Wakaf Daarut Tauhiid

Aa Gym

Aa Gym: Haruskah Istri Patuh Kepada Suami yang Belum Taat ke Alloh?

WAKAFDT.OR.IDApakah seorang istri harus patuh kepada suami yang belum taat kepada Alloh? Maka tergantung pada perintahnya, apakah perintahnya sesuatu hal yang baik atau sesuatu yang buruk.

Kalau suami menyuruh kepada hal yang baik, meskipun suami belum mengamalkannya maka lakukanlah. Seperti bersedekah, berbuat baik kepada orang lain, dan seterusnya.

Sebagai seorang istri, melihat suami yang belum taat ibadahnya kepada Alloh, maka menggunakan kacamata bahwa sang suami harus ditolong oleh istri, agar suami bisa taat kepada Alloh.

Misalnya mengingatkan dengan cara yang tepat, mendoakan suami agar dibukakan hatinya, diberikan hidayah dan taufik oleh Alloh Ta’ala.

Kalau melihat suami belum sholeh, maka istri harus memposisikan dirinya sebagai wanita yang sholehah, baik akhlaknya, dan ibadahnya, maka insyaAlloh, mudah-mudahan Alloh memberikan hidayah melalui istri.

Kalau Alloh sudah memberi hidayah, boleh jadi nanti suami jauh lebih baik dan sholeh dari istri. Bukankah yang bukan Islam juga bisa jauh lebih baik dari kita setelah masuk Islam?

Oleh karena itu jangan meremehkan orang lain yang belum baik, dan jangan sampai menganggap bahwa kita adalah orang yang paling baik.

Dalam menilai sang suami pun istri tidak boleh sembarangan. Menganggap suami lalai kepada Alloh dan menganggapnya tidak baik dalam beribadah.

Boleh jadi tidak lama Alloh akan membalikkan hati suami tersebut yang tadinya lalai, menjadi ahli ibadah, bahkan melampaui ibadah yang kita lakukan.

Itulah mengapa bahwa hidayah adalah kehendak Alloh. Sekeras apapun kita mengajak suami untuk taat kepada Alloh, tapi jika Alloh belum berkenan dengan usaha kita maka suami tidak akan menjadi taat kepada Alloh.

Salah satu kuncinya ketika seorang suami marah, adalah dengan istri membantu untuk mengurangi rasa marah suami.

Kemudian yang harus kita syukuri adalah bahwa yang marah itu bukan kita, tapi suami atau orang lain, karena memiliki sifat marah sesuatu yang hal buruk dalam diri seseorang, karena bisa merusak diri dan hubungan dengan orang lain. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Haruskah Istri Patuh Kepada Suami yang Belum Taat ke Alloh? Read More »

Aa Gym

Aa Gym: Siapakah Orang yang Tidak Merugi Menurut Allah?

WAKAFDT.OR.IDDalam perspektif Islam pada dasarnya manusia itu berada dalam kerugian. Baik orang yang rugi di dunia maupun rugi di akhirat, kecuali orang-orang disebut atau dikategorikan oleh Alloh Ta’ala yang termaktum dalam Surat Al-Ashr, di antaranya ialah:

Pertama, adalah orang-orang yang beriman. Sehebat apapun sesuatu yang kita lakukan, jika tak beriman pasti kita termasuk orang yang rugi, karena yang dilakukan tidak disandarkan kepada Alloh.

Orang yang yakin ke Alloh tidak takut soal rezeki, karena sudah dijamin oleh Alloh bahkan sejak kita di berada dalam kandungan ibu.

Namun, merasa takutlah jika kita tidak jujur, menjadi koruptor, dan bertindak hal-hal buruk lainnya. Maka perlu memupuk iman agar bisa menghindarinya.

Kedua, orang yang senantiasa melakukan amal sholeh. Amal sholeh yang dilakukan seseorang, pada dasarnya akan dibawa pasca kehidupan di dunia.

Namun kunci amal sholeh yang perlu diingat ialah ikhlas. Ciri-ciri orang yang kurang ikhlas itu sering merasa sakit hati dengan perkataan orang lain.

