Wakaf Daarut Tauhiid

Pesantren Daarut Tauhiid

Berwakaf Terasa Berat? Begini Tips Mengatasinya

WAKAFDT.OR.ID — Salah satu program yang ditawarkan Daarut Tauhiid yaitu program wakaf yang dinaungi dibawah lembaga Wakaf DT. Berwakaf adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, karena berwakaf akan mendapatkan pahala yang terus mengalir.

Artinya: “Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan (dosa-dosa). (QS. Hud: 114).

ketika ingin berwakaf, berupayalah agar wakaf tersebut merupakan wakaf yang terbaik, agar diberikan balasan terbaik juga dari Allah Ta’ala. Semakin kita berusaha menyempurnakan amal, baik itu sedekah atau lainnya maka Allah akan melimpahkan lebih dari apa yang kita perjuangkan.

Berwakaf menunjukan seseorang memiliki jiwa sosial yang tinggi dan rasa taqwa yang begitu kuat pada Allah.

Pada dasarnya manusia tidak pernah lepas dari apa yang disebut sosial. Karena memang manusia itu merupakan makhluk sosial.

Yakni makhluk yang memerlukan orang lain, dalam konteks ini wakaf sebagai instrumen untuk membangun keadilan dan kesetaraan ekonomi dalam kehidpan bermasyarakat.

Namun sekarang masih banyak orang-orang yang belum memiliki empati atau tidak peka terhadap permasalahan sosial sekarang ini. Akibatnya tatanan sosial menjadi tidak seimbang.

Hal inilah yang menyebabkan terjadinya banyak kekacauan seperti pencurian, perampokan, pembunuhan, jual beli manusia, dan lain sebagainya.

Kenapa sebagian besar orang terasa berat dalam berwakaf, karena masih belum memahami dan menyakini secara penuh mengenai manfaat wakaf pasca kehidupan dunia.

Oleh karenanya, perlu tahapan bagi seseorang untuk terbiasa mengeluarkan infak atau wakaf. Setidaknya ada beberapa hal yang mesti dipahami, di antaranya ialah:

Pertama, menyakini bahwa adanya kehidupan setelah kehidupan di dunia dan apa yang kita memiliki di dunia bukanlah miliki kita, melainkan hanya titipan dari Allah Ta’ala.

Kedua, sebagai manusia akan menghadapi kehidupan akhirat, kita membutuhkan investasi amal sebagai syarat masuk ke dalam surga. Wakaf merupakan amalan yang besar timbangan pahalanya karena terus mengalir.

Ketiga, mulailah mengeluarkan harta dengan nominal skala kecil terlebih dahulu. Secara konsisten dan kontiyu dari hari ke hari. Sampai dibawah alam sadar kita menjadi habbit yang tidak terpisahkan. (Arga)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Berwakaf Terasa Berat? Begini Tips Mengatasinya Read More »

Lunturnya Tradisi Membaca Dari Umat Islam

WAKAFDT.OR.IDTanpa disadari ada tradisi yang hilang dari umat Islam, yaitu tradisi membaca untuk memperkaya pengetahuan.

Membaca merupakan salah satu jalan untuk memberantas kebodohan agar menjadi berpengetahuan. Hal tersebut dipertegas dengan turunnya ayat Al-Qur’an:

اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ.

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,” (QS. Al Alaq: 1)

Meskipun pada hari ini teknologi semakin maju dan canggih, namun tidak menjamin kualitas manusia memiliki ilmu yang tinggi dan mendalam.

Padahal dalam Islam orang-orang yang berilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah Ta’ala. Karena ilmu adalah sesuatu hal yang mahal untuk diperoleh, baik mahal secara waktu maupun mahal secara biaya.

Apa yang kita lihat dari peradaban Islam pada masa lalu merupakan wujud dari kayanya pengetahuan dengan lahirnya ilmuwan-ilmuwan yang cerdas dan pembangunan beberapa perpustakaan Islam.

Bahkan saat itu, Islam menyebar sampai ke Eropa, Rusia, Afrika hingga Asia, dan dikenal tak hanya ilmu agama saja, akan tapi juga ilmu lain seperti kedokteran, astronomi, dan lain sebagainya.

