Wakaf Daarut Tauhiid

Wakaf

foto isef Antara

Indonesia Bersama 43 Negara Berbagi Pengalaman Pengelolaan Ziswaf

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Pemerintah Indonesia bersama 43 negara silih berbagi pengalaman dalam pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) dalam Konferensi dan Pertemuan Tahunan World Zakat and Waqf Forum (WZWF) di Jakarta Convention Center, Jumat (1/11/2024) malam.

Menteri Agama Nasaruddin Umar berharap konferensi ini menghasilkan gagasan baru yang memaksimalkan pemberdayaan zakat dan wakaf sebagai solusi atas masalah global.

“Kita perlu mengkaji bagaimana zakat dan wakaf dapat menjadi jawaban atas berbagai tantangan dunia,” kata Menag.

Mengusung tema “Tatanan Global Zakat-Wakaf Baru: Komunitas Global yang Bersatu Berdasarkan Keadilan, Kasih Sayang, dan Kesejahteraan Bersama”, konferensi ini menjadi rangkaian dalam gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

Konferensi ini mempertemukan pemimpin global, praktisi, pengusaha, dan generasi muda untuk membahas inovasi dan masa depan pengelolaan zakat dan wakaf.

Menag menekankan pentingnya kemajuan teknologi. Menurutnya, teknologi digital mendukung transparansi dan efektivitas distribusi bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Justru teknologi bisa memperluas jangkauan pengumpulan zakat dan wakaf hingga skala global, serta memastikan pemanfaatan dana secara produktif dan tepat sasaran,” kata dia.

Kemenag saat ini mengimplementasikan empat program utama untuk memperkuat peran zakat dan wakaf, yaitu Kampung Zakat, KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, Inkubasi Wakaf Produktif, dan Kota Wakaf.

Program-program ini bertujuan mengoptimalkan zakat dan wakaf sebagai alat pemberdayaan ekonomi, bukan hanya sebagai ibadah.

Di samping itu, Ia juga menyoroti bonus demografi di Indonesia sebagai peluang untuk memberdayakan generasi muda melalui pendidikan dan keterampilan yang didukung oleh dana zakat dan wakaf.

“Jika berhasil, dampak jangka panjang dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat akan semakin terasa,” ujar Nasaruddin.

Sumber: Antara

Indonesia Bersama 43 Negara Berbagi Pengalaman Pengelolaan Ziswaf Read More »

Gala-Dinner-WZWF-02

Menteri Agama Himbau ASN Kemenag untuk Berwakaf Uang: Ini Bukan Kewajiban, tapi Anjuran

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama untuk berpartisipasi dalam wakaf uang sebagai wujud kontribusi bagi kemaslahatan umat dan pembangunan bangsa.

Meski tidak bersifat wajib, Nasaruddin menegaskan bahwa wakaf uang dapat menjadi contoh teladan yang kuat bagi masyarakat luas dalam mengoptimalkan potensi ekonomi syariah di Indonesia. Menurutnya, wakaf uang bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga langkah strategis dalam mendukung keberlanjutan ekonomi berbasis syariah yang inklusif.

Nasaruddin, saat berbicara di sela-sela World Zakat and Waqf Forum Annual Meeting and Conference 2024 di Jakarta, Jumat (1/11/2024), menyatakan bahwa program wakaf uang bagi ASN Kemenag bersifat himbauan.

“Ini masih berupa anjuran, karena jika kita wajibkan, nanti ada risiko benturan,” ungkap Nasaruddin. Ia menambahkan, kewajiban yang diamanatkan bagi umat Islam adalah zakat, sedangkan wakaf uang tidak bersifat wajib, tetapi dianjurkan.

Nasaruddin, yang juga merupakan Imam Besar Masjid Istiqlal, menguraikan berbagai metode yang akan mempermudah masyarakat dalam membayar wakaf uang. Salah satunya adalah kerja sama dengan operator seluler untuk mengenakan kontribusi sebesar 10 persen dari tagihan layanan komunikasi sebagai wakaf uang.

