Wakaf Daarut Tauhiid

Oktober 2023

Masuki Pekan ke-31, Pembangunan Gedung Wakaf Produktif DT Capai 82%

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Alhamdulillah, Progres terbaru pembangunan gedung Wakaf Produktif telah mencapai 82 persen. Gedung ini berlokasi di Geger Suni II, No. 2, Jalan Gegerkalong Girang, Sukasari, Bandung.

Memasuki pekan ke-31, kondisi bangunan saat ini dalam tahap pekerjaan arsitektur, elektrikal dan plumbing.

Dibangun sejak Maret 2023, pembangunan ditargetkan usai pada November 2023 mendatang.

Gedung seluas 234 m2 ini memiliki 4 tingkat bangunan. Lantai dasar diperuntukkan sebagai lahan parkir, lantai pertama sebagai usaha foodcourt, lantai kedua sebagai kantor, lantai tiga dan empat sebagai asrama/kost putri.

Memiliki panjang 18 m2 dan lebar 13 m2, bangunan ini berada di atas lahan wakaf yang diproduktifkan.

Gedung ini merupakan pemanfaatan lahan wakaf menjadi lahan wakaf produktif.

Berada di lokasi yang strategis, gedung ini akan menjadi lahan bisnis foodcourt yang mampu menampung sebanyak 24 gerai. Selain itu, gedung ini juga akan berisi kost/asrama putri.

Pembangunan foodcourt diperuntukkan bagi pelaku UMKM atau para pedagang yang ingin menjajakan usahanya.

Diharapkan, adanya gedung Wakaf Produktif ini memberi banyak kemaslahatan bagi umat. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Masuki Pekan ke-31, Pembangunan Gedung Wakaf Produktif DT Capai 82% Read More »

Pembangunan Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan Masuki Tahap Pengecoran Jalan

WAKAFDT.OR.ID | KUNINGAN – Pembangunan tahap awal Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan telah dimulai sejak awal Juli 2023.

Penentuan arah kiblat bersama Kemenag pun telah selesai dilaksanakan pada pertengahan September lalu.

Perkembangan terbaru pembangungan Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan dalam pembuatan jalan masuk, dari Jalan Raya Cisantana-Patulungan menuju lahan masjid.

Sampai saat ini, proses pengerjaan jalan telah sampai pada titik pembuatan trak roda mobil.

Adapun tahap selanjutnya akan dibangun DPT (Dinding Penahan Tanah) dan memulai untuk pembangunan masjid.

Berada di lahan wakaf seluas 5 hektar, Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan berlokasi di Desa Cisantana, Paluntungan, Kabupaten Kuningan.

Di Kawasan Wakaf Terpadu Eco Pesantren 3 Kuningan ini rencananya akan dibangun Masjid dan Pesantren Daarut Tauhiid Indonesia (PDTI).

Dalam pembangunannya, kawasan tersebut akan tetap menjaga kehidupan hutan sekitar, karena lokasi pembangunan berada di dekat kawasan hutan gunung Ciremai. (Novi/Wahid)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Pembangunan Masjid Eco Pesantren 3 Kuningan Masuki Tahap Pengecoran Jalan Read More »

Alhamdulillah, Aa Gym Resmikan Masjid Rahmatan Lil’alamin DT Lubuklinggau

WAKAFDT.OR.ID | LUBUKLINGGAU – KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) Pembina Pondok Pesantren Daarut Tauhiid telah resmikan Masjid Rahmatan Lil‘alamin DT Lubuklinggau pada (17/9/2023).

Selain meresmikan masjid itu, Aa Gym juga memberikan tausiyahnya kepada para hadirin yang hadir di sana.

Peresmian tersebut dihadiri oleh Perwakilan Pengurus Yayasan DT Yunus Zaenudin, Ketua Monitoring dan Pengendalian Pembangunan (Monpem) Bhekti serta Jajaran Manajemen DT Peduli.

Masjid Rahmatan Lil’alamin DT Lubuklinggauitu berlokasi di Jalan Lingkar Selatan Rahmah, Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1, Kota Lubuklinggau Propinsi Sumatera Selatan.

Saat ini progres pembangunan masjid telah mencapai 60 persen, dan telah menjadi fasilitas para santri Baitul Quran untuk belajar dan menghafal Al-Quran.

Lahan wakaf seluas 19.000 m2 tersebut akan dibangun menjadi kawasan Pesantren Daarut Tauhiid Lubuklinggau.