Di zaman Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, para shahabat bukan saja hanya mendengarkan wahyu atau pelajaran-pelajaran hidup yang disampaikan Nabi.

Bagi para sahabat yang tidak ikut dalam majelis Rasulullah, maka akan membaca wahyu yang ditulis dari sahabat yang lain, selain juga bertanya dan mendengar secara langsung dari sahabat yang ikut dalam majelis.

Di situ kandungan wahyu dan hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam secara efektif dikaji.

Inilah tonggak awal tradisi intelektual dan gambaran terbaik sebuah lembaga belajar mengajar dalam Islam.

Ribuan hadits berhasil dipelajari dan dicatat oleh mereka yang belajar kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Maka jangan heran, bila sepeninggal Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, lahirlah para tokoh-tokoh besar yang hafal ribuan hadits seperti Abu Hurairah, Abu Dzar Al-Ghifari, Salman Al-Farisi, ‘Abdullah ibn Umar, ‘Abdullah ibn Mas’ud dan lainnya ridwanullah ta’ala anhum ajmain.

Satu fakta yang tidak bisa terbantahkan bahwa anak-anak Indonesia hanya ada 1 dari 10 anak yang memiliki minat baca, dan 9 dari 10 anak Indonesia lebih menyukai untuk menonton televisi.

Ada perasaan miris, kecewa, dan sedih, terlebih lagi masyarakat Indonesia mayoritas menganut agama Islam. Di mana seharusnya umat Islam memiliki semangat membaca yang tinggi.

Hal ini tentu menjadi tugas kita semua, karena boleh jadi kita juga termasuk orang yang malas untuk membaca.

Bagaimana mungkin anak-anak akan suka membaca jika orangtuanya dan lingkungan sekitarnya tidak suka membaca juga.

Islam bisa tersebar luas salah satunya adalah melalui ilmu pengetahuan yang disusun oleh para pendahulu kita yang memiliki semangat belajar dan membaca tinggi. (Wahid/Arga)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Lunturnya Tradisi Membaca Dari Umat Islam Read More »

Aa Gym: Begini Cara Menyikapi Masa Pensiun

WAKAFDT.OR.IDSiklus kehidupan manusia itu ada masa menjadi bayi, masa anak-anak, dewasa, lalu berumah tangga, kemudian dikarunia anak, dan kita akan menghadapi babak atau masa pensiun. Seperti itulah siklus kehidupan ini.

Masa pensiun adalah masa yang indah dan berkah jika kita mampu memaknainya sebagai momentum untuk mengevaluasi diri dengan baik.

Inilah waktunya bagi kita untuk memperbaiki yang salah dan melengkapi yang kurang dari episode kehidupan kita.

Sehingga bisa mencapai akhir kehidupan kita dengan sukses. Tahukah kita seperti apa kesuksesan itu? Hidup yang sukses yaitu mati dengan husnul khotimah, akhir hayat yang baik.

Kalau kita salah menyikapi masa pensiun, maka akan membuat diri semakin tegang, akan didramatisasi pikiran, memikirkan sesuatu hal yang tidak perlu, dan membayangkan sesuatu yang membuat diri semakin sengsara.

Masa pensiun akan menjadi berkah atau musibah itu tergantung oleh sikap kita. Kalau kita menganggap bahwa masa pensiun adalah sebuah perjalanan episode kehidupan.

Layaknya dari TK ke SD, SMP ke SMA, dan seterusnya maka kita akan menyadari bahwa itu hanyalah tentang sebuah perpindahan masa belaka.

Kita harus belajar siap untuk menerima kenyataan yang tidak cocok dengan keinginan kita, karena mustahil semua keinginan kita akan terpenuhi.

Mungkin tidak semua orang siap untuk pensiun, tapi itulah kenyataan hidup yang harus diterima, karena tidak ada perusahaan yang menerima orang-orang yang secara umur sudah mesti pensiun karena tidak produktif lagi bekerja.

Kalau kita bisa memberikan pandangan positif terhadap pensiun, maka kita akan bersyukur karena kita akan mempunyai waktu jauh lebih luang untuk memperbanyak waktu dalam beribadah,.