Skema serupa rencananya juga akan diterapkan pada tagihan listrik (PLN) dan air bersih (PDAM). Selain itu, layanan pembayaran QRIS juga akan dioptimalkan untuk kemudahan masyarakat dalam menyalurkan wakaf tunai.

Menurut Nasaruddin, potensi wakaf dan sedekah sebenarnya jauh lebih besar dibandingkan zakat, terutama dalam pemanfaatannya yang lebih fleksibel. Ia menyebutkan bahwa pada masa Nabi Muhammad SAW, wakaf dan sedekah menjadi kegiatan yang lebih sering digalakkan dibandingkan zakat.

Dalam acara yang sama, hadir pula delegasi dari 43 negara sahabat yang berbagi pengalaman dalam pengelolaan zakat dan wakaf. Nasaruddin mengapresiasi berbagai inovasi dalam pengelolaan zakat dan wakaf di beberapa negara, seperti Malaysia, yang menerapkan insentif pajak bagi para wajib zakat.

“Di Malaysia, pembayaran zakat menjadi pengurang beban pajak, berbeda dengan di Indonesia yang baru sebatas pengurang pendapatan,” ujarnya.

Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kamaruddin Amin, turut memaparkan potensi besar zakat dan wakaf di Indonesia. Ia menyebut bahwa potensi zakat bisa mencapai lebih dari Rp 300 triliun, sementara wakaf uang diperkirakan mencapai Rp 180 triliun.

Kamaruddin menambahkan bahwa wakaf memiliki manfaat besar, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Selain membantu pengentasan kemiskinan, dana wakaf yang dikelola secara produktif dapat menjadi pilar penting dalam pembangunan fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur publik.

Menurutnya, potensi wakaf uang di Indonesia yang mencapai Rp 180 triliun setiap tahun adalah sumber daya luar biasa yang, jika dioptimalkan, bisa menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pencapaian pembangunan nasional.

Kamaruddin juga menyoroti aset tanah wakaf yang mencapai Rp 2.000 triliun namun sebagian masih belum diberdayakan secara maksimal. Ia berharap seluruh aset wakaf yang belum produktif dapat dimanfaatkan untuk usaha yang mendukung ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat luas.

“Wakaf bukan sekadar ibadah, tetapi juga solusi jangka panjang untuk kesejahteraan umat dan pembangunan bangsa,” tutupnya.

Sumber: bwi.go.id

Menteri Agama Himbau ASN Kemenag untuk Berwakaf Uang: Ini Bukan Kewajiban, tapi Anjuran Read More »

masjid dt eco 2 75,8%

Jelang Akhir Oktober 2024, Ini Progres Masjid DT Eco 2

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Kubah Masjid Rahmatan Lil Alamin Daarut Tauhiid Eco Pesantren 2 (Masjid DT Eco 2) terlihat sudah dilengkapi dengan makaranya.

Baik kubah utama, kubah anak area ikhwan, maupun kubah anak area akhwat terlihat artistik berwarna biru dengan makara berwarna emas, pada Jumat (25/10/2024).

Pengawas Pembangunan Masjid DT Eco 2 Putri Berliana Mileni mengatakan pekerjaan yang dikukan pada pekan terakhir Oktober 2024 meliputi pemasangan makara kubah anak (area ikhwan dan akhwat) dan ⁠pengerjaan kaligrafi plafond kubah utama.

Selain pekerjaan kubah, Putri mengatakan pekerjaan lainnya yang sedang dilakukan adalah pelesteran dinding samping mihrab, ⁠pemasangan dinding bata area gudang dan kamar mandi ikhwan, ⁠dan plesteran dinding lantai mezanin.

“Pekerjaan meliputi plesteran dinding samping mihrab, ⁠pemasangan makara kubah anak (area ikhwan dan akhwat), ⁠pemasangan dinding bata area gudang dan kamar mandi ikhwan, ⁠pengerjaan kaligrafi plafond kubah utama, dan ⁠plesteran dinding lantai mezanin,” kata Putri.