Dimanapun kita berada untuk beramal sholeh, sebisa mungkin harus dengan niat ikhlas dan dengan cara yang benar.

Amal sholeh bisa dilakukan dari hal-hal yang kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, merapikan keset kaki di masjid yang miring posisinya, ataupun yang lainnya.

Ketiga, memahami, melakukan, dan mendakwahkan kebenaran. Pahamilah orang-orang yang ada disekitar, kemudian berdakwahlah dengan cara lemah lembut, tegas, tapi santun.

Keempat, sabar menahan dan mengendalikan diri dari sikap yang buruk. Semua kerusakan bermula dari ketidakmampuan menahan diri. Latihlah kesabaran dengan sholat dan sedekah.

Kita harus menyakini bahwa tidak ada satupun musibah yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Alloh Ta’ala. Dibaliknya pasti ada kebaikan dan hikmah yang sedang Alloh siapkan.

Begitu banyak kesalahan dan dosa yang kita lakukan terhadap orang lain, sampai-sampai kita tidak menyadari bahwa pahala kita akan habis karenanya.

Setelah pahala kita habis, namun masih banyak orang yang berdatangan untuk menuntut kepada kita atas kesalahan yang pernah dilakukan kepada orang tersebut. Naudzubillah.  (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Siapakah Orang yang Tidak Merugi Menurut Allah? Read More »

Aa Gym: Dunia Ini Tidak Ada Harganya, Kenapa Kita Ingkar Pada Alloh?

WAKAFDT.OR.IDJagat raya atau alam semesta ini adalah milik Alloh, dunia ini sangat kecil disisi Alloh. Dunia ini berharga sesayap nyamuk saja, orang-orang yang ingkar kepada Alloh maka tidak akan diberikan air meskipun hanya setekuk saja.

Begitu banyak orang yang ingkar kepada Alloh, tetapi Alloh masih memberi dunia ini kepada orang-orang ingkar, diberi harta, istana yang megah, berlian, dan kebutuhan lainnya.

Karena memang dunia ini tidak harganya di sisi Alloh. Coba kita lihat, orang musyrikin, munafikin, dan orang-orang yang mengkhianati Alloh tetap diberi nikmat atau dunia.

Kita tidak perlu kagum pada dunia, kalau kita terlalu kagum pada dunia, nanti dampaknya akan membuat diri menghamba pada dunia.

Kenapa mesti silau dengan dunia sampai membuat kita ingkar kepada Alloh? Padahal dunia ini milik Alloh dan dunia ini hanya disiapkan sementara saja bagi manusia, dunia ini hanya tempat untuk mengumpulkan bekal sebelum pulang ke alam akhirat.

Apakah yang kita terima selama ini sudah setimpal dengan rasa syukur dan penghambaan kita pada Alloh? Padahal begitu banyak nikmat Alloh yang diberikan Alloh.

Kalau kita kalkulasikan dalam bentuk materi, sudah dipastikan kita tidak akan mampu membayarnya. Jangan terlalu berfokus pada apa yang tidak kita miliki tapi fokus pada apa yang Alloh sudah titipkan kepada kita.

Oleh karena itu, orang yang yakin ke Alloh tidak bisa kagum kepada pangkat, jabatan, dan kedudukan. Kalau pun kita diberikan pangkat dan jabatan tetap menjadi orang yang baik.

Kalau berbuat baik ke orang biasa saja, tidak usah karena jabatannya kita berbuat baik, berbuat baik karena mengharapkan sesuatu.

Hidup kita harus bersemangat dan antusias dengan apa-apa yang bermanfaat bagi kita, baik urusan dunia maupun urusan akhirat, tidak perlu tergiur dan merasa silau kepada dunia.

