Wakaf Daarut Tauhiid

Wakaf

makmurnya Masjd Al-Latief DT Australia

Makin Makmur, Masjid Al-Latief DT Australia Butuh Perluasan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Masjid Al-Latief DT Australia di Perth semakin makmur dan produktif dengan berbagai aktivitas, dari mulai shalat berjamaah, kajian, program tahfiz, hingga acara silaturahim antar jamaah.

Yani, Pengurus DKM Masjid Al-Latief DT Australia menyebutkan Masjid DT Al-Latief saat ini hanya bisa menampung 88 orang. Ketika datang waktu Shalat Maghrib, Isya, dan Subuh, masjid selalu penuh, bahkan jamaah harus shalat di luar masjid, saking melubernya.

“Kapasitas saat ini adalah 88 orang. Shalat Maghrib, Isya dan Subuh alhamdulillah selalu penuh dan meluber keluar,” ungkapnya saat dihubungi pada Rabu (20/11/2024)

Yani mengatakan, saat ini Masjid DT Al-Latief tidak digunakan untuk Shalat Jumat karena masjid tidak bisa menampung jamaah. Sebelumnya, Shalat Jumat dilakukan di masjid dengan dua sesai, setiap sesi 300-350 jamaah yang datang sehigga pemerintah setempat (council) melarang karena melebihi kapasitas. Untuk menghindari masalah, Shalat Jumat dipindahkan ke community centre.

“Shalat Jum’at sementara harus kita pindahkan ke luar dengan menyewa dua community centre untuk menampung jamaah shalat Jum’at. Sebelum nya di masjid kita buat shalat Jum’at dua sesi tetap penuh dan melebar keluar. Rata-rata setiap sesi 300-350 jamaah ada yang datang. Masjid sudah tidak bisa menampung dan council tidak membolehkan kalau yang datang melebihi kapasitas. Untuk menghindari issue, kita pindah keluar dulu shalat Jum’at sementara waktu,” jelas Yani.

Yani menyebutkan, berbagai kegiatan dan program yang memakmurkan Masjid Al-Latief DT Australia, di antaranya Program Baitul Quran, pengajian Ibu-ibu, kegiatan sosial, kegiatan olahraga, dan kajian, serta kegiatan keislaman lain yang digelar oleh organisasi lain.

Para santri Baitul Quran yang hampir setiap hari ada kelas, dari kelas pemula sampai kelas tahfidz dengan murid sekitar 110 orang. Sementara itu, kajian rutin digelar setiap Sabtu dan Ahad malam.

Kegiatan oleh organisasi lain biasanya digelar secara tentatif dan kegiatan sosial rutin yang dilakukan yakni morning meet up digelar setiap Sabtu pagi. untuk kegiatan olahraga, lanjut Yani, dilakukan pada hari Sabtu dan Ahad.

Yani menegaskan, visi dari Masjid Al-Latief adalah menjadi pusat dakwah Islam dan mementuk generasi Islam di Australia. Masjid DT Al-Latief diharapkan menajdi pusat perabahan ke yang lebih baik.

Our vision, masjid Al Latief menjadi satu pusat dakwah Islam dan pembentukan generasi Islam di Australia. Kita ingin masjid Al Latief menjadi pusat perubahan ke yang lebih baik,” tegasnya.

Saat ini Masjid Al-Latif sedang menggulirkan program perluasan dengan biaya yang masih dibutuhkan sebesar $395.000. Ini merupakan ladang amal bagi siapa saja untuk meraih pahala megalir abadi dan ikut melahirkan generasi Islam di Australia.