Ia menyebut progres Masjid DT Eco 3 sudah mencapai 75,802% per Ahad (20/10/2024), naik 1,15% dari pekan sebelumnya dengan progres 74,654%.

Putri mengatakan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan hingga Masjid DT Eco 2 rampung. Artinya, masih ada kesempatan berwakaf untuk pembangunan Masjid DT Eco 2.

Pembina DT KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengatakan, pembangunan Masjid DT adalah ladang amal bagai siapapun yang ingin mempersiapkan bekal terbaik untuk kelak di akhirat.

Bagi yang ingin berwakaf untuk pembangunan Masjid DT, bisa datang langsung ke kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Wakaf juga bisa ditransfer ke BSI 78221 78221 atau Bank Danamon Syariah 8800299615 atas nama Yayasan Daarut Tauhiid. Untuk informasi dan konfirmasi, bisa menghubungi call center Wakaf DT; 085 200 123 123. (AID)

Jelang Akhir Oktober 2024, Ini Progres Masjid DT Eco 2 Read More »

Gaza-dalam-gambar-porak-poranda.jpg

Wakaf DT Siap Salurkan Hasil Cash Waqf for Humanity (Palestine) untuk Bantuan Musim Dingin

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Serangan Israel ke Palestina sejak 7 Oktober tahun lalu belum berhenti. Anadolu, Media Turki, melaporkan genosida yang dilakukan Israel tersebut menewaskan hampir 50.000 warga Palestina dan membuat warga Palestina lainnya harus menempati tenda-tenda pengungsi di Gaza.

Wakaf Daarut Tauhiid (DT) mengggulirkan program Cash Waqf for Humanity (Pelestine) sebagai aksi untuk memberikan bantuan berkelanjutan untuk Palestina.

Manajer Program Wakaf Produktif Riyadi Suryana menjelaskan Cash Waqf for Humanity (Palestine) merupakan wakaf produktif yang hasilnya disalurkan untuk berbagai bantuan ke Palestina, seperti makanan, obat-obatan, air bersih, dan pakaian.

“Program ini di-launching pada November tahun kemarin. Ini menjadi aksi kita untuk memberikan bantuan yang berkelanjutan, karena wakaf ini pokoknya terus dikelola atau dioptimasliasi yang hasilnya nanti disalurkan ke sana (Palestina). Jadinya berkelanjutan,” jelas Riyadi saat ditemui di Kantor Wakaf DT pada Rabu (23/10/2024).

Riyadi mengungkapkan, hasil optimalisasi Cash Waqf for Humanity (Palestine) akan disalurkan untuk bantuan musim dingin pada Desember mendatang. Penyaluran bantuan musim dingin akan dilakukan dengan menggandeng DT Peduli.

Saat ini, dana wakaf yang terkumpul masih dalam proses diproduktifkan melalui bisnis peternakan kambing dan domba. Wakaf DT bekerja sama dengan Jawara Farm mengelola dana wakaf yang terkumpul untuk usaha ternak kambing perah yang hasilnya bisa dirasakan setelah satu tahun. Ia menyebut, hasil dari usaha ternak tersebut bisa mencapai 20% dengan pokok yang masih utuh.

“1 bulan pemilihan, 2 bulan kawin, 7 bulan bunting, 2 bulan menyusui, 2 bulan perah, 2 bulan menyusui; masa kosong. Selama 5 tahun. Per tahun Jual anak, per 2 bulan perah susu. Jadi masih dioptamalisasikan. Rencannya distribusi musim dingin, biasanya di Bulan Desember,” jelas Riyadi.

Dana wakaf yang terkumpul sebagian digunakan sebagai modal penyediaan hewan kurban domba yang dikelola Wakaf DT sendiri. Saat ini, Wakaf DT sedang menyiapkan domba untuk masa kurban di tahun mendatang.

Ia berharap semua bisa berjalan lancar, termasuk pengiriman bantuan pada Desember mendatang. Ia juga berharap, program Cash Waqf for Humanity (Palestine) bisa terus menjadi jalan untuk memberikan bantuan berkelanjutan sesuai dengan tujuannya.

