Wakaf Daarut Tauhiid

Pesantren Daarut Tauhiid

Masuki Pekan ke-31, Pembangunan Gedung Wakaf Produktif DT Capai 82%

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Alhamdulillah, Progres terbaru pembangunan gedung Wakaf Produktif telah mencapai 82 persen. Gedung ini berlokasi di Geger Suni II, No. 2, Jalan Gegerkalong Girang, Sukasari, Bandung.

Memasuki pekan ke-31, kondisi bangunan saat ini dalam tahap pekerjaan arsitektur, elektrikal dan plumbing.

Dibangun sejak Maret 2023, pembangunan ditargetkan usai pada November 2023 mendatang.

Gedung seluas 234 m2 ini memiliki 4 tingkat bangunan. Lantai dasar diperuntukkan sebagai lahan parkir, lantai pertama sebagai usaha foodcourt, lantai kedua sebagai kantor, lantai tiga dan empat sebagai asrama/kost putri.

Memiliki panjang 18 m2 dan lebar 13 m2, bangunan ini berada di atas lahan wakaf yang diproduktifkan.

Gedung ini merupakan pemanfaatan lahan wakaf menjadi lahan wakaf produktif.

Berada di lokasi yang strategis, gedung ini akan menjadi lahan bisnis foodcourt yang mampu menampung sebanyak 24 gerai. Selain itu, gedung ini juga akan berisi kost/asrama putri.

Pembangunan foodcourt diperuntukkan bagi pelaku UMKM atau para pedagang yang ingin menjajakan usahanya.

Diharapkan, adanya gedung Wakaf Produktif ini memberi banyak kemaslahatan bagi umat. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Masuki Pekan ke-31, Pembangunan Gedung Wakaf Produktif DT Capai 82% Read More »

Pembangunan Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan Masuki Tahap Pengecoran Jalan

WAKAFDT.OR.ID | KUNINGAN – Pembangunan tahap awal Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan telah dimulai sejak awal Juli 2023.

Penentuan arah kiblat bersama Kemenag pun telah selesai dilaksanakan pada pertengahan September lalu.

Perkembangan terbaru pembangungan Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan dalam pembuatan jalan masuk, dari Jalan Raya Cisantana-Patulungan menuju lahan masjid.

Sampai saat ini, proses pengerjaan jalan telah sampai pada titik pembuatan trak roda mobil.

Adapun tahap selanjutnya akan dibangun DPT (Dinding Penahan Tanah) dan memulai untuk pembangunan masjid.

Berada di lahan wakaf seluas 5 hektar, Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan berlokasi di Desa Cisantana, Paluntungan, Kabupaten Kuningan.

Di Kawasan Wakaf Terpadu Eco Pesantren 3 Kuningan ini rencananya akan dibangun Masjid dan Pesantren Daarut Tauhiid Indonesia (PDTI).

Dalam pembangunannya, kawasan tersebut akan tetap menjaga kehidupan hutan sekitar, karena lokasi pembangunan berada di dekat kawasan hutan gunung Ciremai. (Novi/Wahid)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Pembangunan Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan Masuki Tahap Pengecoran Jalan Read More »

Alhamdulillah, Aa Gym Resmikan Masjid Rahmatan Lil’alamin DT Lubuklinggau

WAKAFDT.OR.ID | LUBUKLINGGAU – KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) Pembina Pondok Pesantren Daarut Tauhiid telah resmikan Masjid Rahmatan Lil‘alamin DT Lubuklinggau pada (17/9/2023).

Selain meresmikan masjid itu, Aa Gym juga memberikan tausiyahnya kepada para hadirin yang hadir di sana.

Peresmian tersebut dihadiri oleh Perwakilan Pengurus Yayasan DT Yunus Zaenudin, Ketua Monitoring dan Pengendalian Pembangunan (Monpem) Bhekti serta Jajaran Manajemen DT Peduli.

Masjid Rahmatan Lil’alamin DT Lubuklinggauitu berlokasi di Jalan Lingkar Selatan Rahmah, Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1, Kota Lubuklinggau Propinsi Sumatera Selatan.

Saat ini progres pembangunan masjid telah mencapai 60 persen, dan telah menjadi fasilitas para santri Baitul Quran untuk belajar dan menghafal Al-Quran.