Wakaf untuk perluasan Masjid Al-Latief bisa ditransfer ke Mandiri 13200 6612 6666 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Khusus wakaf dari luar negeri bisa ditransfer ke rekening BSI 76927 76927 (Swift code : BSMDIDJA) atas nama Yayasan Daarut TauhiidUntuk Informasi wakaf perluasan komplek Masjid Al-Latif bisa langsung menghubungi call center Wakaf DT: 085 200 123 123. (AID)

Makin Makmur, Masjid Al-Latief DT Australia Butuh Perluasan Read More »

wakaf keuangan syariah

Ketika Harta Waris Diwakafkan Atas Nama Orang Tua

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Mungkin di antara kita banyak mendengar cerita-cerita atau berita-berita kurang enak terkait harta waris. Ada yang berebut karena merasa tidak adil. Ada pula ahli waris yang mengambil aset yang sudah diwakafkan orang tua. Sungguh miris.

Hal tersebut dijauhi oleh salah seorang wakif yang berwakaf ke Wakaf DT beberapa waktu lalu. Ialah Haryadi, 53 tahun, asal Tigaraksa, Tangerang, bersama dengan saudari-saudarinya sepakat mewakafkan sebagian harta waris yang mereka dapatkan.

Wakaf tersebut diperutukan atas nama orang tua mereka yang sudah tiada, yakni Almahum Muhyi Bin Humaidi dan Almarhumah Aminah Binti Abdul Ghani.

Haryadi datang ke Wakaf DT langsung menyerahkan wakaf sebesar 10 juta rupiah untuk program Masjid Rahamatan Lil Alamin dan Wakaf Mushaf Al-Quran. Selain berwakaf melalui Wakaf DT, ia bersama saudari-saudarinya berwakaf untuk tiga masjid yang sedang dibangun di dekat rumahnya.

Haryadi mengaku, dirinya yang memberikan ide kepada saudari-saudarinya untuk berwakaf atas nama kedua orang tua yang sudah meninggal. Dia ingin kedua orang tuanya meraih pahala yang terus mengalir walau sudah tiada.

“Kalau keinginan sebenarnya karena ada dana dari hasil jual rumah warisan. Atas kesepakatan dari seluruh saudara saya mau disisihkan untuk diwakafkan untuk kedua orang tua, biar pahalanya bisa mengalir kepada kedua orang tua saya. Untuk wakaf, selain di DT, saya juga kirimkan ke beberapa musholla yang lagi tahap pembangunan. Alhamdulillah ada di 3 titik,” jelas Haryadi saat dihubungi melalui Whatsapp, Kamis (14/11/2024).

Menariknya, mereka sepakat menyisihkan hasil dari menjual rumah warisan untuk diwakafkan atas nama kedua oran tuanya baru kemudian warisannya dibagikan sesuai syariat

“Ibu meninggal tahun 2010 sedangkan ayah saya meninggal 2015, sudah cukup lama. (berwakaf) sebelum dibagi. Jadi langsung kita sisihkan untuk wakaf, sisa baru dibagi sesuai hukum Islam. Alhamdulillah semua setuju,” ungkap Haryadi

Haryadi mengaku, sudah lama mengenal DT. Oleh karena itu, dia percaya untuk berwakaf ke lembaga Wakaf DT. Haryadi juga menyebut, anaknya adalah santri Baitul Quran DT.

“Saya sudah lama kenal dgn DT, sering ikut kajian Aa. Alhamdulillah, umroh pun dengan MQ travel, dan anak-anak saya juga mondok di Baitul Quran DT,” pungkasnya. (AID)

Ketika Harta Waris Diwakafkan Atas Nama Orang Tua Read More »

cash waqff for palestine SMAN 21 Bandung

Lakukan Literasi Wakaf untuk Remaja dan Pemuda, Wakaf DT Berkolaborasi dengan Sekolah dan Kampus

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) berkomitmen untuk melakukan literasi wakaf kepada masyarakat, termasuk para remaja dan pemuda. Menurut Manajer Fundraising Wakaf DT Taufik Hidayat, literasi wakaf bisa dilakukan kepada remaja dan pemuda dengan berkolaborasi bersama sekolah dan kampus.

“Ya, Insya Allah, kita siap berkolaborasi dengan sekolah-sekolah dan kampus-kampus untuk melakukan literasi wakaf. Alhamdulillah, sejauh ini tim kita, Kang Irsal sudah berslaturahim ke sekolah-sekolah SMA dan SMK (di sekitar Bandung),” katanya, Senin (18/11/2024).

