Wakaf Daarut Tauhiid

Berita Terbaru

Transformasi Wakaf: Mengubah ‘3M’, Menjadi Mesin Ekonomi Indonesia Emas

WAKAFDT.OR.ID | SULAWESI TENGAH — Badan Wakaf Indonesia (BWI) secara resmi mengumumkan dimulainya reformasi besar-besaran dalam tata kelola wakaf di seluruh Indonesia. Langkah strategis ini mengusung visi ambisius untuk mengubah aset wakaf, yang selama ini cenderung statis, menjadi salah satu penggerak utama ekonomi nasional demi mencapai target Indonesia Emas 2045.

Momentum reformasi ini ditandai dengan pelantikan pengurus perwakilan BWI untuk empat kabupaten di Sulawesi Tengah: Banggai, Poso, Banggai Kepulauan, dan Morowali. Dalam acara yang berlangsung di Hotel Santika Palu, Senin (09/10/2025), BWI menegaskan bahwa era pengelolaan wakaf harus bergeser, tak lagi hanya berfokus pada aset konvensional ‘3M’ (Masjid, Madrasah, Makam).

Potensi Ratusan Triliun Terancam Stagnasi

Sekretaris BWI, H. Anas Nasikhin, yang memimpin langsung pelantikan, mengeluarkan peringatan serius mengenai potensi nilai wakaf yang sangat besar namun terancam tidak termanfaatkan optimal. Ia menyebutkan bahwa potensi wakaf uang dan wakaf produktif di Indonesia saat ini mencapai angka lebih dari Rp 200 triliun.

Namun, kekayaan raksasa ini dikhawatirkan tidak akan memberikan dampak berarti jika pola pengelolaannya masih menggunakan cara lama yang cenderung konsumtif.

“Pelantikan ini menandai penegasan reformasi tata kelola. Kita harus berpindah dari wakaf yang sekadar konsumtif menjadi wakaf yang produktif dan investasi sosial,” ujar Anas. Ia menekankan bahwa kunci keberhasilan transformasi ini terletak pada profesionalitas dan transparansi.

Legalitas Aset sebagai Hambatan Utama

Anas Nasikhin mengibaratkan harta wakaf sebagai ‘modal sosial terbesar’ yang dimiliki bangsa. Sayangnya, ia menyoroti satu kendala krusial: masalah legalitas. Mayoritas tanah wakaf masih berbentuk ‘3M’ dan, yang lebih mengkhawatirkan, banyak yang belum memiliki sertifikat resmi.

Menurutnya, kondisi tanpa kepastian hukum ini membuat potensi ekonomi triliunan rupiah tersebut menjadi ‘terkunci dan berisiko hilang’. Tanpa dasar hukum yang kuat, aset wakaf sulit dikembangkan dan rentan terhadap sengketa di masa depan.

Oleh karena itu, BWI menjadikan percepatan sertifikasi aset sebagai gerbang utama menuju wakaf yang produktif. Dengan adanya legalitas yang jelas, nazhir (pengelola wakaf) akan memiliki ruang gerak yang lebih luas untuk mengembangkan aset menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan.

Dua Pilar Akselerasi: Hukum dan Inovasi Pendanaan

Untuk mengakselerasi transformasi wakaf, BWI akan menjalankan dua poros utama secara simultan:

  1. Percepatan Legalisasi Aset: Bertujuan untuk melindungi aset dari sengketa dan membuka peluang pengembangan komersial tanpa mengubah status hukum wakafnya.
  2. Inovasi Pendanaan: BWI akan menggalakkan penghimpunan wakaf uang secara lebih masif, khususnya menyasar segmen kelas menengah dan kaum milenial yang akrab dengan teknologi digital.

Dana abadi yang terkumpul dari wakaf uang akan diinvestasikan pada instrumen syariah yang aman dan terawasi, seperti Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS). Keuntungan dari investasi inilah yang akan berfungsi sebagai sumber dana abadi untuk membiayai berbagai program kemaslahatan, mulai dari beasiswa, modal usaha UMKM, hingga pembangunan fasilitas kesehatan.

“Ini adalah pergeseran paradigma. Kita tidak lagi berbicara tentang ‘sedekah’ yang habis sekali pakai, melainkan tentang investasi abadi yang hasilnya dapat memutar roda kesejahteraan masyarakat,” pungkas Anas.