Lahan wakaf seluas 19.000 m2 tersebut akan dibangun menjadi kawasan Pesantren Daarut Tauhiid Lubuklinggau.

Masjid DT Lubuklinggau ini, dimanfaatkan untuk sarana beribadah juga wisata religi bagi warga sekitar dan para santri. (Ahmad/Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Alhamdulillah, Aa Gym Resmikan Masjid Rahmatan Lil’alamin DT Lubuklinggau Read More »

Perluas Sektor Wakaf Produktif, Tim Wakaf DT Tinjau Aset Wakaf Produktif

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Nazhir wakaf bersama tim wakaf produktif DT laksanakan peninjauan lokasi aset wakaf produktif pada (3/10/2023).

Berlokasi di jalan Cikutra Barat Kota Bandung, aset wakaf tersebut berupa bangunan yang rencananya akan dimanfaatkan sebagai Wmart dan workspace.

Ditemani oleh para wakif, tim wakaf DT meninjau langsung bangunan tersebut yang berada di daerah strategis dan potensial. Diperkirakan aset wakaf tersebut bernilai lima hingga enam Milyar rupiah.

Wakaf produktif ialah membangun unit atau mitra usaha, di mana mitra tersebut akan melaksanakan program wakaf produktif tersebut secara teknis, dan nantinya akan ada bagi hasil dengan mitra itu sendiri.

Adapun skema kerjasama tersebut akan dilaksanakan dalam jangka satu tahun, setelah dievaluasi akan diputuskan apakah akan dilanjutkan atau diakhiri kerjasamanya.

Hasil wakaf produktif terbagi menjadi tiga bagian, yakni penghasilan 50 persen untuk mauquf alaih, 40 persen untuk operasional aset dan 10 persen untuk operasional nazhir.

Hal ini sebagai bentuk perhatian DT kepada masyakarat luas khususnya masyarakat menengah kebawah, diharapkan Wakaf Produktif DT dapat menjadi solusi bagi permasalah ekonomi di negara ini. (Ahmad/Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Perluas Sektor Wakaf Produktif, Tim Wakaf DT Tinjau Aset Wakaf Produktif Read More »

Masjid DT Al-Latief Perth Semakin Makmur, Ini Pesan Ustadz

WAKAFDT.OR.ID | Perth – “Subhanallah, 8 kilo mereka tempuh untuk mengerjakan sholat berjamaah di masjid, ini menjadi pelajaran ke kita bahwa mereka sangat semangat sekali untuk datang ke masjid dan memakmurkan masjid.”

Hal ini dikatakan ustadz Fahruddin, Ketua Yayasan DT ketika ditemui tim MediaDT pada (3/10/2023) di kantornya.

Ia mengatakan jamaah di Perth, Australia begitu antusias untuk menunaikan sholat masjid berjamaah di Masjid DT Al-Latief tersebut.

Masjid yang berasal dari bangunan gereja tersebut hingga kini telah mendapat perizinan sejauh 90 persen.

Meski begitu, Masjid Al-Latief belum dapat merenovasi maupun memperluas bangunan dikarenakan persentase legalitas belum sampai 100 persen.

“Nama masjid belum diizinkan untuk dipasang karena izinnya baru 90 persen, disana secara legal harus selesai termasuk perizinannya harus sudah selesai terlebih dahulu, ketika 100 persen baru bisa pasang plang Masjid,” ujar ustadz.

“Jika sudah keluar izinnya maka perluasan, perubahan bentuk masjid akan dipermudah, karena disana legalitas menjadi hal yang sangat penting,” tambahnya.

Namun, hal ini sama sekali tidak menyurutkan semangat jamaah untuk menunaikan sholat berjamaah disana.

Bahkan, jamaah semakin antusias untuk memakmurkan masjid. Tidak hanya menunaikan sholat, para jamaah dengan suka rela turut mengurus operasional masjid Al-Latief tersebut.

“Masjid disana makmur karena diurus secara bersama-sama, contoh ketika sholat jumat yang datang lebih awal membantu menggelar tikar diluar, memasang tenda, dan lain sebagainya.”

“Siapapun yang ingin khidmat datang diawal, dan mereka semua tidak digaji karena mereka ingin menjadi jalan agar masjid itu makmur, sholat pun nyaman,” tutur ustadz.