Masjid DT Lubuklinggau ini, dimanfaatkan untuk sarana beribadah juga wisata religi bagi warga sekitar dan para santri. (Ahmad/Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Alhamdulillah, Aa Gym Resmikan Masjid Rahmatan Lil’alamin DT Lubuklinggau Read More »

5 Sahabat Nabi Ini Memiliki Kekayaan yang Fantastik

WAKAFDT.OR.IDNabi Muhammad Shallallahu ‘alahi wasallam memiliki para sahabat yang kekayaannya mencapai trilliunan. Ada lima sahabat yang disebutkan mempunyai kekayaan berlimpah ruah.

Kelima sahabat Rasulullah tersebut adalah para pebisnis yang begitu luar biasa. Bukan hanya itu para sahabat juga kerap kali membelanjakan kekayaannya untuk amal kebaikan.

Terlebih lagi para sahabat yang saleh juga turun langsung ke medan pertempuran membantu Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam membela Islam.

Lantas siapakah kelima sahabat nabi yang memiliki kekayaan melimpah itu?

Pertama, Abdurrahman ibn ‘Auf. Nilai kekayaan saat wafat Rp 6,21 triliun. Kekayaan sahabat yang satu ini benar-benar membuat kita geleng-geleng kepala.

Beliau adalah orang kedelapan yang masuk Islam. Ia mengikuti semua peperangan dalam sejarah perjuangan Islam di era Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Saat tiba di Madinah Ia datang tanpa memiliki kekayaan sepeser pun. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menjalinkan mu’akhah antara beliau dengan Sa’ad ibn al Rabi’, yang merupakan orang kaya Madinah kala itu.

Sa’ad menawarkan setengah dari harta yang dimilikinya untuk beliau, bahkan termasuk siap menceraikan salah satu dari dua orang istrinya untuk dinikahi oleh Abdurrahman ibn ‘Auf. Namun beliau menolak dengan cara halus.

Kedua, Zubayr ibn al ‘Awwam. Nilai kekayaan saat wafat ditaksir Rp 3,54 triliun. Zubayr Radiyallahu ‘anhu wafat hanya meninggalkan kekayaan berupa aset tidak bergerak atau tanah.

Di antaranya yang berada di Ghabah yang berada di wilayah barat laut Madinah, atau sekitar 6 km dari Madinah, 11 rumah yang besar di Madinah, 2 rumah di Bashrah, dan 1 rumah masing-masing di Kuffah dan di Mesir.

Beliau juga mewasiatkan, sepertiga dari total harta peninggalannya untuk para cucunya dan 2/3-nya dibagi-bagikan kepada ahli warisnya.

Ketiga, Utsman ibn ‘Affan. Nilai kekayaan Utsman saat wafat mencapai Rp 2,53 triliun. Harta yang dimiliki oleh Utsman saat wafat terdiri dari:

  • Harta tunai: 30 juta Dirham
  • Harta tunai: 150.000 Dinar
  • Sedekah: 200.000 Dinar
  • Unta: 1000 ekor

Perhitungan diatas bisa jadi lebih kecil dari nilai kekayaan yang sesungguhnya, mengingat jumlah tersebut belum mencakup aset-aset seperti; pembelian sumur yang diwakafkan untuk keperluan masyarakat senilai 35.000 Dirham, hibah 950 unta untuk alat perlengkapan perang Tabuk/’Usrah, aset tanah dan sejumlah kuda.

Keempat, Thalhah ibn ‘Ubaydillah. Nilai kekayaan Thalhah saat wafat Rp 542, 10 miliar.

Sementara itu, sumber lain mengutip bahwa jumlah seluruh kekayaan Thalhah tunai maupun non-tunai saat wafat adalah 30.000.000 Dirham atau setara Rp1,84 triliun.

Kelima, Sa’d ibn Abi Waqash. Sa’d bin Abi Waqash memiliki kekayaan saat wafat Rp15,38 miliar.

Dalam sejarah peperangan Islam, namanya tercatat sebagai orang yang pertama kali terkena tusuk anak panah, dan yang pertama kali juga dalam sejarah Islam melesatkan panah dari busurnya ke arah musuh. (Arga)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

5 Sahabat Nabi Ini Memiliki Kekayaan yang Fantastik Read More »

Perluas Sektor Wakaf Produktif, Tim Wakaf DT Tinjau Aset Wakaf Produktif

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Nazhir wakaf bersama tim wakaf produktif DT laksanakan peninjauan lokasi aset wakaf produktif pada (3/10/2023).