Semoga kita senantiasa dalam kebaikan dan berdoa agar Alloh memberikan petunjuk kepada jalan yang lurus bukan jalan yang sesat. Wallahu a’lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Dunia Ini Tidak Ada Harganya, Kenapa Kita Ingkar Pada Alloh? Read More »

Aa Gym: Begini Cara Menyikapi Masa Pensiun

WAKAFDT.OR.IDSiklus kehidupan manusia itu ada masa menjadi bayi, masa anak-anak, dewasa, lalu berumah tangga, kemudian dikarunia anak, dan kita akan menghadapi babak atau masa pensiun. Seperti itulah siklus kehidupan ini.

Masa pensiun adalah masa yang indah dan berkah jika kita mampu memaknainya sebagai momentum untuk mengevaluasi diri dengan baik.

Inilah waktunya bagi kita untuk memperbaiki yang salah dan melengkapi yang kurang dari episode kehidupan kita.

Sehingga bisa mencapai akhir kehidupan kita dengan sukses. Tahukah kita seperti apa kesuksesan itu? Hidup yang sukses yaitu mati dengan husnul khotimah, akhir hayat yang baik.

Kalau kita salah menyikapi masa pensiun, maka akan membuat diri semakin tegang, akan didramatisasi pikiran, memikirkan sesuatu hal yang tidak perlu, dan membayangkan sesuatu yang membuat diri semakin sengsara.

Masa pensiun akan menjadi berkah atau musibah itu tergantung oleh sikap kita. Kalau kita menganggap bahwa masa pensiun adalah sebuah perjalanan episode kehidupan.

Layaknya dari TK ke SD, SMP ke SMA, dan seterusnya maka kita akan menyadari bahwa itu hanyalah tentang sebuah perpindahan masa belaka.

Kita harus belajar siap untuk menerima kenyataan yang tidak cocok dengan keinginan kita, karena mustahil semua keinginan kita akan terpenuhi.

Mungkin tidak semua orang siap untuk pensiun, tapi itulah kenyataan hidup yang harus diterima, karena tidak ada perusahaan yang menerima orang-orang yang secara umur sudah mesti pensiun karena tidak produktif lagi bekerja.

Kalau kita bisa memberikan pandangan positif terhadap pensiun, maka kita akan bersyukur karena kita akan mempunyai waktu jauh lebih luang untuk memperbanyak waktu dalam beribadah,.

Karena mungkin selama ini kita banyak melakukan hal-hal yang tidak perlu, banyak melakukan yang tidak ada manfaatnya karena terikat situasi.

Masa pensiun adalah masa merdeka untuk berbuat sebanyak mungkin, maka lakukan yang terbaik dan maksimal waktu yang ada.

Semoga kita termasuk orang-orang yang bisa menyikapi setiap episode kehidupan ini, karena kehidupan ini pada dasarnya adalah berpindah dari satu episode ke episode berikutnya, hingga saatnya nanti meninggal. Wallahu a’lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Begini Cara Menyikapi Masa Pensiun Read More »

Alhamdulillah, Pembangunan Masjid DT Al-Hadi Serua Segera Usai

WAKAFDT.OR.ID | TANGERANG – Alhamdulillah, pembangunan Masjid DT Al-Hadi Serua telah berprogres sejauh 98%. Masjid ini berlokasi di jalan Sukamulya, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Pengerjaan saat ini dalam tahap finishing, yakni; perapihan bagian depan masjid dan penghijauan. Memiliki luas 2.200 m2, masjid tersebut mampu menampung sebanyak 3000 jamaah.

Masjid Al-Hadi memiliki tiga lantai, di antaranya; lantai satu sebagai ruang serbaguna, sedangkan lantai dua dan tiga sebagai ruang utama sholat.

Bangunan ini diharapkan rampung pada September 2023, dan dapat melakukan serah terima pada akhir September 2023.

Masjid Al-Hadi Serua akan digunakan sebagai penunjang sarana ibadah bagi para jamaah sekitar, santri dan juga civitas Azkia Islamic School.

Masjid ini berada diatas Kawasan Wakaf Terpadu Pesantren Daarut Tauhiid Indonesia (PDTI) Serua.