Kepengurusan BWI yang baru dilantik di Sulawesi Tengah diharapkan menjadi pilot project dalam penerapan tata kelola wakaf modern ini. Keberhasilan mereka akan membuktikan bahwa dana umat, jika dikelola secara profesional, dapat menjelma menjadi kekuatan ekonomi besar untuk mewujudkan keadilan dan cita-cita Indonesia Emas. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Transformasi Wakaf: Mengubah ‘3M’, Menjadi Mesin Ekonomi Indonesia Emas Read More »

Indonesia Tolak Visa Atlet Israel untuk Kejuaraan Senam Dunia 2025

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA — Pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas dengan menolak menerbitkan visa bagi seluruh atlet Israel yang dijadwalkan berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta (19-25 Oktober 2025).

Penolakan ini dikonfirmasi oleh Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Permasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, pada Kamis (9/10), dan disebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Yusril menegaskan bahwa Indonesia mengecam Israel atas kekejaman di Gaza dan tidak akan menjalin kontak apa pun dengan Israel sampai mereka mengakui keberadaan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

Sikap ini juga didukung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yang sebelumnya menyatakan tidak mengizinkan kehadiran atlet Israel karena berpotensi memicu kemarahan publik di Jakarta, mengingat kuatnya memori terhadap tragedi kemanusiaan di Gaza.

Bahkan, pihak Federasi Senam Artistik dilaporkan telah menarik sponsorship yang diajukan setelah mengetahui sikap tegas pemerintah Indonesia. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Indonesia Tolak Visa Atlet Israel untuk Kejuaraan Senam Dunia 2025 Read More »

Delegasi BI Jambi dan Pesantren Kunjungi DT: Pelajari Model Pengelolaan Ekonomi Berbasis Wakaf

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Bank Indonesia (BI) Jambi memimpin rombongan perwakilan sejumlah pesantren di Kota Jambi dalam sebuah kunjungan studi banding ke Pesantren Daarut Tauhiid (DT) pada hari Kamis (2/10/2025).

Kunjungan ini berfokus pada studi dan replikasi model pengelolaan ekonomi pesantren yang telah berhasil dikembangkan oleh DT.

Studi Banding Pengelolaan Ekonomi Pesantren

Para peserta disambut hangat dan menjalani audiensi khusus bersama jajaran Koperasi Pesantren DT.

Diskusi mendalam ini membahas sistem operasional, tata kelola, dan strategi pengembangan ekonomi yang memberdayakan komunitas pesantren sekaligus mandiri secara finansial.

Setelah sesi audiensi, delegasi BI Jambi dan perwakilan pesantren berkesempatan berkeliling langsung di lingkungan DT.

Mereka meninjau berbagai unit usaha yang dikelola oleh pesantren, mulai dari ritel, jasa, hingga sektor produksi, yang menjadi tulang punggung bagi kemandirian ekonomi lembaga pendidikan tersebut.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis bagi pesantren di Jambi untuk mengadopsi praktik terbaik dalam mengelola sumber daya ekonomi mereka.

Peran Kunci Aset Wakaf Produktif DT

Model kemandirian ekonomi DT tidak terlepas dari pengelolaan aset wakaf produktif yang dikelola secara profesional.

Selain unit usaha berbasis koperasi, DT mengandalkan aset wakaf untuk menopang keberlangsungan lembaga dan program sosialnya.

Beberapa contoh pemanfaatan aset wakaf di DT meliputi:

  1. Pengelolaan Properti Komersil: Aset wakaf berupa bangunan atau tanah yang dikembangkan menjadi unit usaha (seperti toko, guest house, atau tempat pertemuan) yang menghasilkan pendapatan. Keuntungan ini digunakan untuk membiayai operasional pendidikan dan dakwah.
  2. Pemberdayaan Umat: Hasil dari wakaf produktif disalurkan untuk beasiswa santri dari kalangan dhuafa, layanan kesehatan gratis, dan program sosial lainnya, memastikan manfaat aset tersebut kembali kepada mauquf alaih.
  3. Infrastruktur Pendidikan: Pembangunan dan pemeliharaan fasilitas pesantren, seperti asrama dan ruang kelas, seringkali didanai dari hasil investasi wakaf produktif, memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga tanpa hanya mengandalkan SPP.

Dengan pendekatan ini, aset wakaf tidak hanya diam, melainkan berputar dan menghasilkan nilai tambah yang mendukung ekosistem ekonomi pesantren.