Berlokasi di jalan Cikutra Barat Kota Bandung, aset wakaf tersebut berupa bangunan yang rencananya akan dimanfaatkan sebagai Wmart dan workspace.

Ditemani oleh para wakif, tim wakaf DT meninjau langsung bangunan tersebut yang berada di daerah strategis dan potensial. Diperkirakan aset wakaf tersebut bernilai lima hingga enam Milyar rupiah.

Wakaf produktif ialah membangun unit atau mitra usaha, di mana mitra tersebut akan melaksanakan program wakaf produktif tersebut secara teknis, dan nantinya akan ada bagi hasil dengan mitra itu sendiri.

Adapun skema kerjasama tersebut akan dilaksanakan dalam jangka satu tahun, setelah dievaluasi akan diputuskan apakah akan dilanjutkan atau diakhiri kerjasamanya.

Hasil wakaf produktif terbagi menjadi tiga bagian, yakni penghasilan 50 persen untuk mauquf alaih, 40 persen untuk operasional aset dan 10 persen untuk operasional nazhir.

Hal ini sebagai bentuk perhatian DT kepada masyakarat luas khususnya masyarakat menengah kebawah, diharapkan Wakaf Produktif DT dapat menjadi solusi bagi permasalah ekonomi di negara ini. (Ahmad/Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Perluas Sektor Wakaf Produktif, Tim Wakaf DT Tinjau Aset Wakaf Produktif Read More »

Masjid DT Al-Latief Perth Semakin Makmur, Ini Pesan Ustadz

WAKAFDT.OR.ID | Perth – “Subhanallah, 8 kilo mereka tempuh untuk mengerjakan sholat berjamaah di masjid, ini menjadi pelajaran ke kita bahwa mereka sangat semangat sekali untuk datang ke masjid dan memakmurkan masjid.”

Hal ini dikatakan ustadz Fahruddin, Ketua Yayasan DT ketika ditemui tim MediaDT pada (3/10/2023) di kantornya.

Ia mengatakan jamaah di Perth, Australia begitu antusias untuk menunaikan sholat masjid berjamaah di Masjid DT Al-Latief tersebut.

Masjid yang berasal dari bangunan gereja tersebut hingga kini telah mendapat perizinan sejauh 90 persen.

Meski begitu, Masjid Al-Latief belum dapat merenovasi maupun memperluas bangunan dikarenakan persentase legalitas belum sampai 100 persen.

“Nama masjid belum diizinkan untuk dipasang karena izinnya baru 90 persen, disana secara legal harus selesai termasuk perizinannya harus sudah selesai terlebih dahulu, ketika 100 persen baru bisa pasang plang Masjid,” ujar ustadz.

“Jika sudah keluar izinnya maka perluasan, perubahan bentuk masjid akan dipermudah, karena disana legalitas menjadi hal yang sangat penting,” tambahnya.

Namun, hal ini sama sekali tidak menyurutkan semangat jamaah untuk menunaikan sholat berjamaah disana.

Bahkan, jamaah semakin antusias untuk memakmurkan masjid. Tidak hanya menunaikan sholat, para jamaah dengan suka rela turut mengurus operasional masjid Al-Latief tersebut.

“Masjid disana makmur karena diurus secara bersama-sama, contoh ketika sholat jumat yang datang lebih awal membantu menggelar tikar diluar, memasang tenda, dan lain sebagainya.”

“Siapapun yang ingin khidmat datang diawal, dan mereka semua tidak digaji karena mereka ingin menjadi jalan agar masjid itu makmur, sholat pun nyaman,” tutur ustadz.

Di juluki Masjid Ramah Anak

Kemakmuran masjid DT Al-Latief dirasakan oleh semua kalangan, termasuk anak-anak. Menariknya para jamaah menjuluki masjid ini sebagai masjid ramah anak.

“Bahkan masjid kita disana dikenal dengan masjid ramah anak, saya menanyakan kepada jamaah yang membawa anak, ketika ditanya ke anaknya, apa yang memotivasi anda sehingga senang datang ke masjid? lalu anak menjawab bisa bertemu, bermain dengan teman dan sholat berjamaah di masjid.”

Masjid DT Al-Latief, memiliki tempat bermain yang luas bagi anak-anak, hal ini sebagai fasilitas bagi anak-anak agar betah berada di masjid.