Direktur Wakaf DT Doddy Eka Priades Topan menjelaskan, kolaborasi yang dilakukan bisa apa saja sesuai dengan potensi kolaborasi yang bisa dikakukan. Sebagai contoh, lanjut Doddy, yang bisa dilakukan ketika perayaan hari besar agama atau kajian langsung yang membahas tentang wakaf, Wakaf DT bisa menfasilitasi pematerinya.

Doddy mengatakan, para siswa dan mahasiswa bisa diajak lagsung praktik berwakaf untuk program-program Wakaf DT atau program-program yang di sekolah atau kampusnya.

“Sekolah atau kampus bisa berwakaf langsung untuk program-program Wakaf DT atau mereka bisa berwakaf untuk program di sekolah dan kampusnya, seperti berwakaf untuk dana abadinya atau endowment fund-nya,” kata Doddy.

Staf Fundraising Offline Irsal meyebutkan, Wakaf DT sudah berkolaborasi dengan beberapa sekolah dan kampus di Bandung. Beberapa waktu lalu, Wakaf DT berkolaborasi dengan SMAN 21 Bandung dan UPI. Wakaf DT menfasilitasi materi untuk acara yang digelar oleh dua lembaga pendidikan tersebut.

“Literasi wakaf di kalangan remaja dan pemudah itu masih kurang, makanya kita harus bisa memberikan literasi dengan bekerja sama atau berkolaborasi dengan sekolah dan kampus-kampus. Kita bisa memnfasilitasi pematerinya. Alhamdulillah, beberapa waktu lalu, Ustaz Tauhid (Taufik Hidayat) menjadi pematerinya. Dan acaranya sukses,” kata Irsal.

Irsal berharap, Wakaf DT bisa berkolaborasi dengan lebih banyak sekolah dan kampus sehingga bisa melakukan literasi kepada para siswa dan mahasiswa.

“Mudah-mduahan ke depannya, Wakaf DT bisa berkolaborasi dengan banyak sekolah dan kampus,” pungkas Irsal.

Lakukan Literasi Wakaf untuk Remaja dan Pemuda, Wakaf DT Berkolaborasi dengan Sekolah dan Kampus Read More »

Prof.-Dr.-Nasaruddin-Umar-MA wakaf 100 juta

Launching Wakaf Uang di Kemanag, Menteri Agama Berwakaf 100 Juta Rupiah

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, secara resmi meluncurkan program Wakaf Uang di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia. Peluncuran ini dilakukan pada Sabtu (16/11/2024) dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenag RI di Jakarta.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada Sabtu 16 November 2024, wakaf uang ASN, peserta didik, dan masyarakat Kementerian Agama RI resmi saya luncurkan,” ujar Nasaruddin di hadapan peserta Rakernas.

Program Wakaf Uang ini bertujuan untuk memfasilitasi Aparatur Sipil Negara (ASN), peserta didik, dan masyarakat Kemenag dalam berwakaf sebagai bentuk investasi spiritual di akhirat. Dalam sambutannya, Prof. Nasar mengajak seluruh peserta Rakernas untuk turut berwakaf, terlepas dari jumlah yang diberikan.

“Ini merupakan wakaf untuk rumah masa depan kita di akhirat. Sekecil apa pun rahmat yang Allah SWT berikan pada kita, saya minta pada semua peserta Rakernas ini untuk menyerahkan sebagian sebagai bekal akhirat,” tambahnya.

Sebagai teladan, Nasaruddin turut menyerahkan wakaf uang senilai Rp100 juta pada momen peluncuran tersebut.

“Dan saya sendiri secara pribadi, menyerahkan wakaf sebesar 100 juta rupiah” imbuhnya.

