DAARUTTAUHIID.ORG | BANDUNG — Serikat Ekonomi Pesantren laksanakan Studi Manajemen Pengelolaan Toilet di Pesantren Daarut Tauhiid. Kegiatan ini berlangsung di Aula Basement Masjid DT pada Jum’at, 21/07/2023.
Berjumlah 8 orang, para peserta merupakan alumni dari One Pesantren One Produk (OPOP). Mereka berasal dari beberapa Pesantren yakni Cirebon, Bandung dan Cianjur.
Rangkaian kegiatan ini diantaranya; Pemaparan Pengelolaan Toilet disampaikan oleh Cecep Evariandi selaku Kepala Divisi PT Global Service Provider dilanjut dengan tinjauan lapangan terhadap toilet yang berada di asrama Pesantren DT.
Tujuan dan harapan kegiatan ini yakni para peserta memiliki gambaran tentang seperti apa toilet bersih dan sehat, lalu muncul kesadaran untuk memperbaiki kondisi toilet dan MCK yang ada di pesantrennya saat ini.
Selain itu, harapannya kami dapat ilmu tentang manajemen toilet dan jamban sehat dan bersih. Ujar ustadz Kohar Saeful ketua rombongan Serikat Ekonomi Pesantren.
“Kami juga memperoleh inspirasi dari acara ini dengan adanya jargon yang di kampanyekan di DT seperti BRTT, BEBASKOMIBA dan TSP,” tambahnya. (Novi)
DAARUTTAUHIID.ORG — Salah salah program Lembaga Wakaf Daarut Tauhiid ialah wakaf produktif. Saat ini Wakaf Daarut Tauhiid sedang mengembangkan mini market ‘Wmart’ di beberapa lokasi.
Wmart akan dibangun dengan tipe 47 rak dan rencana omset sekitar 300 – 450 juta. Dampak sosial atau mauquf ‘alaih untuk Adzkia Islamic School.
Saat ini masih fokus untuk di daerah Cilimus, Kuningan. Kemudian kedepan akan dibuka di titik 6 berikutnya, yaitu Batam, Tanggerang, Bogor, Bandung, Tasik Malaya, dan Karanganyar.
Wakaf produktif ialah membangun unit atau mitra usaha, di mana mitra tersebut akan melaksanakan program wakaf produktif tersebut secara teknis, dan nantinya akan ada bagi hasil dengan mitra itu sendiri.
Adapun skema kerjasama tersebut akan dilaksanakan dalam jangka satu tahun, setelah dievaluasi akan diputuskan apakah akan dilanjutkan atau diakhiri kerjasamanya.
Wakaf memiliki landasan hukum syar’i yakni al-Quran Surah Ali Imran ayat 92,
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai, dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah Mengetahuinya.”
Sedangkan dalam hadits Nabi, wakaf memiliki dalil syar’i yang artinya:
“Apabila anak Adam (manusia) itu meninggal dunia, putuslah seluruh amal perbuatannya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah yang pernah dibayarkan, ilmu yang dimiliki dan bermanfaat kepada orang lain, serta anak saleh yang selalu memberikan doa kepadanya.” (HR.Muslim).
Daarut Tauhiid (DT) sebagai salah satu lembaga profesional pengelola dana wakaf, memiliki konsep Kawasan Wakaf Terpadu.
Wakaf Terpadu berarti mengelola wakaf secara produktif dan terintegrasi. Wakaf terintegrasi dari sisi dakwah, sosial, pendidikan, dan ekonomi.
Bertujuan meningkatkan kemanfaatan dari aset-aset wakaf untuk kesejahteraan umat. Wallahu a’lam bishowab.(Arga)
DAARUTTAUHIID.ORG | TANGERANG SELATAN — Progres pembangunan Masjid Al-Hadi DT Serua, Tangerang Selatan terus berlanjut, saat ini sedang memasang tahanan struktur kanopi.