“kita mempersilahkan bagi orang tua yang memiliki anak untuk mengajak anaknya ke masjid, mereka bisa bermain di area masjid,” kata ustadz.

Telah Miliki Santri Tahfidzul Quran

Tiap hari masjid tersebut juga diramaikan oleh jamaah yang notabene mengikuti program Baitul Quran DT.

“Sedang berlangsung program baitul quran, yang terjadwal pagi siang dan sore setiap harinya.

“Kita juga sudah membeli rumah yang ada disekitar masjid yang juga digunakan untuk belajar, membaca Quran dan sebagainya.”

Diakhir, ustadz mengutarakan rasa syukurnya kepada Allah dan berterimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam lahirnya masjid Al-Lathief Perth, Australia.

“Alhamdulillah, terimakasih bapak ibu yang baik mohon dukungannya, mudah-mudahan Masjid DT yang ada di Perth ini secara legalitas segera bisa 100 % perizinannya,” ungkapnya.

“Dan mudah-mudahan area-area yang ada disekitar dapat kita perluas sehingga masjid perth bisa lebih banyak menampung jamaah sholat dan kegiatan keagamaan lainnya.” pungkas ustadz. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Masjid DT Al-Latief Perth Semakin Makmur, Ini Pesan Ustadz Read More »

Wakaf DT Resmikan Lahan Wakaf Produktif, Nazhir: InsyaAllah untuk Lahan Peternakan

WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Lembaga Wakaf Daarut Tauhiid (DT) telah meresmikan lahan wakaf produktif di kampung Peuris Girang, RW. 11, desa Jagabaya, Kec. Cimaung, Kab. Bandung.

Berlangsung pada (13/10/2023), peresmian tersebut dihadiri oleh Kepada Desa dan perangkatnya, penduduk sekitar, Nazhir Wakaf DT dan Bendahara Yayasan DT Peduli.

Nazhir Wakaf DT, Yunus Zainuddin mengatakan rencananya, lahan wakaf tersebut akan dimanfaatkan sebagai lahan ternak domba oleh Lembaga Wakaf DT.

“InsyaAllah aset ini akan kita gunakan untuk aset wakaf produktif, kita akan mengembangkan ternak mandiri, ternak domba kebutuhannya untuk aqiqah dan qurban, insyaAllah,” ujar nazhir.

“Mohon doanya agar aset wakaf yang diwakafkan oleh pak Oki dan keluarga bisa memberi manfaat dan kemaslahatan dan berdampak semaksimalnya untuk kemaslahatan umat,” ungkapnya.

Mewakafkan lahannya pada (30/8/2023), Oki bersama istrinya hadir dalam kegiatan peresmian lahan wakaf produktif tersebut. Oki berharap, lahan tersebut dapat bermanfaat bagi umat dan masyarakat sekitar.

“Insyaallah tanah ini bisa bermanfaat bagi umat dan masyarakat sekitar dan bisa memberikan barokah buat seluruh umat Islam,” kata Oki.

Ia juga berharap agar semangat berwakaf dapat terus menular dan menjadi faktor berputarnya roda kemakmuran di negara ini.

“Kami ingin semangat berwakaf ini bisa terus menular dan bisa membuat berputarnya roda kemakmuran di negara kita.

Acara tersebut dimulai dengan sambutan muwakif, lalu dilanjutkan dengan sambutan Nazhir Wakaf DT, sambutan Bendahara Yayasan DT Peduli dan sambutan oleh Kepala desa.

Ustadz Taufiq Hidayat, Ketua DKM Masjid DT Bandung pun hadir memberikan tausiyah kepada para hadirin.

Dikesempatan itu, Kepala desa Jajang Rukayat sangat mengapresiasi wakaf tanah tersebut, ia berharap, tanah wakaf tersebut dapat bermanfaat bagi warga setempat.

“Mudah-mudahan harapan kami, tanah ini bisa bermanfaat bagi warga setempat, apapun kegiatannya yang penting positif bagi masyarakat di desa Jagabaya ini,” kata Kades.

Dikesempatan yang sama, Ia juga berterimakasih kepada muwakif dan lembaga wakaf DT atas adanya lahan wakaf produktif tersebut.