Di juluki Masjid Ramah Anak

Kemakmuran masjid DT Al-Latief dirasakan oleh semua kalangan, termasuk anak-anak. Menariknya para jamaah menjuluki masjid ini sebagai masjid ramah anak.

“Bahkan masjid kita disana dikenal dengan masjid ramah anak, saya menanyakan kepada jamaah yang membawa anak, ketika ditanya ke anaknya, apa yang memotivasi anda sehingga senang datang ke masjid? lalu anak menjawab bisa bertemu, bermain dengan teman dan sholat berjamaah di masjid.”

Masjid DT Al-Latief, memiliki tempat bermain yang luas bagi anak-anak, hal ini sebagai fasilitas bagi anak-anak agar betah berada di masjid.

“kita mempersilahkan bagi orang tua yang memiliki anak untuk mengajak anaknya ke masjid, mereka bisa bermain di area masjid,” kata ustadz.

Telah Miliki Santri Tahfidzul Quran

Tiap hari masjid tersebut juga diramaikan oleh jamaah yang notabene mengikuti program Baitul Quran DT.

“Sedang berlangsung program baitul quran, yang terjadwal pagi siang dan sore setiap harinya.

“Kita juga sudah membeli rumah yang ada disekitar masjid yang juga digunakan untuk belajar, membaca Quran dan sebagainya.”

Diakhir, ustadz mengutarakan rasa syukurnya kepada Allah dan berterimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam lahirnya masjid Al-Lathief Perth, Australia.

“Alhamdulillah, terimakasih bapak ibu yang baik mohon dukungannya, mudah-mudahan Masjid DT yang ada di Perth ini secara legalitas segera bisa 100 % perizinannya,” ungkapnya.

“Dan mudah-mudahan area-area yang ada disekitar dapat kita perluas sehingga masjid perth bisa lebih banyak menampung jamaah sholat dan kegiatan keagamaan lainnya.” pungkas ustadz. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Masjid DT Al-Latief Perth Semakin Makmur, Ini Pesan Ustadz Read More »

Wakaf DT Resmikan Lahan Wakaf Produktif, Nazhir: InsyaAllah untuk Lahan Peternakan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Lembaga Wakaf Daarut Tauhiid (DT) telah meresmikan lahan wakaf produktif di kampung Peuris Girang, RW. 11, desa Jagabaya, Kec. Cimaung, Kab. Bandung.

Berlangsung pada (13/10/2023), peresmian tersebut dihadiri oleh Kepada Desa dan perangkatnya, penduduk sekitar, Nazhir Wakaf DT dan Bendahara Yayasan DT Peduli.

Nazhir Wakaf DT, Yunus Zainuddin mengatakan rencananya, lahan wakaf tersebut akan dimanfaatkan sebagai lahan ternak domba oleh Lembaga Wakaf DT.

“InsyaAllah aset ini akan kita gunakan untuk aset wakaf produktif, kita akan mengembangkan ternak mandiri, ternak domba kebutuhannya untuk aqiqah dan qurban, insyaAllah,” ujar nazhir.

“Mohon doanya agar aset wakaf yang diwakafkan oleh pak Oki dan keluarga bisa memberi manfaat dan kemaslahatan dan berdampak semaksimalnya untuk kemaslahatan umat,” ungkapnya.

Mewakafkan lahannya pada (30/8/2023), Oki bersama istrinya hadir dalam kegiatan peresmian lahan wakaf produktif tersebut. Oki berharap, lahan tersebut dapat bermanfaat bagi umat dan masyarakat sekitar.

“Insyaallah tanah ini bisa bermanfaat bagi umat dan masyarakat sekitar dan bisa memberikan barokah buat seluruh umat Islam,” kata Oki.

Ia juga berharap agar semangat berwakaf dapat terus menular dan menjadi faktor berputarnya roda kemakmuran di negara ini.

“Kami ingin semangat berwakaf ini bisa terus menular dan bisa membuat berputarnya roda kemakmuran di negara kita.

Acara tersebut dimulai dengan sambutan muwakif, lalu dilanjutkan dengan sambutan Nazhir Wakaf DT, sambutan Bendahara Yayasan DT Peduli dan sambutan oleh Kepala desa.