Karena mungkin selama ini kita banyak melakukan hal-hal yang tidak perlu, banyak melakukan yang tidak ada manfaatnya karena terikat situasi.

Masa pensiun adalah masa merdeka untuk berbuat sebanyak mungkin, maka lakukan yang terbaik dan maksimal waktu yang ada.

Semoga kita termasuk orang-orang yang bisa menyikapi setiap episode kehidupan ini, karena kehidupan ini pada dasarnya adalah berpindah dari satu episode ke episode berikutnya, hingga saatnya nanti meninggal. Wallahu a’lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Begini Cara Menyikapi Masa Pensiun Read More »

Alhamdulillah, Pembangunan Masjid DT Al-Hadi Serua Segera Usai

WAKAFDT.OR.ID | TANGERANG – Alhamdulillah, pembangunan Masjid DT Al-Hadi Serua telah berprogres sejauh 98%. Masjid ini berlokasi di jalan Sukamulya, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Pengerjaan saat ini dalam tahap finishing, yakni; perapihan bagian depan masjid dan penghijauan. Memiliki luas 2.200 m2, masjid tersebut mampu menampung sebanyak 3000 jamaah.

Masjid Al-Hadi memiliki tiga lantai, di antaranya; lantai satu sebagai ruang serbaguna, sedangkan lantai dua dan tiga sebagai ruang utama sholat.

Bangunan ini diharapkan rampung pada September 2023, dan dapat melakukan serah terima pada akhir September 2023.

Masjid Al-Hadi Serua akan digunakan sebagai penunjang sarana ibadah bagi para jamaah sekitar, santri dan juga civitas Azkia Islamic School.

Masjid ini berada diatas Kawasan Wakaf Terpadu Pesantren Daarut Tauhiid Indonesia (PDTI) Serua.

PDTI Serua miliki beberapa fasilitas yang telah lama beroperasi, di antaranya; asrama putra dan putri, ruang kelas putra dan putri, pos kesehatan pesantren (poskestren), ruang observasi, dapur, saung, lapangan olahraga dan lapangan parkir. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Alhamdulillah, Pembangunan Masjid DT Al-Hadi Serua Segera Usai Read More »

Masuki Tahap Awal, Panitia Pembangunan Masjid Eco 3 Kuningan Tentukan Arah Kiblat

WAKAFDT.OR.ID | KUNINGAN – Setelah mendapat izin pembangunan untuk Masjid Eco Pesantren 3 DT. Selanjutnya dilakukan penentuan arah kiblat pada (19/09/2023).

Masjid Eco 3 Kuningan berlokasi di Desa Cisantana, Paluntungan, Kabupaten Kuningan.

Penentuan arah kibat tersebut dilaksanakan oleh Kemenag yang diwakili Kementerian Urusan Agama (KUA) Kabupaten Kuningan.

Kegiatan Penentuan Arah Kiblat ini turut disaksikan oleh Panitia Perencana Pengawas dan Pelaksana Pembangunan.

Ketua Monitoring dan Pembangunan Daarut Tauhiid, Bhekti turut meninjau penentuan arah kiblat tersebut.

Metode yang digunakan dalam penentuan kiblat ini menggunakan metode berdasarkan bayangan Matahari.

Setelah usai, hasil penentuan arah kiblat ini ditanda tangani oleh KUA Kemenag Kabupaten Kuningan, juga panitia Panitia Perencana Pengawas dan Pelaksana Pembangunan.

Adapun progres terbaru pembangunan kawasan Wakaf Eco Pesantren 3 Kuningan sedang dilakukan pengerjaan cut and fill, pekerjaan pembuatan jalan dan dilanjutkan pengerjaan pembangunan masjid.

Di Kawasan Wakaf Terpadu Eco 3 Kuningan ini rencananya akan dibangun Masjid, Ruang Sekolah dan Asrama santri. (Ruli/Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Masuki Tahap Awal, Panitia Pembangunan Masjid Eco 3 Kuningan Tentukan Arah Kiblat Read More »

Alhamdulillah, Masjid Eco Pesantren 2 DT Mulai Pembangunan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Alhamdulillah, tahap demi tahap pembangunan Masjid Eco 2 telah terlaksana. Setelah mengantongi perizinan, Daarut Tauhiid bergegas melaksanakan tahap pembangunan selanjutnya.