Hal ini bertujuan agar kanopi dapat berfungsi dengan baik sebagai pelindung dari cuaca panas dan hujan.
Masjid ini sangat dibutuhkan keberadaannya di sana, yakni sebagai tempat beribadah para santri dan warga sekitar.
Selain itu, Masjid Al Hadi ini akan diperuntukkan sebagai wadah pengajian bulanan. Namun karena keterbatasan tempat, kajian ini dihentikan sementara.
Masjid Al Hadi DT Serua menjadi bagian prioritas utama untuk diselesaikan, karena masjid ini sebagai wadah beraktifitas para santri yang belajar di sana.
Mohon doa dan dukungan dari sahabat semua, semoga pembangunan Masjid Al-Hadi segera tuntas, agar para santri dan jamaah dapat beribadah secara optimal. (Novi)
DAARUTTAUHIID.ORG | BANDUNG – Lembaga Wakaf DT terima kunjungan dari Badan Wakaf Indonesia pada Jum’at (21/07/2023). Kunjungan ini berlangsung di Ruang rapat sekretariat DT, Jl. Gegerkalong Girang, Isola, Kec. Sukasari, Bandung.
Pengurus lembaga wakaf Daarut Tauhiid sambut hangat kunjungan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Kunjungan ini dalam rangka meninjau sistem pengelolaan Lembaga Wakaf Daarut Tauhiid.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Arzul Andaliza, Ak., M.B.A., CA., QIA., CACP, selaku Ketua Divisi Pengawasan dan Tata Kelola BWI, Dede Haris Sumarno, S.E., M.M, dan Nazir selaku anggota divisi Pengawasan dan Tata Kelola.
Sementara itu, pihak lembaga Wakaf Daarut Tauhiid oleh Ustadz Fahrudin, M.Ag selaku Ketua Yayasan DT dan Ketua Nazhir DT, DR. Yunus Zainudddin, M.Pd, selaku bendahara Yayasan DT, Dadan Junaedi, S.Pd.I selaku Kepala Sekretariat Yayasan DT dan Doddy Ekapriades Topan, Selaku Direktur Wakaf DT.
Hadir juga jajaran manajemen Wakaf DT yakni, Hafiizhullah, selaku Manajer Fundraising dan Riyadi, selaku Manajer Wakaf Produktif serta Rika Karlina, selaku Akunting Wakaf DT.
Pertemuan ini membahas sistem pengelolaan dana wakaf yang diamanahkan kepada Lembaga Wakaf DT. Mulai dari penerimaan hingga penyaluran dana wakaf.
Dari informasi yang kami terima sejauh ini, lembaga Wakaf DT sangat bepengalaman dalam pengelolaan dana wakaf, Ujar Arzul Ketua Divisi Pengawasan dan Tata kelola BWI.
Seluruh lembaga wakaf Indonesia, termasuk lembaga Wakaf DT merupakan kepercayaan umat, jadi harus mampu menjaga amanah dengan baik, mengelola dana wakaf dengan transparan dan sesuai syariat Islam, terangnya. (Noviana Rohma Susilowati)
DAARUTTAUHIID.ORG | LUBUKLINGGAU – Alhamdulillah, Masjid Rahmatan Lil’alamin Lubuklinggau sudah dalam proses pembangunan akhir. Masjid tersebut berlokasi di jalan Lintas Air Temam, kelurahan Rahma, kecamatan Lubuklinggau Selatan.
Perkembangan terbaru, panitia pembangunan masjid Lubuklinggau tengah ajukan sertifikat wakaf masjid kepada Badan Pertahanan Nasional (BPN).
Lahan wakaf yang diamanahkan kepada DT Peduli Lubuklinggau ini memiliki luas 19.000 m2. Lahan ini akan dibangun menjadi kawasan Pesantren Daarut Tauhiid Lubuklinggau.
Masjid DT Lubuklinggau ini, dimanfaatkan untuk sarana beribadah juga wisata religi bagi warga sekitar dan para santri.
