung. Artinya, masih ada kesempatan berwakaf untuk pembangunan Masjid DT Eco 2.

Pembina DT KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengatakan, pembangunan Masjid DT adalah ladang amal bagai siapapun yang ingin mempersiapkan bekal terbaik untuk kelak di akhirat.

“Setiap orang sujud, pahalanya dapet. Setiap orang ngaji, pahalanya dapet. Setiap orang yang berwudu, pahalanya dapet. Makanya orang yang paling cerdas atau akyas adalah yang banyak mengingat mati dan mempersiapkan bekal untuk kematian tadi. Inilah salah satu bekal kepulangan nanti,” kata Aa Gym.

Bagi yang ingin berwakaf untuk pembangunan Masjid DT bisa datang langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Wakaf juga bisa ditransfer ke BSI 78221 78221 atau Bank Danamon Syariah 8800299615 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (AID)

Capai 57,31%, Ini Progres Masjid DT Eco 2 Read More »

BWI Undang Perwakilan BWI Tangsel untuk Dalami Permasalahan Pergantian Nazhir

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Badan Wakaf Indonesia  mengundang Perwakilan BWI Tangsel  ke Kantor Badan Wakaf Indonesia di Jakarta, dalam rangka mencari solusi permasalahan pergantian Nazhir Wakaf Makam Guru Isa, pada Rabu (10/11/2024).

Badan Wakaf Indonesia (BWI) diwakili langsung oleh Ketua Divisi Hukum BWI Dendi Zuhairil Finsa, SH., M.H beserta jajarannya mendalami informasi terkait perkara Wakaf Makam Guru Isa dan sebagai tindak lanjut dalam mendengarkan klarifikasi terkait surat keberatan administratif yang masuk ke BWI.

“Tim Div Hukum menggali Informasi yang mendalam terkait Nazir di pemakaman Guru Isa, sebagai bagian dari tugas untuk mengamankan harta benda wakaf” kata, Ketua Divisi Hukum dan Pengamanan Aset BWI, Dendi Zuhairil Finsa, SH., M.H.

Sebelumnya, Perwakilan Kota Tangsel, telah mengeluarkan surat keputusan (SK) pergantian nazir Makam Guru Isa sesuai dengan Surat Rekomendasi dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Serpong Utara nomor 45/Kua.28.05/W.5/04/2024 perihal pergantian Nazir.

Hadir dalam pertemuan ini, sekretaris BWI, H. Anas Nasikhin, tim div. Hukum dan Pengamanan Aset BWI, Dendy Zuhairil Finsa, S.H., M.H. dan Aripudin, S.H., M.H., Ketua BWI Perwakilan Kota Tangsel, Ahmad Nurhakim, dan utusan lainnya.

Sumber: bwi.go.id

BWI Undang Perwakilan BWI Tangsel untuk Dalami Permasalahan Pergantian Nazhir Read More »

Wakaf Mushaf Al-Quran ke Majalengka

Wakaf DT Salurkan Wakaf Mushaf Al-Quran ke Majalengka

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Program Wakaf Mushaf Al-Quran Wakaf Daarut Tauhiid (DT) terus bergulir. Pada akhir Juni 2024 lalu, Wakaf DT menyalurkan Wakaf Mushaf Al-Quran ke Majalengka.

Pada Ahad (30/6/2024), Pesantren Hidayatul Barokah di Blok cikondang RT/RW: 02/03, Desa Mekarraharja, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka menerima sebanyak 32 Mushaf Al-Quran Wakaf dan 32 Sabiq yang dipaketkan beberapa hari sebelumnya dari kantor Wakaf DT di Bandung.

Staf Kemitraan Wakaf Produktif Wahid Ikhwanudin mengatakan, pengiriman Mushaf Al-Quran Wakaf dan Sabiq dengan dipaketkan dilakukan agar lebih efektif dan efisien. Selain itu, Wahid juga sudah memeriksa lemnbaga penerimanya dan hasilnya dapat dipercaya.