Keberhasilan DT dalam mengintegrasikan koperasi dan pengelolaan wakaf produktif inilah yang menarik perhatian BI Jambi sebagai percontohan bagi pesantren lain. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Delegasi BI Jambi dan Pesantren Kunjungi DT: Pelajari Model Pengelolaan Ekonomi Berbasis Wakaf Read More »

Apresiasi Santri Berprestasi: Bukti Nyata Manfaat Aset Wakaf Daarut Tauhiid

WAKAFDT.OR.ID | BATAM – Keceriaan dan rasa syukur menyelimuti acara penganugerahan Reward Santri Periode Agustus 2025 yang diselenggarakan di SMP Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Batam.

Kegiatan rutin ini merupakan wujud nyata dari upaya pondok pesantren dalam mengapresiasi dedikasi, kedisiplinan, dan semangat luar biasa para santri selama menjalani pendidikan.

Acara penghargaan ini tidak hanya menjadi penanda prestasi santri, tetapi juga menyoroti peran vital aset wakaf Daarut Tauhiid (DT) yang mendukung penuh kegiatan operasional sekolah.

Keberadaan fasilitas dan sarana yang dikelola melalui wakaf memungkinkan terlaksananya proses belajar mengajar, pembinaan karakter, dan pengembangan potensi santri secara optimal, termasuk dalam kegiatan apresiasi ini.

Daftar Santri Penerima Penghargaan

Sejumlah santri menerima pengakuan atas pencapaian terbaik mereka di berbagai bidang, yang menunjukkan keberhasilan program pembinaan yang disokong oleh wakaf:

  • Terbaik Al-Qur’an (Penambahan Hafalan Terbanyak): Jibran Aimar Raflii, Shakty Ramadhan, Ahmad Muhairis, Heni Marccelia Ramadhani, Rajwa Shifa Afifah, dan Keysha Zakira Mardani.
  • Terbaik UKJ (Nilai Akhir Ujian Kenaikan Juz): Fadhil Yaqdan Nashrullah dan Neysan Putri Aikwan.
  • Terbaik Mutabaah Yaumiyah (Kontrol Ibadah Harian): Muhammad Fatih, M. Akbar, Delvin Alvaro, Alesya Dania, Ariqa Shidqia, dan Salsa Bila Zukhruf.
  • Terbaik Karakter (Aspek PDPAT dan Tata Nilai DT): Ali Al Furqon, Melvana Lathifah Ayunda, Bintang Muhammad Nadim, Salvia Bivanisa Suliha Sunjaya, Fadhil Yaqdan Nasrullah, dan Siti Mieko Ghaisanni.
  • Terbaik BR3T (Kerapian): Bintang Muhammad Nadim dan Izzatun Najwah.

Penghargaan tertinggi, Santri Terbaik, dianugerahkan kepada Athailah Arsyad Syatir dan Neysan Putri Aikwan.

Selain individu, apresiasi juga diberikan kepada unit kolektif:

  • Kelas Terbaik: Kelas VIII A (Putra) dan Kelas IX B (Putri).
  • Asrama Terbaik: Asrama 1 Kelas VIII (Putra) dan Asrama 1 Kelas IX (Putri).
  • Menjadi Penyemangat dan Bukti Keberkahan Wakaf

Oka Raka Kuswanda, Humas SMP DTBS Batam, menyampaikan ucapan selamat. “Penghargaan ini bukan sekadar piala, tetapi penyemangat untuk terus berprestasi, menjaga akhlak mulia, dan menjadi pribadi yang saleh-salehah serta memberi manfaat bagi sesama,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh kegiatan pendidikan, mulai dari asrama, ruang kelas, hingga fasilitas pendukung yang membentuk santri berprestasi ini, merupakan buah dari pengelolaan aset wakaf DT yang amanah dan produktif.

Keikhlasan para wakif (pemberi wakaf) telah menjelma menjadi tempat yang melahirkan generasi penerus yang berakhlak dan berilmu.

Setiap pencapaian santri adalah cerminan dari semangat ketulusan, disiplin, dan keikhlasan yang ditanamkan, menjadikannya bernilai besar di sisi Allah, seiring dengan keberkahan dari harta wakaf yang dimanfaatkan. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Apresiasi Santri Berprestasi: Bukti Nyata Manfaat Aset Wakaf Daarut Tauhiid Read More »

Prestasi Santri Penghafal Qur’an dan Pemanfaatan Wakaf Daarut Tauhiid

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Suasana khidmat menyelimuti kompleks Daarut Tauhiid (DT) Bandung saat Ujian Kenaikan Juz (UKJ) digelar untuk para santri penghafal Al-Qur’an.