Program pesantren DT Lubuklinggau yang akan turut memakmurkan masjid ini yakni, program Baitul Quran. Program ini bergerak dalam bidang menghafal dan mempelajari Al-Quran.
Selain itu, masjid ini akan berisi kantor DKM (Dewan Kemakmuran Masjid), dan juga asrama santri. (Noviana Rohma Susilowati)
DAARUTTAUHIID.ORG | BANDUNG — Al-Quranul Kariim, kitab umat Islam yang begitu dimuliakan keberadaannya. Berisi Pentunjuk bagi umat di seluruh alam.
Setiap sesuatu yang berhubungan dengan Al-Quran pasti Allah hujamkan kemuliaan didalamnya.
Komunitas Motor B’87 RC, merupakan salah satu komunitas motor yang berinisiatif untuk menyalurkan wakaf Quran ke sejumlah daerah Jawa Barat.
Komunitas yang berdiri sejak 14 Januari 2022 ini awalnya hanya melalang buana mengitari Indonesia dengan bermotor. Dirasa hanya berhura-hura, komunitas ini mulai tergerak hatinya untuk melakukan kebajikan.
Yakni dengan membantu beberapa masjid dan madrasah di daerah terpencil yang masih kekurangan fasilitas, atau telah memiliki fasilitas yang sudah tak layak pakai.
Sejak Agustus 2022, komunitas ini mulai melancarkan aksinya.
Sampai saat ini sebanyak 16 madrasah, pesantren, masjid, serta rumah Quran telah menerima wakaf Quran dan fasilitas ibadah dari komunitas ini.
Berkeliling ke beberapa penjuru Jawa Barat, anggota B’87 RC bantu lengkapi sejumlah peralatan ibadah di beberapa Masjid dan Madrasah.
Memiliki kurang lebih 350 anggota. Tanpa ketua komunitas, seluruh anggota B’87 RC kompak bersinergi dalam menyebarkan kebaikan.
Tidak hanya mewakafkan Quran dan fasilitas ibadah, komunitas ini juga rutinkan pengajian setiap 2 bulan sekali.
“Kita ada dua agenda ya, bulan pertama berwakaf dan bulan selanjutnya kita adakan pengajian”, Ujar Fery salah satu anggota B87 RC.
Menariknya, Komunitas ini memiliki logo bergambar kepala tengkorak. Bukan untuk menakut-nakuti, namun sebagai pengingat untuk setiap anggota, bahwa cepat atau lambat akan menghadapi sebuah fase yakni, kematian.
Hal ini menjadikan komunitas B’87 RC tak lelah menebar kebaikan, untuk siapkan bekal perjalanan setelah kematian kelak.
Tentu, tidak hanya perjalanan dunia saja yang perlu perbekalan, namun perjalanan akhirat justru sangat memerlukan perbekalan yang lengkap. Mengingat perjalanan tersebut tidaklah singkat dan begitu berat.
Salah satu jalan yang mereka tempuh dalam siapkan perbekalan akhirat adalah dengan berwakaf.
Wakaf merupakan amalan mulia yang dapat memberikan pahala jariyah (pahala yang berkesinambungan) bahkan ketika wakif telah meninggal dunia.
Merogoh kocek yang tak sedikit untuk beramal shalih, sama sekali tak membuat anggota komunitas ini gentar, mereka yakin bahwa Allah akan selalu memberi pertolongan bila kita berusaha menolong agama Allah juga.
Kalau untuk sosial kami ga pernah takut, karena pertolongan Allah pasti ada, tutur Ferry.
Bersinergi dengan lembaga wakaf DT, komunitas ini bantu Indonesia dalam memberantas buta huruf Quran.
Mereka mempercayakan lembaga wakaf DT untuk mendukung kegiatan berwakaf ini.
“Ya, karena DT penyaluran wakafnya jelas ya, jadi kami memilih DT sebagai pendukung kegiatan kami”, Tambah Fery. (Novi)
DAARUTTAUHIID.ORG | BANDUNG — Wakaf merupakan pemberian yang dapat digunakan dalam jangka waktu lama bahkan kebermanfaatannya bersifat abadi hingga yaumil akhir.