Ustadz Taufiq Hidayat, Ketua DKM Masjid DT Bandung pun hadir memberikan tausiyah kepada para hadirin.

Dikesempatan itu, Kepala desa Jajang Rukayat sangat mengapresiasi wakaf tanah tersebut, ia berharap, tanah wakaf tersebut dapat bermanfaat bagi warga setempat.

“Mudah-mudahan harapan kami, tanah ini bisa bermanfaat bagi warga setempat, apapun kegiatannya yang penting positif bagi masyarakat di desa Jagabaya ini,” kata Kades.

Dikesempatan yang sama, Ia juga berterimakasih kepada muwakif dan lembaga wakaf DT atas adanya lahan wakaf produktif tersebut.

“Terimakasih kepada muwakif, sama DT juga yang nantinya mengelola, mudah-mudahan masyarakat dapat terlibat di tanah wakaf ini, apapun kegiatannya,” pungkas Kades. (Ahmad/Noviana)

redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Wakaf DT Resmikan Lahan Wakaf Produktif, Nazhir: InsyaAllah untuk Lahan Peternakan Read More »

MasyaAllah! Jamaah Masjid DT Al-Latief Perth Australia Membludak

WAKAFDT.OR.ID | PERTH – Masjid Al-Latief Daarut Tauhiid (DT) Australia semakin ramai Jamaah. Terpantau melalui konten video youtube @DaarutTauhiidOfficial pada (30/9/2023).

Dalam video tersebut, ustadz Fahruddin Ketua Yayasan DT dan Nazhir Wakaf DT, mengabadikan momen pelaksanaan sholat Jumat di Masjid Al-Latief DT Perth.

Terlihat parkiran masjid dipenuhi oleh kendaraan para jamaah sholat Jumat.

Ustadz Fahrudin mengatakan kapasitas mobil yang dapat masuk hanya 60 mobil sehingga pelaksaan sholat jumat dilaksanakan dengan dua trip.

“Ini trip yang kedua, trip yang pertama sudah selesai, Subhanallah antusias saudara-saudara kita yang di Australia ini untuk melaksanakan sholat Jumat sangat luar biasa mereka datang dari berbagai penjuru,” ungkap ustadz.

“Bahkan diantara mereka ada yang paling jauh delapan kilo meter, datang ke Masjid Al-Latief ini untuk melaksanakan sholat Jumat,” tambahnya.

Di video berdurasi 1 menit 43 detik tersebut, ustadz menyampaikan antusiasme jamaah Australia dalam menunaikan ibadah di masjid.

“Saudara – saudara kita sangat semangat sekali untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tutur ustadz.

Masjid al-Latief merupakan salah satu aset wakaf DT. Masjid ini berlokasi di 214 Nicholson Road, Longford, Perth, Australia.

Bangunan di atas lahan 1.200 meter persegi tersebut berada di sisi jalan dan mampu menampung 88 jamaah.

Didalam rekaman video itu, ustadz Fahruddin berharap, antusiasme jamaah Masjid Al-Latief Perth dapat memotivasi semua pihak, untuk berkontribusi membangun Masjid DT Al-Latief yang lebih luas agar dapat menampung jamaah lebih banyak.

“Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi kita sekalian untuk terus menjadi jalan terbangunnya rumah Allah yang lebih besar lagi,” harap ustadz.

Ia juga berharap agar dirinya dan para jamaah Allah izinkan untuk membangun Masjid DT Al-Lathief Perth.

“Mohon doa, dari teman-teman sekalian, bapak ibu yang baik mudah-mudahan kita semua dipilih oleh Allah menjadi jalan terbangunnya rumah Allah di masjid Al-Latief DT Australia, InsyaAllah,” pungkasnya. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

MasyaAllah! Jamaah Masjid DT Al-Latief Perth Australia Membludak Read More »

Nabi Muhammad Diutus Sebagai Rahmat

WAKAFDT.OR.IDNabi Muhammad Shallahu ‘alaihi wasallam merupakan Nabi terakhir yang diutus oleh Allah Ta’ala. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an, di mana salah satu tujuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam diutus ke muka bumi ialah sebagai pembawa rahmat bagi alam semesta.