Seusai sosialisasi dengan warga sekitar, panitia Monitoring dan Pengendalian Pembangunan (Monpem) DT segera melaksanakan tahap awal pembangunan, yakni membuat bedeng (rumah singgah) bagi para pekerja.

Dimulai sejak Senin (11/9/2023), tahap pembangunan bedeng ini direncanakan rampung pada Kamis, (21/9/2023).

Setelah itu, pengerjaan dilanjutkan dengan tahap awal pembangunan masjid, yakni pemasangan bouwplank, pembatas area pengerjaan proyek bangunan.

Pada tahap awal ini juga ditentukan sumber mata air. Sebanyak 18 pekerja dikerahkan dalam pembangunan tahap awal ini.

Masjid Eco 2 berlokasi di Kampung Nyampay, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Tidak hanya masjid, lahan wakaf ini juga rencananya akan dibangun kawasan Pesantren Eco 2 Daarut Tauhiid Bandung.

Pembangunan masjid ini menjadi salah satu upaya Pesantren Daarut Tauhiid untuk hadir ditengah masyarakat, sebagai syiar. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Alhamdulillah, Masjid Eco Pesantren 2 DT Mulai Pembangunan Read More »

Sampaikan Potensi Wakaf, Nadzir: Wakaf Dapat Dunianya, Akhiratnya Juga Dapat

DAARUTTAUHIID.ORG | BANDUNG – Kalau hanya dipakai begitu saja sudah manfaat, tapi kalau kita tingkatkan lagi dengan program wakaf produktif potensinya akan luar biasa.

Hal ini dikatakan Dr. Yunus Zainuddin M.Pd. Nadzir Wakaf DT, pada siaran langsung MQTV, Rabu 13 September 2023 lalu.

Dalam siaran langsung bertajuk ‘Potensi Wakaf untuk Umat’ tersebut, Yunus memaparkan beragam potensi yang dihasilkan wakaf untuk kesejahteraan hidup umat.

Ia mengatakan, wakaf merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial dan ekonomi umat, dimana pokok dari wakaf tersebut ditahan sementara hasilnya disebarluaskan.

“Diharapkan wakaf dapat memberi kebermanfaatan kepada sebanyak-banyaknya untuk umat.” ujarnya.

Yunus menyebut, potensi wakaf uang di Indonesia mencapai 180 Triliun per tahunnya. Sementara, wakaf aset di Indonesia mencapai 414.829 lokasi dengan luas 55.259 hektar.

Namun sayangnya, baru 30% aset wakaf tersebut dapat dikelola. Hal inilah yang membuat pemerintah dan nazhir gencar menyebar literasi wakaf terkhusus wakaf uang kepada umat.

Mengingat potensi wakaf dapat menunjang kesejahteraan perekonomian umat.

Ia menyampaikan, Wakaf DT tengah berupaya menggerakkan wakaf produktif salah satunya berupa Wmart.

Wmart merupakan sektor bisnis minimarket yang berasal dari dana Wakaf dan dikelola oleh nazhir.

Sementara itu, sebesar 50% penghasilan Wmart akan disebarkan luaskan kepada mauquf ‘alaih (penerima manfaat).

Disamping itu, ia menambahkan Wakaf DT juga sedang mengembangkan ternak ayam Paranje. Hal ini sebagai upaya memproduktifkan aset wakaf berupa lahan.

“Kita ternak ayam untuk memenuhi kebutuhan santri dan eksternal. Hal ini menggunakan dana wakaf,” ulasnya.

Tidak hanya bersifat permanen, wakaf aset juga dapat berjangka.

Yunus memaparkan, bahwasanya wakaf berjangka yaitu dengan mewakafkan aset untuk jangka waktu tertentu, namun aset tersebut tetap menjadi kepunyaan pemiliknya. Meskipun berjangka, wakaf jenis ini tak kalah bermanfaatnya untuk umat.