Program ini diharapkan mampu mendorong kesadaran masyarakat, khususnya di lingkungan Kemenag, tentang pentingnya wakaf sebagai instrumen kebermanfaatan jangka panjang. Wakaf uang yang terkumpul akan dikelola secara profesional untuk mendukung berbagai program sosial, pendidikan, dan kemanusiaan di Tanah Air, dengan mauquf alaih sesuai asal wilayah kerja Kemenag RI.

Rakernas Kemenag RI 2024 juga menjadi momen strategis untuk menguatkan kolaborasi antara Kemenag, lembaga pengelola wakaf, dan masyarakat dalam mendukung Gerakan Indonesia Berwakaf yang terus digaungkan di berbagai wilayah.

Sumber: bwi.go.id

Launching Wakaf Uang di Kemanag, Menteri Agama Berwakaf 100 Juta Rupiah Read More »

bwi jateng

BWI Gelar Pembinaan Dan Penyuluhan Hukum Wakaf Bagi Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Se-Jawa Tengah

WAKAFDT.OR.ID | SEMARANG -Puluhan peserta dari Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) se-Jawa Tengah (Jateng) sangat antusias mengikuti kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan hukum wakaf perwakilan BWI se-Jatengdan D.I. Yogyakarta.  

Kegiatan tersebut bertema ”Mengembangkan dan Memajukan Perwakafan Nasional”  yang diselenggarakan oleh Badan Wakaf Indonesia di Hotel Santika Semarang, Senin (11/11/2024).

Acara tersebut dibuka oleh ketua Divisi Tatakelola, Kerjasama dan Kelembagaan BWI Masyhuril Khomis. Ia menyampaikan bahwa perlunya membangun komunikasi dengan stakeholder yang terkait, menggandeng Ormas Keagaman dan public figur dalam mensosialisasi perwakafan kepada seluruh elemen, menggali potensi wakaf uang dan merealisasikan program Gerakan Indonesia Berwakaf, serta melakukan konsolidasi antar perwakilan BWI Kab/Kota se Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta.

Selain itu, menururtnya, yang tak kalah penting yaitu membangun struktur kelembagaan yang kuat terdiri dari unsur Pemrov/Pemda, unsur ATR/BPN, unsur ahli hukum dan lain sebagainya, kemudian peningkatan kerja sama dan perluas jaringan, mempunyai plan strategi yang matang dan rencana aksi dan jadwal implementasi yang kongkrit, peningkatan kapasitas SDM.

Untuk mengimplementasikan Visi Perwakafan Nasional serta menjalankan program Gerakan Indonesia Berwakaf, Ia mengatakan, BWI se-Jateng dan Yogyakarta perlu meningkatkan literasi wakaf dan mendorong wakaf sebagai gaya hidup Masyarakat, mengelola asset secara professional, melakukan inovasi dan diversifikasi asset wakaf serta transformasi digita, serta ditunjang oleh nazhir wakaf professional dan kompeten.

Narasumber pada sesi pertama dari Divisi Tata Kelola, Kelembagaan dan Kerjasama BWI yaitu Masyhuril Khomis (Komisioner BWI), Kartini (Komisioner BWI), dan M. Ali Yusuf Komisioner BWI).

Sementara itu, Narasumber pada sesi kedua dari Divisi Hukum dan Pengamanan Aset wakaf,yakni Dendi Zuhairil Finsa (Komisioner BWI), H. R. Daeng Naja (Komisioner BWI), dan Aripudin (Komisioner BWI).

Di akhir kegiatan Sekretaris Badan Pelaksana BWI H. Anas Nasikhin memberikan pengarahan sekaligus menutup acara Pembinaan dan Penyuluhan Hukum Wakaf Perwakilan BWI se-Jateng dan D.I. Yogyakarta.

Sumber: bwi.go.id

BWI Gelar Pembinaan Dan Penyuluhan Hukum Wakaf Bagi Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Se-Jawa Tengah Read More »

Wakaf Korporasi

BWI Sebut Permasalahan Sosial Dapat Diatasi Jika Wakaf Dimaksimalkan

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Badan Wakaf Indonesia (BWI) meyakini bahwa problem sosial seperti kemiskinan, problem pendidikan, hingga problem kesehatan dapat teratasi apabila potensi wakaf sebesar Rp180 triliun per tahun bisa dimaksimalkan.  