PDTI Serua miliki beberapa fasilitas yang telah lama beroperasi, di antaranya; asrama putra dan putri, ruang kelas putra dan putri, pos kesehatan pesantren (poskestren), ruang observasi, dapur, saung, lapangan olahraga dan lapangan parkir. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Alhamdulillah, Pembangunan Masjid DT Al-Hadi Serua Segera Usai Read More »

Masuki Tahap Awal, Panitia Pembangunan Masjid Eco 3 Kuningan Tentukan Arah Kiblat

WAKAFDT.OR.ID | KUNINGAN – Setelah mendapat izin pembangunan untuk Masjid Eco Pesantren 3 DT. Selanjutnya dilakukan penentuan arah kiblat pada (19/09/2023).

Masjid Eco 3 Kuningan berlokasi di Desa Cisantana, Paluntungan, Kabupaten Kuningan.

Penentuan arah kibat tersebut dilaksanakan oleh Kemenag yang diwakili Kementerian Urusan Agama (KUA) Kabupaten Kuningan.

Kegiatan Penentuan Arah Kiblat ini turut disaksikan oleh Panitia Perencana Pengawas dan Pelaksana Pembangunan.

Ketua Monitoring dan Pembangunan Daarut Tauhiid, Bhekti turut meninjau penentuan arah kiblat tersebut.

Metode yang digunakan dalam penentuan kiblat ini menggunakan metode berdasarkan bayangan Matahari.

Setelah usai, hasil penentuan arah kiblat ini ditanda tangani oleh KUA Kemenag Kabupaten Kuningan, juga panitia Panitia Perencana Pengawas dan Pelaksana Pembangunan.

Adapun progres terbaru pembangunan kawasan Wakaf Eco Pesantren 3 Kuningan sedang dilakukan pengerjaan cut and fill, pekerjaan pembuatan jalan dan dilanjutkan pengerjaan pembangunan masjid.

Di Kawasan Wakaf Terpadu Eco 3 Kuningan ini rencananya akan dibangun Masjid, Ruang Sekolah dan Asrama santri. (Ruli/Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Masuki Tahap Awal, Panitia Pembangunan Masjid Eco 3 Kuningan Tentukan Arah Kiblat Read More »

Alhamdulillah, Masjid Eco Pesantren 2 DT Mulai Pembangunan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Alhamdulillah, tahap demi tahap pembangunan Masjid Eco 2 telah terlaksana. Setelah mengantongi perizinan, Daarut Tauhiid bergegas melaksanakan tahap pembangunan selanjutnya.

Seusai sosialisasi dengan warga sekitar, panitia Monitoring dan Pengendalian Pembangunan (Monpem) DT segera melaksanakan tahap awal pembangunan, yakni membuat bedeng (rumah singgah) bagi para pekerja.

Dimulai sejak Senin (11/9/2023), tahap pembangunan bedeng ini direncanakan rampung pada Kamis, (21/9/2023).

Setelah itu, pengerjaan dilanjutkan dengan tahap awal pembangunan masjid, yakni pemasangan bouwplank, pembatas area pengerjaan proyek bangunan.

Pada tahap awal ini juga ditentukan sumber mata air. Sebanyak 18 pekerja dikerahkan dalam pembangunan tahap awal ini.

Masjid Eco 2 berlokasi di Kampung Nyampay, Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Tidak hanya masjid, lahan wakaf ini juga rencananya akan dibangun kawasan Pesantren Eco 2 Daarut Tauhiid Bandung.

Pembangunan masjid ini menjadi salah satu upaya Pesantren Daarut Tauhiid untuk hadir ditengah masyarakat, sebagai syiar. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Alhamdulillah, Masjid Eco Pesantren 2 DT Mulai Pembangunan Read More »

Aa Gym: Tidak Semua Perbuatan Baik Membuat Hati Tenang

WAKAFDT.OR.IDApakah setiap perbuatan baik itu akan membahagiakan kita? Belum tentu. Sangat tergantung dengan niatnya. Kalau ikhlas maka akan bahagia, kalau kurang ikhlas maka kurang bahagia, dan kalau tidak ikhlas maka tidak bahagia.