Di penghujung siaran, Yunus menuturkan bila saat ini wakaf telah menjadi gaya hidup dengan segala kemudahan yang ada.

Berwakaf tidak terpatok pada nominal dan aset yang besar, bahkan dalam jumlah yang kecil saja sudah dapat berwakaf dan menyalurkan seluas-luasnya maslahat kepada umat.

Ia juga mengajak kepada umat untuk menggaya hidupkan wakaf, dimanapun, kapanpun dan berapapun.

“Keunggulannya dengan mengembangkan wakaf ini, kita dapat dunianya, Insya Allah sudah mempersiapkan akhiratnya,” pungkasnya. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


DAARUTTAUHIID.ORG

Sampaikan Potensi Wakaf, Nadzir: Wakaf Dapat Dunianya, Akhiratnya Juga Dapat Read More »

Aa Gym: Tidak Semua Perbuatan Baik Membuat Hati Tenang

WAKAFDT.OR.IDApakah setiap perbuatan baik itu akan membahagiakan kita? Belum tentu. Sangat tergantung dengan niatnya. Kalau ikhlas maka akan bahagia, kalau kurang ikhlas maka kurang bahagia, dan kalau tidak ikhlas maka tidak bahagia.

Kalau sudah tidak bahagia makanya hatinya tidak akan tenang. Berbuat baik itu bagian dari akhlak yang mulia. Kalau orang yang memiliki akhlak baik maka hatinya pasti tenang dan tentram.

Kalau ada yang merasa sudah melakukan perbuatan baik tapi hatinya tidak tenang dan mudah merasa kecewa maka perlu dicek kembali bagaimana niat dan isi hatinya.

Misalkan suatu saat ibu memasak buat suami, sudah dipersiapkan dengan sebaik mungkin dengan masakan yang enak. Tapi seorang suami malah sudah makan diluar rumah.

Bagaimana perasaan seorang istri? Pasti kecewa. Kenapa istri merasa kecewa? Karena istri melakukannya untuk suami bukan karena Alloh Ta’ala.

Kita harus meriyadhoh dalam melurukan niat, agar niat kita tidak melebar kemana-mana, tetap konsisten dan istiqomah hanya untuk Alloh semata.

Jangan pernah mengharap-harap apapun dari makhluk, kalau mengharap pada makhluk pasti akan kecewa pada waktunya.

Kalau kita tidak meriyadhoh niat kita dengan menghindari dan melatihnya secara serius maka habislah semua amalan kita dan tidak akan menjadi pahala.

Jadi bagaimana caranya untuk menghindari hal tersebut? Maka kuncinya adalah ikhlas. Hanya orang ikhlas yang tidak bisa ditipu oleh syaitan.

Salah satu cara ikhlas ialah jangan ingin dipuji dan jangan takut dicaci. Kalau dipuji kita semangat dan tidak dipuji kita tidak semangat, maka pasti amal tersebut bukan karena Alloh Ta’ala.

Pada dasarnya setiap pujian itu tidak akan mengubah apapun, begitu juga kalau dicaci tidak akan mengubah apapun, yang jelek tetap jelek dan yang keren tetap keren.

Pada intinya tetap kembalikan hati kepada Alloh, karena Alloh yang maha melihat dan mengetahui isi hati kita. Kepada siapa hati kita terpaut? Kepada Alloh atau bukan?

Kalau bukan kepada Alloh maka pasti hati kita juga tidak akan tenang selama-lamanya, pasti akan gelisah terus-menerus. Wallahu a’lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Tidak Semua Perbuatan Baik Membuat Hati Tenang Read More »

Sebanyak 200 Peserta Hadiri Cooking Demo di Ponpes Daarut Tauhiid

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Koperasi Pemberdayaan Umat (Kopmu) DT berkolaborasi dengan DT Peduli, Prochiz serta Kampung Wirausaha Garuda food gelar cooking demo pada (14/9/2023).

Kegiatan ini berlangsung di gedung serbaguna Daarul Hajj, Kawasan Wakaf terpadu Daarut Tauhiid.

Sebanyak 200 peserta alumni Program Kampung Wirausaha, hadir dalam kegiatan tersebut yang berasal dari berbagai majelis ta’lim se-Bandung Raya.