Wakil Ketua BWI Ahmad Zubaidi mengatakan, besaran potensi wakaf tersebut didasarkan dari hasil berbagai profesi yang ada di masyarakat berdasarkan riset yang dilakukan BWI. Untuk memaksimalkan potensi wakaf, ia menekankan perlunya intervensi yang baik dari berbagai pihak yang tidak hanya dilakukan oleh pemerintah dan BWI saja.   

“Andaikata di lingkungan ormas-ormas Islam ataupun kelembagaan-kelembagaan lainnya sudah mampu memaksimalkan wakaf ini, maka saya yakin problem yang kita hadapi itu bisa kita atasi bersama,” kata Ahmad dalam acara Waqf Goes to Campus XIV Solo Raya yang diikuti secara daring, Jakarta, Rabu (6/11/2024)

Ia mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar dengan jumlah kelembagaan yang cukup banyak, baik bidang sosial, bidang pendidikan, maupun bidang pemberdayaan ekonomi. Apabila seluruh lembaga bergerak bersama, maka gerakan untuk mewujudkan potensi wakaf dapat diwujudkan.   

“Setidaknya insya Allah akan dapat diwujudkan secara bertahap. Barangkali tidak langsung Rp180 triliun, bisa dimulai dari sekian persennya. Tapi ada tren peningkatan setiap tahunnya, yaitu tren-tren yang signifikan,” ujar Ahmad.

Oleh sebab itu, BWI mengajak kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan. Dalam hal ini, kolaborasi juga mencakup penyebaran literasi tentang pentingnya wakaf, terutama wakaf produktif dan wakaf uang, kepada masyarakat luas.

Ahmad tidak menafikan masih pentingnya wakaf-wakaf yang diperuntukkan untuk masjid, madrasah, dan seterusnya. Namun, apabila dilakukan ekstensifikasi atau perluasan pemanfaatan harta benda wakaf, tentu hal ini akan menjadikan tingkat kemanfaatan harta benda wakaf menjadi semakin besar.   

Untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman, BWI telah mengadaptasi sistem digitalisasi yang memudahkan masyarakat untuk berwakaf yakni melalui platform berkahwakaf.id.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan platform Satu Wakaf untuk saling kolaborasi dengan berbagai nadzir dalam rangka memaksimalkan lahan-lahan ataupun aset-aset wakaf yang ada menjadi aset wakaf yang produktif.

Terkait dengan sumber daya manusia (SDM) nadzir, Ketua Divisi Husoli BWI Agus Priyatno mengatakan bahwa BWI juga berupaya untuk meningkatkan kompetensi nadzir melalui sertifikasi. Ia mencatat, nadzir di Indonesia saat ini berjumlah sekitar 4.800 orang dan diharapkan akan terus bertambah.

“Kita masih kekurangan banyak (nadzir) karena wakaf produktif akan terus kita kembangkan supaya betul-betul menjadi pilar peradaban yang ada di Indonesia yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat,” kata Agus.

Sumber: Antara

BWI Sebut Permasalahan Sosial Dapat Diatasi Jika Wakaf Dimaksimalkan Read More »

masjid dt jambi 17%

Capai 17%, Ini Progres Masjid DT Jambi

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin Daarut Tauhiid Jambi (Masjid DT Jambi) mencapai 17% per pekan pertama November 2024.

Masjid yang terletak di Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muara Jambi tersebut sedang dalam persiapan pengecoran balok lantai utama.

Site Manager Pembangunan Masjid DT Jambi Rohman menjelaskan memasuki pekan ke-2 November ini sedang dilakukan pemasangan bekisting dan persiapan pengecoran 12 kolom utama dengan kubukasi pengecoran sekitar 3 kubik. Pengecoran kolom akan dilakukan pada Sabtu (9/11/2024).