Kalau sudah tidak bahagia makanya hatinya tidak akan tenang. Berbuat baik itu bagian dari akhlak yang mulia. Kalau orang yang memiliki akhlak baik maka hatinya pasti tenang dan tentram.

Kalau ada yang merasa sudah melakukan perbuatan baik tapi hatinya tidak tenang dan mudah merasa kecewa maka perlu dicek kembali bagaimana niat dan isi hatinya.

Misalkan suatu saat ibu memasak buat suami, sudah dipersiapkan dengan sebaik mungkin dengan masakan yang enak. Tapi seorang suami malah sudah makan diluar rumah.

Bagaimana perasaan seorang istri? Pasti kecewa. Kenapa istri merasa kecewa? Karena istri melakukannya untuk suami bukan karena Alloh Ta’ala.

Kita harus meriyadhoh dalam melurukan niat, agar niat kita tidak melebar kemana-mana, tetap konsisten dan istiqomah hanya untuk Alloh semata.

Jangan pernah mengharap-harap apapun dari makhluk, kalau mengharap pada makhluk pasti akan kecewa pada waktunya.

Kalau kita tidak meriyadhoh niat kita dengan menghindari dan melatihnya secara serius maka habislah semua amalan kita dan tidak akan menjadi pahala.

Jadi bagaimana caranya untuk menghindari hal tersebut? Maka kuncinya adalah ikhlas. Hanya orang ikhlas yang tidak bisa ditipu oleh syaitan.

Salah satu cara ikhlas ialah jangan ingin dipuji dan jangan takut dicaci. Kalau dipuji kita semangat dan tidak dipuji kita tidak semangat, maka pasti amal tersebut bukan karena Alloh Ta’ala.

Pada dasarnya setiap pujian itu tidak akan mengubah apapun, begitu juga kalau dicaci tidak akan mengubah apapun, yang jelek tetap jelek dan yang keren tetap keren.

Pada intinya tetap kembalikan hati kepada Alloh, karena Alloh yang maha melihat dan mengetahui isi hati kita. Kepada siapa hati kita terpaut? Kepada Alloh atau bukan?

Kalau bukan kepada Alloh maka pasti hati kita juga tidak akan tenang selama-lamanya, pasti akan gelisah terus-menerus. Wallahu a’lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Tidak Semua Perbuatan Baik Membuat Hati Tenang Read More »

Aa Gym: Ini Penyebab Orang Jadi Menderita

WAKAFDT.OR.ID — Kita tentu mendambakan hidup yang bahagia. Bahkan, kita mendambakan kebahagiaan itu tetap hadir meski bagaimanapun keadaan kita.

Namun, selalu ada saja celah untuk kita merasa menderita. Ada beberapa sebab pemicu timbulnya penderitaan, di antaranya:

Pertama, tidak terima atas apa yang terjadi. Tidak ada seorang pun, sekuat apapun ia, yang mampu menolak takdir Alloh Ta’ala. Jika Alloh berkehendak maka pasti terjadi.

Ketika ada seekor burung membuang kotoran, kemudian menimpa kepala kita, mungkin kita akan menggerutu, mengeluh, tak terima atas kejadian itu.

Bukankah diterima atau tidak terima, peristiwanya sudah terjadi. Maka, sikap terbaik adalah menerima saja, sembari melanjutkan dengan ikhtiar membersihkannya.

Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wasallam. bersabda, “..Maka barangsiapa yang ridho pada Alloh, maka baginya keridhoan Alloh.” (HR. Tirmidzi)

Kedua, buruk sangka. Penderitaan juga muncul karena buruk sangka kepada Alloh Ta’ala. Ia mengira bahwa Alloh tidak menyayanginya, tidak peduli kepadanya, tidak mendengar doa-doanya.

Kejadian yang tidak sesuai keinginannya ia jadikan alasan untuk menduga bahwa Alloh tidak menolongnya. Padahal, setiap ujian hidup itu adalah bukti bahwa Alloh memperhatikannya.