“Ini dipaketin agar lebih afektif. Secara biaya juga kan lebih efisien. Ini dilakukan juga karena keubutuhan mushaf yang dikirim juga tidak banyak. Kita juga kan sudah percaya kepada lembaganya,” ujar Wahid saat ditemui pada Senin (1/7/2024) di kantor Wakaf DT.

Wahid mengungkapkan, lembaga pendidikan atau masjid yang membutuhkan mushaf Al-Quran bisa mengajukan mushaf Al-Quran wakaf. Penngajuannya, lanjut Wahid, bisa menggunakan proposal atau surat permonhonan yang dilampiri dengan foto-foto kondisi mushaf yang ada dan kondisi lembaga atau masjidnya.

“Saya, sebagai Staf yang diamanahi nanti akan memeriksa, apakah memang layak mendapat penyaluran atau tidak. Kalau banyak penyalurannya dan memungkinan, Wakaf DT yag langsung menyalurkannya, seperti ke Indramayu kemarin,” jelasnya.

Manajer Wakaf Produktif Riyadi Suryana menjelaskan program Wakaf Mushaf Al-Quran merupakan program wakaf untuk membantu membasmi buta huruf Al-Quran dan menyediakan mushaf Al-Quran bagi mereka yang membutuhkan, seperti para warga binaan lapas dan pesantren, terutama pesantren tahfiz, serta masjid.

Riyadi mengajak masyarakat untuk medukung dan berpastisipasi dalam program tersebut. Untuk besar wakafnya bisa berapapun, namun untuk nilai satu mushaf sebesar Rp. 150.000.

“Ada 65% Muslim di Indonesia yang masih buta huruf Al-Quran. Program Wakaf Mushaf Al-Quran ini upaya kita semua untuk memberantas buta huruf Al-Quran. Untuk itu, ini merupakan peluang ikut berpatisipasi memberantas buta huruf Al-Quran dan pahala wakafnya juga mengalir terus sampai hari kiamat,” ujar Riyadi. (AID)

Wakaf DT Salurkan Wakaf Mushaf Al-Quran ke Majalengka Read More »

Pengecoran pondasi sumuran Masjid DT Eco

Pengecoran Pondasi Sumuran Selesai, Ini Progres Masjid DT Eco 3

WAKAFDT.OR.ID | KUNINGAN – Pengecoran pondasi sumuran lantai utama Masjid Rahmatan Lil Alamin Daarut Tauhiid (DT) Eco Pesantren 3 (Masjid DT Eco 3) sudah beres dilakukan pada Jumat (5/7/2024) dan Senin (8/7/2024).

Pengawas Pembangunan Masjid DT Eco 3 Sopyan menyebutkan, pengecoran dilakukan di 10 titik pondasi sumuran dengan kubikasi 51 meter kubik.

“Pekerjaan yang sudah beres; pengecoran pondasi sumuran tanggal 5 dan 8 Juli 2004, Pembongkaran backisting pondasi, urugan kembali pondasi. Pondasi sumuran Semua ada 10 titik dengan kubikasi sebanyak 51 meter kubik,” jelas Iyan, Selasa (9/7/2024).

Iyan mengungkapkan, pekerjaan yang sedang dilakukan dipekan kedua Juli 2024 di antaranya pengerjaan leveling tanah elevasi 0.000, perakitan pembesian pilecap, perakitan pembesian sloof.

Pembangunan Masjid DT Eco 3 masih jauh dari kata selesai. Iyan mengatakan, Masjid DT Eco 3 akan dibangun dua lantai dan tambahan lantai mezanin. Masih banyak kesempatan berwakaf untuk pembangunan Masjid DT yang terletak di Kuningan tersebut.

Pembina Yayasan DT KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengatakan, wakaf untuk pembangungan Masjid DT adalah bekal terbaik untuk kehidupan kelak di akhirat.