“Semoga semua lancar. Saya mohon doa juga kepada semua semoga semua lancar dan berka,” pungkasnya. (AID)

Wakaf DT Siap Salurkan Hasil Cash Waqf for Humanity (Palestine) untuk Bantuan Musim Dingin Read More »

tandatangan tasnim dan Wakaf

Berinvestasi Akhirat dengan Berwakaf, Tasnim Properti Gandeng Wakaf DT

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Melakukan bisnis dan investasi di dunia jangan sampai melupakan investasi akhirat. Itulah yang menjadi prinsip Tasnim Properti, salah satu developer properti syariah di Indonesia. Mereka yakin, ada usia kedua, setelah kematian.

Mereka memilih wakaf untuk berinvestasi akhirat dengan menggandeng Wakaf Daarut Tauhiid (DT). Tasnim Properti menandatangani MoU dengan Wakaf DT pada Senin (21/10/2024).

Direktur Tasnim Properti Budi Susilo Setiawan meyebutkan, sebesar 1% dari setiap unit rumah yang terjual akan diwakafkan melalui Wakaf DT. akad wakaf dari Tasnim melalui Wakaf DT merupakan akad wakaf produktif.

“Karena kita bicara investasi, developer itu kan di properti berarti investasi dunia. Sedangkan bicara wakaf itu, investasi akhirat. Nah, jadi ketika kita diamanahi investasi dunia, tidak kita lupakan untuk investasi di akhirat. Jadi ini untuk menyiapkan usia kedua, usia dimana kita gak ada, tapi nama kita masih ada,” jelas Budi usai penandatanganan MoU.

Budi mengungkapkan, perusahaan yang dipimpinnya memegah teguh tiga nilai, yakni alami, Islami, pemberdayaan. Mereka berpegang teguh pada akad-akad syariah dan menghindari riba. Dalam hal pemberdayaan, mereka memilih wakaf untuk pesantren sebagai intrumennya.

Setiap ada projek pembangunan, lanjut Budi, Tasnim selalu menuanaikan wakaf dari hasilnya. Ketika di Bandung, mereka mengandeng Wakaf DT.

“Ini rutin, jadi setiap kita ada projek, ada wakaf. Jadi yang pertama kita ada wakaf pemberdayaan UKM, yang kedua kita ada wakaf pendidikan, yang ketiga yang kita rintis itu adalah wakaf hunian yang berkaitan kesehatan atau klinik ya. Itu biasa kita di Bogor kan. Ketika di Bandung ini, kita dengan Daarut Tauhiid. Wakaf yang kira rintis, di sini wakaf pendidikan dan wakaf pesantren,” ungkapnya.

Menurutnya, pesantren akan menjadi ruh dari komplek perumahan yang dibangunnya.

“Karena untuk menjaga suatu wilayah ruhnya itu. Kan kita developer, kalau sudah selesai kita bisa pergi. Tapi, di tempat itu biar ruhnya selalu ada, yang menjaganya itu apa? pendidikan. Pendidikan itu apa? ya Pesantren,” kata Budi.

Selain menjadi investasi akhirat akan akan menjadi bekalnya nanti, Budi berharap wakaf dari Tasnim bisa mendatangkan pertolongan Allah dan menjaga Tasnis agar selalu berada di jalan yang lurus.

“Harapannya dengan adanya wakaf ini, harapan kita semua tentunya, ada campur tangan Allah. Sehingga kita juga tidak jauh dari pertolongan Allah. Kita diluruskan, dibenarkan. Untuk urusan dimudahkan. Intinya kita ingin Allah selalu hadir dalam setiap usaha kita, dalah hidup kita,” pungkas Budi. (AID)

Berinvestasi Akhirat dengan Berwakaf, Tasnim Properti Gandeng Wakaf DT Read More »

BWI lantik bwi pematangsiantar

Wakil Ketua BWI Lantik Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Kota Pematangsiantar

WAKAFDT.OR.ID | PEMATANGSIANTAR -Wakil Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) Dr. KH. Ahmad Zubaidi, MA., Melantik  Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Kota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara di Gedung MUI Kota Pematangsiantar, Sabtu (19/10/2024).