Dikesempatan ini, para peserta diedukasi dalam pembuatan olahan ringan untuk ide usaha maupun camilan rumahan.

Tampak antusiasme para peserta dalam demo memasak tersebut, tak hanya mendapat ilmu para peserta yang beruntung juga mendapatkan doorprize.

Dodi Sekretaris Kopmu DT yang menjadi Penanggung Jawab acara mengatakan harapannya terkait kegiatan cooking demo tersebut.

“Harapannya, dengan adanya cooking demo ini para peserta dapat mengaplikasikan ilmu pengolahan yang didapat, sehingga menjadi peluang usaha dan ilmu baru bagi para ibu rumah tangga,” ujarnya.

Telah bekerja sama sejak 2019, DT dipercaya PT. Garuda food sebagai mitra kerjanya. Pola pendampingan yang terstruktur dan komunikatif menjadikan kerjamasama Program Kampung Wirausaha ini sukses dijalankan.

“Mudah-mudahan kerjasama ini terus berlanjut sehingga banyak menebar manfaat kepada umat,”ujar Dodi Sekretaris Kopmu DT dan Penanggung Jawab Acara.

Nunung, Alumni peserta Program Kampung Wirausaha mengatakan, selama mengikuti program banyak manfaat yang ia dapat, seperti halnya pengalaman, wawasan dan juga materi. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Sebanyak 200 Peserta Hadiri Cooking Demo di Ponpes Daarut Tauhiid Read More »

Wakaf DT dan BSI Kolaborasi Tingkatkan Kualitas UMKM

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid (DT) berkolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) adakan Sosialisasi Program Peningkatan UMKM pada (13/9/2023) di Gedung Daarul Hajj, Kawasan Wakaf Terpadu Daarut Tauhiid Bandung.

Sejumlah 13 perwakilan pelaku UMKM yang menjajakan usahanya di lingkungan Pesantren DT hadir dalam kegiatan tersebut.

Tampak hadir Manajer Wakaf Produktif Riyadi Suryana, Branch Manager BSI KCP Setrasari Bandung, Indra Andrian dan jajarannya.

Dikesempatan itu, Riyadi menyampaikan terkait program wakaf produktif yang sedang digeluti oleh sebagian pelaku UMKM tersebut.

Ia mengatakan, hasil dari wakaf produktif akan dimanfaatkan untuk kepentingan sosial, seperti halnya beasiswa pendidikan, juga menunjang pengembangan dakwah DT.

“Jadi siapapun yang bertransaksi dalam program wakaf produktif ini, maka satu, ia sudah berwakaf dan yang kedua, dari putaran wakafnya itu akan menunjang kegiatan dakwah Daarut Tauhiid,” ulasnya.

“Mudah-mudahan dari wakaf produktif ini kita bisa menyisihkan penghasilan untuk kebutuhan operasional Masjid Daarut Tauhiid,” tambahnya.

Dikesempatan yang sama, Indra Andrian Branch Manager BSI KCP Setrasari Bandung, memaparkan produk digital BSI yang dapat menunjang usaha pelaku UMKM di era digital ini.

Produk tersebut diantaranya, QRis untuk pembayaran, BSI Smart sebagai layanan transaksi agen-agen perbankan dan produk lain seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) ataupun gadai emas atau cicil emas.

Ia mengatakan, pentingnya penggunaan QRis sebagai media pembayaran pada era digital saat ini, sebab dinilai lebih efektif, aman dan dapat terhindar dari tipuan uang palsu.

Tampak antusiasme para peserta ketika sesi diskusi, silih berganti para pelaku UMKM tersebut mengutarakan pertanyaannya kepada narasumber.

Pada moment sosialisasi tersebut, para pelaku UMKM diberi fasilitas pembuatan Qris secara gratis juga pembukaan rekening BSI.

“Harapan kami semoga para UMKM ini bisa lebih berkembang usahanya dan sekaligus mengarahkan mereka bisa berwakaf di DT seiring dengan peningkatan ekonomi,” pungkas Indra. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Wakaf DT dan BSI Kolaborasi Tingkatkan Kualitas UMKM Read More »