Wakaf menguntungkan banyak pihak, tidak hanya wakif yang mendapat pahala jariyah atas harta yang telah ia wakafkan, maupun mauquf ‘alaih yang merasakan manfaat dari fasilitas wakaf yang ada, namun juga umat bahkan sampai pada taraf negara turut rasakan manfaatnya.
Pada zaman dahulu, peradaban Islam memimpin dunia kurang lebih 13 abad lamanya. Bila berbicara tentang kejayaan umat Islam zaman dahulu, sangat erat kaitannya dengan wakaf.
Hampir 2/3 tanah kaum muslimin saat itu adalah bagian dari wakaf. Kala itu, wakaf adalah pondasi utama yang menjadi tumpuan berdirinya lembaga-lembaga sosial dalam peradaban Islam.
Tentunya hal ini sangat disayangkan bila sampai terlupakan. Kejayaan Islam dahulu beserta faktor-faktornya amat penting untuk kita pelajari dan duplikasi.
Karena dengan mempelajari sejarah dapat menjadi tuntunan dalam berkehidupan masa kini dan merancang masa depan.
Wakaf salah satu persembahan istimewa umat Islam untuk kemaslahatan umat. Aset wakaf termasuk aset yang abadi, tak pernah habis. Bahkan jika pengelolaannya benar, wakaf akan terus menghasilkan dan bermanfaat bagi banyak orang.
Pesantren Daarut Tauhiid merupakan kawasan wakaf terpadu. Di mana hampir setiap sektor dalam kawasan DT ini merupakan aset wakaf.
Setiap aset wakaf dikelola dengan baik dan benar oleh para pengelola yang kompeten dan jujur, sehingga menjadikan aset wakaf yang dititipkan kepada Yayasan Daarut Tauhiid lebih produktif dan dirasakan manfaatnya oleh orang banyak.
Pengelolaan aset wakaf Daarut Tauhiid bersifat visioner, yang dimana tidak hanya digunakan untuk masa sekarang, namun juga berkelanjutan hingga masa mendatang.
Hal ini menjadikan para muwakif meletakkan kepercayaan tinggi kepada Daarut Tauhiid untuk mengelola harta yang diwakafkan.
Berjumpa dengan salah satu ustadz yang kerap mengisi tausiyah di Daarut Tauhiid, yakni ustadz Budi Prayitno, beliau mengatakan Daarut Tauhiid memiliki sistem pengelolaan wakaf yang baik, contoh saja MQ FM salah satu tempat saya berkiprah.
MQ FM merupakan radio yang bergerak dalam bidang dakwah. Informasi, kajian dan edukasi disampaikan melalui radio ini yang siarannya mengudara ke beberapa daerah di Indoesia.
Tentunya menjadi ladang pahala bagi wakif yang telah mewakafkan hartanya kepada DT, juga pahala bagi seluruh pengelola yang terlilbat serta para pendengar.
Saatnya kepedulian sosial beralih menjadi perubahan sosial, dengan berwakaf dan memakmurkan aset-aset wakaf yang ada. Pungkasnya. (Noviana Rohma Susilowati)
WAKAFDT.OR.ID | BANDUNG – Wakaf Produktif Daarut Tauhiid (DT) sedang melakukan pembangunan gate (gerbang) parkir di Eco Pesantren DT. Tepatnya berlokasi di jalan Cigugur Girang No.33, kecamatan Parongpong, Bandung Barat.
Pembangunan ini dimulai pada hari Rabu (12/7/2023) dan rencananya akan rampung pada hari Ahad (30/7/2020).
Pembangunan Parking Gate merupakan bentuk pengelolaan dana wakaf, sinergi dari lembaga Wakaf Daarut Tauhiid bersama Lembaga Strategi (Lemstra) Daarut Tauhiid.