Pembacaan Surat Keputusan Badan Wakaf Indonesia  Tentang  pengangkatan anggota Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Kota Pematangsiantar dilakukan Oleh Aripuddin Ketua Tim Caretaker  BWI wilayah Sumatera Utara.

Pada kegiatan itu, Ahmad Zubaidi menyampaikan bahwa dengan adanya acara pelantikan pengurus BWI Kabupaten Pematangsiantar adalah bentuk keterlibatan dalam melakukan kebaikan untuk penguatan di dunia perwakafan dan memproduktifkan asset wakaf.

“Kita patut bersyukur pada siang hari ini kita terlibat didalam kebaikan  yaitu melakukan penguatan di dunia perwakafan, memproduktifkan asset wakaf,” ujar Ahmad Zubaidi.

Ia juga menjelaskan menjadi pengurus wakaf harus bermanfaat kepada manusia yang lain seperti wakaf yang sudah dicontohkan oleh Rosululloh SAW, salah satunya ketika melakukan perjalanan, beliau membeli sebidang tanah di Yasrif dan membangun Masjid Aqso.

Warisan ini diteruskan oleh sahabat-sahabat Nabi. Hampir semua sahabat Nabi berwakaf. Sahabat Jabir menyampaikan tidak ada satupun sahabat Nabi yang tidak melaksanakan wakaf kecuali yang tidak mampu. Sunnah Rosul yang dampaknya luar biasa adalah Wakaf, hampir seluruh dakwah Islam ditopang oleh dana wakaf.

Menurutnya., tugas BWI sangatlah berat karena menghimpun dan mengelola asset wakaf yang belum produktif, maka dari itu kita semua harus merubah mindset tentang perwakafan, kita harus mempunyai mindset sebagai CEO wakaf (membaca, menangkap, dan menciptakan peluang) menjadi real power.

“Kita ingin BWI Kota Pematang Siantar menjadi agen perubahan melalui perwakafan, tugas kita adalah melakukan transformasi, asset yang begitu banyak menjadi profit untuk memotong mata rantai terlemah. Persoalan utama kita adalah Defisit Nazhir yang berkualitas, untuk itu, sertifikasi kompetensi nazhir menjadi keniscayaan, melipat gandakan expert di bidang pengelolaan asset umat,” katanya.

Di akhir sambutannya, Ahmad Zubai memberikan arahan kepada BWI Kota Pematangsiantar untuk menumbuhkan kesadaran public, menjadikan wakaf sebagai lifestyle melalui sosialisasi, literasi dan Gerakan wakaf uang dan melalui uang (Gerakan Indonesia Berwakaf), mengamankan (sertifikasi) dan memberdayakan (produktif) asset wakaf tanah, memperbanyak nazhir professional, serta memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama, Pemerintah daerah, ATR/BPN, dan lembaga pengelola asset umat;.

“Kita ingin masyarakat Kota Pematang Siantar punya bekal nanti, meningkatkan kesejahteraan, dan menjadikan Wakaf menjadi lifestyle serta menjadikan diri kita sebagai bagian dari Solusi dalm berbagai persoalan,” pungkasnya.

Adapun tamu undangan dalam kesempatan ini ialah PJ Walikota Kota Pematang Siantar, Kapolres Pematang Siantar, Kemenag Pematang Siantar, ATR/BPN Pematang Siantar, Pengadilan Agama Pematang Siantar, Kejaksaan Negeri Pematang Siantar, MUI Pematang Siantar, KUA se-Pematang Siantar, MUI se-Pematang Siantar, LKSPWU, Ormas Keagamaan, BWI Provinsi Sumatera Utara, dan BWI Kota Pematangsiantar.