Allah Ta’ala berfirman yang artinya:

“Kami tidak mengutus engkau (Nabi Muhammad), kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya: 107)

Seorang Ahli tafsir bernama Ibnu Katsir menerangkan dalam kitabnya, ayat tersebut memberitahukan bahwa Allah Ta’ala menjadikan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alahi wasallam sebagai rahmat bagi alam semesta.

Dengan kata lain, kata Ibnu Katsir, Allah mengutusnya Nabi Muhammad sebagai umat manusia.

Kemudian ulama tafsir menjelaskan juga barang siapa yang menerima rahmat ini dan mensyukurinya, maka ia akanbahagia hidupnya di dunia maupun akhirat.

Sebaliknya, barang siapa yang menolak serta mengingkarinya rahmat tersebut, maka ia termasuk orang yang merugi di dunia dan akhirnya. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman yang artinya:

“Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekufuran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan, (yaitu neraka) Jahanam? Mereka masuk ke dalamnya. (Itulah) seburuk-buruknya tempat kediaman.” (QS Ibrahim: 28-29)

Dalam ayat lain juga disebutkan bahwa tujuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alahi wasallam diutus ke muka bumi sebagai pembawa kabar gembira dan memberi peringatan kepada umat manusia.

Hal tersebut tercantum dalam surat Al-Furqon yang artinya:

 “Tidaklah Kami mengutus engkau (Nabi Muhammad), kecuali sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan.” (QS Al-Furqan: 56)

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alahi wasallam mengemban amanah sebagai rasul di umur 40 tahun usai menerima wahyu pertama di Gua Hira.

Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menerima wahyu dalam dua keadaan.

Pertama, terdengarnya suara lonceng yang berbunyi keras dan dikatakan bahwa ini cara paling berat bagi Rasulullah.

Keterangan tersebut diperkuat dalam firman Allah Ta’ala dalam surah Al Muzzammil ayat 5 yang artinya: “Sesungguhnya Kami akan menurunkan perkataan yang berat kepadamu.”

Kedua, dikatakan bahwa Jibril datang kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam keadaan seperti manusia biasanya, menyamai seorang laki-laki.

Jibril datang kepada Rasul dengan berkata iqra` bismi rabbikallażī khalaq khalaqal-insāna min ‘alaq iqra` wa rabbukal-akram allażī ‘allama bil-qalam ‘allamal-insāna mā lam ya’lam. Ayat tersebut termaktum dalam surat A’alaq.

Dari penjelasan diatas bisa dipahami, bahwa diutusnya baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam merupakan peristiwa yang besar yang harus disyukuri, karena dengan diutuskan baginda Rasullulah membawa perubahan besar dalam memperbaiki tatanan sosial manusia. (Arga)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Nabi Muhammad Diutus Sebagai Rahmat Read More »

Wakaf DT Sambut Hangat Lawatan Kerja BWI Provinsi Kalsel

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Daarut Tauhiid sambut hangat kedatangan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada (27/9/2023). Kunjungan tersebut berlangsung di lantai dasar Masjid DT Bandung.

Dalam rangka lawatan kerja, sejumlah 12 orang perwakilan BWI Kalsel hadir pada kegiatan tersebut.

Di kesempatan tersebut, hadir Ketua Badan Pelaksana BWI Provinsi Kalsel, Drs. H. M. Fadli Mansur beserta jajarannya.

Sementara itu, hadir pihak Wakaf DT, ustadz Fahrudin Nazhir Wakaf DT, Dodi Ekapriades Topan, Direktur Wakaf DT beserta jajarannya.

Studi Banding tersebut membahas tata kelola Wakaf DT khususnya bidang Wakaf Produktif.

Dalam sambutannya, Fadli Mansur menyampaikan rasa syukur dan berterimakasih kepada Lembaga Wakaf DT, karena telah menyambut dengan penuh kehangatan.

“Kami mengapresiasi Wakaf DT yang telah menyambut kami dengan penuh keakraban, mudah-mudahan kita bisa bekerja sama dan banyak belajar bersama,” ungkap Fadli.

Ia juga mengatakan tujuannya beserta jajaran mengunjungi Lembaga Wakaf DT Bandung.

“Tujuan kita untuk meningkatkan inspirasi dan komitmen kita untuk mengembangkan wakaf produktif,” tambahnya.

Sementara itu, ustadz Fahrudin menyampaikan pematerian terkait asal muasal Wakaf DT.