Acara ini merupakan momen penting untuk menguji ketekunan dan disiplin para penghafal dalam menjaga hafalan mereka.

Pada (28/9/2025), tiga siswi dari SMK Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) berhasil menyelesaikan ujiannya dengan predikat mumtaz (sempurna). Mereka adalah:

  • Labiqa Salsabila Mikdar (Kelas XI BP – Juz 3)
  • Anisa (Kelas XI AKL – Juz 28)
  • Nikeisha Sakhi Rafifah (Kelas XI DKV – Juz 30)

Ketiga santri ini menunjukkan kekuatan hafalan yang luar biasa dengan mampu menuntaskan ujian sekali duduk. Humas SMK DTBS, Dini, menyampaikan rasa syukur atas prestasi ini, berharap Al-Qur’an senantiasa menjadi petunjuk bagi kehidupan mereka.

Acara ditutup dengan doa Khotmil Qur’an, yang menginspirasi umat Islam untuk terus mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Peran Sentral Aset Wakaf dalam Mendukung Pendidikan di Daarut Tauhiid

Prestasi para santri penghafal Al-Qur’an di DT tidak terlepas dari dukungan fasilitas dan program pendidikan yang memadai. Fasilitas-fasilitas ini, termasuk asrama, ruang kelas, dan masjid tempat santri belajar, banyak di antaranya dikelola melalui aset wakaf.

Wakaf Daarut Tauhiid berperan sentral dalam menjamin keberlanjutan program pendidikan dan dakwah. Dana dan aset yang diamanahkan umat digunakan untuk umat pula.

  • Pengembangan Fasilitas Pendidikan: Menyediakan dan memelihara infrastruktur di sekolah dan pesantren, termasuk SMK DTBS, sehingga santri dapat belajar dalam lingkungan yang kondusif.
  • Mendukung Beasiswa dan Program Santri: Membantu membiayai program-program pengembangan karakter dan tahfiz (menghafal) Al-Qur’an, memastikan biaya bukan menjadi penghalang bagi calon penghafal Al-Qur’an yang berprestasi.
  • Kemandirian Ekonomi Lembaga: Hasil pengelolaan aset wakaf produktif juga digunakan untuk menopang operasional yayasan, memastikan bahwa misi dakwah dan pendidikan Daarut Tauhiid dapat terus berjalan secara mandiri dan berkelanjutan.

Dengan demikian, keberhasilan para santri penghafal Al-Qur’an merupakan wujud nyata dari pemanfaatan wakaf yang produktif dan bermanfaat, mengalirkan pahala jariyah bagi para muwakif (pemberi wakaf). (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Prestasi Santri Penghafal Qur’an dan Pemanfaatan Wakaf Daarut Tauhiid Read More »

Tuntutan Hamas dengan Penjajah dalam Perundingan Gaza

WAKAFDT.OR.ID | GAZA — Pemimpin Hamas, Fawzi Barhoum, baru-baru ini memperingati dua tahun sejak “Operasi Topan Al-Aqsa” dan menegaskan kembali sikap tegas kelompoknya.

Barhoum menyatakan bahwa Hamas tidak akan menerima kesepakatan apa pun yang tidak menjamin penghentian pendudukan Israel secara menyeluruh dan rekonstruksi Gaza.

Dalam perundingan gencatan senjata yang sedang berlangsung (disebutkan di Sharm El-Sheikh dan Kairo), tuntutan utama Hamas adalah:

  • Gencatan senjata yang komprehensif dan permanen.
  • Penarikan penuh seluruh pasukan Israel dari Jalur Gaza.
  • Akses bantuan tanpa batas.
  • Kepastian kembalinya para pengungsi.
  • Dimulainya rekonstruksi di bawah pengawasan badan teknokrat Palestina.

Kesepakatan pertukaran tahanan yang adil.

Sumber Hamas kepada Aljazirah menyebutkan bahwa delegasi mereka menuntut agar tahapan pembebasan sandera Israel harus terikat langsung dengan tahapan penarikan pasukan Israel.

Pembebasan sandera terakhir harus bertepatan dengan penarikan pasukan terakhir, dan Hamas menuntut jaminan internasional untuk hal ini.