Sumber: bwi.go.id

Wakil Ketua BWI Lantik Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Kota Pematangsiantar Read More »

WGTp

Gelar Wakaf Goes To Pesantren Pertama, Ketua BWI Sampaikan Perkembangan Wakaf Nasional

WAKAFDT.OR.ID | PROBOLINGGO – Dalam rangka melakukan sosialisasi, literasi dan edukasi wakaf produktif di kalangan pesantren, Divisi Humas, Sosialisasi dan Literasi (Husoli) Badan Wakaf Indonesia menggelar kegiatan Wakaf Goes To Pesantren (WGTP).

Divisi Husoli BWI menggelar WGTP perdana di  Pondok Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Rabu (16/10/2024). Kegiatan WGTP dibuka langsung oleh Ketua BWI Kamaruddin Amin.

Ketua Divisi Husoli Badan Wakaf Indonesia (BWI) Agus Priyatno menyampaikan latar belakang mengapa pihaknya memilih pesantren sebagai salah satu sasaran objek program peningkatan literasi wakaf.

“Indonesia ada 43.000 pesantren dan 22% nya di Jawa Timur, jadi kira-kira 13.000 pesantren di Jawa Timur. Ternyata, potensi pesantren yang sedemikian besar itu belum terkelola dengan baik, terutama pada potensi wakaf-wakafnya,” ujarnya.

Menurutnya, BWI telah menyediakan instrumen pendukung berupa wakaf uang melalui aplikasi digital guna menyongsong kesuksesan program tersebut.

Menguatkan, Sekretaris BWI Anas Nasikhin menyampaikan bahwa Pondok Pesantren Nurul Jadid merupakan pesantren pencetus awal dalam menyemarakkan gerakan Indonesia berwakaf masuk pesantren.

“Alhamdulillah Nurul Jadid, sebagaimana namanya “Cahaya Baru”, hari ini kita melalui sebuah kebaruan, yakni sebagai pesantren penggerak wakaf di Indonesia,” ungkapnya.

Dalam sejarahnya, lanjut Anas, Pondok Pesantren Nurul Jadid telah aktif dalam peran kemasyarakatan pesantren sejak dulu, yaitu terlibat dalam pembentukan Biro Pengembangan Pesantren dan Masyarakat.

Ketua BWI Kamaruddin Amin mengajak setiap elemen untuk terus mengambil langkah bersama secara cepat dalam menyukseskan program wakaf ini.

“Dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2024-2029, pembangunan agama yang telah kami diskusikan dalam RPJMN, menjadikan keuangan sosial atau zakat wakaf sebagai salah satu program prioritas,” terangnya.

Target itu, menurut Ketua BWI dimulai dari pesantren dengan melakukan pembentukan karakter santri agar menjadikan wakaf sebagai gaya hidup berderma, keinginan membantu yang lemah dan membutuhkan.

“Tantangan kita, cita cita kami semuanya, suatu saat gaya hidup berwakaf ini menjadi gaya hidup anak-anak muda. Hal itu kami mulai dari pondok pesantren. Berwakaf ini bukan persoalan mampu atau tidak mampu, akan tetapi ini persoalan tahu atau tidak tahu, persoalan ada fasilitas atau tidak ada fasilitas untuk melakukannya, persoalan literasi,” jelasnya.

Kepala Pondok Pesantren Nurul Jadid KH. Abdul Hamid Wahid setuju untuk mendukung akselerasi perkembangan wakaf sebagai salah satu kontribusi atau pilar pengembangan ekonomi masyarakat di Indonesia.

“Alhamdulillah pesantren dalam hal ini telah mendorong gerakan wakaf, kami mempunyai unit kerja Laziskaf yang sudah memulai gerakan wakaf ini kepada masyarakat. Kami merasa kegiatan ini sangat penting, Nurul Jadid siap menjadi bagian dari gerakan Indonesia berwakaf,” terangnya

Sumber: bwi.go.id

Gelar Wakaf Goes To Pesantren Pertama, Ketua BWI Sampaikan Perkembangan Wakaf Nasional Read More »

CWLS Seri SWR005

Pemerintah Kantongi Rp147 miliar dari Penjualan CWLS Ritel Seri SWR005

WAKAFDT.OR.ID | JAKARTA – Pemerintah mengantongi dana senilai Rp147,37 miliar dari penjualan Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Ritel Seri SWR005.