“Setiap orang sujud, pahalanya dapet. Setiap orang ngaji, pahalanya dapet. Setiap orang yang berwudu, pahalanya dapet. Makanya orang yang paling cerdas atau akyas adalah yang banyak mengingat mati dan mempersiapkan bekal untuk kematian tadi. Inilah salah satu bekal kepulangan nanti,” kata Aa Gym.

Wakaf untuk Masjid DT Eco 3 bisa diantarkan langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Wakaf juga bisa ditransfer ke BSI 78221 78221 atau Bank Danamon Syariah 8800299615 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (AID)

Pengecoran Pondasi Sumuran Selesai, Ini Progres Masjid DT Eco 3 Read More »

Berwakaf, Penyempurna Amal Jariyah yang Mabrur

Berwakaf, Penyempurna Amal Jariyah Haji yang Mabrur

WAKAFDT.OR.ID | Setiap Muslim pasti ingin segera menyempurnakan kelima rukun Islam sebagai bentuk ketaatannya pada Allah Taala. Sebagian dari kita mungkin mampu untuk berangkat umrah berkali-berkali setiap tahun. Tetapi, faktanya banyak juga yang meskipun mampu secara finansial namun sayangnya belum bisa segera memenuhi undangan khusus dari Allah padahal hanya sekali seumur hidup, yaitu berhaji.

Berbagai macam alasan bisa menjadi faktor penghalang keberangkatan haji seseorang. Ada yang memang masih menunggu antrian, tapi ada juga yang sebenarnya sudah bisa berangkat tapi ada keperluan biaya atau urusan lain yang cukup mendesak sehingga terpaksa menunda. Maka itu, bagi yang sudah memantapkan diri menerima panggilan berhaji dari Allah, ini adalah sebuah indikasi yang baik bahwa Allah telah membukakan jalan yang luas untuk kita bertobat dan berharap keridhoan-Nya.

Saat berhaji, bukan hanya kemampuan fisik setiap orang akan teruji, namun juga akan menunjukkan seberapa besar kesalehan kita dari dua sisi, yaitu kesalehan hablumminallah dan hablumminannas.

Boleh jadi kita sangat taat menjalankan semua rukun dan sunnah haji sebagai wujud Hablumminallah. Kita juga menjadi terbiasa menjalankan shalat wajib di masjid berjamaah di awal waktu setiap hari. Bahkan ada yang bisa khatam Al Qur’an lebih dari sekali. Namun sayangnya, terkadang kita lupa dengan yang dinamakan kesolehan Hablumminannas. Gampangnya untuk menilai seberapa besar level Hablumminannas, bisa kita lihat dari kondisi di sekitar kita, terutama pada saat berinteraksi antar sesama jamaah di tanah suci.

Misalnya saat tawaf, tanpa kita sadari kita akan lebih agresif melindungi diri sendiri dan keluarga dari dorongan dan himpitan jamaah lain. Bahkan sering kali kita tidak mau membuka jalan bagi jamaah lain yang ingin melintas memotong jalur kita. Yang penting tawaf kita sukses dengan cepat tanpa hambatan. Tidak peduli kalau harus mendorong, menggeser dan berebut tempat dengan jamaah yang sudah lanjut usia.

Saat harus menyelesaikan Sa’i kita mungkin akan berjalan meninggalkan jamaah lain meski berasal dari satu grup travel karena mereka berjalan sangat lamban. Kita berpikir nanti juga akan bertemu setelah tujuh putaran Sa’i.

Saat ada pembagian suvenir dan makanan yang berlimpah, kita ingin mendapatkan sebanyak-banyaknya untuk diri sendiri tanpa memikirkan bagian orang lain yang ada di antrian belakang atau mungkin sedang lelap beristirahat. Kita berpikir bukan salah kita kalau jamaah lain tidak kebagian makanan atau suvenir gratisan, mungkin bukan rejeki mereka.