Barhoum menekankan bahwa prioritas utama gerakan perlawanan adalah penghentian segera agresi Zionis dan perang genosida di Gaza.

Ia menyoroti penderitaan warga Gaza selama dua tahun terakhir—termasuk genosida, kelaparan, dan kehancuran total—menyebutkan korban tewas lebih dari 67.000 jiwa, dengan sebagian besar adalah warga sipil.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump (menurut Aljazirah Arab) menyatakan bahwa perundingan yang sangat serius mengenai Gaza sedang berlangsung dan melihat peluang nyata untuk kemajuan dalam rencana mengakhiri perang dan membebaskan para tahanan. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan

Sumber: Republika


WAKAFDT.OR.ID

Tuntutan Hamas dengan Penjajah dalam Perundingan Gaza Read More »

Menahan Diri dan Mengembangkan Wakaf: Pelajaran Pagi di Daarut Tauhiid dan Komitmen Kelola Aset Umat

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Suasana khidmat menyelimuti Eco Pesantren 1 Daarut Tauhiid usai azan Subuh berkumandang. Dinginnya udara tak menghalangi ratusan santri dari berbagai jenjang—mulai dari SMP, SMK, SMA, hingga Baitul Qur’an—untuk segera memenuhi Masjid Rahmatan Lil ‘Alamiin.

Pagi itu, Sabtu (4/10/2025), fokus mereka tertuju pada satu agenda istimewa: Kajian MQ Pagi bersama KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).

Dengan balutan gamis, syal, dan peci yang rapi, para santri duduk tertib di dalam masjid. Begitu Aa Gym menaiki mimbar, suasana seketika hening. Goresan pena di buku catatan menjadi bukti kesungguhan mereka menyerap setiap nasihat yang disampaikan guru mereka.

Dalam tausiyahnya, Aa Gym menyoroti nilai sejati dari kekuatan seorang mukmin: kemampuan mengendalikan amarah. Beliau menegaskan bahwa mudah marah bukanlah ciri sifat yang disukai oleh Allah.

“Orang kuat bukanlah yang mampu menundukkan lawan, tapi yang mampu menahan amarahnya ketika ingin marah,” pesan Aa Gym, yang nadanya lembut namun menghujam ke dalam hati para santri.

Pesan ini disambut dengan keheningan dan perhatian penuh, memperkuat landasan akhlak para penghafal dan penuntut ilmu di Daarut Tauhiid.

Sesi ditutup dengan doa kebaikan bagi seluruh umat muslim, khususnya bagi para santri dan rakyat Palestina yang tengah menghadapi kesulitan.

Komitmen Daarut Tauhiid dalam Pengelolaan Aset Wakaf

Semangat ketertiban dan kedisiplinan yang diajarkan dalam kajian akhlak sejalan dengan prinsip yang diterapkan Daarut Tauhiid dalam urusan pengelolaan aset keumatannya.

Sebagai lembaga yang aktif dalam menghimpun dan mengelola dana umat, Wakaf Daarut Tauhiid memainkan peran vital.

Wakaf, yang dalam Islam berfungsi sebagai instrumen ekonomi sosial untuk kemaslahatan umat, dikelola Daarut Tauhiid dengan prinsip amanah, profesional, dan berorientasi manfaat sebesar-besarnya.

Lembaga ini berupaya mengembangkan konsep Kawasan Wakaf Terpadu, di mana aset wakaf diolah secara produktif dan terintegrasi dalam satu kawasan.

Pengelolaan aset wakaf tidak hanya fokus pada pembangunan sarana ibadah, tetapi juga pengembangan aset yang menghasilkan nilai ekonomi (wakaf produktif).

Hasil dari pengembangan ini kemudian dialokasikan kembali untuk menunjang program pendidikan, dakwah, dan sosial di bawah naungan Wakaf Daarut Tauhiid.

Dengan demikian, aset wakaf yang terkumpul dapat terus berputar dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.

Penerapan prinsip manajemen yang baik—seperti transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas—menjadi kunci agar harta wakaf terhindar dari salah kelola (mismanagement) dan bisa menyejahterakan masyarakat luas, selaras dengan semangat kebaikan yang diajarkan Aa Gym. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menahan Diri dan Mengembangkan Wakaf: Pelajaran Pagi di Daarut Tauhiid dan Komitmen Kelola Aset Umat Read More »

Menanti Kelas Baru: Semangat Belajar Santri PDF Daarut Tauhiid di Tengah Keterbatasan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Semangat belajar santri program Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Daarut Tauhiid tak pernah surut, meskipun saat ini mereka harus beradaptasi dengan keterbatasan ruang kelas.