“Progres lagi pemasangan bigesting kolom dan persiapan pengecoran kolom-kolom utama. Insya Allah pengecoran besok sekarang lagi persiapan perpindahan/langsir bahan pasir dan batu seplit-nya dulu,” jelas Rohman, Jumat (8/11/2024).

Rohman menyebutkan, pembangunan Masjid DT Jambi ditargetkan rampung pada Januari 2025 mendatang. Nantinya, Masjid DT Jambi akan menjadi pusat belajar dan ibadah para santri Baitual Quran DT Jambi dan masyarakat sekitar.

“Insya Allah, (Januari 2025 selesai) targetnya ini hanya 3 bulanan karena satu lantai,” kata Rohman.

Bagi sahabat yang menginginkan rumah di surga dan pahala mengalir abadi sekaligus membantu para santri dan masyarakat sekitar masjid beribadah dan belajar, bisa berwakaf untuk Masjid DT Jambi melalui program Wakaf Masjid Rahmatan Lil Alamin.

Wakaf bisa diantar langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Wakaf juga bisa ditransfer ke BSI 78221 78221 atau Bank Danamon Syariah 8800299615 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (AID)

Capai 17%, Ini Progres Masjid DT Jambi Read More »

masjid dt eco 2 awal november 2024

Capai 76,77%, Ini Progres Masjid DT Eco 2

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Pembangunan Masjid Rahmatan Lil Alamin Daarut Tauhiid Eco Pesantren 2 (Masjid DT Eco 2) terus mengalami progres. Memasuki bulan November 2024, progres Masjid DT Eco 2 mencapai 76,77%.

Pengawas Pembangunan Masjid DT 2 Putri Berliana Mileni menjelaskan beberapa pekerjaan yang dilakukan di pekan pertama November 2024, di antaranya pemasangan dinding bata lantai utama dan lantai mezanine, pekerjaan plesteran dinding lantai utama dan lantai mezanine, pekerjaan plafond lantai utama, pekerjaan dak topian lantai mezanine area ikhwan dan akhwat, pekerjaan kubah sudah selesai, dan pekerjaan molding GRC lisplank.

“Progres Pembangunan Masjid DT Eco 2 76,77%. Pekerjaan yang sedang dikerjakan yaitu pemasangan dinding bata lantai utama dan lantai mezanine, pekerjaan plesteran dinding lantai utama dan lantai mezanine, pekerjaan plafond lantai utama, pekerjaan dak topian lantai mezanine area ikhwan dan akhwat, pekerjaan kubah sudah selesai, pekerjaan molding GRC lisplank,” jelas Putri, Rabu (6/11/2024).

Putri menyebutkan, Masjid DT Eco 2 ditargetkan rampung pada Januari 2025 mendatang. Masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan untuk merampungkan masjid yang terletak di Parongpong tersebut.

“Target akhir Januari 2025,” sebut putri.

Pembina DT KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengatakan, pembangunan Masjid DT adalah ladang amal bagai siapapun yang ingin mempersiapkan bekal terbaik untuk kelak di akhirat.

Bagi yang ingin berwakaf untuk pembangunan Masjid DT bisa datang langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Wakaf juga bisa ditransfer ke BSI 78221 78221 atau Bank Danamon Syariah 8800299615 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (AID)

Capai 76,77%, Ini Progres Masjid DT Eco 2 Read More »

bwi kenalkan gerakan indonesia berwakaf

BWI Kenalkan Gerakan Indonesia Berwakaf di Forum Wakaf dan Zakat Dunia

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Badan Wakaf Indonesia (BWI) memperkenalkan gerakan Indonesia Berwakaf dalam Konferensi dan Pertemuan Tahunan World Zakat and Waqf Forum (WZWF) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (1/11/2024) malam.

“Gerakan ini akan fokus mengembangkan aset-aset tersebut dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan konservasi lingkungan,” ujar Ketua BWI, Kamaruddin Amin.

Forum WZWF ini dihadiri peserta dari 43 negara anggota dengan tujuan mempertemukan pemimpin global, praktisi, pengusaha, dan generasi muda untuk membahas inovasi dan masa depan pengelolaan zakat dan wakaf.