“Terimakasih kepada muwakif, sama DT juga yang nantinya mengelola, mudah-mudahan masyarakat dapat terlibat di tanah wakaf ini, apapun kegiatannya,” pungkas Kades. (Ahmad/Noviana)

redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Wakaf DT Resmikan Lahan Wakaf Produktif, Nazhir: InsyaAllah untuk Lahan Peternakan Read More »

MasyaAllah! Jamaah Masjid DT Al-Latief Perth Australia Membludak

WAKAFDT.OR.ID | PERTH – Masjid Al-Latief Daarut Tauhiid (DT) Australia semakin ramai Jamaah. Terpantau melalui konten video youtube @DaarutTauhiidOfficial pada (30/9/2023).

Dalam video tersebut, ustadz Fahruddin Ketua Yayasan DT dan Nazhir Wakaf DT, mengabadikan momen pelaksanaan sholat Jumat di Masjid Al-Latief DT Perth.

Terlihat parkiran masjid dipenuhi oleh kendaraan para jamaah sholat Jumat.

Ustadz Fahrudin mengatakan kapasitas mobil yang dapat masuk hanya 60 mobil sehingga pelaksaan sholat jumat dilaksanakan dengan dua trip.

“Ini trip yang kedua, trip yang pertama sudah selesai, Subhanallah antusias saudara-saudara kita yang di Australia ini untuk melaksanakan sholat Jumat sangat luar biasa mereka datang dari berbagai penjuru,” ungkap ustadz.

“Bahkan diantara mereka ada yang paling jauh delapan kilo meter, datang ke Masjid Al-Latief ini untuk melaksanakan sholat Jumat,” tambahnya.

Di video berdurasi 1 menit 43 detik tersebut, ustadz menyampaikan antusiasme jamaah Australia dalam menunaikan ibadah di masjid.

“Saudara – saudara kita sangat semangat sekali untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tutur ustadz.

Masjid al-Latief merupakan salah satu aset wakaf DT. Masjid ini berlokasi di 214 Nicholson Road, Longford, Perth, Australia.

Bangunan di atas lahan 1.200 meter persegi tersebut berada di sisi jalan dan mampu menampung 88 jamaah.

Didalam rekaman video itu, ustadz Fahruddin berharap, antusiasme jamaah Masjid Al-Latief Perth dapat memotivasi semua pihak, untuk berkontribusi membangun Masjid DT Al-Latief yang lebih luas agar dapat menampung jamaah lebih banyak.

“Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi kita sekalian untuk terus menjadi jalan terbangunnya rumah Allah yang lebih besar lagi,” harap ustadz.

Ia juga berharap agar dirinya dan para jamaah Allah izinkan untuk membangun Masjid DT Al-Lathief Perth.

“Mohon doa, dari teman-teman sekalian, bapak ibu yang baik mudah-mudahan kita semua dipilih oleh Allah menjadi jalan terbangunnya rumah Allah di masjid Al-Latief DT Australia, InsyaAllah,” pungkasnya. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

MasyaAllah! Jamaah Masjid DT Al-Latief Perth Australia Membludak Read More »

Pentingnya Meningkatkan Literasi Wakaf Bagi Masyarakat Indonesia

WAKAFDT.OR.IDIndonesia merupakan negara dengan penduduk Indonesia umat Islam terbesar. Umat Islam Indonesia tidak asing lagi dengan istilah wakaf, namun tidak memahami penggunaan dan manfaat wakaf itu secara komprehensif.

Oleh karenanya penting literasi wakaf dikampayekan secara terus-menerus dengan menggunakan berbagai cara.

Platform media yang berkembang untuk memberikan informasi yang akurat serta mumpuni yang dapat membangun opini publik yang positif sekaligus meningkatkan literasi masyarakat mengenai wakaf.

Pemberitaan mengenai wakaf yang komunikatif dan masif di berbagai kanal media menjadi kunci peningkatan literasi masyarakat prihal wakaf.

Program literasi wakaf harus menjadi produk media yang diprioritaskan bagi jurnalis agar lebih diperbanyak lagi.

Berangkat dari literasi yang baik tentang wakaf, maka harapannya akan tumbuh dan meluasnya kesadaran kolektif umat, untuk lebih aktif terlibat dalam wakaf.

Serta turut memobilisasi perhimpunan dana atau aset wakaf yang nantinya akan pergunakan untuk kepentingan umat kembali.

Saat ini, pentingnya sebuah kesadaran yang luar biasa untuk bersama-sama memajukan perwakafan di Indonesia dengan memberikan literasi sebagai pengingat untuk umat.

Bahwa wakaf punya dampak yang signifikan dalam membangun sebuah perekonomian masyarakat secara umum.