Bertempat di Eco Pesantren DT 2, para santri ini menunjukkan ketekunan luar biasa, memanfaatkan setiap sudut yang ada sebagai ruang belajar, mulai dari masjid, teras masjid, hingga asrama mereka sendiri.

Keterbatasan fasilitas ini tidak mengurangi keceriaan dan kebersamaan mereka. Muhammad Nur Ridwan, seorang santri PDF kelas 10, berbagi pengalamannya dengan antusias saat ditemui pada (3/10/2025).

“Alhamdulillah, selama ini kami belajar terus semangat, dan seru bersama teman-teman, meskipun saat ini kami masih belajar di ruang yang ada, seperti di masjid, teras, asrama,” ujarnya.

Kondisi ini memang menjadi tantangan sehari-hari. Masjid yang seharusnya menjadi tempat ibadah, kini berfungsi ganda sebagai ruang kelas. Teras yang sejuk menjadi tempat diskusi, dan asrama pun bertransformasi menjadi area belajar kelompok.

Tak hanya untuk kegiatan belajar-mengajar formal, area sekitar masjid dan asrama juga dimanfaatkan para santri untuk berolahraga.

Belum adanya lapangan khusus olahraga membuat mereka harus kreatif menggunakan ruang terbuka yang tersedia demi menjaga kebugaran.

Namun, secercah harapan kini membayangi. Pembangunan ruang kelas belajar baru untuk santri PDF Daarut Tauhiid sedang berjalan.

Ridwan menyampaikan harapan yang sama dengan rekan-rekannya: “Harapannya ruang kelas yang dibangun bisa segera selesai agar kami bisa segera menggunakannya dan belajar bisa lebih nyaman lagi.”

Ruang kelas yang baru ini diharapkan dapat memberikan fasilitas yang lebih layak dan mendukung proses belajar yang optimal, sehingga para santri PDF Daarut Tauhiid dapat meraih cita-cita mereka dengan lebih nyaman di masa depan. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Menanti Kelas Baru: Semangat Belajar Santri PDF Daarut Tauhiid di Tengah Keterbatasan Read More »

Dua Tahun Konflik: Gaza Hadapi Kehancuran Total dan Krisis Kemanusiaan Akut

WAKAFDT.OR.ID | GAZA — Kantor Media Pemerintah Gaza pada hari Minggu (5/10/2025) merilis laporan mengejutkan mengenai dampak dua tahun agresi Israel yang berkelanjutan.

Data terbaru ini mengungkap tingkat kehancuran masif, pengungsian besar-besaran, dan puluhan ribu korban sipil di wilayah kantong yang terkepung tersebut.

Angka Kematian dan Kehilangan:

Laporan tersebut menyatakan bahwa sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023, lebih dari 76.600 warga Palestina telah tewas atau dinyatakan hilang.

Dari angka itu, 67.139 kematian telah terkonfirmasi di rumah sakit, dan sekitar 9.500 orang diperkirakan masih terkubur di bawah reruntuhan.

Ironisnya, lebih dari separuh korban jiwa adalah kelompok rentan: anak-anak (lebih dari 20.000), perempuan (lebih dari 12.500), dan lansia.

Konflik ini telah menghapus seluruh silsilah keluarga dari catatan sipil; 2.700 keluarga telah musnah total, dan 6.000 lebih hanya menyisakan satu anggota.

Infrastruktur dan Bencana Kemanusiaan:

Serangan dan pengeboman Israel dituduh telah menghancurkan hampir 90 persen infrastruktur Gaza. Wilayah ini kini menghadapi keruntuhan kemanusiaan total, dengan perkiraan lebih dari 80 persen wilayah daratan berada di bawah pendudukan. Lebih dari dua juta warga sipil telah dipaksa mengungsi berulang kali.

Laporan tersebut juga menyoroti dugaan kampanye kelaparan dan pembersihan etnis, dengan lebih dari 200.000 ton bahan peledak dijatuhkan selama dua tahun, bahkan menargetkan “zona aman” kemanusiaan al-Mawasi lebih dari 130 kali.