Dalam sebuah hadits qudsi Alloh Ta’ala berfirman, “Aku sesuai persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Imam Hasan Al Bashri menerangkan, “Ketahuilah bahwa perbuatan manusia tergantung pada prasangka mereka kepada Robb-nya. Adapun orang mukmin dia akan membaguskan amalnya. Adapun orang kafir dan munafik, dia berprasangka buruk kepada Robb-nya, maka mereka buruk dalam amalnya.”

Ketiga, kurang syukur. Ingat perumpamaan jerawat dan hidung. Ada orang yang muncul jerawat dihidungnya, kemudian dia mengeluhkan jerawat itu.

Padahal, jika dia mau melihat lebih luas, mestinya dia bersyukur bahwa jerawatnya tidak sebesar hidungnya dan bahwa masih banyak bagian dimukanya yang bersih dari jerawat. Ia akan menderita jika hanya fokus pada satu jerawatnya saja.

Maka, setiap kali ada kejadian yang tidak sesuai dengan harapan, senantiasalah melihat dari sisi lain atau dari sisi yang lebih luas, agar terlihat oleh kita betapa selalu lebih banyak karunia Alloh yang kita terima.

Dengan demikian, insya Alloh kita jauh dari penderitaan, dan akan senantiasa merasa bahagia dalam setiap keadaan. Wallahu a’lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Aa Gym: Ini Penyebab Orang Jadi Menderita Read More »

Dihadapan Nasabah Prioritas dan Wakif DT, Aa Gym: Dalam Bisnis Itu yang Penting Amal Sholih

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) menjadi jadi bintang tamu pada acara gathering Nasabah Prioritas BSI dan Wakif DT, pada (2/9/2023).

Pada kesempatan itu, Aa Gym menyampaikan tausiyahnya tentang ‘Membangun Kecerdasan Spiritual Finansial’.

Dihadapan 77 orang hadirin, Aa Gym dengan lantang mensyiarkan bahwasannya hal yang penting dalam bisnis itu adalah amal sholih dan tidak memiliki rasa iri dengan kompetitor.

“Yang penting bisnis itu amal sholih, niatnya ikhlas caranya benar, ngga usah iri dengan kompetitor, karena kita bisa belajar banyak dari mereka,” tuturnya di Hotel Marriott by Catyard Bandung, lokasi event berlangsung.

Ia mengatakan, Jangan pernah risau dengan rezeki. Rezeki sepenuhnya adalah urusan Allah dan tiap makhluk-Nya diciptakan sudah dengan takaran rezeki masing-masing.

Ia menambahkan, lima ilmu terpenting dalam hidup terkait dengan rezeki, di antaranya; pertama, rezeki adalah milik Allah dan Allah membagikannya sebagai amanah dan ladang amal sholih.

“Kerja bagus termasuk amal sholih. Jangan takut tidak punya rezeki tapi takutlah tidak yakin kepada Allah yang Maha Pemberi rezeki.

Kedua, jangan takut tidak punya rezeki namun takutlah tidak jadi amal sholih, karena sejatinya tidak ada bahagia dalam maksiat.

Ketiga, jangan takut tidak punya rezeki, namun takutlah bila tidak memiliki rasa syukur.

Diurutan keempat, Aa Gym mengatakan, tidak perlu takut bila tak punya rezeki namun takutlah bila tak punya sabar.

“Terakhir, jangan takut tidak punya rezeki, namun takutlah bila tak punya ridho dari Allah,” ungkapnya.

Suasana ruangan bak musim pancaroba, sesekali riuh dengan gelak tawa sesekali berubah menjadi hening seketika.

Aa Gym mampu menghipnotis para hadirin untuk khidmat menyimak tausiyah yang ia sampaikan.

Di penghujung tausiyahnya, ia berpesan kepada hadirin untuk tidak merasa ujub, karena sejatinya menjadi kaya bukanlah suatu tanda kesuksesan namun merupakan tanda beratnya ujian. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Dihadapan Nasabah Prioritas dan Wakif DT, Aa Gym: Dalam Bisnis Itu yang Penting Amal Sholih Read More »