Karena istilah wakaf tidak sebegitu populer jika dibandingkan dengan zakat, infak, dan sedekah sehingga masih banyak yang belum memahami wakaf secara utuh.

Literasi dilakukan tentunya sebagai upaya mengoptimalkan manfaat potensi wakaf yang begitu besar, penting bagi masyarakat untuk memiliki literasi wakaf yang baik.

Pendidikan dan pemahaman yang baik mengenai konsep, manfaat, dan cara pengelolaan wakaf dapat membantu masyarakat dalam berpartisipasi secara maksimal dan efektif dalam berwakaf.

Konsep literasi wakaf dapat beragam dalam mengedukasi masyarakat tentang konsep dan manfaat wakaf.

Membangun kesadaran berwakaf masyarakat adalah upaya dalam pemberdayaan sosial dan ekonomi, kita dapat menggugah semangat budaya berwakaf yang kuat.

Hasilnya dapat membantu individu dan kelompok untuk berperan terhadap kesejahteraan masyarakat secara luas.

Dengan pendekatan ini, maka dapat merangkul masyarakat berwakaf secara kontinyu. (Arga)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Pentingnya Meningkatkan Literasi Wakaf Bagi Masyarakat Indonesia Read More »

Nabi Muhammad Diutus Sebagai Rahmat

WAKAFDT.OR.IDNabi Muhammad Shallahu ‘alaihi wasallam merupakan Nabi terakhir yang diutus oleh Allah Ta’ala. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an, di mana salah satu tujuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam diutus ke muka bumi ialah sebagai pembawa rahmat bagi alam semesta.

Allah Ta’ala berfirman yang artinya:

“Kami tidak mengutus engkau (Nabi Muhammad), kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya: 107)

Seorang Ahli tafsir bernama Ibnu Katsir menerangkan dalam kitabnya, ayat tersebut memberitahukan bahwa Allah Ta’ala menjadikan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alahi wasallam sebagai rahmat bagi alam semesta.

Dengan kata lain, kata Ibnu Katsir, Allah mengutusnya Nabi Muhammad sebagai umat manusia.

Kemudian ulama tafsir menjelaskan juga barang siapa yang menerima rahmat ini dan mensyukurinya, maka ia akanbahagia hidupnya di dunia maupun akhirat.

Sebaliknya, barang siapa yang menolak serta mengingkarinya rahmat tersebut, maka ia termasuk orang yang merugi di dunia dan akhirnya. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman yang artinya:

“Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekufuran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan, (yaitu neraka) Jahanam? Mereka masuk ke dalamnya. (Itulah) seburuk-buruknya tempat kediaman.” (QS Ibrahim: 28-29)

Dalam ayat lain juga disebutkan bahwa tujuan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alahi wasallam diutus ke muka bumi sebagai pembawa kabar gembira dan memberi peringatan kepada umat manusia.

Hal tersebut tercantum dalam surat Al-Furqon yang artinya:

 “Tidaklah Kami mengutus engkau (Nabi Muhammad), kecuali sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan.” (QS Al-Furqan: 56)

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alahi wasallam mengemban amanah sebagai rasul di umur 40 tahun usai menerima wahyu pertama di Gua Hira.

Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menerima wahyu dalam dua keadaan.

Pertama, terdengarnya suara lonceng yang berbunyi keras dan dikatakan bahwa ini cara paling berat bagi Rasulullah.

Keterangan tersebut diperkuat dalam firman Allah Ta’ala dalam surah Al Muzzammil ayat 5 yang artinya: “Sesungguhnya Kami akan menurunkan perkataan yang berat kepadamu.”

Kedua, dikatakan bahwa Jibril datang kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam keadaan seperti manusia biasanya, menyamai seorang laki-laki.

Jibril datang kepada Rasul dengan berkata iqra` bismi rabbikallażī khalaq khalaqal-insāna min ‘alaq iqra` wa rabbukal-akram allażī ‘allama bil-qalam ‘allamal-insāna mā lam ya’lam. Ayat tersebut termaktum dalam surat A’alaq.

Dari penjelasan diatas bisa dipahami, bahwa diutusnya baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam merupakan peristiwa yang besar yang harus disyukuri, karena dengan diutuskan baginda Rasullulah membawa perubahan besar dalam memperbaiki tatanan sosial manusia. (Arga)

Redaktur: Wahid Ikhwan


WAKAFDT.OR.ID

Nabi Muhammad Diutus Sebagai Rahmat Read More »