Sistem kemanusiaan berada di ambang kolaps:

  • 38 rumah sakit dan 96 klinik telah hancur atau tidak berfungsi.
  • 197 ambulans diserang.
  • Lebih dari 1.600 tenaga medis, 254 jurnalis, 140 anggota pertahanan sipil, dan 540 pekerja bantuan tewas.

Dengan lebih dari 169.000 orang terluka, rumah sakit Gaza tidak mampu memberikan perawatan memadai. Sebanyak 22.000 pasien yang seharusnya dirawat di luar negeri masih terperangkap di Gaza.

Kekurangan akut makanan, obat-obatan, dan susu formula bayi telah menyebabkan 650.000 anak-anak menghadapi kelaparan yang mengancam jiwa.

PBB memperingatkan bahwa 2,4 juta penduduk Gaza menghadapi tingkat kekurangan yang belum pernah terjadi, hampir seluruhnya bergantung pada bantuan luar. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Dua Tahun Konflik: Gaza Hadapi Kehancuran Total dan Krisis Kemanusiaan Akut Read More »

Estafet Kepemimpinan di Sekolah Para Santri: OSIS Sebagai Ladang Ibadah

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG — Pagi berselimut mentari lembut di SMA DTBS Putra, Senin (29/9/2025). Di tengah suasana yang khidmat, ratusan santri berbaris rapi di lapangan, bukan untuk pelajaran rutin, melainkan menyaksikan momen sakral: Pelantikan Pengurus OSIS Masa Jihad 2025-2026.

Ini adalah estafet kepemimpinan yang dimaknai lebih dari sekadar rotasi jabatan.

Aura keseriusan terasa kuat ketika pengurus baru, yang tampil gagah dalam balutan seragam putih-hitam lengkap dengan dasi dan topi, bersiap mengambil sumpah.

Di hadapan mereka, pengurus lama berdiri tegap dengan jas almamater, siap menyerahkan amanah yang selama satu periode telah mereka emban. Prosesi serah terima kepengurusan ini menandai dimulainya babak baru bagi organisasi santri di sekolah tersebut.

Semangat Berbuat Kebaikan dan Keistiqamahan

Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Duden Aminudin. Dalam amanatnya yang penuh makna, Ia memaparkan filosofi utama di balik kepengurusan OSIS di lingkungan santri: OSIS adalah ladang ibadah dan jalan untuk terus menebar kebaikan.

“Semangat kita adalah semangat untuk melakukan kebaikan, semangat untuk mencari rida Allah. Tidak ada yang sia-sia dari apa yang dilakukan,” tegasnya.

Ia lantas menutup pesan dengan harapan mendalam. “Semoga Allah memberi kita keistiqamahan dalam ibadah dan amal saleh, khususnya bagi pengurus OSIS yang baru dilantik.”

Pesan ini menanamkan nilai bahwa setiap kebijakan, program kerja, dan pengorbanan waktu yang dilakukan para pengurus OSIS harus bermuara pada nilai-nilai keislaman dan kemanfaatan yang jauh lebih besar. Tugas mereka kini adalah melayani dan menggerakkan kebaikan di tengah komunitas santri.

Harapan Perubahan Positif dan Dukungan Pesantren

Suasana doa bersama yang menutup rangkaian pelantikan seolah menguatkan harapan seluruh civitas akademika. Doa tersebut dipanjatkan agar kepengurusan baru mampu membawa perubahan positif dan menjalankan amanah dengan tulus.

Irfan, Humas SMA DTBS Putra, turut menyampaikan optimisme. “Semoga kepengurusan kali ini senantiasa diberkahi Allah, diberikan keikhlasan dalam melayani, serta menjadi ladang amal dalam menebar manfaat,” ujarnya.

Semangat pengembangan tidak hanya berhenti di tingkat organisasi siswa. Saat ini, kawasan Eco Pesantren DT 1—tempat SMA DTBS Putra berada—juga tengah bergerak maju dengan program pembebasan lahan.

Langkah ini diambil untuk membangun fasilitas belajar santri baru, sebuah respons nyata terhadap peningkatan jumlah santri yang signifikan.

Dengan bertambahnya fasilitas dan semangat kepemimpinan yang baru, masa depan pendidikan di SMA DTBS Putra tampak kian cerah. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Estafet Kepemimpinan di Sekolah Para Santri: OSIS Sebagai Ladang Ibadah Read More »