Ustadz mengatakan, awal mula Wakaf DT berasal dari pengajian kecil berjumlah lima orang pada tahun 1990, jamaah terus bertambah perminggunya. Hal ini mendorong perluasan lahan untuk pengajian.

“Alhamdulillah, pada saat itu akhirnya terbebaskan sebanyak 20 kamar, dan dari situ dibangunlah masjid sederhana berluaskan 300 meter,” tutur ustadz.

Ia menambahkan, masjid tersebut di juluki masjid seribu tangan, karena di bangun oleh semua lini, baik jamaah, tetangga sekitar dan mahasiswa.

Selain itu, ustadz Fahrudin menceritakan perkembangan Wakaf produktif Super Mini Market (SMM) DT.

Ia mengatakan, SMM DT berawal dari warung kecil bermodal 500 ribu rupiah, kini telah beromset hingga 24 milyar.

“Jadi sistem kita, penghasilan 50 persen untuk mauquf alaih, 40 persen untuk operasional, 10 persen untuk operasional nazhir,” terangnya.

Tampak antusisme hadirin pada sesi pematerian berlangsung. Di akhir pematerian, Fadli Mansur mengatakan kesannya kepada awak media DT.

“Sangat luar biasa pengembangan Wakaf Produktif di pesantren ini, mudah-mudahan ini memberikan inspirasi dan motivasi bagi kami untuk bisa mengembangkan wakaf-wakaf produktif di Kalimantan Selatan,” pungkas Fadli. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Wakaf DT Sambut Hangat Lawatan Kerja BWI Provinsi Kalsel Read More »

Aa Gym: Dunia Ini Tidak Ada Harganya, Kenapa Kita Ingkar Pada Alloh?

WAKAFDT.OR.IDJagat raya atau alam semesta ini adalah milik Alloh, dunia ini sangat kecil disisi Alloh. Dunia ini berharga sesayap nyamuk saja, orang-orang yang ingkar kepada Alloh maka tidak akan diberikan air meskipun hanya setekuk saja.

Begitu banyak orang yang ingkar kepada Alloh, tetapi Alloh masih memberi dunia ini kepada orang-orang ingkar, diberi harta, istana yang megah, berlian, dan kebutuhan lainnya.

Karena memang dunia ini tidak harganya di sisi Alloh. Coba kita lihat, orang musyrikin, munafikin, dan orang-orang yang mengkhianati Alloh tetap diberi nikmat atau dunia.

Kita tidak perlu kagum pada dunia, kalau kita terlalu kagum pada dunia, nanti dampaknya akan membuat diri menghamba pada dunia.

Kenapa mesti silau dengan dunia sampai membuat kita ingkar kepada Alloh? Padahal dunia ini milik Alloh dan dunia ini hanya disiapkan sementara saja bagi manusia, dunia ini hanya tempat untuk mengumpulkan bekal sebelum pulang ke alam akhirat.

Apakah yang kita terima selama ini sudah setimpal dengan rasa syukur dan penghambaan kita pada Alloh? Padahal begitu banyak nikmat Alloh yang diberikan Alloh.

Kalau kita kalkulasikan dalam bentuk materi, sudah dipastikan kita tidak akan mampu membayarnya. Jangan terlalu berfokus pada apa yang tidak kita miliki tapi fokus pada apa yang Alloh sudah titipkan kepada kita.

Oleh karena itu, orang yang yakin ke Alloh tidak bisa kagum kepada pangkat, jabatan, dan kedudukan. Kalau pun kita diberikan pangkat dan jabatan tetap menjadi orang yang baik.

Kalau berbuat baik ke orang biasa saja, tidak usah karena jabatannya kita berbuat baik, berbuat baik karena mengharapkan sesuatu.

Hidup kita harus bersemangat dan antusias dengan apa-apa yang bermanfaat bagi kita, baik urusan dunia maupun urusan akhirat, tidak perlu tergiur dan merasa silau kepada dunia.

Semoga kita senantiasa dalam kebaikan dan berdoa agar Alloh memberikan petunjuk kepada jalan yang lurus bukan jalan yang sesat. Wallahu a’lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Dunia Ini Tidak Ada Harganya, Kenapa Kita Ingkar Pada Alloh? Read More »