Dari nilai itu, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat pemesanan dari pewakaf (wakif) individu sebesar Rp36,37 miliar dan wakif institusi sebesar Rp110,99 miliar.

Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Tony Prianto dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis, mengatakan penerbitan sukuk ritel tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah untuk mendukung Gerakan Wakaf Nasional dengan mengembangkan wakaf produktif dan investasi sosial.

“Melalui SWR005, Pemerintah hadir untuk memfasilitasi para wakif uang baik yang bersifat temporer maupun permanen,” ujar Tony.

SWR005 diterbitkan dengan tenor dua tahun dan menawarkan tingkat imbalan floating with floor sebesar 6,50 persen per tahun.

Imbalan dari SWR005 ini akan disalurkan untuk program sosial yang berdampak pada kehidupan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Penyaluran imbalan tersebut akan dilakukan oleh Nazhir sebagai pengelola wakaf yang ditunjuk oleh Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU) dan disetujui oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) sebagai regulator dan pengawas Nazhir.

“Wakaf uang tersebut ditempatkan pada instrumen investasi yang aman dan produktif,” katanya pula.

DJPPR merinci penjualan SWR005 menjangkau 619 wakif yang terbagi menjadi 617 wakif individu dan 2 wakif institusi.

Wakif baru mencapai 535 wakif (86,43 persen) dari 619 wakif, dengan total pemesanan oleh wakif baru SWR005 sebesar Rp33,16 miliar.

Penjualan SWR005 melalui daring mencapai total Rp34,99 miliar dengan 589 wakif individu, sementara penjualan SWR005 melalui luring mencapai total Rp112,38 miliar dengan 28 wakif individu dan 2 wakif institusi.

Pegawai swasta mendominasi pemesanan wakif individu, baik dari sisi jumlah wakif (306 wakif atau 49,59 persen) maupun nominal pemesanan (Rp18,90 miliar atau 51,95 persen).

Berdasarkan generasi, jumlah wakif terbanyak berasal dari milenial yaitu sebanyak 340 wakif (55,11 persen). Sementara untuk nominal pemesanan terbesar berasal dari generasi X sebesar Rp18,90 miliar (51,95 persen).

Secara keseluruhan, SWR005 dapat menjangkau 24 provinsi di Indonesia. Jumlah wakif terbanyak berasal dari Indonesia Bagian Barat (selain DKI Jakarta), yaitu 389 wakif (63,05 persen), kemudian wilayah DKI Jakarta sebanyak 199 wakif dan Indonesia Tengah sebanyak 29 wakif.

Nominal pemesanan terbesar juga berasal dari Indonesia Bagian Barat (selain DKI Jakarta), yaitu sebesar Rp19,92 miliar (54,76 persen), kemudian wilayah DKI Jakarta sebesar 42,36 persen dan Indonesia Tengah 2,88 persen.

Sumber: Antara

Pemerintah Kantongi Rp147 miliar dari Penjualan CWLS Ritel Seri SWR005 Read More »

rwi dan wakaf dt wakaf produktif

Rumah Wakaf Indonesia dan Wakaf DT Berkolaborasi Kelola Dana Wakaf Produktif

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Ketua Yayasan Rumah Wakaf Indoneisa (RWI) Rendi Septian dan Direktur Wakaf Daarut Tauhiid (DT) Doddy Ekapriades Topan menandatangani MoU kerja sama pengelolaan dana wakaf produktif, pada Jumat (11/10/2024).

Rendi mengungkapkan, pengelolaan wakaf produktif diserahkan sepenuhnya kepada Wakaf DT dan RWI menjadi penyedia dana wakaf produktif yang akan dikelola. Sebagai langkah awal, kerja sama pengelolaan wakaf produktif akan dilakukan secara enam bulan.

Menurutnya, Wakaf DT sudah memiliki pengalaman dalam mengelola wakaf produktif sehingga dipercaya punya kapasitas untuk mengelola dana wakaf produktif.