Lebih buruk lagi mungkin saja tanpa kita sadari kita selalu berhitung-hitung dengan apa yang kita terima selama haji supaya tidak terlalu terasa rugi dengan biaya haji yang telah kita bayarkan. Tak ayal, ini adalah ujian yang mau tidak mau kita jalani saat menyelesaikan setiap prosesi haji. Menanggalkan sifat egois dan kurang peka terhadap sesama menjadi salah satu pembelajaran penting selama haji untuk menaikkan level Hablumminannas.

Sebenarnya prosesi puncak haji yang kita jalani selama enam hari bukanlah akhir dari ujian kesolehan kita di mata Allah. Justru setelah selesai berhaji, ujian yang lebih besar akan datang, yaitu di saat tidak ada lagi ustadz pendamping atau jamaah lain yang mengingatkan kita untuk menunjukkan akhlakul kharimah seorang Muslim.

Tabiat dan akhlak asli jamaah justru bisa terlihat setelah selesai menjalankan prosesi puncak haji namun masih harus menjalankan berbagai ibadah sunnah di tanah suci. Contohnya, sering kita lihat jamaah yang tidak segan menerobos antrian saat waktu makan atau menjalankan kegiatan bersama. Atau bahkan tidak malu lagi berdebat, padahal sudah menyerobot hak antrian orang lain. Tidak berkenan diingatkan dan mengambil sikap mengalah lagi, bahkan tidak bisa menjaga emosi dengan mengeraskan suara.

Di sinilah bagaimana akhlak seorang Muslim yang telah berhaji akan semakin diuji. Status “lulus haji” jangan hanya berhenti terpajang di sertifikat haji yang telah kita terima. Malahan, status ini menjadi pengingat sepanjang hayat bagaimana kita mempertanggungjawabkan “Ke-Islaman” kita pada Allah dan sesama.

Meski kenikmatan spiritual selama berhaji sangat berharga dan tak ada duanya, namun ibadah ini hanya diwajibkan oleh Allah satu kali seumur hidup. Kalau memang Allah memberikan kesempatan untuk berhaji kembali maka ini adalah nikmat yang sangat patut disyukuri. Bagaimanapun perlu kita resapi bahwa hikmah dari berhaji yang utama bukanlah Hablumminallah semata, namun juga Hablumminannas.

Jika kita mendapatkan kekayaan materi yang setara dengan mengulang berangkat haji khusus ataupun furadha yang ke sekian kali, ada baiknya kita berpikir untuk mengalihkannya ke dalam bentuk amal soleh yang menebar manfaat lebih banyak bagi kesejahteraan umat dan tentu pahalanya pun mengalir hingga akhir zaman, sebagaimana dicontohkan oleh sahabat Rasulullah, Utsman bin Affan, yaitu berwakaf.

Di tanah suci, aset wakaf Usman bin Affan bertebaran di mana-mana. Bukannya berkurang dengan berwakaf, justru kekayaannya selama 14 abad ini terus bertambah sepanjang zaman. Berawal dari wakaf sumur Utsman, kini bahkan harta wakaf Usman sudah merambah hingga ke bangunan komersial seperti hotel bintang lima di tanah haram.

Harta wakaf Utsman dan keluarganya InsyaaAllah menjadi bekal amal jariyah yang terus mengalir tanpa putus hingga hari kiamat. Untuk itu, berdoalah agar Allah juga mengabulkan cita-cita kita untuk bisa mendirikan masjid, rumah tahfidz, pesantren, atau rumah sakit untuk kaum dhuafa sebagai langkah berikutnya untuk menyempurnakan ibadah haji yang telah kita jalani.

Saat masih menjalankan ibadah haji, jarak kita berdoa dengan Allah terasa hanya sejengkal, terlebih saat wukuf di Arafah. Kalbu kita merasakan Allah berada sangat dekat. Sambil berlinang air mata, kita berharap agar setiap doa yang kita panjatkan didengar dan diijabah oleh Allah Taala karena para Malaikat turut menyaksikan dan mengaminkan doa kita.

Sumber: bwi.go.id

Berwakaf, Penyempurna Amal Jariyah Haji yang Mabrur Read More »