Sementara itu, proses pembangunan dan pemasangan sistem digarap oleh vendor PT. Amanah Rakyat Nusantara (ARN).
Sampai saat ini, progres pembangunan berjalan lancar sesuai rencana dan telah mencapai tingkat 50 persen.
“Harapannya, dengan adanya parking gate ini dapat menjadi salah satu ikhtiar pihak pesantren dalam meningkatkan keamanan di Eco Pesantren,” ujar Hamid Arif selaku Kepala Unit Aset Manajemen dan Lingkungan Hidup Lemstra.
Pembangunan parking gate Eco Pesantren DT juga menjadi model pengelolaan dana wakaf yang telah disalurkan oleh para wakif, lanjutnya.
parking gate merupakan bentuk pelayanan parkir bagi jamaah. Selain itu hal ini juga merupakan salah satu bentuk ikhtiar pihak pesantren dalam menjaga keamanan para santri dan seluruh warga di Eco Pesantren DT. (Noviana Rohma Susilowati)
WAKAFDT.OR.ID | SALATIGA — Proses pembangunan gedung Baitul Qur’an di Salatiga Jawa Tengah dimulai kembali, setelah sempat berhenti pascaliburan hari raya idulfitri.
Pembangunan sudah tahap pengecoran lantai 2, untuk selajutnya akan dibuat kerangka dan tiang. Sebelum pembuatan kerangka, akan dilakukan pemasangan batu belah dan pembongkaran bedeng bekas.
Luas pembangunan Baitul Quran yang sedang dibangun berukuran 330 meter persegi. Untuk saat ini proses pembangunan sudah memasuki tahap pondasi.
Pembangun Baitul Qur’an akan dibangun dengan konsep wakaf kemakmuran yang akan diintegrasikan dengan konsep wakaf produktif, artinya akan ada unit usaha yang akan dibangun untuk membiayai operasioanal pesantren penghafal Baitul Quran yang akan dijalankan nantinya. Seperti mini cafe, pemasaran DT Mart, dan DT Fresh.
Lokasi tersebut cukup berpotensi jika dibangun sebuah unit usaha, karena didukung oleh salah satu aktivitas rumah disakit, masjid, dan kos-kosan di sekitar pembangunan Baitul Quran.
Bagi sekumpulan masyarakat disana sangat sulit menjangkau tempat makanan yang dekat, sehingga ini menjadi peluang penting untuk sebuah usaha.
“semoga untuk awal tahun 2024 bangunan Baitul Quran sudah bisa digunakan, untuk saat ini dana yang sudah terkumpul berjumlah 500 juta, sedangkan dana yang dibutuhkan sekitar 1.8 miliar,” ujar Riyadi selaku penanggungjawab wakaf produktif. (Arga)
WAKAFDT.OR.ID | MADURA — Sahabat Wakaf, Alhamdulillah sebanyak 1441 Mushaf Wakaf Al-Quran sudah disebarkan ke berbagai daerah. Puluhan di antaranya sudah sampai ke Jawa Tengang dan Jawa Timur.
Wakaf DT sudah menyalurkan ke Jepara, Kebumen, dan Boyolali. Sedangkan, ke Jawa Timur, puluhan mushaf wakaf Al Quran sudah sampai ke Madura.
Sahabat, masih banyak daerah yang membutuhkan mushaf Al-Quran. Hal itu karena sebanyak 72% masyarakat Indonesia masih buta huruf Al-Quran. (Arga)
Mari kita berantas buta huruf Al-Quran di berbagaii daerah dengan Wakaf Al-Quran Plus.
▪ Wakaf Al-Quran
💳 Bank BSI 75332 75332
💳 Bank Danamon Syariah 8800299136
👤 Atas Nama Yayasan Daarut Tauhiid
Wakaf via Web Wakaf DT: 🌐 https://wakafdt.or.id/donasi/
Wakaf via aplikasi Wakafplus: 📱https://bit.ly/Wakafplus