“Alhamdulillah, hari ini kamu telah menyaksikan secara langsung prosesi tandatangan kerja sama dengan Wakaf DT, salah satunya adalah kami menitipkan sejumlah wakaf produktif dari Rumah Wakaf. Ini juga merupakan kolaborasi exercise antar nazhir, kenapa karena kami percaya Wakaf DT punya kapasitas dan punya banyak pengalaman,” tutur Rendi.

Rendi berharap kerja sama tersebut mendatangkan keberkahan dan menjadi awal banyak kolaborasi ke depannya, serta bisa mengajak banyak orang untuk berwakaf, terutama wakaf produktif.

“Serta kami ingin banyak berkolaborasi dan ke depannya juga bisa banyak berkolaborasi. Mudah-mudahan di kemudian hari kita bisa mengajak lebih banyak masyarakat untuk berwakaf, terutama produktif yang hasilnya bisa kita manfaatkan untuk aktivitas sosial. Mudah-mudahan banyak keberkahan yang bisa kita himpun,” lanjutnya.

RWI mengungkapkan, hasil dari wakaf produktif yang dikerjasamakan dengan Wakaf DT akan digukana untuk bantuan di sektor pendidikan dan ekonomi.

“Banyak sektor yang akan kami jangkau, di antaranya pendidikan, Mudah-mudahan hasil yang terhimpun bisa berkontribusi untuk pendiidkan, dan untuk ekonomi. Itu yang kami prioritaskan,” pungkas Rendi. (AID)

Rumah Wakaf Indonesia dan Wakaf DT Berkolaborasi Kelola Dana Wakaf Produktif Read More »

Grand Opening DTMP Sukses

Fasilitasi Jadi Agen Gerakan Kebaikan, Wakaf DT Buat Program Keagenan DT Memorial Park

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) menggulirkan program keagenan DT Memorial Park. Manajer Wakaf Produktif Riyadi Suryana menjelaskan, sistem kegenan DT Memoroal park merupakan kesempatan bagi siapa saja untuk ikut aktif dalam gerakan kebaikan karena mengajak dan menfasilitasi orang untuk mendapatkan akhir yang baik atau husnul khatimah.

“Kita menfasilitasi orang untuk mendapatkan husnul khatimah. Selain itu, dalam program ini juga kan ada wakafnya, jadi juga mengajak orang untuk berwakaf,” ungkapnya, Rabu (9/10/2024).

Selain ikut dalam gerakan kebaikan yang akan menjadi ladang amal berpahala, Riyadi menyebutkan beberapa keuntungan yang didapat ketika orang menjadi agen program DT Memorial Park, di antaranya ujroh yang bisa mencapai Rp1 juta per satu program dan jualah (bonus) dari mulai uang, umroh, hingga kendaraan.

“Insya Allah, ini juga bisa membantu untuk menambah pemasukan. Bahkan, bisa umroh dan dapat kendaraan. Jadi, ini kita diajak untuk jadi gerakan kebaikan yang dapat pahala, Insya Allah, dan dapat juga pemasukan. Luar biasa ini,” kata Riyadi.

Ia mengungkapkan, cara menjadi agen perogram DT Memorial Park sangat mudah. Bagi siapa saja yang ingin bergabung, bisa langsung bergabung ke grup Whatsapp agen; https://chat.whatsapp.com/Gy9hrCF8SXQ9bNhKx5BZ2N. Setelah bergabung dengan grup keagenan, semua informasi bisa didapatkan.

“Semoga ini bisa menjadi jalan atau washilah kita untuk mendapatkan pahala karena ikut mengajak orang untuk meraih husnul khatimah dan berwakaf. Insya Allah pahalanya mengalir. Dan juga membantu orang untuk mendapatkan tambahan pengahasilan,” pungkas Riyadi. (AIDI)

Fasilitasi Jadi Agen Gerakan Kebaikan, Wakaf DT Buat Program Keagenan DT Memorial Park Read More »