Kamaruddin mengatakan forum ini sebagai langkah strategis memaksimalkan potensi aset wakaf nasional. Melalui pilar inklusivitas, keberlanjutan, dan inovasi, gerakan ini berupaya memanfaatkan aset wakaf yang luas demi kesejahteraan masyarakat.

“Selain mendukung madrasah, gerakan ini juga mendorong pendirian rumah sakit, pemberian beasiswa, serta inisiatif wakaf hijau untuk pelestarian alam,” katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam ini mengajak negara-negara dan organisasi internasional untuk bekerja sama dalam mengoptimalkan dampak wakaf secara global.

Dengan teknologi digital, Gerakan Indonesia Berwakaf dapat memastikan pengelolaan wakaf yang transparan dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih inklusif.

“Inovasi pengelolaan zakat dan wakaf, seperti wakaf korporasi dan wakaf saham, terus didorong agar relevan di dunia modern dengan peluang investasi yang semakin luas,” kata dia.

Ia menyebut bahwa Indonesia memiliki 445.410 lokasi tanah wakaf, termasuk 36.240 madrasah, 1.100 kantor KUA, 220.000 masjid, dan 266.413 mushalla. Jumlah itu diprediksi masih akan bertambah mengingat banyak aset-aset yang belum disertifikasi.

Sumber: Antara

BWI Kenalkan Gerakan Indonesia Berwakaf di Forum Wakaf dan Zakat Dunia Read More »

bwi jelaskan wakaf uang

Kemenag Paparkan Peran Penting Wakaf Uang Sebagai Dana Abadi Umat

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan pentingnya optimalisasi wakaf uang sebagai dana abadi umat yang dapat terus berkembang untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Wakaf uang adalah wakaf bergerak yang manfaatnya bisa berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Waryono Abdul Ghafur di Jakarta, Jumat (1/11/2024).

Pernyataan Waryono tersebut disampaikan dalam gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024 di Jakarta Convention Center (JCC). Dalam forum tersebut, Kemenag meluncurkan Gerakan Wakaf Indonesia Menuju Emas 2045 atau Giwang Emas 2045.

Waryono mengatakan wakaf uang yang dikelola secara profesional oleh nadzir akan berkembang dan memberikan dampak signifikan bagi penerima manfaat, terutama dalam sektor pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Menurutnya, alokasi wakaf uang dapat membantu mendukung pendidikan anak bangsa agar mereka mampu berkontribusi pada posisi strategis dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Generasi penerima manfaat wakaf dapat menjadi calon pemimpin masa depan yang memperkuat posisi Indonesia di kancah global,” kata Waryono.

Meskipun potensi wakaf di Indonesia besar, kata dia, yaitu mencapai sekitar Rp180 triliun rupiah, tingkat literasi masyarakat tentang perbedaan wakaf dengan sedekah dan infak masih rendah.

Maka dari itu, kata dia, berbagai program literasi terus ditingkatkan, termasuk peluncuran Kota Wakaf di Tasikmalaya yang bertujuan mengenalkan urgensi dan mekanisme wakaf kepada masyarakat luas.

Terkait pengelolaan wakaf, Waryono juga menyoroti peran Badan Wakaf Indonesia (BWI) sebagai lembaga yang memastikan akuntabilitas dan transparansi.

Waryono mendukung gagasan pembentukan lembaga pengawasan, mirip dengan OJK, untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap wakaf, khususnya dalam menentukan nadzir yang profesional dan amanah.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan wakaf, sekecil apapun kontribusinya.

Waryono mencontohkan kesuksesan wakaf pendidikan di Universitas Al-Azhar, Mesir, yang mampu menopang krisis keuangan negara.

“Gerakan ini tidak boleh berhenti pada peluncuran saja,” ujar Waryono.

Sumber: Antara

Kemenag Paparkan Peran Penting Wakaf Uang Sebagai Dana Abadi Umat Read More »